Media Planning : Pengertian, Komponen, Faktor Pengaruh, dan Langkah Penerapannya

media planning

Dengan semakin maraknya tren digital marketing, maka marketer pun harus bisa memanfaatkan berbagai media sebagai saluran pemasaran. Baik itu social media, media tradisional, website, blog perusahaan, atau gabungan dari berbagai media sekaligus. Untuk itu, perlu perencanaan matang sebelum memanfaatkan media-media tersebut sebagai sarana marketing. Inilah kenapa, media planning menjadi bagian penting yang tidak boleh Anda abaikan.

Sesuai dengan namanya, pada dasarnya perencanaan media ini sama halnya dengan merencanakan strategi marketing sesuai marketing plan yang telah marketer susun. Tujuannya adalah agar proses pemasaran berjalan sesuai dengan rencana dan terstruktur guna mencapai tujuan dan target.

Perencanaan ini pula lah yang menjadi dasar untuk memastikan bahwa semua media pemasaran bisa menyampaikan brand message dan communication secara maksimal pada target pasar. Lalu, bagaimana tahapan media planning yang benar dan efektif?

Apa Itu Media Planning?

Melansir dari Bridge, media planning adalah proses pembuatan strategi, serta pembelian ad placement atau penempatan iklan di media. Inilah sebabnya, terkadang perencanaan media berhubungan dengan media buying.

Agar dapat melakukan perencanaan yang tepat, maka Anda harus memahami kombinasi media (media mix) yang paling efektif sebagai strategi pemasaran. Media yang bisa Anda manfaatkan pun beragam. Mulai dari media digital hingga tradisional seperti koran, majalah, flyer, baliho, dan lain sebagainya.

Selain mengetahui kombinasi atau gabungan media yang paling efektif, Anda juga harus bisa mengoptimasi performa media tersebut selama marketing campaign (kampanye pemasaran). Maka dari itu, tanpa adanya perencanaan media yang tepat, maka strategi marketing campaign pun tidak bisa berjalan dengan optimal.

Komponen Media Planning

Untuk menciptakan perencanaan media yang baik, maka Anda perlu memerhatikan setiap komponen di dalamnya. Melansir dari Maryville University, berikut ini adalah 4 komponen utama media planning yang wajib Anda ketahui:

  • Target pasar (audiens) : Yang pertama adalah target pasar atau audiens. Anda harus menargetkan iklan (advertising campaign) pada target yang tepat untuk bisa memberikan brand message yang bermanfaat bagi mereka.
  • Conversion rate : Komponen berikutnya adalah seberapa banyak angka konversi yang menjadi tujuan pemasaran Anda. Dengan menetapkan angka konversi, maka Anda bisa menentukan target yang ingin tercapai.
  • Biaya pemasaran : Dalam setiap strategi pemasaran, merencanakan biaya pemasaran adalah hal yang paling penting. Tujuannya adalah agar marketing campaign yang Anda jalankan berjalan dengan efektif tanpa membuang biaya operasional yang berlebihan.
  • Message frequency dan reach : Komponen berikutnya adalah seberapa sering Anda menampilkan campaign pada audiens tertarget (targeting ads). Selain itu, perhatikan pula jangkauan iklan tersebut.

Baca Juga :

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Media Planning

Selain komponennya, Anda juga harus mengetahui apa saja faktor yang bisa memengaruhi media planning.

Perlu Anda pahami bahwa pada dasarnya perencanaan media memiliki tiga pilar utama, yaitu target pasar, tujuan, dan reach. Sehingga, tiga hal inilah yang akan menjadi faktor paling berpengaruh dalam penggunaan media untuk strategi marketing campaign. Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya berikut ini:

1. Target Pasar (Audiens)

Untuk membuat media planning, maka Anda harus memahami siapa target pasar yang ingin Anda tuju dari marketing campaign ini. Bukan hanya itu saja, Anda juga harus memikirkan bagaimana cara agar brand message bisa mereka terima dengan baik.

Sebab dengan penyampaian yang tepat pada target pasar, maka kemungkinan keputusan pembelian (decision making) pun akan semakin tinggi. Bahkan, bukan hal yang mustahil apabila nantinya target pasar tersebut bisa menjadi pelanggan setia (customer loyal) yang terus menggunakan brand Anda (brand loyalty).

2. Tujuan Planning

Berikutnya adalah Anda harus menentukan tujuan apa yang ingin tercapai melalui media planning. Dengan menetapkan tujuan, maka Anda pun bisa menyusun strategi dan upaya untuk mewujudkannya.

Misalnya adalah untuk meningkatkan brand awareness, meningkatkan brand recognition dan brand reputation, meningkatkan engagement rate, meningkatkan lead conversion, dan lain sebagainya.

3. Reach

Faktor ketiga adalah reach atau seberapa luas jangkauan iklan dari media yang Anda pilih. Sebab, sejatinya tidak semua orang yang melihat konten marketing di media dapat memahami brand message dengan kecepatan yang sama.

Maka dari itu, pikirkan seberapa sering frekuensi Anda menyebarkan iklan tersebut. Carilah frekuensi yang tepat, sehingga audiens akan merasa tertarik setelah mendengar atau melihatnya beberapa kali. Semakin luas dan sering Anda menyebarkannya, maka semakin besar pula efektivitasnya untuk menarik audiens.

Baca Juga :

Langkah Penerapan Media Planning

proses media planning

Setelah memahami komponen hingga faktor apa saja yang berpengaruh, maka Anda bisa mulai melakukan perencanaan media dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Lakukan Market Research

Semua strategi marketing pada dasarnya memang membutuhkan market research atau riset market sebagai langkah awal. Tujuannya tentu saja untuk mendapatkan berbagai macam informasi dan insights yang relevan, sehingga bisa menciptakan konten yang efektif untuk audiens.

Saat melakukan riset pasar, Anda bisa membuat user persona atau buyer persona terlebih dahulu. Sehingga Anda bisa merepresentasikan audiens ideal yang menjadi segmen pasar Anda. Kemudian cari tahu saluran pemasaran atau media apa yang paling sering mereka gunakan. Sehingga, konten Anda bisa lebih efektif menjangkau mereka.

2. Tentukan Tujuan Media Planning

Langkah kedua adalah menentukan tujuan dari perencanaan media itu sendiri. Sebab tanpa tujuan yang jelas, maka perencanaan Anda tidak akan berjalan dengan efektif.

Saat Anda sudah menetapkan tujuan, maka Anda bisa mulai merencanakan langkah apa saja yang perlu Anda lakukan untuk mencapainya. Misalnya apabila tujuan utama Anda adalah untuk branding bisnis. Maka Anda bisa merencanakan strategi promosi menggunakan promotion mix di berbagai media.

Dengan begitu, akan tercipta brand presence yang kuat, sehingga audiens akan lebih mudah untuk mengenali brand Anda. Selain itu, rancang pula brand guideline agar brand Anda memiliki identitas (brand identity) yang jelas dan semakin terkenal.

3. Tentukan Template untuk Media Planning

Langkah berikutnya adalah membuat template untuk media planning. Pembuatan template ini tentunya akan sangat memudahkan pekerjaan Anda. Beberapa template yang bisa Anda gunakan misalnya adalah template editorial calendar, social media strategy, dan lain sebagainya.

Dengan memanfaatkan template-template tersebut, Anda tidak hanya memudahkan pekerjaan, namun juga lebih efektif dan terorganisir dengan baik.

4. Mengeksekusi Plan dan Lakukan Evaluasi

Setelah menerapkan langkah-langkah di atas, berikutnya Anda bisa langsung mengeksekusi rencana tersebut. Kemudian lakukan evaluasi untuk mengetahui efektivitas dan tingkat keberhasilan dan rencana yang telah Anda susun.

Untuk mengukur tingkat keberhasilan dan performa media planning, Anda bisa menggunakan metrik atau indikator tertentu. Misalnya engagement metrics dari audiens seperti jumlah like, komen, SoV, dan lain sebagainya.

Apabila metrik tersebut menunjukkan hasil yang positif, maka artinya strategi media planning Anda telah berjalan dengan baik. Sebaliknya, apabila metrik-metrik tersebut menunjukkan hasil yang negatif, maka Anda perlu melakukan perbaikan dan mencari tahu masalahnya.

Itulah ulasan mengenai media planning beserta komponen, faktor yang memengaruhi, hingga langkah penerapannya. Pada dasarnya, perencanaan media ini berfokus pada bagaimana cara paling efektif dan terbaik untuk menyampaikan iklan kepada calon pelanggan atau sales lead yang Anda miliki.

Perencanaan ini bertujuan untuk menyusun strategi agar digital campaign yang Anda lakukan dalam upaya promosi tersebut bisa diterima dengan baik, serta mampu meraih target market sesuai sasaran.

Selain menerapkan media planning, Anda juga bisa menggunakan layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis. Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketinginbound marketing360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.

Baca Juga :