Fungsi dan Contoh Penerapan Marketing Mix 7P

contoh penerapan marketing mix 7p

Segala aspek bisnis memang tak dapat terpisahkan dari bidang marketing, Untuk mengelola marketing pun pemilik bisnis juga harus belajar dan mengimplementasikan berbagai strategi-strategi marketing untuk mengembangkan bisnisnya. Salah satunya adalah menerapkan marketing mix 7p.

Mengulas kembali sedikit, marketing mix 7p merupakan kumpulan variabel marketing yang berguna untuk mencapai tujuan marketing pada pasar yang telah ditargetkan. Salah satu yang mengenalkan istilah ini pertama kali adalah Neil Borden seorang profesor marketing Harvard pada 1948.

Marketing mix juga telah lama digunakan para pemilik bisnis di banyak negara untuk menyusun strategi marketing yang bagus dan efektif bagi sebuah bisnis. Marketing mix dapat digunakan oleh semua pemilik bisnis baik yang baru memulai maupun yang telah berjalan lama. Sebelum menuju pada contoh penerapannya berikut ini fungsi marketing mix.

Fungsi Marketing Mix

Fungsi marketing mix adalah membantu Anda dalam merumuskan strategi marketing yang efektif. Dengan merumuskan tersebut, Anda dapat mengkomunikasikan produk Anda pada target pasar yang sesuai. Selain itu, dengan merumuskan marketing mix juga meminimalisir kegagalan atau bangkrutnya sebuah perusahaan rintisan.

Contoh Penerapan Marketing Mix 7P

Berikut ini contoh penerapan marketing mix 7p yang bisa menjadi acuan atau sebagai bahan pembelajaran untuk mengembangkan bisnis Anda.

Contoh di bawah ini merupakan contoh fiktif PT Aneka Tas Indonesia

Menentukan Produk

PT Aneka Tas Indonesia baru saja melakukan riset pasar dan menemukan beberapa fakta berikut ini:

  • Masalah yang dihadapi konsumen: masyarakat Indonesia kekurangan jenis tas dengan merek lokal dan lebih dominan dengan berbagai merek luar negeri atau impor.
  • Solusi produk yang ditawarkan: PT Tas Indonesia memberikan solusi masalah tersebut dengan menghadirkan tas merek lokal yang lebih murah dengan kualitas terbaik
  • Bagaimana menggunakan produk tersebut: cara menggunakannya sama dengan tas lainnya.
  • Keunikan produk: bahan-bahan tas kulit didatangkan langsung dari berbagai kota di Indonesia sehingga memiliki ciri khasnya masing-masing. Kualitasnya terbaik dan masih memiliki harga yang murah.

Baca Juga:

Menetapkan Harga Produk

Biaya keseluruhan (Total Fixed Cost) memproduksi tas adalah Rp50.000.000. Perusahaan akan memproduksi 500 tas. Biaya pembuatan per unit adalah Rp75.000. Sehingga Break Even Price PT Tas Indonesia adalah (50.000.000/500)+75.000= 175.000.
Jadi Break Even Price PT Tas Indonesia adalah Rp175.000

Tempat Berjualan

PT Tas Indonesia menggunakan metode online untuk menjual berbagai produk tas. Metode online seperti mendaftar pada berbagai e-commerce di Indonesia, membuat website, dan memaksimalkan media sosial. Selain itu PT Tas Indonesia membuka dua toko offline yang berada di Surabaya dan Sidoarjo.

Strategi Promosi

PT Tas Indonesia memiliki target pasar anak muda, wanita dewasa, hingga para ibu-ibu. Agar menjangkau target pasar, PT Tas Indonesia merancang strategi promosi khususnya mengoptimalkan media sosial dan memanfaatkan blog untuk menjaring trafik organik.

Memberikan Physical Evidence

PT Tas Indonesia juga akan mempersiapkan logo, brosur, souvenir, dan bentuk physical evidence lainnya untuk membuktikan keberadaan Niaga Shoes.

Menjaring SDM

PT Tas Indonesia membutuhkan beberapa SDM utama yang akan mendukung keberlangsungan perusahaan seperti desainer tas, tim HR dan office operation, tim marketing, customer service, dan finance. Untuk desainer PT Tas Indonesia sangat selektif dalam memilih desainer tas yang mampu mengikuti trend dan memiliki jiwa seni yang tinggi.

