Mengenal Fitur, Manfaat BigQuery dan Contoh Pengunaannya

bigquery

Perkembangan era digital yang sangat pesat menyebabkan perkembangan arus data menjadi penting untuk diperhatikan. Terkait dengan hal tersebut, industri kini mulai melirik kehadiran BigQuery sebagai sebuah warehouse data tanpa server.

Tool ini mulai menjadi andalan pada industri besar secara global. Untuk lebih jelasnya, artikel ini akan membahas mengenai warehouse data yang tersebut.

Apa Itu BigQuery?

Google telah merilis BigQuery dengan mesin pencarinya. Sebuah raksasa teknologi yang berhasil membuat sebuah warehouse data untuk diterapkan pada industri terkait. Google telah secara global membuat dan memperkenalkan bigQuery sebagai sebuah warehouse data. Teknologi besutan Google ini memiliki poin utama pada scalability, yaitu mampu menangani pertumbuhan yang pesat.

Kami sudah menyinggungnya di paragraf pembuka. Teknologi ini memang serverless atau tidak mengadopsi penggunaan server konvensional. Built-in query engine juga telah terintegrasi dan tertanam pada teknologi ini dan sangat handal untuk digunakan.

Sebuah teknologi baru tentunya menawarkan sesuatu lebih yang menarik pasar. Google juga telah mempersembahkan hal menarik untuk digunakan. Salah satunya adalah kecepatan akses datanya.
Kehadiran built-in query engine pada tool ini membuat proses pengolahan querySQL dengan satuan terabyte dalam hitungan detik saja. Tidak sampai di situ, tool ini juga mampu mengolah data dengan satuan pentabyte dalam hitungan menit.

Contoh Penggunaan BigQuery pada Industri

Penggunaan tool buatan Google ini salah satunya pada perusahaan streaming music yang cukup ternama, yaitu Spotify. Perusahaan ini sangat membutuhkan penggunaan warehouse data dengan kecepatan yang mumpuni.

Pihak Spotify sendiri melalui pernyataan engineer-nya menyatakan bahwa proses pengolahan data di Spotify mencapai 2,2 juta data menjadi 20 ribu dengan hitungan per menit saja. Hal tersebut tentu sangat memudahkan perusahaan dalam hal transfer data skala besar.

Baca Juga:

Fitur Unggulan BigQuery

Produk buatan Google hingga saat ini memiliki sejumlah fitur yang inovatif dan banyak dibutuhkan oleh pasar. BigQuery sendiri menawarkan sejumlah fitur-fitur menarik yang menunjang kebutuhan akses data dengan skala yang besar.

1. BigQuery ML

Dalam hal machine learning, produk buatan Google ini sudah hadir dengan teknologi tersebut. Google sendiri menamainya dengan BigQuery ML. Tentunya teknologi tersebut sudah tidak asing lagi bagi para profesional di bidang Data Analyst.

Meski menjadi suatu fitur yang menari, faktanya teknologi ini tidak semudah menggunakan software begitu saja. Setidaknya dibutuhkan kemampuan yang mumpuni dalam bidang programming serta diiringi juga dengan keterampilan framework machine learning.

2. BigQuery Omni

Untuk menganalisis data ada fitur bernama BigQuery Omni. Fitur ini merupakan sebuah tool analisis data dengan konsep tool multi-cloud analytics. Kehadiran fitur tersebut membuat analisa data tidak terbatas pada satu layanan saja. Pasalnya, user bisa menggunakan layanan seperti dari Google Cloud dan Amazon Web Services (AWS) dengan mudah dalam satu tempat saja.

3. BigQuery BI Engine

Fitur selanjutnya ini berfungsi sebagai alat analisa data set secara kompleks dalam ukuran relatif besar. Kita bisa merasakan fitur ini ketika menggunakan Tool BI dan Google Data Studio.
Bagi pengguna google, fitur ini sudah cukup familiar untuk digunakan. Pasalnya, tool ini sudah terintegrasi pada beberapa produk Google sebelumnya.

