Manfaat dan Tahapan Content Intelligence

content intelligence adalah

Menerapkan strategi pemasaran produk saat ini harus lebih kreatif. Karena itu, perusahaan harus meningkatkan kualitas marketing produk melalui Content Intelligence.

Content Intelligence merupakan software yang sangat populer saat ini. Karena itu pebisnis harus memahami lebih detail tentang Content Intelligence.

Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang Content Intelligence.

Pengertian Content Intelligent

Content Intelligence merupakan sebuah sistem berbentuk software yang mengubah koten dan data menjadi wawasan. Sehingga menghasilkan informasi sangat bermanfaat untuk bisnis.

Melalui kecerdasan konten, menjadikan perusahaan dapat lebih mudah menyasar target pasar mereka. Dengan demikian, memungkinkan perusahaan untuk dapat mengambil keputusan yang lebih tepat terkait strategi marketing berikutnya.

Selain itu, melalui kecerdasan koten, bisa membuat customer experience pada platform perusahaan dapat tercapai dengan baik. Hal tersebut karena ketika software menggunakan Content Intelligence, software akan memetakan sesuai target pasar.

Teknologi yang Berintegrasi dengan Content Intelligence

Terdapat beberapa teknologi yang berintegrasi dengan Content Intelligence yang kaitannya dengan konten pemasaran perusahaan. Berikut penjelasannya.

1. Artificial Intelligence (AI)

Teknologi yang pertama adalah Artificial Intelligence (AI). AI atau kecerdasan buatan memang istilah yang sering di dengan kaitannya dengan kecerdasan konten.

digital marketing agency

Artificial Intelligence merupakan sebuah teknologi yang dapat melakukan pekerjaan layaknya manusia.

Beberapa pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan manusia, pengambilan keputusan dan pembelajaran. Teknologi ini dapat menangani pekerjaan tersebut.

Selain itu, Artificial Intelligence juga mampu menghasilkan sebuah pengetahuan sebagai bahan pengoptimalan konten agar audience yang tepat bisa terjangkau. Kemampuan tersebut tentunya membutuhkan data dalam jumlah yang besar.

2. Natural Language Processing (NLP)

Teknologi berikutnya adalah Natural Language Processing (NLP). Fungsi dari NPL adalah untuk memahami, membaca dan mendapatkan arti dari bahasa. Contohnya adalah bacaan atau ucapan.

Ketika perusahaan menggunakan teknologi NLP, mereka akan dapat menentukan komentar yang bisa diberikan pelanggan terkait suatu produk. Caranya dengan menganalisa dari berbagai sumber seperti dari media sosial. Biasanya, perusahaan bisa mendapatkan komentar jujur pelanggan melalui user generated content (UGC).

Baca Juga :

3. Machine Learning

Teknologi kedua adalah Machine Learning. Fungsi dari machine learning pada kecerdasan konten seperti :

  • Menganalisis konten
  • Menganalisis warna
  • Melakukan identifikasi pola
  • Membuat keputusan berdasarkan data

Machine Learning adalah suatu teknologi dengan cara kerja berdasarkan identifikasi pola. Selain itu juga dapat membuat keputusan yang minim campur tangan manusia.

Perusahaan yang memiliki data dengan jumlah yang besar bisa menggunakan teknologi ini. Melalui teknologi ini, perusahaan- perusahaan tersebut dapat melakukan pekerjaan dengan lebih efektif dan efisien.

4. Big Data

Big Data merupakan sejumlah data yang jumlahnya sangat besar, untuk kemudian di olah sehingga menghasilkan pola atau trend. Data ini biasanya dikhususkan untuk sesuatu yang berhubungan dengan tingkah laku manusia atau perilaku konsumen.

Perusahaan yang membutuhkan analisis data pembelian, kinerja saham dan lainnya bisa menggunakan Big Data. Melalui Big Data, perusahaan dapat menganalisis keseluruhan operasi bisnis. Dan perusahaan juga dapat menjadikan ini sebagai bahan dalam pengambilan keputusan.

Ketika konsumen mencari suatu produk di marketplace. Secara otomatis marketplace akan menampilkan produk serupa. Ini merupakan contoh cara kerja big data yang bisa dirasakan oleh konsumen.

Manfaat Content Intelligence

manfaat content intelligence

Terdapat beberapa manfaat dalam menggunakan Content Intelligent khususnya dalam strategi pemasaran. Manfaat- manfaat tersebut adalah :

1. Dapat Menganalisa Waktu Terbaik Sekaligus Mendapatkan Platform

Salah satu keunggulan Artificial Intelligence dalam Content Intelligence adalah dapat digunakan sebagai alat untuk menarik informasi atau data secara otomatis. Informasi tersebutlah yang akhirnya bisa dijadikan sebagai strategi business development suatu perusahaan.

Perusahaan dapat menggunakan informasi yang didapatkan untuk menganalisis platform apa yang sesuai. Sekaligus mempelajari kapan waktu terbaik untuk memposting konten. Hal tersebut pun dapat dilakukan secara real-time.

2. Proses Pemasaran Berjalan Lebih Efektif

Saat ini, konten merupakan hal yang sangat berpengaruh terhadap ketertarikan pelanggan akan suatu produk. Konten yang baik akan menghasilkan customer experience yang baik pula.

Melalui teknologi kecerdasan konten, memungkinkan perusahaan dapat menghindari pembuatan konten yang kurang efektif. Hal tersebut karena melalui Content Intelligence, perusahaan akan terbantu dari segi membuat konten marketing yang efektif.

Kecerdasan konten akan secara otomatis memberikan analisis terkait berbagai data dan secara otomatis mengetahui kebutuhan pelanggan. Konten yang sesuai kebutuhan pelanggan tentu saja dapat meningkatkan penjualan perusahaan.

3. Memahami Kebutuhan Konsumen dengan Lebih Baik

Ketika perusahaan menggunakan Content Intelligence, maka teknologi tersebut dapat membantu perusahaan dalam memahami tentang sasaran konsumennya. Dengan demikian, perusahaan akan mudah dalam memenuhi kebutuhannya.

Selain itu, Content Intelligence juga bisa digunakan untuk memeriksa data konsumen. Seperti lokasi, minat, interaksi sebelumnya, preferensi dan sebagainya. Karena itu, konten-konten yang dibuat oleh perusahaan akan lebih tepat sasaran.

Baca Juga :

4. Mendapatkan Perencanaan untuk Jangka Panjang

Melalui kecerdasan konten, memungkinkan perusahaan dapat menganalisa trend penjualan, minat konsumen dan hambatan yang terjadi dalam proses pemasaran. Hal tersebutkan yang kemudian dijadikan sebagai bahan evaluasi jangka panjang.

Umumnya, perusahaan-perusahaan yang dapat survive dalam waktu yang lama, mereka selalu melakukan evaluasi rutin. Bahan evaluasi tersebut bisa dari berbagai sumber, salah satunya dari software Content Intelligence.

3 Tahap Dalam Content Intelligence 

Ketika perusahaan memutuskan untuk menggunakan software Content Intelligence. Maka terdapat 3 tahapan yang harus diperhatikan. Apa saja? Berikut penjelasannya.

1. Mengumpulkan Data

Tahapan pertama dalam Content Intelligence adalah mengumpulkan data untuk mengoptimalkan pemasaran (data driven). Perusahaan harus mengumpulkan data sebanyak-banyaknya, dari berbagai sumber baik dari survei pelanggan, insight media sosial, ataupun matriks bisnis lainnya.

Data dari berbagai sumber tersebut kemudian dihimpun sesuai dengan klasifikasinya. Tahapan pertama ini biasanya akan dilakukan oleh sebuah staf khusus di perusahaan.

2. Menganalisis data

Tahapan berikutnya adalah melakukan analisis data. Jadi, setelah data-data baru berhasil dikumpulkan, data tersebut harus di analisis secara komprehensif.

Pihak analis data dapat menggunakan fitur analisis data atau software-software tertentu untuk proses ini. Proses ini juga sering disebut dengan mining data. Tujuannya untuk melihat trend konten terbaru dalam dunia pemasaran.

3. Menganalisis Insights and Recommendations

Tahap terakhir dalam kecerdasan konten, adalah menganalisis Insights And Recommendations. Setelah data dianalisis, maka akan ditemukan berbagai Insights And Recommendations yang memerlukan tindak lanjut.

Insights And Recommendations menurut foleon dapat meningkatkan nilai konten sekaligus efektivitas proses pemasaran. Selain itu, dapat juga untuk meningkatkan nilai penjualan, dengan melihat kebutuhan konsumen.

Cara kerja Content Intelligence setelah mengetahui kebutuhan konsumen, akan menampilkan Insights And Recommendations berupa produk yang sesuai dengan minat dan preferensinya. Hal tersebut biasanya terletak pada halaman pencarian.

Demikian penjelasan terkait hal-hal yang berhubungan dengan Content Intelligence. Sudah selayaknya perusahaan menerapkan teknologi tersebut, untuk strategi pemasaran yang semakin efektif dan efisien.

Baca Juga :

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.