Membuat SOP

Perusahaan akan membuat SOP agar memudahkan perencanaan produk hingga sampai pada pelanggan. SOP memastikan bahwa semua produk memiliki kualitas sama.

Itulah contoh penerapannya. Kita tahu bahwa marketing mix memiliki dua jenis yatiu marketing mix 4p dan marketing mix 7p. Lantas apa yang membedakannya?

Baca Juga:

Perbedaan Marketing Mix 4P dan Marketing Mix 7P

perbedaan marketing mix 7p dan 4pPerbedaan kedua strategi ini terlihat dari elemen yang rumusannya. Jika marketing mix 4p memiliki elemen product, price, place, dan promotion, maka 7p akan menambahkan elemen physical evidence, process, dan people. Dapat dikatakan marketing mix 7p memiliki elemen yang lebih detail dan mendalam untuk analisis mengenai kondisi pasar. Kombinasi elemen yang terdapat pada 7p berguna untuk memenuhi keinginan, memuaskan klien, memenuhi kebutuhan dan berpatokan pada lingkungan eksternal dan internal pasar. Untuk penjelasan ketiga elemen tambahan pada 7p dapat menyimak poin berikut ini.

  • Physical Evidence, yaitu penampilan fisik baik bagi bangunan, logo, interior, produk dan lain sebagainya yang akan mempengaruhi suasana hati konsumen yang mana harus dibuat semenarik mungkin.
  • People, yaitu semua SDM yang terlibat pada bisnis
  • Process, dapat dikatakan sebagai SOP atau langkah-langkah yang dilakukan antara penjual dan konsumen yang berupa pelayanan serta proses transaksi. Layanan terbaik akan memberikan hasil yang memuaskan dan kunci agar konsumen tetap menggunakan produk Anda.

Manfaat Bauran Pemasaran untuk Bisnis Anda

Dengan berbagai elemen yang kompleks tersebut tentu marketing mix memberikan manfaat untuk sebuah bisnis. Manfaat tersebut antara lain:

Alokasi sumber daya yang bijaksana

Dengan konsep marketing mix, Anda mengetahui seluruh elemen dalam pemasaran sehingga sumber daya yang digunakan akan menyesuaikan elemen lainnya.

Alokasi tanggung jawab

Anda dapat membagi tugas pemasaran yang sesuai dan seimbang. Marketing mix akan menghasilkan jobdesk yang bervariasi karena penggabungan variabel-variabel tersebut. Anda dan tim pun dapat mengalokasikan tanggung jawab tiap orang dalam tim Anda sesuai dengan jobdesk dan kemampuan yang dimiliki.

Sederhana

Marketing mix menyederhanakan dan menyatukan berbagai kegiatan pemasaran menjadi satu sehingga lebih mudah untuk dikelola.

Menyatukan Komunikasi

Anda dapat belajar mengenai bagaimana menjadikan komunikasi antar tim.

Baca Juga: 

Mampu menganalisa keuangan

Anda harus mengetahui bagaimana arus biaya dan pendapatan sesuai dengan situasi yang terjadi. Berbagai elemen marketing mix yang berjalan membuat Anda akan lebih pintar dalam mengalokasikan keuangan. Sehingga nantinya dapat membiayai berbagai kebutuhan dan tetap menghasilkan keuntungan.

Namun dibalik manfaat dan kelebihannya, marketing mix juga memiliki beberapa kekurangan seperti:

  • Lebih berorientasi pada internal bisnis sehingga tak mempertimbangkan perilaku konsumen
  • Tidak membahas mengenai hubungan konsumen dengan brand experience
  • Menganggap konsumen sebagai pihak pasif yang tak memungkinkan untuk melakukan interaksi.

itulah penjelasan ringkas mengenai penerapan marketing mix 7p, perbedaannya dengan marketing mix 4p dan manfaatnya. Sebagai pemilik bisnis tentu Anda membutuhkan berbagai strategi marketing yang penting untuk mengembangkan bisnis. Tak hanya merumuskan marketing mix tapi juga digital marketingnya. Anda dapat memanfaatkan layanan digital marketing agency untuk membantu merancang berbagai strategi terbaik untuk perusahaan Anda.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis. Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.