Pengertian, Tujuan dan Manfaat Branding Untuk Perusahaan atau Startup

branding adalah

Dalam melakukan bisnis di era globalisasi ini, branding merupakan sesuatu hal yang harus dibangun. Karena saat ini persaingan didunia usaha terjadi begitu ketat. Sehingga perlu untuk membangun brand bisnis Anda.

Jika brand yang dimilikinya kuat dan banyak dikenal orang maka adanya pesaing diluaran tak akan berpengaruh bagi brand Anda.

Pengertian Branding

Sebelum kita memahami apa arti branding ini, maka kita harus mengetahui asal kata dari branding yaitu brand.
Pertama kali istilah brand ini dipakai oleh orang-orang Inggris pada abad ke-19. Mereka memberikan tanda pada hewan ternaknya serta budak dengan cara memberikan cap berupa besi panas di bagian tubuh mereka.

Pada waktu itu mereka menyebutnya dengan kata burn. Lalu orang-orang Jerman juga mempopulerkan brand. Mereka menandai sesuatu dengan menggunakan cap besi panas, brennen.

Brand adalah identitas diri yang membedakan antar sesama baik manusia, produk ataupun tempat. Dan branding merupakan sebuah kegiatan komunikasi dalam rangka untuk memperkuat serta mempertahankan sebuah brand untuk memberikan perspektif pada orang lain.

Kemudian secara lambat laun definisi branding mengalami perubahan dan perkembangan. Branding diartikan sebagai kumpulan kegiatan komunikasi dari perusahaan untuk membangun dan membesarkan brand.

Bagi perusahaan ini bukan hanya masalah merek atau produk menjadi dikenal, namun untuk image perusahaan secara keseluruhan bahwa perusahaan Anda adalah yang terbaik.

Baca Juga :

unsur branding

Unsur-Unsur Branding

1. Nama merek

Apabila kita akan melakukan branding, hal pertama yang harus dipenuhi yaitu masalah nama. Tanpa menggunakan nama, maka produk tersebut tidak akan mempunyai identitas agar mudah dikenal masyarakat luas.

2. Logo (logotype, monogram, bendera)

Ketika Anda membuat logo juga harus memperhatikan keunikan serta imej yang disesuaikan dengan brand. Dengan memiliki keunikan sendiri, maka logo menjadi lebih mudah dikenal masyarakat.

3. Tampilan visual

Kita bisa menerapkan tampilan visual pada desain produk, desain kemasan dan lain-lain. Dengan menggunakan tampilan visual yang cerah ataupun elegan maka produk tersebut juga akan memiliki pencitraan yang bagus.4. Penggunaan juru bicaraDalam hal ini juru bicara yang dimaksud yaitu co-founder, tokoh terkenal dan lain-lain yang sebelumnya di gandeng oleh perusahaan untuk kerja sama.

4. Suara (lagu tematik)

Dengan adanya lagu maka unsur visualisasi akan menjadi lebih lengkap serta jadi lebih indah.

5. Kata-kata ( slogan, tagline, jingle, akronim)

Gunakan slogan yang cerdas agar bisa meninggalkan kesan yang mendalam, kemudian gunakan kata-kata ceria, mudah diingat, positif serta berbeda dengan yang lain.

Jenis-Jenis Branding

  1. Product branding
    Product branding ini merupakan jenis branding yang paling umum. Dikatakan produk yang berhasil yaitu jika produk yang dikeluarkannya mampu mendorong konsumen untuk memilihnya dibanding dengan produk perusahan lain. Ini juga berkaitan dengan pemberian identitas pada sebuah produk sehingga konsumen akan memilihnya dibanding dengan produk lainnya yang merupakan pesaing. Kemudian untuk jenis branding ini biasanya akan berfokus pada hasil produknya saja.
  2. Personal branding
    Personal branding ini merupakan strategi yang paling populer yang dilakukan oleh publik figur sehingga mereka mempunyai pandangan tersendiri di masyarakat.
  3. Corporate branding
    Ini berkaitan dengan semua aspek perusahaan yang berhubungan dengan produk ataupun jasa hingga kontribusi karyawan yang ada di masyarakat. Hal ini penting untuk dilakukan agar bisa mengembangkan reputasi perusahaan di pasar.
    Aspek perusahaan tersebut diawali dengan produk yang ditawarkan sampai dengan kontribusi karyawan perusahaan di masyarakat.
    Adapun untuk aspek-aspek tersebut antara lain logo, visi perusahaan, website, kualitas hingga pelayanan.
  4. Destination branding
    Tujuan dari destination branding ini yaitu agar bisa mengenalkan produk ataupun jasa ketika seseorang menyebut dengan nama lokasi. Contohnya seseorang menyebut dengan Jogjakarta maka orang akan mengingat tentang gudeg dan bakpia.
    Jenis ini digunakan untuk identitas suatu kota, daerah, ataupun wilayah tertentu. Bertujuan untuk mempromosikan suatu wilayah baik untuk kebutuhan pariwisata maupun bisnis.
  5. Cultural branding
    Cultural branding ini yaitu pemberian identitas atau merek. Identitas yang diberikan ini harus disesuaikan dengan keadaan reputasi, budaya,lokasi dan lain-lain. Misalnya budaya bersih-bersih serta disiplin Jepang.

Fungsi dan Tujuan Branding

  1. Untuk pembeda, jadi perusahaan dengan brand yang kuat gampang dibedakan dengan kompetitor
  2. Promosi dan daya tarik, apabila Anda mempunyai brand yang kuat maka secara otomatis promosi lebih mudah untuk dilakukan. Karena pelanggan lebih memilih brand yang kuat serta loyal terhadap brand yang sama.
  3. Membangun citra, keyakinan, serta jaminan kualitas yang akan membuat bisnis yang Anda miliki akan menjadi lebih mudah diingat
  4. Pengendali pasar. Dengan mempunyai brand yang kuat maka akan dengan mudah bisa mengendalikan pasar. Hal ini dikarenakan masyarakat sudah banyak yang mengenalnya.

Kemudian untuk tujuan branding yaitu agar bisa membentuk persepsi masyarakat, untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap brand. Selain itu juga membangun kecintaan masyarakat pada brand tersebut.

Tujuan dari adanya pencitraan merek tersebut tentunya akan sangat bermanfaat bagi perusahaan. Dengan memiliki citra merek yang kuat maka akan menjadikan masyarakat lebih loyal ke perusahaan Anda.

Baca Juga :

fungsi tujuan branding

Manfaat Membangun Merek

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa branding merupakan sesuatu hal yang sangat penting untuk perusahaan. Karena memiliki banyak sekali manfaatnya jika kita melakukan pencitraan merek.

Diantara manfaat yang diperoleh yaitu :

  1. Akan memberikan daya tarik bagi konsumen
  2. Perusahaan akan mudah menempatkan loyalitas pelanggan terhadap produk ataupun jasa yang Anda tawarkan
  3. Bisa memberikan peluang perusahaan untuk menetapkan dengan harga jual yang tinggi
  4. Ini merupakan peluang bagi para pelaku usaha agar bisa melakukan diferensiasi produk
  5.  Sebagai pembeda yang membedakkan produk perusahaan Anda dengan produk kompetitor

Pentingnya Pencitraan Merek Dalam Kemajuan Bisnis

Kemudian Anda juga perlu memahami mengenai tujuan serta pengaruhnya terhadap perusahaan Anda. Dengan menggunakan branding ini maka Anda bisa mengkomunikasikan pesan dari sebuah produk bisnis ke konsumen.

Dengan pencitraan merek yang baik maka perusahaan juga akan memberikan kesan baik pada pelanggannya. Hal ini akan membuat pelanggan menjadi setia untuk menggunakan produknya.

Bukan hanya itu, ini juga akan memberikan jalan bagi perusahaan agar produknya bisa menjadi lebih banyak dikenal orang.
Dengan melihat manfaat yang besar dari sebuah pencitraan merek tentunya membangun sebuah brand ini adalah investasi yang harus dilakukan oleh perusahaan.

Namun dalam melakukan pencitraan merek ini tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itulah untuk bisa menghindari pengeluaran yang tidak perlu maka Anda juga harus melakukan pengelolaan keuangan dengan baik.
Karena dengan melakukan pengelolaan dengan baik dan tepat maka Anda juga akan terhindar dari biaya yang tidak dibutuhkan.

Demikianlah penjelasan mengenai branding. Selanjutnya tinggal bagaimana Anda melakukan usaha branding dengan baik pada bisnis Anda.
Sehingga akan membuat kinerja bisnis menjadi terus berkembang. Banyak perusahaan yang membangun citra merek mereka selama bertahun-tahun

Hal itu tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Dalam melakukan branding ini juga diperlukan riset agar tidak salah sasaran.