Kenali Risiko Penyebab Market Saturation dan Cara Mengatasinya

Kenali Risiko Penyebab Market Saturation dan Cara Mengatasinya

Ketika memulai sebuah bisnis, Anda sebagai pemilik atau mungkin bagian dari stakeholder haruslah memastikan bahwa apakah rencana bisnis yang dibuat layak dan memiliki potensi untuk bertahan di pangsa pasar. Misalnya, bagaimana perkembangan niche industri Anda, seperti apa target pasar utama Anda, dan siapa saja pesaing bisnis Anda. Tetapi, jika hasil analisis pasar yang Anda lakukan menunjukkan bahwa tidak ada permintaan yang besar untuk produk atau layanan Anda, maka siap-siap bisnis Anda mengalami market saturation.

Walaupun Anda telah menargetkan dua atau lebih segmentasi pasar pelanggan (differentiated marketing atau inclusive marketing), saturasi pasar bisa tetap terjadi, terlebih jika pasar bisnis Anda sudah sangat kompetitif. Hal ini karena umumnya sebagian besar pelanggan yang prospektif atau potensial (leads) di pasar tersebut telah menggunakan produk atau layanan yang serupa.

Meskipun di sisi lain, fenomena tersebut menjadi bukti bahwa kampanye pemasaran dan penjualan telah sukses. Serta menunjukkan pemenuhan permintaan konsumen (demand management) dan ukuran performa bisnis yang baik.

Namun, Anda harus waspada dan sebisa mungkin menghindari market saturation. Pertanyaannya, bagaimana caranya?

Nah, beruntunglah Anda karena telah datang ke artikel yang tepat. Karena inMarketing akan merangkum beberapa strategi untuk terhindar dari saturasi pasar sebagai bagian dari manajemen kerugian bisnis. Di samping itu, artikel ini juga akan menjabarkan apa saja penyebab saturasi pasar beserta bentuk-bentuknya yang perlu Anda ketahui. Untuk selengkapnya, baca artikel di bawah ini hingga selesai.

Apa Itu Market Saturation?

Mengutip dari situs Marketing91, kejenuhan pasar atau market saturation adalah situasi ketika produk atau layanan suatu perusahaan telah mencapai volume penjualan maksimum di pasar tertentu di bawah kondisi pemasaran saat ini. Sehingga tidak lagi menghasilkan permintaan untuk produk atau layanan tersebut, pertumbuhan pasar produk atau layanan mengalami stagnasi, dan terhambatnya peluang menambah pendapatan bisnis (revenue).

Atau dengan kata lain, kejenuhan pasar mengakibatkan adanya penumpukan persediaan berlebih di gudang perusahaan yang dapat mendorong adanya perputaran persediaan (inventory turnover).

Market saturation juga memiliki definisi lain berdasarkan sudut pandang ekonomi mikro dan makro yang juga merupakan jenis lain dari kejenuhan pasar. Kejenuhan pasar pada ekonomi mikro (microeconomic) terjadi ketika bisnis tertentu mengalami penurunan penjualan sehingga mempengaruhi penurunan kinerja proses bisnis (KPI). Contohnya pada fenomena sepinya satu restoran akibat dari tindakan konsumen (consumer behavior) yang mengunjungi restoran baru di samping restoran sebelumnya.

Sedangkan kejenuhan pasar pada ekonomi makro (macroeconomic) terjadi ketika seluruh industri tertentu mengalami penurunan permintaan (demand). Salah satu alasannya adalah ketika teknologi baru diperkenalkan untuk memproduksi suatu produk, membuat produk bisnis yang sudah ada menjadi usang.

Walaupun begitu, dengan Anda menentukan jenis market saturation dapat membantu Anda dalam mengidentifikasi penyebab dan solusi untuk penurunan permintaan produk.

Baca Juga:

Penyebab Market Saturation

Pada dasarnya, market saturation mempengaruhi finansial bisnis yang mana dapat menjurus pada kerugian bisnis (pure risk). Adapun alasan atau penyebab umum pasar bisa menjadi jenuh adalah sebagai berikut.

