Mengenal Apa Itu Data Management dan Peran Pentingnya untuk Bisnis

apa itu data management

Seiring dengan perkembangan teknologi, tak bisa kita pungkiri bahwa transformasi digital menjadi hal yang harus perusahaan terapkan. Sebab jika tidak, perusahaan justru akan mengalami ketinggalan, bahkan keterlambatan dalam pertumbuhan bisnis (business growth). Salah satu bentuk transformasi yang harus perusahaan terapkan adalah dalam hal pengolahan data atau data management.

Pengolahan data menjadi aspek penting dalam semua proses bisnis. Sebab data menjadi elemen utama yang harus diatur, dipetakan (mapping) dengan terstruktur, agar perusahaan bisa memprosesnya (melakukan data cleansing dan processing) dengan mudah. Terutama data dalam jumlah besar (big data) yang tersimpan dalam database perusahaan.

Semakin mudah pengaksesan data, maka akan semakin lancar pula suatu proses bisnis. Termasuk dalam proses pengambilan keputusan perusahaan yang memang berpusat pada analisis data sebagai sumber informasi. Lantas, apa itu data management dan bagaimana penerapannya dalam bisnis?

Apa Itu Data Management?

Melansir dari NG Data, pengolahan data atau data management adalah proses untuk memastikan apakah data dapat diakses dengan mudah dan aktual dari segi waktu.

Proses pengolahan data ini mencakup validasi data, penyimpanan data, pemrosesan data, hingga perbaikan data. Tentunya pengolahan data ini sangat penting, mengingat saat ini hampir semua perusahaan telah menggunakan big data untuk bisnis mereka. Terutama perusahaan yang bergerak di bidang teknologi serta SAAS.

Data dalam jumlah besar tersebut tidak bisa perusahaan analisis menggunakan cara tradisional. Jika perusahaan memanfaatkannya dengan baik, maka nantinya big data ini akan mempermudah proses analisis dan pengambilan keputusan dalam bisnis.

Sebab dari analisis data inilah, perusahaan akan dapat melakukan perkiraan bisnis (forecast bisnis) kedepannya. Mulai dari sales forecasting, financial forecasting, hingga berguna dalam proses SDLC dan product development.

Selain itu, analisis dari hasil pengolahan data ini juga bisa bermanfaat untuk mengetahui strategi bisnis dan strategi pemasaran yang tepat kedepannya. Mulai dari mengetahui customer behavior (perilaku konsumen), sentimen pelanggan, meningkatkan user experience dan customer experience, market orientation, membantu dalam mengumpulkan insights, dan masih banyak lagi.

Baca Juga :

Peran Penting Data Management dalam Bisnis

Berdasarkan uraian di atas, tentu kita mengetahui seberapa besar peran data management dalam proses bisnis. Bahkan mengutip dari Tech Target, seiring dengan berkembangnya teknologi, data menjadi salah satu business assets yang memiliki nilai tinggi. Baik itu customer data, data karyawan, data produk, data pesaing, maupun data perusahaan.

Karena dengan data, perusahaan bisa membuat keputusan bisnis berdasarkan informasi yang valid, membuat strategi marketing campaign yang lebih efektif, hingga mengoptimalkan waktu dan biaya.

Manfaat-manfaat tersebut tentunya menjadi alasan kenapa data management adalah hal yang wajib perusahaan terapkan. Sebab tanpa pengolahan data yang akurat, maka informasi yang perusahaan dapatkan pun bisa jadi kurang valid dan justru akan menimbulkan banyak masalah di kemudian hari. Bahkan, bisa saja perusahaan mengalami penurunan sales growth, gagal profit, hingga risiko kerugian total (pure risk).

Sistem Data Management

sistem data management

Setelah mengetahui definisi dan peran penting data management untuk bisnis, kini Anda juga perlu memahami berbagai sistem pengolahan data. Melansir dari Oracle, berikut adalah teknik pengolahan data yang paling sering perusahaan gunakan dan cukup efektif:

1. Database Management System (DBMS)

yang pertama adalah DBMS atau Database Management System, terutama relational DBMS. Sistem ini dapat mengatur data menjadi baris dan kolom yang berisikan seluruh catatan dalam database.

DBMS sangat cocok untuk pengolahan data dalam jumlah besar. Sistem ini juga mendukung machine learning. Selain relational DBMS, ada banyak lagi opsi lainnya yang bisa perusahaan pertimbangkan.

Baca Juga :

2. Big Data Management

Sistem selanjutnya adalah Big Data Management. Sesuai dengan namanya, fokus utama dari sistem ini adalah penyimpanan dan pemrosesan data dalam jumlah besar secara efisien serta aman. Semua proses ini akan dilakukan dalam data data warehouse.

Data warehouse itu sendiri adalah metode yang berdasarkan pada relational dan columnar database. Yang mana akan menampilkan data dari sistem pengoperasian berbeda tapi terstruktur dan siap untuk proses analisis.

Biasanya data-data ini akan sangat berguna untuk predictive modeling, machine learning, deep learning, dan pengaplikasian analisis lainnya.

3. Integrasi Data

Berikutnya adalah integrasi data, yakni suatu proses penerimaan berbagai macam tipe data. Mulai dari proses data wrangling (mengumpulkan hingga merapikan data mentah), pemrosesan data, hingga pengelolaan data agar bisa terakses dengan lebih mudah.

4. Analisis Data

Yang terakhir adalah analisis data. Tujuan analisis ini adalah untuk mencari tahu wawasan atau insight seputar data yang diolah. Misalnya untuk analisis deskriptif, preskriptif, hingga prediktif.

Ada berbagai macam metode yang bisa perusahaan gunakan dalam analisis data. Biasanya, proses ini menggunakan data analytics, machine learning, serta data visualization seperti visualisasi AI (artificial intellegence).

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui seputar apa itu data management dan peran pentingnya untuk perusahaan. Dari penjelasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa data management adalah proses yang wajib perusahaan terapkan.

Bukan hanya mampu merampingkan manajemen proses bisnis secara keseluruhan, melainkan juga bisa membantu perusahaan untuk mendapatkan insight baru. Sebab pada dasarnya, mengelola data secara efektif bisa membantu perusahaan untuk menentukan pengambilan keputusan yang tepat.

Sementara itu, Anda juga bisa menggunakan layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis. Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.

Baca Juga :