Kenali 4 Kategori Market Segmentation (Segmentasi Pasar) dan Manfaatnya

market segmentation adalah

Salah satu hal paling penting yang harus setiap pebisnis perhatikan saat mulai membangun bisnis adalah melakukan segmentasi pasar alias market segmentation.

Segmentasi ini menjadi hal yang sangat wajib untuk Anda lakukan, mengingat ketatnya persaingan di market share atau pangsa pasar saat ini. Sehingga apabila Anda tidak melakukan segmentasi dengan benar, maka Anda bisa saja tidak mendapatkan posisi di pasar (market positioning).

Dengan memahami segmentasi pasar, Anda akan lebih mudah mengetahui siapa target pasar atau audiens yang Anda tuju, memahami market temperature, bagaimana tingkat persaingan dengan kompetitor, menemukan strategi pemasaran dan strategi branding yang tepat, hingga mendapatkan profit dan revenue yang lebih besar.

Segmentasi pasar sendiri terbagi ke dalam 4 kategori utama yang perlu Anda pahami. Yaitu demografis, geografis,  behavioral segmentation (segmentasi perilaku), dan psikografis. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Apa Itu Market Segmentation?

Melansir dari Investopedia, segmentasi pasar atau market segmentation adalah strategi yang perusahaan lakukan untuk membagi pelanggan menjadi beberapa segmen atau grup berdasarkan kategori tertentu.

Pembagian ini akan menunjukkan kualitas dari sales lead atau prospek Anda secara umum. Dengan begitu, Anda pun bisa menargetkan pelanggan dengan lebih mudah dan akurat. Sehingga Anda dapat mengetahui siapa lead yang bisa Anda konversi (lead conversion) menjadi pelanggan potensial.

Selain itu, secara tak langsung segmentasi ini  juga dapat menciptakan customer experience yang lebih baik untuk tiap pelanggan. Dengan customer experience yang baik, maka tingkat kepuasan pelanggan atau customer satisfaction juga akan meningkat.

Pelanggan yang puas tak akan segan melakukan repeat purchase atau pembelian berulang. Hasilnya, peluang Anda untuk mendapatkan customer loyal yang setia terhadap brand (brand loyalty) juga akan semakin meningkat.

digital marketing agency

Segmentasi pasar juga akan menghasilkan tingkat penjualan (sales growth) yang lebih tinggi. Sebab dengan melakukan segmentasi, Anda bisa mengelompokkan konsumen sesuai dengan kebutuhan mereka.

Ini sangat efektif ketimbang mencoba untuk menyediakan atau memasarkan banyak produk ke berbagai kelompok pelanggan. Dengan segmentasi, target Anda akan lebih terpusat sehingga risiko kerugian total (pure risk) pun pastinya juga akan semakin minim.

Baca Juga :

Manfaat Market Segmentation

Sesuai dengan pemaparan di atas, segmentasi pasar atau market segmentation memberikan banyak sekali manfaat untuk bisnis Anda. Dengan mengetahui target pasar lebih tepat, maka peluang untuk menghasilkan lebih banyak penjualan pun akan semakin meningkat.

Apalagi mengingat bahwa dewasa ini mayoritas pelanggan lebih suka mendapatkan customer journey yang menyenangkan, dengan pengalaman belanja yang sesuai dengan preferensi atau personalitas mereka.

Bahkan riset menunjukkan bahwa 64% pelanggan ingin mendapatkan rekomendasi atau penawaran produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Apabila mereka tidak mendapatkan rekomendasi tersebut, 52% memilih untuk beralih ke toko lain.

Hasil riset ini tentunya menunjukkan bahwa segmentasi pasar memiliki pengaruh besar untuk menarik pelanggan menggunakan produk Anda. Selain itu, beberapa manfaat lain dari segmentasi ini adalah:

1. Lebih Efektif Sekaligus Menghemat Waktu dan Biaya

Manfaat pertama yang akan Anda dapatkan adalah segmentasi pasar dapat membantu bisnis Anda berjalan dengan lebih efektif, sekaligus menghemat waktu dan biaya. Sebab alih-alih menggunakan strategi pemasaran untuk semua jenis pelanggan secara acak, segmentasi pasar akan membantu Anda untuk menemukan strategi marketing terbaik bagi kelompok pelanggan tertarget.

Artinya, Anda tidak perlu membuang-buang waktu dan biaya untuk melakukan kampanye pemasaran atau strategi marketing campaign yang belum tentu sesuai dengan kelompok pelanggan.

2. Membangun Hubungan Baik dengan Pelanggan

Manfaat segmentasi pasar selanjutnya adalah membantu Anda untuk membangun relationship atau hubungan baik dengan pelanggan. Sebagaimana kita ketahui, menjalin hubungan baik dengan pelanggan menjadi salah satu kunci utama untuk meningkatkan angka retensi (customer retention).

