Mengenal Brand Marketing dan Strategi Terbaik untuk Mengoptimalkannya

brand marketing adalah

Dalam dunia pemasaran, tentunya kita akan sering mendengar istilah branding dan marketing. Namun, tahukah Anda bahwa ada istilah brand marketing yang menjadi salah satu kunci utama kesuksesan kampanye pemasaran?

Sebagaimana kita ketahui, pada dasarnya elemen terpenting yang mendorong kesuksesan proses pemasaran adalah keterikatan konsumen terhadap suatu brand (brand engagement). Keterikatan ini bisa tercipta dari berbagai macam aspek. Mulai dari marketing campaign yang efektif, kualitas produk atau product value yang sesuai dengan customer needs, pricing yang sesuai dengan target pasar, hingga relasi atau hubungan baik antara brand dan konsumen.

Brand marketing adalah upaya untuk menciptakan hal tersebut. Alih-alih hanya menarik minat konsumen, kegiatan pemasaran yang satu ini juga mampu meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap brand (brand loyalty). Lantas, bagaimana cara menciptakannya?

Simak langsung ulasan selengkapnya melalui artikel inMarketing berikut ini!

Apa Itu Brand Marketing?

Melansir dari Amazonbrand marketing adalah proses membangun relationship (hubungan) antara brand dengan konsumennya.

Guna menciptakan hal ini, sebuah brand bukan hanya perlu melakukan strategi promosi maupun strategi marketing campaign untuk menonjolkan produk/jasa. Melainkan juga harus menonjolkan brand secara keseluruhan. Sehingga, target pasar atau konsumen sasaran tidak hanya mengenal produk, melainkan juga brand.

Secara sederhana, brand marketing bisa kita artikan sebagai proses agar konsumen mengetahui identitas dan karakter brand. Dengan demikian, ini merupakan cara yang tepat untuk menghubungkan antara identitas brand, personality, dan nilai (brand value) dengan para konsumen.

Brand Marketing dan Product Marketing, Apa Bedanya?

Secara sekilas, pengertian brand marketing hampir serupa dengan product marketing. Namun, perlu Anda ketahui bahwa pada dasarnya keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.

digital marketing agency

Mengutip dari Business 2 Community, product marketing adalah strategi pemasaran di mana perusahaan memiliki tujuan dan target untuk memaksimalkan product positioning. Sehingga product marketing akan sangat berhubungan erat dengan pengembangan produk dan sales process untuk meningkatkan penjualan dan mencapai customer success.

Sedangkan di sisi lain, brand marketing lebih fokus dalam upaya untuk menjalin hubungan dengan konsumen. Alih-alih menekankan pada angka penjualan, proses ini lebih bertujuan agar konsumen dapat terhubungan dan mengingat brand  ketika membutuhkan produk/jasa tertentu.

Baca Juga :

Mengapa Brand Marketing Penting?

Sesuai dengan definisinya, brand marketing menjadi salah satu proses penting dalam marketing strategy. Sebab pada dasarnya, kegiatan ini memiliki beberapa manfaat. Bukan hanya dapat membangun hubungan dengan konsumen, tetapi juga memberikan identitas dan value pada brand.

Berikut ini adalah beberapa manfaat brand marketing yang perlu Anda ketahui:

Tips Mengoptimalkan Brand Marketing

tips mengoptimalkan brand marketing

Setelah mengetahui pentingnya brand marketing dan tujuannya, maka Anda perlu melakukan upaya untuk mengoptimalkannya. Melansir dari 99design, berikut 5 langkah yang bisa Anda terapkan untuk mengoptimalkan pemasaran brand:

1. Pahami Dulu Brand Purpose

Langkah pertama yang wajib Anda lakukan adalah memahami brand purpose atau tujuan dari terciptanya brand Anda. Ini merupakan langkah penting sebelum Anda menciptakan brand persona, seperti logo, tipografi, hingga tone warna yang dapat merepresentasikan brand.

Untuk memahami brand purpose, Anda perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

  • Siapa target konsumen brand?
  • Mengapa mereka harus mempercayai brand Anda?
  • Perasaan seperti apa yang Anda ingin konsumen rasakan terhadap brand?
  • Tantangan apa yang berusaha diatasi oleh brand Anda?
  • Siapa saja kompetitor brand Anda?
  • Seperti apa cerita di balik pembuatan brand? Mengapa brand Anda diciptakan?
  • Jika brand Anda adalah seorang manusia, kira-kira siapakah dia dan mengapa Anda memilihnya?

2. Lakukan Market Research untuk Memahami Target Pasar

Langkah selanjutnya adalah melakukan riset pasar atau market research untuk mengetahui siapa target pasar Anda. Caranya adalah dengan mengumpulkan informasi, melakukan analisis pelanggan, hingga membuat buyer persona atau customer persona.

Dengan demikian, Anda dapat menggambarkan seperti apa konsumen yang ideal bagi brand. Sehingga, Anda bisa membuat personalisasi untuk mereka dalam strategi marketing agar lebih oriented dan tepat sasaran.

Untuk membuat persona pelanggan, Anda perlu melakukan beberapa hal. Mulai dari melakukan segmentasi pelanggan, mencari tahu apa yang mereka butuhkan, keluhan atau pain point yang mereka alami, dan lain sebagainya. Informasi-informasi ini akan menjadi marketing insights yang bermanfaat agar brand dapat memenuhi market orientations.

Baca Juga :

3. Buat Cerita Brand

Pada dasarnya, brand marketing merupakan upaya untuk membangun relasi atau koneksi dengan konsumen. Sehingga agar konsumen merasa terhubung dengan brand secara emosional, maka Anda perlu membuat dan membangun sebuah cerita atau brand story.

Brand story sendiri tidak harus melibatkan hal-hal yang rumit. Anda bisa mengemasnya secara sederhana. Misalnya apabila Anda memiliki niche bisnis di bidang kuliner, maka Anda bisa membuat cerita di balik resep masakan yang Anda buat.

4. Analisis Kompetitor

Semua bisnis tentunya memiliki kompetitor. Sehingga, pada dasarnya mengenali kompetitor sama pentingnya dengan mengenali target pasar yang menjadi sasaran Anda.

Untuk mengoptimalkan brand marketing, Anda perlu melakukan competitor analysis atau menganalisis kompetitor. Tujuannya adalah agar strategi marketing yang Anda gunakan berbeda dengan strategi mereka.

Misalnya dengan mengidentifikasi perbedaan antara brand Anda dengan kompetitor. Fokuslah pada brand messaging yang ingin Anda sampaikan, marketing communication, hingga keunikan atau unique value yang brand Anda miliki yang bisa menjadi competitive advantage.

5. Buatlah Brand Guidelines

Berikutnya adalah membuat brand guideline agar langkah-langkah sebelumnya berjalan dengan konsisten. Brand guideline adalah pedoman yang berguna untuk mengatur desain, komposisi, dan tampilan umum pada suatu brand. Sehingga, brand bisa menentukan elemen-elemen seperti tagline, slogan, logo, brand voice, konten marketing di blog maupun social media, hingga konten iklan dengan lebih mudah.

Dengan guideline, identitas brand akan terbentuk dan target pasar Anda pun lebih mudah mengingatnya. Hal ini tentunya akan mendukung kesuksesan proses branding yang bisnis Anda lakukan. Sebab dengan identitas brand yang sudah terbentuk, Anda pun akan lebih mudah menyebarkan kesadaran merek (brand awareness) dan menarik atensi lebih banyak lead atau calon pelanggan baru. Ini akan sangat berguna untuk menjaga tampilan brand agar tetap konsisten bagi audiens.

Misalnya, brand Anda mempunyai aturan dalam menggunakan warna merah sebagai warna dasar dalam setiap desain konten. Oleh sebab itu, setiap tim yang memiliki tugas dalam membuat konten di media sosial, blog, hingga website harus bisa mencantumkan warna tersebut. Dengan demikian, brand akan terlihat konsisten dan audiens akan lebih mudah mengingatnya.

Demikian adalah ulasan mengenai brand marketing beserta tujuan dan cara mengoptimalkannya. Pada dasarnya, dalam proses pengembangan brand (brand development), memang butuh adanya berbagai macam strategi branding untuk memaksimalkannya, termasuk dalam proses pemasarannya.

Di sisi lain, Anda juga bisa menggunakan layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis. Beberapa strategi yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketinginbound marketing360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.

Baca Juga :

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.