Memahami Perbedaan Marketing Dengan Advertising

marketing vs advertising

Apakah ada perbedaan Marketing dengan Advertising? Bukankah kedua hal ini sama saja artinya digunakan sebagai strategi pemasaran sebuah bisnis?

Marketing dan Advertising, keduanya adalah dua konsep yang berbeda tetapi saling melengkapi satu sama lain dalam sebuah bisnis. Namun, sering kali kedua hal ini membingungkan banyak pebisnis dan menganggap bahwa keduanya sama, padahal sebenarnya tidak sama.

Oleh karena itu, kami ingin membantu Anda agar Anda memahami apa perbedaan marketing dengan Advertising, sehingga Anda bisa memahami bahwa kedua konsep ini berbeda satu sama lainnya.

Apa itu Marketing?

Mari kita mulai dengan mendefinisikan Marketing. Dalam hal ini marketing diartikan sebagai riset pasar. Dengan kata lain, marketing mengacu pada pemahaman pasar dan perilaku konsumen. Tujuannya adalah untuk menganalisis data ini untuk mengembangkan strategi yang akan memungkinkan peningkatan penjualan dan meningkatkan manfaat dan citra merek.

Marketing atau pemasaran adalah kegiatan mencari tahu kebutuhan pelanggan dan kemudian memenuhi kebutuhan mereka dengan produk dan layanan yang kita miliki. Marketing atau merupakan kegiatan berorientasi pelanggan yang ditujukan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka melalui proses pertukaran interaktif.

Baca Juga :

Apa itu Advertising?

Untuk Advertising itu sendiri bukanlah sebuah studi melainkan periklanan. Advertising terhubung dengan cara menghubungkan merek, produk atau perusahaan dengan konsumen melalui iklan. Dengan kata lain, perusahaan akan membuat konsumen ini tahu apa yang perusahaan jual kepada mereka. Tujuannya, sama seperti halnya pemasaran yaitu untuk meningkatkan penjualan produk sekaligus meningkatkan citra perusahaan.

Namun, yang mungkin tidak Anda ketahui adalah bahwa Advertising adalah cabang dari strategi marketing. Advertising adalah tentang menyusun pesan persuasif untuk terhubung dengan pelanggan dan membuat mereka membeli atau menanyakan apa yang sedang dijual.

Advertising artinya perusahaan mengiklankan suatu produk atau jasa melalui suatu media diketahui konsumen.

Jenis-Jenis Advertising Online

Saat ini perkembangan zaman yang serba modern membuat jenis advertising semakin canggih. Ada beberapa jenis Advertising online yang bisa kamu gunakan untuk beriklan seperti :

1. Direct Advertising

Direct Advertising merupakan salah satu jenis iklan yang dimana pemasang iklan akan menghubungi pemilik media langsung untuk memasang iklan. Caranya kita bisa mengunjungi salah satu website yang memiliki banyak pengunjung dan kita cari menu atau tombol pada website tersebut yang bertuliskan Advertising.

Kemudian kamu menghubungi kontak dari pemilik website tersebut untuk menanyakan harga pemasangan iklan pada website tersebut, berapa total pengunjung harian dan setiap bulannya dan informasi lainnya terkait dengan pemasangan iklan.

2. Self-Service Advertising

Ini artinya kamu membangun iklan sendiri di website yang kamu miliki. Untuk membuat iklan di website sendiri kamu bisa gunakan halaman landing page tersendiri, membuat blog post atau memasang tombol pembelian untuk konsumen tersendiri. Kamu bisa mendesain iklan yang menarik dan membuat copywriting yang menarik perhatian calon konsumen agar tertarik membeli produk yang dijual.

Tentunya hal ini akan sangat kompleks karena anda harus memikirkan semua. Gunakan jasa digital marketing agency untuk membantu perusahaan anda melaju leibh cepat.

3. Display Advertising

Display Advertising merupakan iklan yang muncul di sebuah halaman website biasanya dalam bentuk iklan banner ataupun flash banner. Dengan memasang iklan display ads di website yang memiliki banyak mengunjungi ini dapat meningkatkan brand awareness dengan baik.
Display Ads yang terkenal dan bisa kamu gunakan saat ini untuk beriklan adalah Google Display Network (GDN). Pelajari360 Digital Marketing

4. Social Media Advertising

Ini adalah salah satu bentuk advertising modern yang tidak boleh pebisnis lewatkan ketika ingin meningkatkan konversi atau sales produk di sosial media. Untuk menggunakan Social Media Advertising yang efektif, kamu bisa mencoba gunakan platform seperti facebook ads, instagram ads, twitter ads, tiktok ads dan linkedin ads.

5. Paid Search Advertising

Selanjutnya adalah advertising paid search yang akan ditampilkan mesin pencari seperti google. Dengan menggunakan media pengiklanan modern ini, produk kita bisa menggunakan kata kunci tertentu yang berhubungan dengan produk yang kita jual. Misal kita menjual produk makanan kucing, maka kita bisa mengiklankan website kita dengan kata kunci makanan kucing terbaik atau kata kunci lain yang berhubungan dengan produk yang dijual. Untuk jenis iklan ini bisa kamu pasang di Google Ads. Pelajari: SEM (Search Engine Marketing

6. Video Advertising

Salah satu media iklan yang tidak kalah menarik saat ini adalah platform video seperti youtube, instagram, tiktok dan lainnya. Dengan menampilkan Video Advertising di beberapa platform video populer saat ini akan sangat membantu produk atau jasa kita miliki lebih banyak dikenal dan diingat konsumen dengan cepat.