Ini karena dalam proses segmentasi pasar, Anda akan teus mencari tahu informasi tentang pelanggan Anda. Semakin Anda mencari tahu informasi dan mengumpulkan customer data, maka Anda akan mengetahui apa yang menjadi kebutuhan dan customer pain point mereka.

Sehingga, Anda pun bisa menjalin hubungan lebih baik dengan pelanggan dan memberikan customer experience yang lebih efektif.

3. Menunjukkan Kinerja Marketing Campaign

Manfaat ketiga adalah segmentasi pasar dapat membantu Anda untuk menunjukkan seberapa efektif kinerja kampanye pemasaran atau marketing campaign yang Anda lakukan. Anda akan mengetahui kampanye mana yang sekiranya lebih cocok untuk kelompok pelanggan tertentu. Sehingga Anda pun bisa memaksimalkannya.

Selain itu, Anda juga bisa melihat produk mana yang paling disukai oleh kelompok pelanggan tertentu. Dengan begitu, Anda bisa terus meningkatkan kualitas produk tersebut dalam proses product development agar pelanggan mendapatkan manfaat dari produk yang Anda tawarkan (product value).

Baca Juga :

Kategori Market Segmentation

kategori market segmentation

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk melakukan market segmentation atau membagi pelanggan menjadi beberapa segmen. Namun, sebelum itu Anda perlu mengetahui kategori segmentasi pasar terlebih dahulu.

Seperti yang telah kita singgung di atas, ada empat kategori pasar yang perlu Anda ketahui. Antara lain demografis, geografis, behaviour, dan juga psikografis. Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing kategori tersebut:

1. Demografis

Kategori yang pertama adalah demografis. Sesuai dengan namanya, segmentasi ini membagi pelanggan berdasarkan informasi demografis mereka. Misalnya berdasarkan usia, jenis kelamin, pendapatan, tingkat pendidikan, status pernikahan, agama, ras, dan lain sebagainya.

Ini merupakan tipe segmentasi pasar yang paling populer dan sering digunakan karena mudah dan memberikan hasil yang efektif.

2. Geografis

Market segmentation yang satu ini membagi kelompok pelanggan berdasarkan peta geografis atau lingkungan tempat tinggal mereka. Apabila bisnis Anda sudah mencapai skala internasional, maka segmentasi geografis bisa terbagi antar negara atau benua.

Sementara apabila Anda masih menjalankan bisnis lokal, maka Anda bisa membagi pelanggan berdasarkan wilayah atau lokasi yang terdekat. Misalnya area di dalam kota.

3. Behavioral atau Perilaku

Sesuai dengan namanya, segmentasi membagi kelompok pelanggan berdasarkan perilaku atau behavioral. Contohnya adalah :

  • Bagaimana pelanggan mengunjungi situs website perusahaan. Misalnya halaman mana yang paling sering mereka kunjungi da mendapatkan rasio klik (CTR) paling tinggi, jam berapa pelanggan melakukan transaksi, hingga kapan terakhir kali mereka melakukan transaksi.
  • Apa yang pelanggan ketahui tentang produk Anda. Perilaku ini menunjukkan tahapan pemasaran mana yang telah mereka lalui. Misalnya, apakah mereka masih dalam tahap sekadar mengenal produk (brand awareness), tinggal melakukan pembelian, atau sudah pernah melakukan pembelian.
  • Bagaimana pelanggan membuat keputusan pembelian. Apakah pelanggan Anda cenderung impulsif atau slow respon ketika berbelanja. Misalnya, ada pelanggan yang cenderung membeli barang dengan cepat, namun ada pula yang membutuhkan waktu lama untuk melakukan pembelian.

4. Psikografis

Kategori terakhir adalah psikografis. Ini merupakan segmentasi di mana Anda membagi kelompok pelanggan berdasarkan nilai, kepribadian, hingga gaya hidup mereka. Sebab, semua sifat tersebut dapat memengaruhi keputusan pembelian.

Segmentasi psikografis sendiri sejatinya merupakan gabungan dari jenis segmentasi lainnya, yakni demografis dan geografis. Contohnya adalah Anda menyadari bahwa pelanggan yang termasuk dalam gen Y cenderung lebih menyukai marketing campaign yang bersifat tradisional dan direct.

Selain itu, mereka juga lebih menyukai produk yang organik atau ramah lingkungan. Berbeda dengan gen Z dan milenial yang cenderung lebih menyukai pemasaran digital dan bersifat mobile first. Selain itu, mereka juga lebih menyukai produk yang bersifat instan, praktis, dan mudah dalam penggunaannya sehari-hari.

Itulah pembahasan mengenai market segmentation beserta manfaat dan kategorinya. Perlu Anda ketahui bahwa ini merupakan strategi yang dapat membantu untuk meningkatkan persentase penjualan Anda.

Di sisi lain, Anda juga bisa memanfaatkan layanan digital marketing agency yang dapat membantu meningkatkan penjualan dan mengembangkan bisnis. Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.

Baca Juga :

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.