Jenis Authoritative Content dan Cara Membuatnya untuk Tingkatkan Ranking Google

authoritative content

Authoritative content tentunya bukan istilah baru bagi Anda yang berkecimpung di dunia content marketing, terutama mengoptimasi website di mesin pencarian (Search Engine Optimization).

Seperti yang kita tahu, mesin pencari atau search engine seperti Google selalu berevolusi agar user bisa menemukan informasi secara cepat sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Nah, agar website Anda bisa tampil di hasil pencarian (search engine result page), maka Anda perlu membuat konten otoritatif.

Bukan tanpa alasan. Jenis konten seperti ini sangat berguna untuk meningkatkan visibilitas website di mesin pencari dan juga media sosial. Sehingga peluang website terlihat di depan target audiens pun akan semakin terbuka lebar.

Lantas, apa itu konten otoritatif dan bagaimana cara membuatnya? Simak langsung penjelasannya melalui artikel inMarketing berikut ini!

Apa Itu Authoritative Content?

Mengutip dari Search Engine Journal, konten otoritatif atau authoritative content adalah sebuah konten yang memberikan informasi terpercaya dan jelas kepada audiens atau pembacanya.

Pembaca tentunya ingin mendapatkan informasi atau jawaban dari apa yang mereka cari di Google. Dengan konten otoritatif, mereka akan mendapatkan pembahasan yang mendalam dan detail terkait suatu topik. Sehingga, konten ini akan memberikan kesan bahwa website tersebut terpercaya dan ahli dalam topik tertentu.

Misalnya, konten tentang strategi pemasaran di sebuah website yang fokus membahas topik-topik seputar marketing. Dengan pembahasan yang detail dan rinci, maka pembaca pun akan semakin percaya bahwa website tersebut kredibel dalam mengulas topik-topik seputar dunia pemasaran.

Semakin banyak konten otoritatif dalam sebuah website, maka situs tersebut pun juga akan semakin mudah untuk mendapatkan ranking di Google.

digital marketing agency

Jenis Authoritative Content

Konten authoritative sendiri terdiri dari beberapa jenis dan terbukti dapat menarik perhatian pembaca untuk terlibat atau berinteraksi. Jenis-jenis konten ini juga mampu mendorong peningkatan traffic website maupun rasio klik. Berikut adalah beberapa jenis konten otoritatif yang perlu Anda ketahui :

  • Artikel blog : Merupakan konten yang mengedukasi seseorang tentang suatu topik
  • Tutorial : Yaitu jenis konten yang memberikan instruksi dan langkah-langkah melakukan suatu hal
  • Konten video : Biasanya merupakan konten yang membuat seseorang belajar lebih mudah mengetahui suatu produk dan penggunaannya melalui video
  • Evergreen content : Yaitu konten yang tidak akan ketinggalan zaman dan fokus pada bidang tertentu
  • Buyer guide : Merupakan konten yang membantu dalam proses pengambilan keputusan pembelian ketika audiens akan membeli barang (consumer decision making)

Baca Juga :

Cara Membuat Authoritative Content

cara membuat authoritative content

Setelah mengetahui definisi dan jenisnya, lantas bagaimana cara membuat konten otoritatif?

Perlu Anda ketahui bahwa EAT (expertise, authoritativeness, trust) adalah faktor dalam algoritma Google yang memengaruhi rangking konten di hasil pencarian. Sehingga, Anda perlu membuat konten yang memenuhi faktor-faktor tersebut agar menjadi konten otoritatif.

Berikut ini adalah cara membuat authoritative content yang perlu Anda pelajari:

1. Fokus pada Bidang Tertentu dan Menunjukkan Keahlian

Yang pertama adalah fokus pada bidang tertentu dan menunjukkan keahlian. Artinya, Anda harus menunjukkan pemahaman yang mendalam terkait suatu topik tertentu. Untuk itu, Anda perlu melakukan pengecekan fakta dan mencari referensi untuk konten tersebut.

Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa konten tidak memiliki kesalahan dalam pengetikan (typo), menggunakan alt tag, dan meta description. Apabila Anda adalah seorang content writer yang menulis sebuah konten, maka posisikan diri Anda sebagai seorang ahli yang menulis sebuah topik. Pelajari topik tersebut secara mendalam dan sampaikan informasi secara akurat.

2. Membuat Konten Orisinal

Berikutnya adalah membuat konten orisinal. Artinya saat Anda membuat sebuah konten, pastikan konten tersebut bersifat otentik dan tidak menjiplak dari orang lain. Dengan demikian, konten Anda akan terlihat kredibel dan terpercaya.

Untuk itu ketika membuat konten, pastikan Anda memahami topik apa yang sedang dibicarakan, gunakan bahasa yang mudah dipahami, lakukan pengecekan, serta cantumkan sumber yang menjadi rujukan.

3. Cek Tren Terbaru

Membuat konten evergreen atau evergreen content memang penting untuk membangun website yang kredibel. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh menulis topik tentang tren terbaru atau berita terkini. Konten yang mengikuti perkembangan tren bisa menjadi magnet agar pembaca tertarik.

Konten yang sesuai dengan tren biasanya akan mendatangkan traffic dalam waktu singkat, meskipun tidak bertahan lama. Anda perlu melakukan observasi terhadap apa yang sedang tren atau viral di kalangan audiens. Selain itu, pastikan juga bahwa Anda selalu mengupdate konten agar tetap relevan.

Baca Juga :

4. Gunakan Gambar Agar Lebih Jelas dan Menarik

Selanjutnya adalah menggunakan gambar untuk memperjelas poin sekaligus membuat pembaca semakin tertarik. Anda bisa menambahkan grafis atau tabel untuk membantu pembaca memahami poin yang ingin Anda sampaikan. Selain itu, konten juga akan terlihat semakin meyakinkan bagi pembaca.

Selain gambar seperti ilustrasi, Anda juga bisa menambahkan video untuk membuat konten menjadi semakin menarik. Apalagi mengingat bahwa saat ini konten video menjadi tren marketing yang sangat populer untuk menarik perhatian audiens.

Video dapat memungkinkan Anda untuk terhubung dengan audiens Anda dengan cara yang lebih pribadi daripada konten tertulis. Ini juga memungkinkan Anda untuk mendemonstrasikan ide-ide Anda secara visual sambil menunjukkan kepercayaan pada topik yang Anda sampaikan.

5. Tambahkan Analisis

Cara lain untuk membuat konten otoritatif adalah dengan melakukan analisis mendetail tentang topik yang Anda bahas. Jika Anda memiliki rasa ingin tahu yang kuat tentang sesuatu, menganalisisnya biasanya merupakan langkah pertama yang Anda lakukan sebelum mencoba menerapkannya.

Riset dan analisis adalah langkah yang bisa Anda ambil sebelum mengimplementasikan proyek baru, sehingga Anda dapat lebih memanfaatkan hal tersebut dengan menulis tentang apa yang Anda pelajari dan membagikannya dengan orang lain.

6. Tulis Topik dari Sudut Pandang Lain

Berikutnya adalah menulis topik dari sudut pandang lain. Dengan demikian, audiens bisa semakin tertarik. Anda bisa mencoba untuk melihat gambaran besar dari suatu topik dan mendiskusikannya dengan cara yang tidak pernah dilakukan orang lain. Hal ini akan membuat konten Anda unik (unique value) dan membedakan Anda dari kompetitor lain.

Demikian adalah ulasan mengenai authoritative content beserta jenis dan cara membuatnya. Di sisi lain, Anda juga bisa menggunakan layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis. Beberapa strategi yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketinginbound marketing360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.

Baca Juga :

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.