Cara Mengoptimalkan Lead Generation Yang Efektif

lead generation adalah

Apakah kamu pernah mendengar istilah Lead Generation? Jadi apa itu Lead Generation? Mengapa Lead Generation penting untuk sebuah bisnis? Bagaimana cara mengoptimalkan Lead Generation? Artikel ini akan menjelaskan Kamu secara detail tentang Lead Generation.

Bayangkan, Kamu akan menikmati makan siang yang merupakan makanan favoritmu, tapi tiba-tiba ada panggilan telepon masuk, telemarketing berbicara : “Halo selamat siang, saya menelepon dari perusahaan… karena saya telah menerima informasi dari…. Apakah bapak/ibu berkenan untuk berbicara dengan saya selama beberapa menit?”

Jika Kamu benar-benar tidak membutuhkan layanan ini, kamu mungkin akan merasa sangat tidak nyaman dan terganggu, lalu segera menjawab tidak tertarik dan matikan telepon. Segera, departemen Marketing menerima feedback dari Telemarketing bahwa lead nya tidak berkualitas. Telemarketing mungkin merupakan departemen yang paling tertekan di perusahaan karena berada di bawah tekanan dari pelanggan dan di bawah tekanan dari atasan dan departemen lain.

Karena itu dengan mengetahui cara mengoptimalkan Lead Generation, bisnis atau perusahaan mu dapat mengatasi masalah ini dengan baik. Lalu apa itu Lead Generation? Dan bagaimana cara mengoptimalkan Lead Generation dengan efektif? Semua jawaban tentang Lead Generation akan kami jelaskan di bawah ini.

Apa itu Lead?

Sebelum mencari tahu apa itu Lead Generation, mari kita lihat dulu apa itu definisi dari Lead.

Lead dianggap sebagai pelanggan yang menunjukkan minat pada produk atau layanan bisnis dalam berbagai bentuk seperti: memesan langsung, meninggalkan informasi kontak, atau mendaftar untuk menghadiri seminar bisnis.

Dengan demikian, Lead dianggap sebagai pelanggan potensial dan siap untuk melakukan interaksi dengan telemarketing.
Sumber lead dapat berasal dari: lalu lintas situs website, orang yang berlangganan email newsletter, formulir pendaftaran, webinar, unduhan e-book atau dokumen dari situs web yang kamu miliki.

Contohnya seseorang meninggalkan informasi kontak pada formulir pendaftaran untuk menerima penawaran tentang layanan perawatan kulit. Dari perusahaan kecantikan dan spa yang membuat konten tentang layanan perawatan kulit.

Perusahaan akan mempertimbangkan seseorang yang telah mengisi formulir pendaftaran sebagai pelanggan potensial. Mereka akan menerima pesan atau telepon dari telemarketing tentang promosi layanan yang mereka minati sebelumnya.

Pada saat ini, pesan dan panggilan telepon dari telemarketing akan dengan mudah diterima pelanggan. Karena pelanggan tersebut sebelumnya telah bersedia menerima informasi tentang pelayanan atau produk yang ditawarkan sebelumnya daripada menelepon seseorang tanpa adanya interaksi sebelumnya.

Baca Juga :

Apa itu Lead Generation?

Lead Generation adalah proses menarik dan mengubah perilaku pengguna Internet dari mereka yang memiliki Kesadaran 0 menjadi mereka yang Tertarik tentang bisnis, menurut HubSpot

Itulah definisi Lead Generation HubSpot, Perusahaan pengembang perangkat lunak Marketing dan CRM. Singkatnya, Lead Generation merupakan proses untuk menghasilkan lead, proses menarik perhatian pelanggan dan mengubah pelanggan dari orang yang tidak mengetahui menjadi orang yang tertarik dengan produk atau layanan suatu bisnis.

Beberapa metode yang umum digunakan untuk membuat Lead Generation meliputi: Artikel blog, Voucher, acara langsung, Youtube Marketing, Tiktok Marketing, dan lainnya.

Cara mengoptimasi Lead Generation

Perbedaan Marketing Qualified Lead dan Sale Qualified Lead

Marketing Qualified Lead (MQL)

Marketing Qualified Lead merupakan audiens yang lebih cenderung membeli daripada pelanggan potensial lainnya. Mereka dievaluasi oleh departemen Pemasaran berdasarkan interaksi mereka dengan merek.

Setiap perusahaan akan memiliki kriteria evaluasi sendiri, mengingat objek mana yang memenuhi syarat untuk melakukan MQL.
Setelah dievaluasi sebagai MQL, pelanggan ini akan diarahkan ke proses pembelian untuk mengambil langkah selanjutnya.

Sale Qualified Lead (SQL)

Sale Qualified Lead merupakan lead yang diteliti dan dievaluasi terlebih dahulu oleh departemen Pemasaran dan kemudian oleh departemen Penjualan, untuk diarahkan ke tahap selanjutnya dalam proses penjualan.

Departemen penjualan akan memiliki rencana, rencana untuk mengurus dan membujuk SQL untuk membantu meningkatkan tingkat konversi dari pelanggan potensial ke menjadi pembeli.

Baca Juga :

Pentingnya Lead Generation

Lead Generation merupakan awal dari model Inbound Marketing. Ini artinya bahwa proses terjadi ketika Kamu menarik audiens berdasarkan konten yang telah kamu publikasikan, kemudian dikonversi menjadi lead dan diakhiri dengan penjualan, dan diakhiri menjadi pelanggan.

Jika proses ini berjalan dengan benar, kamu akan berhasil membawa konsumen ke tahap closing.

Dengan Lead Generation, Kamu dapat secara bertahap memperkecil basis pelanggan Kamu. Mereka adalah orang-orang yang paling mungkin berbisnis dengan bisnismu. Dibandingkan menghabiskan banyak waktu dan uang untuk menargetkan secara luas atau mencapai setiap pangsa pasar di setiap segmen, Lead Generation akan membantu Kamu menentukan target audiens yang tepat.

Manfaat Lead Generation adalah sebagai berikut:

  • Membantu mengklasifikasikan pelanggan secara efektif
  • Membantu mempersempit saluran pelanggan potensial
  • Menciptakan perjalanan proses pembelian pelanggan yang lebih sempurna

Proses Menghasilkan Lead Generation

Lead Generation merupakan tautan penting dalam Inbound Marketing dan Digital Marketing. Untuk cara mengoptimalkan lead generation, Kamu perlu memperhatikan 3 hal ini:

  • Mengetahui cara agar orang mau mengunjungi website Kamu miliki
  • Ketahui dari mana pengunjung web berasal sebelum mengubahnya menjadi pembeli
  • Memberi Visitor (pengunjung) banyak pilihan atau alasan kuat agar menjadi calon pelanggan

Cara mengoptimasi Lead Generation Yang Efektif

Cara mengoptimasi Lead Generation dapat diringkas melalui langkah-langkah berikut:

  1. Visitors (pengunjung) menemukan, mempelajari tentang bisnis mu melalui website, Blog atau jejaring sosial
  2. Visitors ini akan mengklik Call-to-Action (CTA) yang bisa berupa gambar, tautan, atau pesan.
  3. CTA tersebut akan mengarahkan visitor ke Landing Page (halaman yang telah dirancang dengan berisi informasi penawaran produk atau layanan). Di Landing Page ini akan ada informasi yang dibutuhkan Visitor. Di dalam landing page kamu bisa memasukan konten seperti Ebook, Kursus online, Template atau Voucher, dan lainnya. Dan sebelum visitor mendapatkan konten tersebut, mereka harus memberikan informasi pribadi seperti nama, nomor telepon, alamat email atau informasi lainnya.
  4. Setelah Visitors mengisi Form Informasi untuk menerima Offer dari Landing Page yang telah kamu buat, sudah pasti Lead yang didapatkan berkualitas sangat tinggi.

Cara Mengukur Kualitas Lead Generation

Terakhir, yang tidak kalah pentingnya, kami perlu menegaskan kembali tentang kualitas Lead yang didapatkan. Sebagaimana dinyatakan dalam konsep MQL dan SQL, jika Kamu menginginkan prospek berkualitas tinggi, Kamu perlu mengukur skor minat lead yang didapatkan.

Lead Scoring dapat didasarkan pada tindakan yang mereka ambil, informasi yang mereka berikan, keterlibatan mereka dengan merek bisnis Kamu, atau kriteria lainnya. Misalnya, Kamu mungkin menilai seseorang lebih tinggi jika mereka sering berinteraksi dengan bisnismu di media sosial, atau jika demografi mereka cocok dengan yang Kamu targetkan.

Baca Juga :

Semakin tinggi Lead Scoring, semakin mungkin mereka untuk menjadi lead yang memenuhi syarat untuk menutup Penjualan (Sales Qualified Lead – SQL). Skor dan kriteria adalah hal-hal yang mungkin perlu Kamu perhatikan sampai kamu menemukan formula yang tepat. Setelah kamu menerapkan tips ini, Nantinya Kamu akan bisa merubah Lead Generation menjadi Customer Generation.

Lead Generation ini erat hubunganya dengan proses Growth Hack Marketinginbound marketing360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing dimana perusahaan bisa menjawab percepatan pertumbuhan pelanggan yang drastis.