Strategi Meningkatkan Brand Communication Untuk Mendorong Kepuasan Pelanggan

Strategi Meningkatkan Brand Communication Untuk Mendorong Kepuasan Pelanggan

Di tengah kompetisi pangsa pasar yang semakin ketat seperti sekarang, sebagian besar manajer bisnis hingga marketer dari berbagai industri (niche bisnis) dihadapkan tantangan untuk mengelola brand sebaik mungkin. Salah satu cara yang hampir selalu perusahaan lakukan untuk mendorong pengembangan brand (brand development) yang optimal adalah dengan meningkatkan brand communication.

Hal ini dikarenakan umumnya setiap perusahaan yang menjalankan proses bisnis perlu membentuk persepsi di sekitar segmen pasar dalam rangka menyampaikan value atau manfaat bisnis kepada target pasar (brand value). Tak cukup hanya dengan memaksimalkan reputasinya (brand reputation) untuk memperoleh posisi terbaik di pasar (brand positioning). Melainkan perusahaan juga perlu membangun komunikasi yang efektif dengan pelanggan (corporate communication) melalui penyampaian pesan dan informasi merek yang valid (brand messaging).

Kendati begitu, manajer atau marketer tidak serta merta bisa menerapkan berbagai strategi branding sebagai bentuk upaya membangun hubungan dan keterikatan dengan pelanggan (brand engagement), lho. Bila Anda saat ini menghadapi situasi tersebut, maka Anda perlu ketahui strategi terbaik dalam membangun sekaligus meningkatkan brand communication pada artikel ini untuk bisa mencapai apa pun tujuan dan target bisnis Anda.

Apa Itu Brand Communication?

Apa Itu Brand Communication?

Menyadur laman situs Marketing91, brand communication adalah bagian dan tools brand management yang penting bagi perusahaan dalam menginformasikan, membujuk, dan memperkaya pengetahuan stakeholder (karyawan, pelanggan, investor, dan mitra) tentang kekuatan dan nilai brand serta penawaran produk dan layanannya (product knowledge).

Dengan kata lain, jenis branding ini menjadi salah satu taktik promosi ampuh dalam mempengaruhi pelanggan tentang citra brand, perusahaan secara keseluruhan, dan penawaran produk dan layanannya (bagian dari strategi influencer marketing).

Baca Juga:

Selama penerapannya, perusahaan dapat memanfaatkan media mix, baik dengan media tradisional (koran, majalah, brosur, televisi, radio) ataupun media digital (social selling). Misalnya melalui platform media sosial (paid media, earned media, atau owned media), email marketing, video marketing, landing page website, atau content marketing dengan strategi SEM atau SEO.

Manfaat Brand Communication

Berdasarkan definisinya di atas, bisa kita katakan bahwa brand communication berfungsi sebagai brand voice suatu perusahaan yang unik (unique value proposition) untuk memperkuat hubungan dengan stakeholder (relationship management) dalam jangka panjang (sustainability management). Dengan demikian, brand communicating ini akan bermanfaat dalam:

Aspek Brand Communication

Menurut Gelder (2005) pada laman Kajian Pustaka, brand communication memiliki tiga aspek utama, yaitu:

1. Brand Visualization

Brand visualization atau visualisasi merek adalah bentuk komunikasi merek yang terealisasi melalui tahapan visualisasi identitas merek (brand identity), seperti logo, ikon, atau slogan, yang mudah diingat pelanggan. Aspek branding ini juga dapat dilakukan melalui strategi promosi dengan native advertising. Alhasil, pelanggan dapat lebih cepat mengenal brand (customer onboarding) dan memiliki customer journey yang mengesankan.

Baca Juga:

2. Brand Activation

Penerapan brand activation mengacu pada perluasan merek (brand extension) yang terarah sesuai dengan strategi guideline awal serta segmentasi target sasaran (STP marketing). Brand activation memiliki beberapa macam bentuk strategi yang mendorong pengoptimalan brand communication. Sebut saja direct marketing activation, social media marketing activation, promotions activation (product launch atau penggunaan brand ambassador), event marketing activation, dan sponsorship acivation.