1. Kehadiran Teknologi Baru

Dunia yang semakin canggih dengan teknologi-teknologi baru umumnya akan menguntungkan banyak pihak.

Contohnya saja pekerjaan marketer lebih mudah namun beragam karena adanya teknologi pemasaran (marketing technology) dan pengiklanan (advertising technology). Ataupun stakeholder lebih mudah mengatur aset bisnis berkat adanya digital asset management.

Akan tetapi, munculnya teknologi dan inovasi yang semakin canggih dapat menurunkan permintaan produk konvensional lama. Hal ini akan lebih menyulitkan Anda untuk meningkatkan kualitas produk yang lebih dan lebih baik.

2. Meningkatnya Kompetisi Pasar

Bisnis baru akan selalu menjadi ancaman bagi bisnis yang sudah ada di pasar terlebih dahulu. Sehingga baik pada skala ekonomi mikro dan makro, bisnis pendatang baru pada industri yang sama juga dapat memicu kejenuhan pasar. Karena dengan semakin banyaknya kemunculan bisnis baru, maka semakin tinggi pula persaingan bisnis.

3. Perubahan Tren Pasar

Tren pasar tidak hanya merupakan peluang bagi perusahaan, tetapi juga merupakan ancaman. Pasalnya, tren bersifat dinamis dan berubah sesuai dengan berbagai faktor di pasar. Sehingga sebuah perusahaan perlu mengikuti tren saat yang ada saat itu untuk mengoptimalkan kinerja penjualannya (sales approach).

Misalnya, dekorasi bertema retro menjadi tren hingga dua hari yang lalu, namun hari ini orang-orang menyukai dekorasi bertema modern. Hal ini yang akan menurunkan penjualan produk bertema retro.

Keuntungan Market Saturation

Meskipun sebagian besar mengatakan bahwa market saturation buruk dan merugikan manajemen bisnis, keberadaannya juga dapat menguntungkan karena:

1. Mendorong Brand Awareness

Ini adalah salah satu keuntungan terpenting yang Anda dapatkan dari kejenuhan pasar. Sebab, produk Anda hanya akan terjual ketika konsumen mengenali Anda atau dikenal dengan konsep brand awareness. Begitu konsumen mengenali Anda, mereka dapat menghubungkan pengalaman mereka dengan brand (brand experience) Anda sebagai bisnis dengan kualitas tinggi dan pelayanan yang baik.

Baca Juga:

2. Meningkatkan Profit Perusahaan

Profit adalah poros bagi semua bisnis. Meskipun kepuasan pelanggan harus ada di pikiran setiap pemilik bisnis, penting juga bahwa market saturation dapat menghasilkan profit yang konstan. Profit yang didapatkan kemudian diinvestasikan lebih lanjut dalam proses pengembangan produk untuk menjaga operasional perusahaan tetap berjalan dan berfungsi dengan lancar.

3. Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Diketahui bahwa basis pelanggan sangat penting untuk meningkatkan penjualan (incremental sales) secara maksimal dan menguntungkan. Tapi, yang lebih penting adalah basis pelanggan ini juga harus loyal sehingga mendorong terciptanya loyalitas pelanggan atau customer loyalty. Hal ini karena dengan saturasi pasar membuat begitu banyak produk diluncurkan (product launch) di pasar setiap hari.

4. Kualitas Saluran Pemasaran dan Distribusi Produk dan Layanan Lebih Baik

Keuntungan penting lainnya dari market saturation adalah Anda dapat menggunakan saluran pemasaran dan distribusi Anda dengan maksimal. Selain itu, juga akan semakin banyak toko dan distributor yang ingin bekerja sama dengan Anda dan berafiliasi dengan Anda (konsep program afiliasi). Pada gilirannya, kejenuhan pasar akan meningkatkan citra brand Anda  dan mengarahkan lebih banyak orang untuk membeli barang Anda.

Strategi Mengatasi Market Saturation

Strategi Mengatasi Market Saturation

Berdasarkan penjelasan-penjelasan di atas, diketahui pasti bahwa kejenuhan pasar terjadi ketika perusahaan yang beroperasi di pasar tertentu tidak lagi menghasilkan permintaan baru untuk produk dan layanan tertentu. Ini adalah sinyal bagi perusahaan produsen bahwa mereka harus mengambil tindakan untuk bisa terus menghasilkan pertumbuhan penjualan (sales growth).

Oleh karena itu, untuk bisa mencapai tujuan dan target bisnis, Anda bisa pertimbangkan untuk menerapkan langkah strategis berikut ini.

1. Ciptakan Citra Brand yang Unik

Pada pasar yang jenuh di mana produk dan layanan bisnis yang sama saling bersaing untuk mendapatkan perhatian pelanggan, salah satu cara untuk meningkatkan pangsa pasar dan meningkatkan pendapatan adalah dengan membedakan bisnis Anda.

Temukan kualitas yang membedakan brand Anda dari pesaing dan gunakan itu untuk menarik pelanggan ke bisnis Anda. Upaya ini mungkin termasuk merombak strategi pemasaran Anda atau mengubah pesan kampanye pemasaran Anda (bagian dari brand refresh). Selain itu, penting juga untuk menentukan proposisi nilai unik bisnis Anda (unique value proposition) yang selanjutnya dapat Anda jelaskan kepada pelanggan.

2. Buat Customer Experience yang Unik

Cara lain untuk berhasil di pasar yang jenuh adalah lampaui harapan pelanggan melalui penyediaan produk dan layanan bernilai tambah. Buatlah brand Anda berkesan dengan menambahkan customer experience yang unik dan tak terlupakan ke dalam interaksi pelanggan.

Misalnya dengan menyediakan pengiriman gratis, instalasi gratis, penawaran promo terbatas, ketersediaan tim customer service berpengalaman untuk membantu permasalahan pelanggan (customer pain point), dan strategi lain yang membuat brand dan penawaran Anda terlihat agresif oleh target pasar.

3. Tingkatkan Retensi Pelanggan

Jika Anda tidak dapat menumbuhkan pangsa pasar Anda di pasar yang jenuh, maka pertimbangkan untuk menginvestasikan strategi retensi pelanggan. Dengan strategi tersebut, Anda akan terhubung dengan basis pelanggan Anda saat ini dan mendorong mereka untuk terhubung pada penawaran baru dan penawaran lain yang sudah ada.

Tingkat retensi yang lebih tinggi juga biasanya berarti Anda menghabiskan lebih sedikit untuk mendapatkan pelanggan baru. Di mana memungkinkan Anda menyalurkan dana ke dalam inovasi dan taktik pemasaran dan penjualan yang lebih kreatif (guerilla marketing) yang dapat membantu meningkatkan pendapatan dan keuntungan.

4. Ubah Posisi Pasar Bisnis

Jika ternyata penjualan Anda stabil karena market saturation, maka Anda perlu buat kembali atau memposisikan ulang bisnis Anda (market positioning) yang dapat membantu memacu pertumbuhan bisnis. Misalnya, Anda dapat menambahkan jenis produk baru yang akan melengkapi produk yang stagnan. Riset pasar Anda dan temukan ide dan strategi kreatif untuk memenuhi beragam kebutuhan pelanggan.

5. Sesuaikan Harga Produk atau Layanan

Penyesuaian harga juga dapat membantu bisnis Anda bergerak maju di pasar yang jenuh. Strategi bisnis seperti diskon dan program loyalitas dapat membantu memotivasi pelanggan untuk membeli lebih banyak penawaran Anda.

Anda juga dapat menjual produk atau layanan dengan fitur yang sama atau lebih bagus dari milik kompetitor Anda serta dengan harga yang lebih rendah. Meskipun hal ini dapat menyebabkan kompetitor Anda juga menurunkan harga produk atau layanannya, penerapan strategi penyesuaian harga yang cermat dapat membantu Anda memenangkan lebih banyak pelanggan.

Baca Juga: