Intip Macam-Macam Marketing Technology Trend di 2022

Intip Macam-Macam Marketing Technology Trend di 2022

Bagaimana marketing technology trend 2022? – Kita tahu bahwa perkembangan marketing technology saat ini sangat pesat. Karena banyak bermunculan platform dan perangkat baru marketing technology yang dapat membantu bisnis agar dapat mencapai tujuan bisnis dengan lebih cepat.

Jadi dengan bantuan MarTech, semua kegiatan marketing akan lebih hemat anggaran dan lebih hemat waktu.

Saat ini digital marketing lebih fokus pada kebutuhan dan keinginan pelanggan. Pelanggan selalu menginginkan menggunakan teknologi baru untuk mereka rasakan. Karena itu setiap perusahaan tidak boleh ketinggalan untuk menggunakan marketing technology terbaru.

Dengan adanya kemajuan teknologi terbaru diharapkan suatu bisnis bisa memberikan pengalaman pelanggan yang terbaik. Karena jika suatu bisnis tertinggal untuk tidak mau menggunakan teknologi terbaru dan martech terbaru, maka akan tertinggal jauh dengan pesaing bisnisnya.

Jadi Anda harus mengetahui marketing technology trend terbaru agar bisnis dapat berkembang lebih baik di tahun ini.

6 Marketing Technology Trend 2022

Berikut ini adalah marketing technology trend 2022 yang tidak boleh Anda lewatkan dan terapkan dalam bisnis Anda.

1. Konten Interaktif

martech trend Konten Interaktif

Pengalaman yang unik merupakan suatu keharusan yang ada dalam lingkungan bisnis yang kompetitif saat ini. Itulah sebabnya sebagian besar marketer melaporkan bahwa konten interaktif lebih baik jika dibandingkan dengan konten statis.

Konten interaktif adalah konten yang terlihat menarik dan membuat orang yang melihatnya tidak akan mengabaikannya.

digital marketing agency

Contoh konten yang interaktif seperti infografis, kalkulator simulasi, dan video. Konten-konten ini akan menarik perhatian audiens saat pertama kali mereka melihatnya. Dan dengan konten yang interaktif dapat menghasilkan lead yang berkualitas.

Dalam menerapkan strategi content marketing, konten yang interaktif dapat memperkuat kehadiran dari sebuah brand bisnis secara online. Dengan adanya konten interaktif maka bisnis dapat meningkatkan pengalaman pengguna. Karena konten yang dibuat nantinya tidak hanya konten bersifat statis yang membosankan.

Dalam memilih konten interaktif Anda juga harus membuat konten yang tepat. Terutama konten di setiap tahap penjualan. Karena ini dapat meningkatkan peluang untuk merubah lead generation menjadi pembeli.

Baca Juga:

Konten interaktif bisa dibuat dalam berbagai bentuk, seperti:

  • Game mobile
  • E-book
  • Webinar
  • Aplikasi
  • Email
  • Polling dan survei
  • Flowcharts
  • Diagnostics tests
  • Troubleshooting tools
  • Media augmented reality
  • Video 360º interaktif

Saat mendesain konten interaktif, pastikan Anda memiliki desain yang tepat, caranya dengan memetakan kebutuhan pelanggan dan membuat konten agar dengan mudah dibagikan pelanggan. Dengan cara ini, Anda dapat meningkatkan tingkat keberhasilan content marketing secara keseluruhan.

2. Marketing Technology Trend Augmented Reality

Marketing Technology Trend Augmented Reality

Augmented reality bukanlah sebuah konsep baru, tapi merupakan sebuah permainan baru di dalam industri marketing. Hebatnya, augmented reality akan menjadi marketing technology trend 2022 yang wajib Anda ketahui.

Pasar augmented reality ini diproyeksikan akan tumbuh sampai $209 miliar di tahun 2022. Ini merupakan hal yang tak terduga, mengingat bagaimana dunia sedang terpuruk karena pandemi COVID-19. Tetapi teknologi digital dan virtual mengalami peningkatan drastis.

Menggunakan augmented reality dalam dunia marketing dapat memungkinkan suatu bisnis untuk menjembatani kesenjangan antara tindakan dan pengalaman pengguna. Augmented reality merupakan teknologi canggih yang memiliki potensi merubah perjalanan pelanggan agar dapat lebih cepat mengubah leads menjadi pembeli.

Augmented reality digunakan untuk memberikan pengalaman digital baru bagi konsumen untuk mengganti pengalaman pelanggan secara fisik. Jadi ketika perusahaan Anda ingin memberikan promosi layanan atau produk baru, konsumen akan merasakan pengalaman yang sama antara nyata dan virtual.

Bahkan dengan cara ini, Anda dapat menampilkan proses pengembangan atau memungkinkan pelanggan untuk melihat secara langsung produk tertentu hanya dari rumah sebelum mereka melakukan pembelian.

Sehingga, augmented reality marketing bisa membawa konsumen kepada bisnis Anda tanpa Anda harus bekerja keras menarik perhatian mereka.

3. Low and No-Code Platforms

martech trend Low and No-Code Platforms

Walaupun Anda tidak perlu menjadi ahli IT untuk memberikan hasil terbaik, saat ini ada banyak Low and No-Code Platforms yang dapat Anda gunakan.

Diperkirakan pasar Low and No-Code Platforms di tahun 2022 mencapai lebih dari $21 miliar dan 75% bisnis akan menggunakan Low and No-Code Platforms. Jadi tidak heran jika Low and No-Code Platforms menjadi trend dari marketing teknologi trend 2022.

Baca Juga:

Dengan menggunakan tools ini, Anda dapat mengembangkan aplikasi teknis seperti website, database, aplikasi, chatbots tanpa perlu memahami pemrograman sama sekali.

Dengan alat dan platform seperti ini, hambatan teknis tidak akan menjadi masalah lagi. Selain itu Anda bisa mendapatkan peningkatan kecepatan pembuatan aplikasi, pengurangan biaya dan mendapatkan produktivitas yang lebih tinggi. Walaupun Anda dapat memperoleh hasil yang cepat menggunakan Low and No-Code Platforms, tetapi alat ini memiliki keterbatasan personalisasi.

4. Data Access dan Customer Data Platforms

Data Access dan Customer Data Platforms

Saat ini dunia digital telah menghilangkan Cookie. Cookie memiliki arti berdasarkan data konsumen dari pihak ketiga. Google telah menggantikan penggunaan cookie pada awal 2022, jadi tidak ada lagi data konsumen pihak ketiga.

Browser seperti Safari dan Firefox telah mengambil tindakan untuk menghapuskan pelacakan cookie pihak ketiga. Ketika cookie tidak ada, maka untuk mendapatkan pengetahuan tentang perilaku pelanggan akan menjadi lebih sulit. Tetapi ini bukan berarti tidak bisa.

Bisnis hanya perlu menemukan strategi baru untuk mendapatkan data konsumen. Karena masih ada banyak metode yang dapat bisnis gunakan untuk mendapatkan data pelanggan, Data Access and Customer Data Platforms akan digunakan lebih sering dan strategi ini dapat menciptakan pengalaman pelanggan baru.

Dengan keberadaan platform ini, bisnis akan bisa mendapatkan profil dan data pelanggan perorangan yang unik dalam satu database. Karena saat ini kita tidak bisa mendapatkan cookie dari pihak ketiga, dan kita harus mendapatkan izin atas informasi yang pelanggan jika ingin mendapatkannya. Maka akan ada masalah privasi untuk penggunaan CDP di tahun 2022 dan tahun-tahun berikutnya.

5. Influencer Marketing Platforms

Influencer Marketing Platforms

Menggunakan influencer sebagian dari strategi marketing bisnis Anda secara keseluruhan dapat membantu bisnis Anda menjangkau audiens yang tidak pernah Anda jangkau sebelumnya. Inilah mengapa 65% bisnis memiliki minat untuk meningkatkan anggaran mereka ke Influencer Marketing Platforms dan diperkirakan pasar Influencer Marketing Platforms akan mengalami pertumbuhan di tahun 2022 mencapai $15 miliar.

Agar pemasaran influencer bekerja dengan efektif, maka Anda harus bisa menemukan influencer yang relevan dengan bisnis Anda jalankan dan juga harus memperhatikan jumlah followernya. Anda dapat menghubungi mereka melalui email atau DM, setelah itu negosiasi harga, dan terakhir menganalisis hasil influencer satu per satu.

Untungnya saat ini ada beberapa Influencer Marketing Platforms yang bisa memudahkan Anda untuk melakukan strategi marketing ini. Influencer Marketing Platforms akan memudahkan pemilik bisnis untuk menemukan influencer yang cocok untuk bekerjasama dengan bisnis Anda miliki.

6. Marketing Technology Trend Hybrid Events

Marketing Technology Trend Hybrid Events

Marketing technology trend terakhir adalah hybrid events. Saat pandemi COVID-19 menutup segala sesuatu dari sebuah event baik itu live concert, pameran, dan event lainnya, bisnis yang ada di bidang tersebut bangkrut dan rugi besar.

Walaupun saat ini bisnis dibidang itu perlahan pulih, tetapi event besar masih belum diizinkan. Selain itu, banyak orang juga masih merasa tidak nyaman dan aman ketika berada di keramaian dan kerumunan. Ada kemungkinan besar masalah ini akan berlanjut beberapa tahun mendatang, atau bisa selamanya.

Lalu bagaimana bisnis event bisa bertahan di keadaan yang seperti ini? Jawabannya adalah melalui hybrid events. Hybrid Events adalah di mana peserta online akan menerima pengalaman sama seperti saat mereka merasakannya langsung. Artinya mereka akan mendapatkan interaksi yang sama tetapi memerlukan sebuah jaringan khusus secara virtual.

Jadi hybrid events akan memungkinkan bisnis Anda menjalankan pertunjukan secara offline dan online secara bersama-sama. Hal ini dikarenakan tidak semua orang mau menghadiri sebuah event secara langsung.

Tetapi tugas Anda terpenting dalam menerapkan hybrid events. Anda harus membuat peserta virtual merasa puas dengan menerima pengalaman yang menarik walaupun hanya dapat menikmati sebuah event secara virtual.

Itulah beberapa marketing technology trend yang akan populer selama tahun 2022. Walaupun tidak menutup kemungkinan masih berlakunya tren marketing pada beberapa bisnis, Anda juga perlu mempertimbangkan tren martech ulasan kami.

Selain itu, dukung usaha marketing terbarukan Anda dengan beberapa strategi marketing yang efektif untuk industri mana pun. Mulai dari growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing. Jika belum terlalu familiar, Anda bisa manfaatkan digital marketing agency terbaik di Indonesia.

Baca Juga:

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.