7. Native Advertising

Terakhir ada Native Advertising, ini adalah salah satu jenis advertising online berbayar yang dimana iklan akan ditampilkan menyerupai sebuah konten di sebuah halaman situs website. Biasanya iklan Native Advertising ditandai dengan adanya keterangan kecil bertuliskan sponsored atau Ads.

Baca Juga :

marketing advertising adalah

Hubungan Antara Marketing dan Advertising

Dapat dipahami secara sederhana bahwa marketing adalah kegiatan membawa produk kepada pelanggan dan advertising adalah salah satu bentuk marketing yang melakukan tugas untuk menarik pelanggan dengan baik.

Jika marketing adalah sebuah kue besar, di mana ada banyak bagian, setiap irisan mewakili satu area: riset produk, riset pasar, perencanaan media, hubungan masyarakat, Advertising, strategi penjualan, harga produk, purna jual pelanggan, dan hubungan masyarakat. Maka Advertising merupakan sepotong kue kecil di kue besar tersebut.

Bagian-bagian dalam marketing tersebut perlu dijalankan pada saat yang sama untuk membawa efek terbaik bagi bisnis. Di mana Advertising merupakan bagian penting dalam proses mempromosikan pengenalan merek serta penjualan. Kampanye marketing yang sangat sukses tidak akan lengkap tanpa Advertising. Dan sebaliknya, Advertising yang sukses juga berkat kampanye pemasaran yang tepat.

Perbedaan Marketing Dengan Advertising

Setelah melihat dengan tepat apa yang kami maksud dengan Marketing dan Advertising, menjadi jelas bahwa salah satu perbedaan utama antara keduanya adalah bahwa yang satu “tergantung” pada yang lain. Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, dalam sebuah marketing mencakup advertising, atau advertising adalah cabang dari sebuah marketing.

Pemasaran Tidak Hanya Menggunakan Advertising

Ketika Anda melihat sebuah iklan, Anda tahu bahwa itu memiliki tujuan tertentu, baik bertujuan agar konsumen membeli produk, atau mengenalkan perusahaan, dll. Ini adalah iklan dengan maksud pencarian yang terkait dengan strategi pemasaran yang terorganisir.

Di sisi lain, dalam hal pemasaran, kita tidak selalu bisa berbicara tentang periklanan. Ada lebih banyak cara untuk mempengaruhi konsumen daripada melibatkan periklanan saja. Misalnya, desain produk, logo perusahaan, dll.

Pemasaran dan Periklanan Fokus Pada Dua Hal Yang Berbeda

Periklananlah selalu difokuskan untuk membuat konsumen memperhatikan iklan dan juga berfokus pada produk, layanan, atau membuat perusahaan dikenal.

Dan pemasaran untuk apa? Nah, tujuannya lebih berorientasi untuk mendapatkan citra merek, produk, atau layanan sekaligus memahami bagaimana pasar dan pelanggan berperilaku terhadap suatu produk atau jasa.

Dua Tujuan Yang Sangat Berbeda

Sebelumnya, kami memberitahu Anda bahwa marketing didasarkan pada tujuan jangka panjang. Dibutuhkan waktu untuk menerapkan tekniknya dan memodifikasinya jika hasil yang diinginkan tidak dicapai.

Sebaliknya, iklan bersifat instan. Iklan hanya berusaha untuk mendapatkan perhatian konsumen dengan cepat dan saat itu saja. Itulah sebabnya iklan itu harus berubah-ubah sesuai dengan tujuannya, jika tujuan sudah tercapai maka iklan akan dihentikan atau rubah.

Sementara itu marketing akan terus bertanggung jawab atas analisis pasar, konsumen, produk, distribusi dan promosi. Sedangkan advertising yang dipedulikan hanyalah mempromosikan produk saja dan mengetahui apakah produk tersebut sampai ke konsumen dengan baik.

Baca Juga :

Mana yang lebih baik, Marketing atau Advertising?

Setelah melihat perbedaan marketing dengan Advertising, pertanyaan yang mungkin muncul di benak Anda adalah mana yang lebih baik di antara keduanya. Dan kenyataannya, tidak ada jawaban yang mudah. Keduanya tidak bisa terlepaskan untuk mencapai kesuksesan suatu bisnis.

Sungguh Anda tidak akan mendapatkan apa-apa dengan menerapkan strategi marketing yang baik jika Anda tidak memiliki Advertising. Dan advertising itu sendiri tidak akan berhasil jika marketingnya tidak dilakukan dengan baik.

Apa artinya? Yah, tidak ada marketing tanpa advertising dan advertising tanpa marketing jarang mencapai hasil yang baik. Singkatnya, kita tidak bisa memilih salah satu diantara keduanya, karena keduanya harus dijalankan bersama-sama untuk menghasilkan pemasaran bisnis yang terbaik.