5 Implementasi Educational Marketing Terbaik Beserta Contohnya

5 Implementasi Educational Marketing Terbaik Beserta Contohnya

Marketing dan pendidikan, kedua konsep proses perencanaan ini terlihat saling bertolak belakang karena masing-masing dari mereka memiliki tujuan yang berbeda. Tapi, semenjak tren digital marketing telah mempengaruhi proses bisnis, keduanya bisa saling menguntungkan dengan taktik educational marketing.

Dewasa ini, sudah banyak sekali brand penyedia produk atau layanan menyelipkan strategi pemasaran ini untuk menjaring brand awareness dari para pelanggan dan calon pelanggannya. Dan secara lebih luas, educational marketing sangat bermanfaat dalam membangun kepercayaan pelanggan (brand authority) terhadap nilai brand menggunakan pesan edukatif.

Pasalnya, pelanggan Anda saat ini hidup dalam lingkungan konsumen yang sangat digital dan sangat memuaskan. Mereka tidak akan melakukan proses bisnis, sesuai dengan marketing funnel yang Anda buat, dengan brand yang tidak mereka percayai.

Itulah mengapa Anda membutuhkan strategi marketing ini agar pelanggan mempercayai Anda sebagai perusahaan terbaik yang memikirkan kepentingan terbaik mereka. Melalui artikel ini, Anda akan menyelami dunia educational marketing yang menakjubkan dan membantu brand Anda berkembang ke arah yang lebih positif di mata pelanggan Anda.

Pengertian Educational Marketing

Sesuai namanya, EM atau Educational Marketing adalah taktik marketing yang melibatkan proses mendidik prospek pelanggan, bukan hanya sekedar menarik minat beli mereka. Jika Anda menjual produk dan layanan berteknologi tinggi, konsep EM sangat penting untuk perencanaan bisnis Anda.

Prospek pelanggan harus mendapat insight baru dalam memahami kuantitas, kualitas, dan nilai hasil yang mereka dapatkan ketika mereka menggunakan produk atau layanan brand Anda.

Jika pelanggan tidak memahami bahwa hasil yang mereka dapatkan sesuai dengan yang mereka inginkan, maka Anda mungkin tidak akan mendapatkan engagement rate. Baik untuk produk yang dijadikan obyek edukasi dan brand Anda secara keseluruhan.

Hingga saat ini, cara terbaik untuk mengedukasi prospek pelanggan Anda adalah kombinasi webinar gratis, white paper, dan/atau testimonial dari pelanggan yang sudah ada.

digital marketing agency

Educational marketing adalah metode marketing yang berkebalikan dari pemasaran tradisional yang mana Anda lakukan melalui pesan berbasis penjualan. Sebab, saat Anda melakukan strategi branding perusahaan dengan membagikan informasi dan fakta penting yang membantu pelanggan membuat keputusan pembelian yang baik, mereka akan lebih “mendengarkan” Anda dan bersedia terhubung dengan brand Anda.

Baca Juga:

5 Implementasi Educational Marketing Terbaik

implementasi marketing edukasi

Pada dasarnya, ada beberapa penerapan aau praktik terbaik agar brand Anda dapat menerapkan marketing ini. Melansir artikel Forbes, berikut ini cara atau tahapan yang penting untuk Anda perhatikan dalam menerapkan marketing edukasi.

1. Pengetahuan Adalah Kunci

Ibaratkan perusahaan Anda bergerak di bidang industri jasa keuangan.

Sebelum digital marketing menjadi strategi andalan bisnis modern saat ini, Anda bisa dengan mudah mengekspansi bisnis dengan teknik traditional marketing. Namun, setelah digital marketing menjadi tren, proses pemasaran tradisional yang Anda andalkan tidak lagi mampu menarik calon pelanggan menjadi pelanggan loyal Anda.