3. Brand Awareness

Aspek terakhir pada komunikasi merek adalah pengaruhnya terhadap brand awareness dari setiap lead potensial (prospek) dalam mengenali, mengingat kembali, atau memiliki persepsi tertentu tentang brand atau produk bisnis (brand equity).

Strategi Meningkatkan Brand Communication

Supaya Anda bisa mengembangkan bisnis yang lebih komunikatif, Anda perlu ikuti beberapa tips strategi meningkatkan brand communication berikut ini.

1. Tentukan Juru Bicara Brand

Langkah pertama dan terpenting untuk meningkatkan komunikasi merek dengan para stakeholder adalah dengan memutuskan siapa yang akan menjadi juru bicara.

Maksudnya, Anda tentukan siapa yang menjadi “wajah” brand untuk mengomunikasikan pesan-pesan penting dan perspektif brand menggunakan pengetahuan dan keahlian bisnisnya. Umumnya, beberapa manajemen perusahaan mempekerjakan kepala departemen branding atau pemasaran sebagai juru bicara yang fasih mengomunikasikan aspek-aspek tertentu tentang produk.

2. Gunakan Saluran Media yang Tepat

Tidak peduli seberapa kuat pesan pemasaran Anda, strategi komunikasi brand Anda tidak akan maksimal apabila Anda memilih saluran media pemasaran (marketing channel) yang tidak sesuai dengan target pelanggan.

Oleh karena itu, sangat penting untuk merencanakan dan memilih saluran media yang tepat. Anda bisa mengolaborasikan media tradisional seperti koran atau majalah bisnis dengan platform media digital dan media sosial terbaru.

3. Ciptakan Brand yang Autentik

Maksud dari autentik adalah brand yang memiliki ciri khas unik dan original yang akan membedakannya dengan kompetitor, misalnya dengan memiliki unique selling point. Strategi ini akan membantu perusahaan lebih mudah membangun loyalitas pelanggan dan mengembangkan hubungan jangka panjang dengan investor, sponsor, dan stakeholder lainnya dari perusahaan (sustainable marketing). Komunikasi tidak boleh dipaksakan atau memiliki maksud tersembunyi yang hanya untuk memenuhi tanggung jawab perusahaan terhadap pelanggan (corporate social responsibility).

4. Buat Cara Komunikasi Seperti Berdialog

Terlepas dari di mana dan bagaimana komunikasi merek Anda dilakukan, Anda harus membuat cara komunikasi yang terkesan seperti dialog. Sehingga para stakeholder dapat memberikan feedback, masukan, dan saran mereka untuk perbaikan merek (brand audit). Sangat penting bagi manajemen dan juru bicara untuk memahami harapan pelanggan terhadap brand (demand) dan juga mengukur perspektifnya (customer acknowledgment).

5. Tunjukkan Brand Personality Terbaik

Selain keempat strategi di atas, satu langkah penting lainnya yang efektif meningkatkan brand communication adalah dengan menunjukkan brand personality. Sehingga bisnis Anda dapat menciptakan hubungan emosional dengan pelanggan dan stakeholder (emotional marketing). Maka dari itu, Anda perlu mengembangkan tone dan share of voice bisnis agar dapat meningkatkan kepuasan pelanggan (customer satisfaction).

Demikian beberapa informasi penting tentang brand communication yang dapat inMarketing bagikan kepada Anda. Berhubung ada beberapa aspek komunikasi merek yang perlu Anda perhatikan, proses strategi ini bisa memakan banyak waktu.

Nah, Anda bisa memanfaatkan layanan digital marketing agency yang akan membantu Anda dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang lebih berprofit. Selain untuk menyusun strategi branding, Anda dapat memanfaatkan layanannya untuk mengembangkan beberapa strategi marketing. Seperti growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.

Baca Juga: