Business Process Modelling : Definisi, Komponen, Manfaat, Contoh Penerapannya

business process modelling

Kelancaran keseluruhan proses bisnis tentunya menjadi tujuan dan target perusahaan. Salah satu strategi yang bisa membantu perusahaan untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui business process modelling.

Modelling ini akan membantu perusahaan dalam memberikan gambaran secara menyeluruh untuk mengetahui efektivitas berjalannya business process. Sehingga dengan membuat model bisnis yang baik, perusahaan bisa mendapatkan revenue, ROI (return on investment) yang maksimal, penyelesaian masalah lebih cepat, peningkatan sales growth, hingga pertumbuhan bisnis yang signifikan.

Untuk lebih jelasnya, simak ulasan mengenai business process modelling berikut ini!

Apa Itu Business Process Modelling?

Melansir dari IBM, business process modelling adalah representasi grafis dari proses bisnis atau workflow dan beragam aktivitas di dalamnya. Dengan model bisnis ini, perusahaan akan mendapatkan flowchart atau diagram yang berisi insights seputar proses bisnis.

Misalnya adalah aktivitas apa saja yang terjadi dalam proses bisnis, siapa yang bertanggung jawab dalam setiap aktivitas tersebut, peralatan apa saja yang berperan dalam proses bisnis, timeline keseluruhan proses bisnis, hingga tingkat kesuksesan dan kegagalan dari proses bisnis.

Dari insights tersebut, maka perusahaan bisa menggunakan business process modelling untuk :

  • Membantu meningkatkan performa bisnis
  • Mendesain proses bisnis yang lebih efektif
  • Memudahkan dalam proses pengambilan keputusan bisnis
  • Sebagai acuan dalam business metrics untuk meningkatkan kinerja bisnis
  • Merampingkan proses bisnis
  • Meningkatkan employee retention
  • Memberikan konsistensi dan standarisasi terhadap proses bisnis
  • Koordinasi yang lebih baik antar karyawan dan anggota perusahaan

Kendati memberikan banyak manfaat, namun menyusun process model tidaklah bisa Anda lakukan secara manual. Sebab sebuah process model terbuat dari algoritma data mining. Algoritma ini menggunakan data untuk membangun model dari proses bisnis yang perusahaan lakukan.

Baca Juga :

digital marketing agency

Komponen dari Business Process Modelling

komponen business process modelling

Melansir dari Indeed, berikut adalah beberapa komponen yang bisa perusahaan gunakan dalam sebuah process modelling :

  • Anak panah : Menunjukkan urutan dari berbagai kegiatan dalam sebuah proses
  • Konektor : Menunjukkan loncatan ke bagian akhir dalam sebuah proses
  • Diamond : Menggambarkan keputusan dalam sebuah proses
  • Oval : Menunjukkan titik awal dan akhir dalam sebuah proses bisnis
  • Persegi panjang : Menggambarkan aktivitas khusus yang terjadi dalam sebuah workflow
  • Swimline : menunjukkan siapa yang bertanggung jawab dalam suatu proses

Contoh Penerapan Business Process Modelling

Menilik dari penjelasan di atas, pada dasarnya business process modelling berguna untuk memberikan transparansi mengenai alur bisnis atau workflow dan proses bisnis dalam perusahaan. Inilah sebabnya process modelling sebagai kunci dalam business management process.

Untuk lebih meningkatkan pemahaman terkait process modelling, berikut ini adalah beberapa contoh penerapannya dalam bisnis:

1. Mengoptimasi dan Standarisasi Proses Bisnis

Sebagaimana pemaparan di atas, pada dasarnya proses modelling ini menggambarkan hal-hal dalam workflow. Dengan begitu, perusahaan bisa menganalisis bagian mana saja yang sekiranya tidak memberikan hasil optimal. Sehingga hal ini akan memudahkan perusahaan dalam melakukan optimasi workflow secara keseluruhan.

Ketika workflow sudah teroptimasi, maka perusahaan bisa menggunakan process modelling untuk melakukan standarisasi dalam keseluruhan proses bisnis. Nantinya, model ini akan menjadi template yang menunjukkan idealnya sebuah proses bisnis.

Sehingga setiap karyawan dalam perusahaan dapat mematuhinya. Hal ini sama seperti SOP dalam perusahaan yang berguna sebagai acuan atau pedoman kerja bagi karyawan.

Baca Juga :

2. Mengevaluasi Proses Bisnis Baru

Contoh penerapan process modelling selanjutnya adalah ketika perusahaan ingin mengevaluasi dan mengimplementasikan sebuah proses bisnis yang baru. Dengan membuat model baru untuk proses bisnis, perusahaan bisa melihat bagaimana efektivitas workflow tersebut. Sehingga, hal tersebut akan memungkinkan perusahaan untuk mengevaluasi dan membuat penyesuaian yang mereka perlukan.

3. Menganalisis Penggunaan Sumber Daya

Contoh yang ketiga adalah membantu perusahaan untuk menganalisis penggunaan sumber daya. Yaitu untuk mengetahui apakah sumber daya yang perusahaan investasikan bisa memberikan hasil yang sesuai atau tidak.

Misalnya, dengan membuat model untuk proses penjualan dan sales management, perusahaan akan mengetahui bagaimana tim sales menggunakan tools dan sistem dalam menyelesaikan pekerjaan mereka. Dari situlah perusahaan bisa tahu seberapa sering tim sales membutuhkan tools tertentu, serta apakah hasilnya sesuai dengan apa yang mereka harapkan.

Dengan demikian, perusahaan dapat memutuskan untuk tetap menggunakan tools yang sama atau menggantinya dengan yang lebih efektif.

Demikian adalah ulasan singkat mengenai apa itu business modelling process beserta komponen dan manfaatnya. Pada intinya, process modelling ini akan sangat membantu perusahaan untuk mengetahui dan memahami workflow proses bisnis dengan lebih jelas.

Dengan begitu, perusahaan pun bisa mengidentifikasi setiap bagian dalam proses bisnisnya yang tidak berjalan secara efektif atau di luar harapan. Kemudian melakukan perbaikan untuk memaksimalkannya.

Sementara itu, Anda juga bisa menggunakan layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis. Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.

Baca Juga :

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.