3 Manfaat Marketing Campaign Untuk Sebuah Bisnis

marketing campaign

Apakah kamu sedang menjalankan sebuah bisnis baru? Mungkin kamu perlu mengetahui tentang pentingnya Marketing Campaign untuk perkembangan sebuah bisnis baru.

Pada iklan di televisi seringkali kita menemukan slogan yang cukup familiar meskipun iklan tersebut sudah tidak muncul lagi. Misalnya : Indomie seleraku, Aku dan kau suka dancow dan lain-lain.

Dan inilah yang disebut dengan kekuatan dari marketing campaign yang akan kita bahas dibawah ini.

Pengertian Marketing Campaign

Marketing campaign atau disebut juga dengan kampanye pemasaran adalah strategi dalam mempromosikan suatu aspek tertentu dari bisnis. Contohnya untuk meningkatkan brand awareness atau agar bisa mendapatkan feedback konsumen.

Untuk marketing campaign ini sebenarnya bukanlah strategi utama untuk pemasaran suatu brand. Namun hanya bagian kecil dari strategi pemasaran.

Misalnya untuk mempromosikan dalam menyambut event tertentu misal event gajian di marketplace, promo hari raya, cuci gudang dan lain-lain.

Secara umum marketing campaign ini dijalankan dengan menggunakan berbagai media yang disesuaikan dengan tujuan. Contohnya melalui email, selebaran, baliho, televisi dan lain-lain.

Baca Juga :

3 Manfaat Marketing Campaign

Apabila masih ragu dalam penerapan kampanye pemasaran ini maka Anda bisa melihat dulu manfaat dari marketing campaign dibawah ini.

1. Membuat Brand Populer

Contohnya bisa kita lihat dari marketing campaign yang dijalankan oleh Mastin Group yaitu “kulit manggis kini ada ekstraknya”. Pada saat iklan tersebut tayang di televisi, masyarakat di Indonesia mengenal apa itu produk Mastin Good.

Jadi dengan menjalankan kampanye pemasaran ini maka bisa untuk meningkatkan brand awareness yang membuat bisnis kita menjadi makin populer.

Apalagi jika bisnis yang Anda jalankan anti-mainstream serta memiliki slogan yang catchy pasti brand Anda akan cepat viral seperti Mastin Good.

2. Mendapatkan Leads

Jika produk yang Anda miliki sudah populer pastinya akan banyak yang tertarik pada produk yang Anda jual.

Dalam dunia bisnis orang-orang tersebut dinamakan dengan lead yang memiliki potensi besar agar bisa jadi pelanggan nantinya.

Dan pada umumnya mereka juga akan memberikan kontaknya secara sukarela agar tidak ketinggalan mengenai info yang terbaru dari brand Anda.

Dan kemudian informasi kontak tersebut bisa Anda manfaatkan untuk berbagai hal. Misalnya dengan menghubunginya sekaligus memberitahukan promo yang sedang berlangsung, memberikan diskon dan lain-lain.

Sehingga dalam mendapatkan leads ini tentunya akan memiliki pengaruh yang positif bagi keberlangsungan bisnis Anda.

3. Menambah Jumlah Penjualan

Makin banyak leads yang kita dapatkan maka akan semakin banyak pula kemungkinan kita untuk mendapatkan konsumen. Sehingga ini juga akan memiliki efek penjualan serta profit juga akan meningkat.

Dan tentunya hal itu merupakan tujuan dari kita menjalankan bisnis. Dan dengan kampanye pemasaran ini maka menjadi salah satu jalan bagi kita untuk mencapai tujuan tersebut.

Cara Membuat Marketing Campaign yang Sukses

Disini kita akan membagi marketing campaign ini dalam empat tahapan yaitu perencanaan, penerapan, cara untuk mendapatkan konsumen serta analisis.

Perencanan Marketing Campaign

Untuk tahapan yang pertama ini sangatlah penting. Karena pada tahap ini kita akan mendapatkan gambaran mengenai langkah yang harus dilakukan agar bisa meningkatkan kampanye pemasaran yang sedang dijalankan.

1. Apa Tujuan Anda?

Sebelum Anda memulai kampanye pemasaran ini harus menanyakan ke diri sendiri dulu alasan dalam menjalankan kampanye ini. Dengan memiliki tujuan yang jelas maka akan bisa memudahkan langkah kita kedepannya.

Jika Anda sudah menentukan tujuan marketing campaign ini maka kita akan ubah tujuannya agar menjadi lebih spesifik lagi. Agar bisa melakukan hal ini maka kita juga bisa gunakan formula SMART.

SMART atau singkatan dari Specific, Measurable, Attainable, Relevant and Timely. atau dengan kata lain bahwa tujuan harus lebih spesifik (S), bisa diukur (M), bisa dicapai (A) serta relevan (R) kemudian memiliki jangka waktu (T).

