Green Marketing sebagai Konsep Pemasaran Berkelanjutan di Era Society 5.0

green marketing adalah

Tentunya kita tahu bahwa perkembangan teknologi memberikan pengaruh yang signifikan pada berbagai bidang kehidupan manusia. Kendati demikian, hal ini juga beriringan dengan kesadaran masyarakat untuk mendukung pembangunan berkelanjutan demi masa depan kelak. Prinsip inilah yang bisa kita temukan dalam green marketing.

Sesuai dengan namanya, strategi pemasaran yang satu ini mengusung konsep yang sama seperti sustainable marketing atau pemasaran berkelanjutan. Yaitu proses pemasaran yang memerhatikan aspek lingkungan demi masa depan. Konsep ini selaras dengan society 5.0, yang mendukung keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals).

Untuk memahami lebih jelas tentang strategi pemasaran yang satu ini, simak ulasan dari inMarketing berikut!

Apa Itu Green Marketing?

Melansir dari Small Business Chron, pemasaran hijau atau green marketing adalah proses pemasaran yang mengacu kepada lingkungan. Sehingga, secara sederhana bisa kita artikan bahwa green marketing adalah strategi yang harus memberikan keuntungan bagi lingkungan sekitarnya dan mendukung sustainability management atau manajemen berkelanjutan.

Sekilas, strategi ini hampir serupa dengan sustainable marketing, sebab keduanya sama-sama memerhatikan kelangsungan lingkungan hidup. Kendati demikian, pemasaran hijau lebih berfokus pada proses produksinya yang bersifat ramah lingkungan dan sama sekali tidak memberikan dampak negatif atau merusak.

Contohnya adalah pengembangan produk yang bebas dari bahan atau materi beracun yang bisa merusak lingkungan. Atau memproduksi produk yang terbuat dari bahan daur ulang sehingga bisa difungsikan kembali.

Baca Juga :

Green Marketing dalam Terwujudnya SDGs

Memang tak banyak perusahaan yang menerapkan strategi marketing satu ini. Sebab, hanya perusahaan yang benar-benar memerhatikan lingkungan lah yang menerapkan strategi ini. Atau mungkin perusahaan yang harus memenuhi corporate social responsibility (CSR).

digital marketing agency

Kendati demikian, strategi yang satu ini sejatinya bisa memberikan banyak sekali keuntungan atau profitabilitas bagi perusahaan. Misalnya, perusahaan yang mengusung strategi ini cenderung mendapatkan empati dari calon konsumen atau sales lead yang memiliki kesadaran tinggi terhadap lingkungan.

Sehingga, bisa kita bilang bahwa strategi ini dapat menyasar target pasar atau lead potensial dengan minat yang sama. Hasilnya, peluang untuk meningkatkan angka konversi lead atau lead conversion pun akan semakin besar. Bahkan, strategi ini juga efektif untuk meningkatkan brand loyalty dan angka pembelian berulang (repurchase rate).

Kelebihan lainnya adalah metode ini cenderung lebih menghemat biaya produksi dan biaya pemasaran, bahkan mengurangi business cost (biaya bisnis) secara keseluruhan. Hasilnya, perusahaan bisa merancang cost management plan yang lebih efisien dan efektif.

Manfaat lain adalah perusahaan turut aktif dalam penerapan society 5.0 di era marketing 5.0 seperti saat ini. Yakni suatu konsep di mana masyarakat dapat berdampingan dengan teknologi untuk memudahkan kegiatan sehari-hari, namun tetap memerhatikan aspek keberlangsungan lingkungan di masa depan.

Manfaat Penerapan Green Marketing

Perlu Anda ketahui bahwa di sejumlah negara, green marketing sudah menjadi kebutuhan. Contohnya adalah Australia, Kanada, hingga India. Di negara-negara tersebut, mereka meyakini bahwa strategi pemasaran ini sangat penting untuk kelangsungan hidup di masa depan dan generasi selanjutnya.

Selain mengedepankan kelangsungan lingkungan, penerapan green marketing pun juga dapat memberikan sejumlah manfaat. Inilah kenapa, perusahaan perlu berinvestasi di metode ini. Beberapa manfaat tersebut antara lain:

1. Menghemat Biaya

Seperti yang telah kita singgung di atas, penerapan strategi ini dapat membantu perusahaan untuk menghemat biaya. Baik itu biaya produksi, biaya pemasaran, maupun biaya bisnis secara keseluruhan.

Sebab saat menjalankan konsep ini, perusahaan wajib memastikan bahwa seluruh proses bisnis dan produksi bersifat ramah lingkungan serta hemat energi. Nah, penggunaan energi yang ramah lingkungan inilah yang bisanya akan tahan lama dalam jangka panjang. Sehingga, perusahaan pun bisa memangkas pengeluaran dan menghemat biaya.

Baca Juga :

2. Produk Cenderung Lebih Tahan Lama

Manfaat berikutnya adalah produk yang dihasilkan dari proses green marketing cenderung lebih tahan lama. Sebab, strategi produk yang melibatkan bahan-bahan ramah lingkungan memang lebih awet ketimbang produk lainnya. Ini karena biasanya produk bisa didaur ulang, berbeda dengan produk lain yang hanya bisa digunakan satu kali saja.

Alasan ini pula lah yang membuat pelanggan rela membayar lebih mahal. Bahkan berdasarkan survei ke 30 ribu orang, 55% di antaranya rela membayar lebih mahal. Sebab meskipun mengeluarkan biaya yang lebih mahal, mereka akan mendapatkan produk yang lebih tahan lama.

3. Mendukung Terwujudnya SDGs dan Society 5.0

Manfaat yang ketiga tentunya adalah mendukung terwujudnya SDGs dan Society 5.0. Ini karena metode green marketing akan mendorong pemilik bisnis maupun konsumen untuk lebih memanfaatkan sumber daya yang ada, namun tidak merusak lingkungan hidup. Contohnya adalah mencari bahan yang terbarukan, menggunakan sumber energi alternatif, dan lain sebagainya.

Dengan demikian, maka tujuan SDGs akan terwujud. Di mana beberapa di antaranya adalah Affordable and Clean Energy dan Responsible Consumption and Production. Tercapainya kedua hal tersebut akan menyokong terbentuknya masyarakat 5.0 yang ideal. Di mana tujuan utamanya adalah untuk memanfaatkan teknologi demi mencapai keseimbangan sosial, lingkungan, dan ekonomi.

Penerapan Green Marketing di Indonesia

Meskipun belum terlalu marak, namun di Indonesia sendiri sudah banyak perusahaan yang menerapkan konsep pemasaran hijau ini. Bahkan Kementerian Perindustrian mengatakan ada sekitar 69 perusahaan di Indonesia yang menerapkan strategi ini.

Perusahaan-perusahaan tersebut menerapkan prinsip 4R (reduce, recycle, reuse, dan recovery) dalam setiap proses produksinya. Termasuk meminimalisir limbah yang bisa membahayakan lingkungan hidup.

Baca Juga :

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.