Pentingnya Brand Messaging Untuk Penerapan Strategi Branding Terbaik

Pentingnya Brand Messaging Untuk Penerapan Strategi Branding Terbaik

Selama proses mengembangkan bisnis, Anda selaku pemilik bisnis beserta stakeholder dan tim marketing perlu melakukan strategi branding sebagai penggambaran identitas atau citra brand terkait upaya perusahaan mengomunikasikan apa tujuan dan target bisnis serta mengapa brand Anda bisa berbeda dengan brand lainnya (brand equity). Dengan begitu, Anda bisa membangun hubungan yang baik dengan pelanggan (relationship marketing) serta memperkuat nilai brand dan reputasi brandnya. Itulah sebabnya para marketer perlu membuat pesan merek atau brand messaging agar mampu berkomunikasi dengan audiens secara efektif dan mempertahankan pelanggan untuk setia atau loyal dengan brand Anda (customer loyalty).

Brand messaging mencakup elemen inti manajemen brand agar bisnis Anda dapat menarik hati pelanggan di atas pikiran mereka. Dengan kata lain, pesan merek memungkinkan Anda untuk mendorong keinginan pelanggan untuk membeli produk atau layanan (demand) dari brand Anda. Di mana nantinya Anda juga berkesempatan menawarkan manfaat brand kepada pelanggan (customer value) dan meningkatkan kesuksesan bisnis melalui upaya konversi pelanggan paling efektif.

Baik dalam iklan online (digital marketing) atau iklan TV (tradisional marketing), perusahaan Anda perlu menyampaikan ide konten pemasaran utama meskipun pesan yang digunakan dalam setiap media atau saluran pemasaran berbeda. Nah, hal ini menjadi tantangan tersendiri pada setiap niche bisnis, apalagi jika bisnis Anda adalah pendatang baru (misalnya, agensi atau UKM dan UMKM).

Kendati demikian, Anda tak perlu terlalu khawatir karena ada beberapa cara khusus untuk menyusun brand messaging yang tepat. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Brand Messaging?

Apa Itu Brand Messaging?

Banyak perusahaan berhasil menempatkan bisnis pada posisi teratas (brand positioning) pada pangsa pasarnya melalui pesan merek atau brand messaging yang kuat. Sebab, brand messaging adalah sekumpulan pesan yang brand Anda komunikasikan kepada target pasar (strategi telling story) melalui produk atau layanan Anda dan pesan sosial verbal maupun non-verbal.

Strategi ini menjadi langkah penting dalam membangun hubungan yang baik antara brand dengan pelanggan potensial (relationship marketing) di semua touchpoint pelanggan. Mulai dari tampilan landing page website bisnis, postingan blog, email marketing, advertisement, video marketing, layanan pelanggan, dan media sosial.

Baca Juga:

Brand message ini menjadi value proposition merek dan share of voice yang Anda sampaikan kepada pelanggan (customer value proposition) di segmentasi pasar tertentu melalui kepribadian merek Anda. Mulai dari menjelaskan siapa Anda, apa yang brand Anda tawarkan atau lakukan, dan apa poin perbedaan brand Anda dengan kompetitor. Nantinya, pesan tersebut menjadi poin unik penjualan (unique selling point) yang dapat menginspirasi dan memotivasi pelanggan untuk membeli produk Anda (strategi product knowledge).

digital marketing agency

Internal vs External Brand Messaging

Secara teori, proses brand message dapat dilihat lebih dari sekadar strategi pemasaran atau sales approach, yaitu sebagai bahasa holistik yang dapat Anda gunakan untuk berbagai tujuan, baik secara eksternal maupun internal.

Brand messaging secara internal adalah proses bagaimana perusahaan berkomunikasi dengan stakeholder, shareholder, dan mitra bisnis (corporate communication) sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility). Selain itu, konsep ini mengajarkan karyawan bagaimana berkomunikasi yang efektif dengan petinggi perusahaan, baik secara internal maupun eksternal (employee engagement). Sehingga, karyawan senantiasa terus bekerja dengan perusahaan (employee retention) dan mengurangi risiko pergantian karyawan (employee turnover).

Sedangkan brand messaging secara external adalah proses bagaimana sebuah brand berkomunikasi dengan publik, target audience, dan pelanggan prospeknya. Contohnya, melalui ad campaign di TV, radio, website, media sosial, email drip, hingga podcast. Apapun media komunikasi yang pelanggan gunakan, cara ini cukup efektif untuk meningkatkan brand awareness dan pengaruh bisnis di segmen pasar (brand authority).

Cara Membuat Brand Message

Cara Membuat Brand Message

Nah, setelah Anda paham dengan teori-teori di atas, kini saatnya Anda memulai brand messaging Anda sendiri. Sebagai bagian dari upaya branding yang lebih besar, brand message pada dasarnya menyatukan beberapa elemen branding non-visual untuk menciptakan bahasa verbal dan non-verbal untuk merek. Dalam pembuatannya, elemen-elemen tersebut mengacu pada susunan framework-nya yang akan kami jelaskan di bawah ini.

Baca Juga:

1. Kenali Target Audience

Untuk menulis brand message yang terhubung dengan audiens, Anda perlu tahu siapa target pelanggan Anda. Misalkan, apa yang memotivasi mereka, apakah kebutuhan mereka selaras dengan produk atau layanan yang Anda tawarkan, dan apa yang membuat audiens Anda peduli dan tertarik dengan brand Anda.

Lakukan penelitian atau riset pelanggan pasar, lalu buatlah user persona. Anda bisa riset pasar dengan menelusuri tren pasar yang sedang berkembang di tengah-tengah masyarakat. Anda tidak hanya akan mengenal mereka sebagai pelanggan terbaik, tetapi juga memberi tim marketing gambaran yang autentik saat menyajikan konten pemasaran.

2. Ketahui Brand Story Anda

Menurut situs Wix, brand story adalah sekumpulan narasi tentang perusahaan Anda dan bagian penting dari identitas brand. Akan tetapi, brand story yang baik tidak selalu dimulai dengan menceritakan awal mula berdirinya perusahaan. Anda bisa menggunakan visi brand Anda dalam mengubah kehidupan target audience dengan produk atau layanan.

3. Buatlah Pernyataan Visi dan Misi Perusahaan

Visi perusahaan merujuk pada pernyataan tujuan bisnis yang menginspirasi dan memotivasi karyawan atau pelanggan Anda untuk mencapai tujuan, harapan, dan nilai perusahaan. Sedangkan misi perusahaan merujuk pada pernyataan bagaimana tindakan brand Anda saat ini dalam mewujudkan visinya untuk masa depan.

Pernyataan misi akan menjawab pertanyaan berikut:

  • Apa yang perusahaan Anda lakukan?
  • Bagaimana cara perusahaan Anda melakukan rencana tersebut?
  • Mengapa perusahaan Anda melakukan rencana tersebut?

Kedua pernyataan ini menjadi bagian penting dalam marketing communication yang menuntun bisnis Anda tumbuh dengan lebih sukses (business growth).

4. Tetapkan Nilai Inti Bisnis

Masing-masing konsumen dan karyawan Anda pastinya ingin tahu bahwa brand Anda mewakili sesuatu yang lebih dari sekadar profitabilitas. Dengan serangkaian nilai inti, Anda dapat menunjukkan apa yang perusahaan Anda yakini serta komitmen apa yang telah Anda buat untuk menciptakan brand experience terbaik bagi pelanggan. Anda dapat membuat halaman khusus di media sosial atau website Anda untuk menjelaskan maksud dan harapan keberadaan produk atau layanan bisnis Anda.

5. Ketahui Unique Value Proposition dan Budaya Perusahaan

Unique value proposition mengacu pada manfaat yang Anda berikan secara khusus kepada kehidupan pelanggan Anda. Hal tersebut juga bisa menjadi acuan konsep budaya perusahaan Anda di mata pelanggan dan juga karyawan.

Namun, sebelumnya Anda harus memahami posisi brand Anda di pasar. Lalu, lakukan analisis SWOT untuk mencari tahu apa yang membedakan brand Anda dengan para kompetitor. Setelah Anda menemukan perbedaannya dan bagaimana hal itu bermanfaat bagi pelanggan, Anda dapat membuat pernyataan UVP Anda.

Dari cara-cara brand messaging di atas, brand Anda dapat membuat gaya komunikasi yang mencerminkan kepribadian dan manfaat bisnis bagi pelanggan dan juga tim dalam perusahaan (brand voice). Sehingga Anda dapat mengetahui pengalaman pelanggan saat terhubung dengan brand Anda (brand engagement).

Baca Juga:

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.