Tak mudah memang untuk membuat tujuan dengan menggunakan formula SMART. Akan tetapi langkah ini juga sangat penting agar kita bisa mengetahui tujuan pastinya, lalu tahu jalan yang harus diambil.

Sehingga kita juga harus benar-benar meluangkan waktunya untuk memikirkan tujuan tersebut.

2. Bagaimana Cara Mengukur Hasil Marketing Campaign?

Tentunya jawabannya akan berbeda dan tergantung dari tujuan marketing campaign yang Anda jalankan.

Untuk itu, kita akan berikan contoh metrik untuk mengukur kampanye pemasaran yang Anda jalankan :

  • Mempromosikan produk atau jasa baru : bisa diukur dengan jumlah pre order, jumlah pembelian atau CTR.
  • Meningkatkan brand awareness: Bisa dihitung dengan jumlah followers pada media sosial, jumlah traffic website setiap bulan, jumlah liputan pada situs berita.
  • Mendapatkan feedback dari konsumen : dihitung dari jumlah mention pada media sosial, jumlah partisipan survey serta jumlah review konsumen.
  • Peningkatan pendapatan : bisa dihitung dari jumlah conversation rate, leads dan penjualan
  • Mengumpulkan user generated Content ; dihitung dari jumlah followers, jumlah partisipan yang ada di media sosial
  • Mengingatkan engagement : dihitung dari jumlah komentar yang ada di blog, jumlah share artikel, kemudian jumlah share media sosial dan lain-lain.
  • Mengiklankan event yang akan datang : dihitung dari jumlah booking, tiket yang terjual, mention pada media sosial serta ulasan yang ada pada situs berita

3. Siapa Target Audiens Anda?

Pesan yang ingin disampaikan melalui kampanye pemasaran ini tentunya akan berbeda tergantung dari target audiens kita. Menjadi tidak puas rasanya jika kita ingin meningkatkan jumlah follower instagram namun ternyata target audiens kita pengguna LinkedIn.

Baca Juga :

4. Cara Membuat Konsep Marketing Campaign

Didalam pembuatan konsep marketing campaign ini, kita juga harus melakukan kerjasama dengan tim yang lainnya. Jadi bukan hanya proyek tim marketing saja. Namun mengandalkan kerjasama antar divisi pada keseluruhan lini di bisnis Anda.

membuat marketing campaign sukses

Menerapkan Marketing Campaign

Dalam melakukan tahapan ini maka sangat berkaitan dengan audiens yang kita miliki. Terutama dalam hal mengenai apa serta kapan audiens melihat campaign kita.

1. Bagaimana Anda Menjangkau Audiens

Media yang nantinya akan kita pilih merupakan penentu kampanye pemasaran ini bisa sukses atau tidak. Sehingga kita juga harus mengetahui media apa yang memiliki performa terbaik yang bisa untuk menjalankan marketing campaign.

2. Bagaimana dan Kapan Anda Menjalankan Marketing Campaign

Untuk menjalankan kampanye pemasaran ini juga sangat berkaitan erat dengan timing. Timing yang tidak tepat menjadikan kampanye pemasaran kita tidak akan dilirik publik.

Dan disini kita bisa gunakan Google trends yang bisa membantu kita dalam mengetahui topik yang sedang banyak dibicarakan.

Mendapatkan Konsumen Lewat Marketing Campaign

Jika Anda sudah melakukan kampanye untuk menjangkau target audiens maka langkah berikutnya yaitu bagaimana cara mengubah mereka agar bisa menjadi konsumen kita?

1. Bagaimana membuat Konsumen Mau Melakukan Sesuatu

Untuk apa melakukan kampanye yang dilihat banyak orang namun jumlah pembelian produknya tak sampai jumlah yang likes tadi. Tentunya akan membuat kita kecewa.

Untuk itulah kita perlu melakukan tiga hal yaitu call of action, landing page, lead form.

2. Bagaimana Cara Mengetahui Kesuksesan Marketing Campaign

Poin ini hanya akan memberikan kita tentang gambaran umumnya saja. Metrik yang Anda lihat pada kampanye pemasaran ini tergantung dari jenis kampanye yang dijalankannya, media yang dipilih serta tujuan dari marketing campaign.

Analisa Marketing Campaign

Tahapan selanjutnya yaitu dengan melakukan analisa. Analisa tersebut bisa didapatkan dari informasi tentang audiens, media yang digunakan serta berapa budget yang dihabiskan.

Baca Juga :

Cara mengetahui Marketing Campaign Sukses

Ini semua tergantung dari definisi Sukses menurut Anda. Sebaiknya jangan berkecil hati apabila tujuan SMART belum tercapai. Ini ada beberapa kemungkinan misalnya audiens tidak tepat, salah timing serta media yang kurang sesuai.

Perbaiki semua kesalah yang kurang tepat sehingga untuk selanjutnya kita bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal.