Memanfaatkan Lead Nurturing Email untuk Tingkatkan Konversi

lead nurturing email adalah

Dalam dunia marketing, lead nurturing email tentunya tak lagi menjadi istilah yang asing di telinga. Sesuai dengan namanya, maksud dari istilah ini adalah memanfaatkan penggunaan email marketing dalam proses lead nurturing untuk meningkatkan angka konversi pelanggan.

Pada dasarnya email marketing berguna untuk membantu marketer menjalin dan menjaga hubungan dengan customer. Hubungan yang terjaga akan membuat pelanggan terus mengingat brand Anda, bahkan bisa meningkatkan brand authority.

Oleh sebab itu, email marketing juga dapat Anda gunakan untuk mengembangkan proses nurturing, yaitu tahapan di mana Anda harus menarik perhatian calon pembeli hingga nantinya menjadi pelanggan.

Lantas, bagaimana cara menerapkannya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Apa Itu Lead Nurturing Email?

Melansir dari Sendplus.com, lead nurturing email adalah email yang dikirimkan oleh marketer untuk menuntun leads dari tahap consideration menuju decision dalam keseluruhan proses marketing funnel.

Funnel adalah tahapan yang dilalui oleh pelanggan potensial agar merujuk keputusan untuk membeli. Proses ini melalui beberapa tahapan seperti mengenal produk, melakukan pertimbangan pembelian sampai keputusan membeli produk atau tidak.

Sedangkan leads adalah sekumpulan pelanggan yang menanggapi atau menunjukkan minat pada produk bisnis yang berpotensi untuk membeli produk atau layanan yang Anda tawarkan.

Artinya, marketer dapat memanfaatkan email sebagai kampanye pemasaran atau campaign agar leads mendapatkan informasi terbaru tentang produk yang Anda jual. Hingga nantinya mereka memutuskan untuk membeli produk Anda.

Campaign adalah strategi dalam mempromosikan suatu aspek tertentu dari bisnis. Dalam hal ini yaitu mempromosikan produk atau jasa Anda melalui email marketing.

Melalui strategi ini, Anda harus bisa mempersiapkan dan membujuk leads tahap demi tahap untuk akhirnya membeli produk yang Anda tawarkan. Ingatlah bahwa proses ini lebih berfokus pada pemberian informasi yang tujuannya membuat leads tertarik dengan produk atau jasa, alih-alih melakukan hard selling.

Dengan demikian, selain menarik perhatian leads, strategi ini juga sekaligus dapat meningkatkan branding. Branding adalah kumpulan kegiatan komunikasi dari perusahaan untuk membangun dan membesarkan brand.

Manfaat Lead Nurturing Email

Lead nurturing email memiliki peran penting dalam menarik emosi leads. Karena selain dapat berinteraksi langsung dengan pelanggan dan membangun relationship marketing, strategi pemasaran ini juga bisa meningkatkan customer experience.

Customer experience adalah pengalaman yang didapat pelanggan setelah berinteraksi dengan bisnis kita. Dengan membangun interaksi dengan pelanggan, maka mereka pun akan merasa bahwa Anda memperhatikan pendapat dan kepuasan customer.

Maka bukan hal yang mustahil apabila nantinya angka konversi pun meningkat. Bahkan, bisa juga mereka menjadi pelanggan setia.

Selain itu, ada pula beberapa manfaat lain yang Anda dapatkan dengan menggunakan lead nurturing email, yaitu:

  • Peningkatan penjualan. Menurut Invespro, strategi ini menghasilkan 50% penjualan lebih banyak daripada yang tidak.
  • Penghematan biaya. Strategi ini memiliki salah satu ROI tertinggi dalam digital marketing campaign. ROI atau return on investment adalah rasio yang menunjukkan hasil dari jumlah aktiva yang digunakan dalam perusahaan atau suatu ukuran tentang efisiensi manajemen.
  • Opsi otomatisasi. Anda dapat mengatur serangkaian email satu kali, dan setiap pelanggan baru akan menerima email secara otomatis.

Baca Juga :

Bagaimana Cara Menerapkan Lead Nurturing Email?

cara menerapkan lead nurturing email

Setelah mengetahui manfaat penggunaan lead nurturing email, lantas bagaimana cara penerapannya? Berikut kami telah merangkum tips dalam memanfaatkan email marketing untuk lead nurturing:

Lakukan Kualifikasi pada Leads

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah melakukan kualifikasi pada leads dengan mencari tahu informasi pelanggan.

Setiap kali seseorang berlangganan email, meminta informasi tentang pelanggan dapat membantu Anda dalam memberikan STP kepada pelanggan. Pengertian STP yaitu strategi yang terbagi menjadi tiga tahapan pemasaran, yakni Segmentation, Targeting, dan Positioning.

Carilah informasi yang relevan, lalu gunakan informasi yang Anda dapat tersebut untuk memberikan sesuatu yang pelanggan inginkan atau butuhkan.

Lakukan Segmentasi

Segmentasi email marketing akan membantu Anda dalam menyusun strategi agar menjadi lebih efektif.

Prose segmentasi ini dapat berupa jenis kelamin, usia, lokasi atau apapun informasi yang Anda butuhkan yang sesuai dengan perusahaan Anda. Tahap ini akan membantu Anda untuk mendapatkan informasi yang lebih spesifik tentang bagaimana target pasar yang ingin Anda tuju.

Mengirimkan Email Automation

Setelah Anda mendapatkan informasi tentang bagaimana pelanggan Anda, maka langkah selanjutnya adalah membuat email automation dari kampanye pemasaran.

Perhatikan waktu pengiriman agar informasi yang Anda sampaikan melalui email dapat tersampaikan secara efektif. Karena waktu pengiriman akan berpengaruh pada open rate, click rate, hingga revenue. Lakukan pengiriman secara konsisten dan berkala, agar mendapatkan hasil yang lebih memuaskan.

Baca Juga :

Lakukan Personalisasi Email Campaign

Personalisasi email memiliki peranan penting agar informasi yang Anda kirimkan ke pelanggan lebih relevan.

Semakin relevan informasi yang pelanggan dapatkan, maka semakin efektif pula email yang Anda kirimkan dan akan mendapatkan feedback yang baik. Contohnya Anda dapat mengirimkan email yang pelanggan inginkan atau butuhkan.

Misalnya produk yang sering mereka cari, atau produk yang sebelumnya pernah mereka beli. Sehingga pelanggan akan merasa diperhatikan dan akan kembali membeli produk Anda.

Tambahkan Call to Action (CTA) yang Meyakinkan

Ketika Anda telah selesai merancang email yang ingin Anda kirimkan, pastikan Anda mengakhirinya dengan CTA (Call to Action) yang jelas. CTA adalah istilah untuk mengajak pelanggan melakukan tindakan tertentu sesuai dengan tujuan yang marketer harapkan.

CTA ini berguna untuk mengarahkan pelanggan Anda menuju produk yang ingin Anda tawarkan atau informasi tertentu yang perlu pelanggan tahu. Dengan Call To Action, tentu dapat meningkatkan konversi.

Tambahkan User Generated Content (UGC) Bila Perlu

User generated content adalah semua konten yang dibuat oleh para customer untuk mereka posting di media sosial. Biasanya customer melakukan hal ini untuk menceritakan pengalaman (experience) dan opini mereka menggunakan suatu produk atau jasa.

Terkadang, customer juga menggunakan hashtag dan memention brand yang bersangkutan agar customer lain atau brand tersebut bisa menemukannya. Biasanya brand akan me-repost dan menampilkan konten tersebut dalam situs atau media sosial mereka dan menggunakannya sebagai bahan strategi marketing.

Hal inilah yang bisa Anda manfaatkan untuk memaksimalkan lead nurturing marketing.

Bisa dibilang, user generated content adalah salah satu contoh digital marketing yang hampir serupa dengan advocacy marketing, di mana seorang customer akan merekomendasikan produk atau jasa yang ia sukai pada customer lainnya karena merasa puas setelah menggunakannya.

Dengan demikian, jenis strategi pemasaran ini dapat Anda manfaatkan untuk meningkatkan kepercayaan klien atau pasar terhadap produk Anda, sekaligus membantu branding bisnis.

Itulah ulasan mengenai manfaat menggunakan lead nurturing email untuk menarik minat leads dan meningkatkan angka konversi.

Memanfaatkan email marketing untuk menjalin hubungan dengan calon pelanggan adalah strategi yang efektif, baik itu yang sudah pernah membeli produk Anda atau pun belum. Dengan demikian, mereka akan mengenali produk-produk apa saja yang ada sebelum melakukan pembelian. Setelah mengenali produk, maka pelanggan akan segera membelinya.

Selain menerapkan strategi lead nurturing email untuk memaksimalkan penjualan dan meningkatkan konversi, Anda juga bisa menggunakan layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis. Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketinginbound marketing360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.

Baca Juga :