Pentingnya Marketing Operations Untuk Kesuksesan Campaign Bisnis

Pentingnya Marketing Operations Untuk Kesuksesan Campaign Bisnis

Sebuah perusahaan besar dapat menjalankan fungsi pemasaran bisnisnya dengan baik dan lancar apabila memiliki tim marketing operations yang profesional. Bagaimana tidak, marketing operations adalah fungsi krusial bagi tim marketing karena dapat mempermudah proses pemasaran bisnis yang memiliki cakupan luas.

Di luaran sana, banyak perusahaan brand ternama tahu bahwa operasi pemasaran atau marketing operations adalah bagian penting dari beragam jenis marketing campaign. Namun, tidak semua perusahaan tahu bagaimana mengaturnya dengan strategi paling efektif.

Hal ini sesuai dengan data survei yang McKinsey dapatkan bahwa tim pemasaran perusahaan menghabiskan 80% waktunya hanya untuk operasi pemasaran. Dan 20% sisanya baru mereka gunakan untuk perencanaan strategi pemasaran.

Memang, operasi pemasaran sangat penting untuk bisnis karena akan berdampak pada kepuasan (employee activation) dan retensi tim marketing Anda (employee retention). Selain itu juga berperan aktif dalam mendorong produktivitas anggota tim marketing dan meningkatkan ROI (return on investment) dari marketing campaign. Tapi, para marketer juga harus dapat menyeimbangkan tugas pemasaran strategis lainnya.

Oleh karena itu, pada artikel ini, inMarketing akan membahas beberapa informasi penting seputar marketing operations dan alasan mengapa tim ini sangat bermanfaat untuk bisnis.

Apa Itu Marketing Operations?

Marketing Operations Adalah

Marketing operations adalah istilah umum yang merepresentasikan fungsi organisasi pemasaran, seperti orang, proses, dan teknologi agar proses pemasaran bisnis dapat berkembang dan beroperasi secara efisien, konsisten, dan berkualitas.

Para marketer yang tergabung ke dalam tim tersebut akan bertugas mengawasi program pemasaran organisasi, perencanaan kampanye, dan kegiatan perencanaan strategis tahunan. Tanggung jawab lainnya mencakup pengukuran teknologi dan kinerja pemasaran serta mencatat dan analisis data.

Dengan demikian, ruang lingkup operasi pemasaran cukup luas dan mencakup kegiatan yang dapat dikategorikan secara luas seperti:

digital marketing agency

Baca Juga:

1. Pembuatan dan Pemeliharaan Konten

Ruang lingkup ini mencakup perencanaan aset strategis bisnis (business assets) seperti konten, gambar, dan video yang berguna untuk pemasaran konten melalui berbagai media, seperti website, seluler, media sosial, dan media cetak. Marketer juga perlu menganalisis seputar kinerja konten dan teknologi yang mereka gunakan serta menjalankan tugas administratif anggaran, penjadwalan, dan pelaporan.

2. Demand Generation

Maksud dari demand generation mencakup usaha mengarahkan permintaan produk dan layanan tertentu terhadap pelanggan baru dan pelanggan yang sudah ada. Dengan demand generation, marketer dapat mempercepat siklus hidup konsumen (customer life cycle) melalui siklus pembelian.

Demand generation juga mencakup proses identifikasi target pasar, menciptakan kesadaran brand (brand awareness) dan loyalitas pada konsumen (customer loyalty). Setelah itu, marketer juga dapat membangun hubungan dengan para konsumen (relationship marketing) dan mempertahankan pelanggan berdasarkan siklus pembelian pertama atau pembelian ulang (customer retention). Dan jika berlaku, marketer akan meneruskan prospek yang memenuhi syarat (qualified leads) ke tim penjualan.

3. Pengukuran Kinerja (Performance Measurement)

Ruang lingkup pengukuran kinerja marketing di sini mencakup proses penetapan hingga pelacakan KPI dan metrik digital marketing untuk keseluruhan perjalanan pelanggan (customer journey) dan untuk semua investasi pemasaran. Semua itu bertujuan untuk memberikan visibilitas terhadap segala upaya pemasaran yang efektif dan efisien. Memanfaatkan performance measurement memungkinkan bisnis mendapatkan ROI yang lebih besar dan meningkatkan conversion rates dengan lebih cepat.

Mengapa Marketing Operations Penting Untuk Strategi Digital Marketing?

Mengapa Marketing Operations Penting Untuk Strategi Digital Marketing?

Tanpa operasi pemasaran, tim pemasaran akan kesulitan menyelesaikan tugas penting marketing secara efektif. Misalnya, berhubung teknologi sangat diperlukan untuk melaksanakan sebagian besar tugas pemasaran, tim harus mengelola kompleksitas teknologi itu dan memastikannya berfungsi sebagaimana mestinya. Namun, dalam gambaran luasnya, marketing operations sangat penting karena:

1. Marketing Operations Mempengaruhi Semua Proses Pemasaran

Operasi pemasaran menggunakan teknologi dan proses pemasaran termutakhir untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kampanye. Hal ini mengindikasikan bahwa ia berperan dalam segala hal  dalam pemasaran, mulai dari fungsi tim marketing sehari-hari hingga penyusunan strategi gambaran besar pemasaran bisnis.

Baca Juga:

2. Berperan Sebagai Akselerator

Karena operasi pemasaran menyentuh setiap aspek kampanye Anda, ini bisa menjadi sarana yang sempurna untuk akselerasi bisnis. Misalnya, untuk proses penyusunan campaign, A/B testing atau multivariate testing, pengembangan produk, hingga maintenance.

Operasi pemasaran juga dapat membantu mendorong tingkat pertumbuhan bisnis (growth rate) ketika proses pemasaran terhubung dengan perangkat CRM (Customer Relationship Management), ERP (Enterprise Resource Planning), dan DAM (Digital Asset Management).

3. Manajemen Anggaran Bisnis

Banyak marketer mungkin khawatir menghabiskan terlalu banyak anggaran perusahaan untuk operasi pemasaran. Namun, ketika berinvestasi pada orang dan sistem operasi pemasaran yang berkualitas, perusahaan dapat menetapkan tolok ukur bisnis (business benchmarking), memperkirakan ROI, dan mengefisiensikan proses perolehan pendapatan (revenue) pada setiap jenis marketing. Misalnya content marketing, social media marketing, SEO, SEM, hingga email marketing.

Tahapan Membuat Strategi Marketing Operations

Tahapan Membuat Strategi Operasi Pemasaran

Anggota tim marketing operation harus memiliki keahlian yang luas. Beberapa aktivitas khas yang ditangani departemen ini adalah operasi email, analisis sistem, data pelanggan dan pemasaran, dan konversi leads. Semua peran tersebut bersatu untuk menyelaraskan proses dan platform yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pemasaran untuk keberlangsungan tim pemasaran yang lebih besar.

Di bawah ini kami akan membahas tahapan membuat strategi operasi pemasaran terbaik untuk bisnis Anda.

1. Identifikasi Tujuan Marketing Operations Bagi Stakeholder

Langkah pertama dalam menentukan strategi operasi pemasaran adalah mengidentifikasi tujuan yang signifikan. Misalnya, tim operasi pemasaran Anda memiliki tiga tujuan pemasaran per kuartal pertama.

Mulai dari mengirimkan pesan kampanye produk melalui email marketing. Lalu, memungkinkan penjualan untuk mendapatkan prospek (lead generation) berkualitas dan mengidentifikasi marketer utama untuk menjalankan proses pemasaran.

Saat Anda mengidentifikasi tujuan-tujuan tersebut, pastikan Anda juga menentukan stakeholder mana yang Anda targetkan. Tujuannya adalah agar segala rencana operasional Anda dapat ditindaklanjuti dan menghasilkan keuntungan.

2. Tentukan Langkah Tindak Lanjut Untuk Mencapai Tujuan

Kemudian, tim marketing akan melihat bagaimana tugas-tugas ini akan membantu mereka menyelesaikan tujuan mereka. Misalnya, tim marketing memikirkan bagaimana cara mengirim email marketing yang paling efektif untuk membantu mereka mencapai tujuan bisnis. Apakah dengan melihat penurunan tingkat churn email (email churn rate) atau faktor lainnya.

Menentukan langkah-langkah tindak lanjut akan membantu tim operasi pemasaran Anda tetap terorganisir saat mengerjakan tugas marketing lainnya. Selain itu, dengan menguraikan langkah-langkah ini, tim Anda dapat mengetahui apa yang perlu dilakukan dan sumber daya mana yang diperlukan untuk meraih kesuksesan.

3. Ketahui Metrik Terukur Untuk Menentukan Keberhasilan Strategi

Langkah selanjutnya dalam menyusun strategi marketing operations adalah mengidentifikasi bagaimana tim marketing akan mengukur keberhasilan proyeknya. Saat Anda mengetahui metrik yang terukur, Anda akan dapat melacak keberhasilan strategi saat tim Anda mengerjakan rencana tersebut. Metrik akan mengingatkan tim Anda tentang tujuan yang ingin Anda capai dan apa yang ingin dilihat stakeholder sebagai hasil dari rencana Anda.

4. Komunikasikan Penyempurnaan Strategi Pemasaran

Setelah tujuan dan metrik pengukuran telah teridentifikasi, langkah Anda selanjutnya adalah menguraikan apa arti perubahan operasi pemasaran bagi anggota tim yang terpengaruh, seperti anggota tim yang membuat dan mendistribusikan kampanye pemasaran.

5. Menempatkan Tiap Anggota Tim Untuk Tugas Tertentu

Setelah berhasil menetapkan tujuan dan langkah strategis, tim operasi pemasaran perlu menugaskan anggota tim tugas khusus untuk membantu mereka mencapai tujuan mereka. Misalnya, satu anggota tim akan bertanggung jawab untuk mendefinisikan ulang daftar kontak untuk kebutuhan email marketing.

Lalu, anggota tim yang lain akan bertanggung jawab untuk mengaudit alur kerja pemasaran bisnis saat ini yang berkaitan dengan email marketing. Saat anggota tim menyelesaikan tugas-tugas tersebut, mereka akan memeriksanya di ruang terpusat sehingga seluruh tim dapat tetap mendapatkan informasi terbaru tentang proyek.

Nah, itulah beberapa penjelasan dari inMarketing seputar marketing operations beserta manfaat dan langkah strateginya. Pada intinya, operasi pemasaran sangat berguna untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan memudahkan pekerjaan marketer. Strategi-strategi yang ada membuat aktivitas dan tugas pemasaran dapat diakses oleh semua orang, dan karena itu, merupakan bagian penting dari bisnis.

Baca Juga:

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.