Sebab, perusahaan Anda kurang menerapkan pendekatan berbasis edukasi yang menyebabkan adanya kesenjangan antara pemahaman konsumen dan profesional business Anda. Dalam rangka mengisi kekosongan tersebut, Anda harus menyelipkan informasi melalui konten marketing yang edukatif, bukan hanya sekedar direct marketing saja.

Mempertahankan kehadiran dan hubungan edukatif dengan pelanggan Anda adalah elemen penting dalam lini bisnis apapun agar tetap relevan hingga saat ini dan untuk seluruh pelanggan Anda. Beri mereka lebih dari apa yang mereka harapkan dan selalu berikan lebih sehingga Anda dapat membangun hubungan yang lebih kuat antara produsen-konsumen.

2. Berpikirlah Seperti Calon Pelanggan Anda

Anda perlu memahami pikiran dan opini pelanggan Anda lalu mencari tahu jawaban atas pertanyaan yang mereka miliki. Untuk menarik prospek pelanggan yang berkualitas, Anda perlu mencari tahu cara penyelesaian terbaik atas pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Ketika Anda telah mencari jawabannya, Anda dapat menggunakannya sebagai dasar untuk pesan educational marketing Anda.

Di samping itu, Anda perlu memberikan informasi edukasi terkait produk atau bisnis brand Anda yang akan menarik dan membantu prospek pelanggan Anda dapat menemukan jawaban atau solusi, memecahkan masalah, lalu memungkinkan mereka membuat keputusan yang lebih baik.

Mulai dari keputusan engage dengan brand Anda atau melakukan transaksi pembelian produk atau layanan Anda.

Baca Juga:

3. Identifikasi Touch Point

Sekarang Anda perlu mengembangkan perencanaan untuk menyampaikan pesan edukasi yang dikemas berulang kali. Anda perlu mengidentifikasi titik sentuh atau media channel marketing sesuai karakteristik pelanggan Anda. Misalnya melalui iklan tertarget, website, teknik word of mouth, ulasan website, teknik conversational, dan panggilan telepon.

Setelah Anda mengidentifikasi touch point pelanggan, Anda perlu menawarkan pesan Anda melalui setiap titik kontak secara konsisten. Maksudnya, Anda perlu membuat konten untuk educational marketing secara rutin, misal per minggu, per bulan, atau bahkan per hari. Dengan begitu, pelanggan Anda bisa memiliki pilihan andalan di mana mereka harus mencari jawaban atas pertanyaannya.

4. Kembangkan Pesan yang Memicu Respon

Educational marketing tidak hanya dimaksudkan untuk melakukan pemasaran bisnis dengan memberikan informasi, melainkan Anda juga harus memiliki pesan yang memicu respon dari pelanggan Anda.

Contohnya, Anda perlu menyusun headline atau judul dan penawaran yang menarik. Bagian ini harus menjadi sesuatu yang mewakili tantangan, masalah, dan tujuan pelanggan dalam mencari solusi.

Jika Anda belum tahu apa yang pelanggan butuhkan dari Anda, coba lakukan survei pelanggan sederhana. Mengapa pelanggan ingin terhubung dengan Anda? Masalah apa yang bisnis Anda pecahkan untuk mereka?

Setelah Anda memiliki pendekatan berdasarkan jawaba-jawaban survey tersebut, Anda dapat menyampaikan pesan itu melalui banyak media seperti video, posting blog, LMS, laporan tertulis, CD atau DVD, dan bahkan bisa Anda sampaikan secara langsung melalui seminar sebagai bentuk event marketing.

5. Tambahkan Value Bisnis di Setiap Kesempatan

Educational Marketing berarti memberikan pelanggan apa yang mereka inginkan, seperti saran dan pengetahuan tanpa mengharapkan imbalan apapun. Setelah Anda memberi mereka informasi, hindari memberikan promosi penjualan. Alih-alih mengundang mereka ke acara yang bisnis Anda adakan, arahkan mereka ke website atau LMS Anda untuk mengunduh laporan atau e-book gratis, konsultasi telepon gratis, white paper, dan lain-lain.