4. BigQuery GIS

Fitur lain yang tidak kalah menarik adalah hadirnya GIS pada produk Google yang satu ini. Fitur ini mampu menggabungkan arsitektur tanpa server dengan analisis geospasial. Hal tersebut tentu memudahkan analisis secara mudah, efektif, dan efisien.

Manfaat Menggunakan BigQuery

manfaat bigquery

Google sendiri menawarkan BigQuerya dengan sejumlah keuntungan lebih. Keuntungan tersebut tentu membuat konsumen semakin percaya dengan BigQuery. Inilah beberapa keuntungan penggunaan BigQuery tersebut.

1. User Friendly

Google membuat penggunaan BgQuery semudah mungkin. Sebagai sebuah data warehouse, BigQuery hadir sebagai pilihan menarik dengan pengalaman pengguna yang bebas dari kerumitan.

2. Interface yang Ringan

Interface software ini sangat ringan. Sehingga membuat penggunanya akan sangat nyaman saat menggunakannya. Jadi ini untuk pemula menggunakan aplikasi ini akan sangat mudah.

3. Kustomisasi Layanan

Adanya kebebasan dalam memilih fitur tentu membuat pengalaman menggunakan tools ini menjadi semakin menarik. Setiap pengguna dapat memilih layanan sesuai dengan kebutuhan. Sehingga layanan akan terasa lebih bermanfaat untuk digunakan.

Baca Juga:

Cara Memaksimalkan Penggunaan BigQuery

Bagi para praktisi data analyst, penggunaan data warehouse yang optimal merupakan kunci terbaik. Saat menggunakan bigquery, kamu harus melakukan hal berikut.

1. Kuasai Alat

Sebagai pengguna kita harus dapat mengasi alat yang kita gunakan. Dengan mengasai alat dapat meminimalisir terjadinya kesalahan. Dengan begitu, bekerja akan menjadi lebih efisien untuk dilakukan.

2. Eksplorasi Fitur

Berbeda tool tentu berbeda juga cara menggunakannya. Untuk memperlancar pekerjaanmu, sebaiknya coba eksplorasi terlebih dahulu fitur yang ingin digunakan. Dengan begitu, pada saat bekerja kamu sudah lebih memahami cara penggunaannya.

3. Cari Mentor Terpercaya

Seberapa pun mahirnya kamu, mempelajari suatu ilmu baru adalah kewajiban mutlak bagi manusia. Hal tersebut berlaku juga saat mulai menggunakan tools ini. Untuk itu, cobalah mencari mentor yang lebih mahir agar bisa menggunakan seluruh fitur dengan benar.

Kesimpulan

Perkembangan era digitalisasi telah mengantarkan umat manusia ke dalam era perpindahan data yang besar. Hal ini juga memunculkan profesi baru seperti data analyst. Selain itu, teknologi juga turut berkembang menghadirkan data warehouse seperti BigQuery.

BigQuery hadir sebagai salah satu pilihan data warehouse terpercaya. Produk buatan Google ini hadir dalam sejumlah fitur menarik yang sangat berguna khususnya bagi para praktisi data analyst.
Penggunaan BigQuery bisa disesuaikan dengan kebutuhan setiap user. Hal ini selain bisa memberi performa maksimal, juga bisa menghemat dana yang dikeluarkan untuk membuka keseluruhan fitur BigQuery.

Baca Juga:

Setidaknya ada 4 fitur unggulan yang ditawarkan BigQuery. Fitur-fitur tersebut hadir untuk membantu penggunanya dalam mendapatkan akses data warehouse tanpa server. Terlebih produk buatan Google secara kualitas sudah tidak perlu diragukan lagi.

Meski terbilang cukup praktis, pengguna BigQuery harus memahami setiap menu yang digunakan. Terlebih jika pengguna tersebut berupa perusahaan besar yang dituntut untuk menurunkan peluang terjadinya masalah saat bekerja.

Demikianlah artikel singkat mengenai BigQuery. Diharapkan kehadiran artikel ini bisa menambah referensi baru dalam memilih data warehouse terpercaya buatan Google. Selamat mencoba!

Untuk menerapkan strategi marketing lain, Anda perlu memanfaatkan layanan digital marketing agency yang dapat membantu Anda dalam mengembanbangkan bisnis. Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.