Contoh Brand yang Menggunakan Educational Marketing

Contoh Brand yang Menggunakan Educational Marketing

Jika Anda berpikir untuk berinvestasi dalam penggunaan metode marketing ini, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan riset pasar. Di luaran sana sudah ada banyak perusahaan terkenal yang memanfaatkan pemasaran pendidikan dan membuat konten edukasi bermanfaat yang pelanggan inginkan. Berikut adalah beberapa contohnya:

1. HubSpot: Membangun Akademi Inklusif

Melalui Program Mitra Pendidikannya, akademi HubSpot menawarkan kesempatan kepada para edukator dan profesor dari berbagai perguruan tinggi untuk mengakses sumber daya inbound marketing dan sales education (panduan, template, e-book, webinar). Sebagai anggota akademi, mereka dapat menggunakan perangkat lunak HubSpot secara gratis dan menjadi bagian dari komunitas yang dinamis.

2. Indium: Website Blog yang Powerful

Enam bulan setelah peluncuran blog mereka ‘One Engineer to Another’, Indium Corporate telah memperoleh peningkatan luar biasa hingga menembus 600% dalam prospek pelanggan mereka.

Blog mereka menawarkan konten berharga kepada audiens melalui artikel dan video yang memberikan jawaban atas banyak topik teknis sambil menampilkan berbagai produk mereka.

Meskipun berfokus pada topik khusus, blog ini berhasil memberikan informasi yang mendalam dan memulai percakapan secara efektik dengan audiensnya.

3. Apple: Membuat Serangkaian Video Tutorial

Campaign sekligus produk dari Apple yang bernama “Today at Apple at Home” menyajikan serangkaian video tutorial yang dilakukan oleh tim Creative Pro internal Apple.

Sesi video edukasi ini bertujuan untuk memberikan tips dan trik tentang bagaimana Anda bisa berkreasi di rumah dengan terlibat langsung dalam proyek yang menyenangkan.

Misalkan video tutorial “Cara menggambar gambar lucu dengan iPad” atau “Cara membuat video yang lebih sinematik dengan iPhone”. Dengan begitu, konsumen brand Apple memiliki banyak sumber daya yang tersedia untuk mereka pelajari secara gratis, kapanpun, dan dimanapun.

4. Digital Ocean: Menyusun Konten Tutorial Teknis Bagi Pemula Secara Detail

Jika Apple gencar membuat konten edukasi untuk marketing berupa video, lain halnya dengan perusahaan application server Digital Ocean.

Mereka membuat serangkaian panduan berbasis teks dalam bentuk blog website hingga white paper yang lengkap dan mendetail. Umumnya, Digital Ocean akan membahas tentang teknologi, cloud computing, dan bahkan jenis marketing.

Selain panduan, Digital Ocean menyediakan forum Q&A dan layanan customer service profesional untuk memfasilitasi kebutuhan pelanggan dalam menemukan jawaban atas brand Digital Ocean.

Terapkan Educational Marketing Untuk Bisnis Anda Sekarang

Cara paling efektif untuk membuat audiens membeli produk atau layanan Anda adalah dengan menyediakan konten awal yang luar biasa yang dirancang untuk menciptakan kebutuhan khusus dan memberikan value.

Dengan menawarkan informasi edukatif gratis berwujud white paper blog, media sosial dan titik poin lain kepada calon pelanggan, Anda akan menambah nilai perusahaan Anda sebagai pihak yang tepercaya. Dengan begitu, pelanggan akan memikirkan Anda saat mereka membutuhkan bantuan.

Kembangkan bisnis berdasarkan integritas dengan menggunakan educational marketing. Di samping itu, tetaplah relevan dan terus temukan cara untuk membantu pelanggan ideal Anda memecahkan masalah mereka atau mencapai tujuan mereka.

Baca Juga:

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.