Pentingnya Meningkatkan Brand Experience Bagi Strategi Marketing

Pentingnya Meningkatkan Brand Experience Bagi Strategi Marketing

Meningkatkan brand experience bagi strategi marketing adalah hal yang perlu diperhatikan untuk setiap bisnis saat ini. Karena brand experience mencakup hampir semua aspek cara konsumen mengenal sebuah merek.

Jadi, jika bisnis ingin memiliki konsumen yang loyal, maka harus benar-benar memperhatikan pentingnya brand experience. Semakin konsumen memiliki pengalaman penggunaan branding bisnis yang baik, maka brand akan menjadi lebih terkenal dan bisa bertahan di pasar.

Untuk benar-benar memahami apa yang membuat brand experience menjadi sukses, silahkan simak beberapa informasi dan tips meningkatkan brand experience bagi strategi marketing berikut.

Apa Itu Brand Experience?

Untuk lebih memahami apa itu brand experience, kita harus memisahkan kata “brand” yang artinya sebuah merek perusahaan atau bisnis. Sedangkan “experience” artinya pengalaman yang menggambarkan bagaimana sebuah perkembangan dan pertumbuhan.

Oleh karena itu pengertian brand experience secara harfiah menggambarkan bagaimana sebuah merek dikenal oleh calon pelanggan dan pelanggan yang sudah ada, selama dan setelah berinteraksi dengan keberadaan brand tersebut.

Brand experience berbeda dengan user experience. Brand experience merupakan konsep yang lebih besar yang berisi user experience di dalamnya.

Bagian penting dari brand experience adalah menciptakan pengalaman pengguna yang tak terlupakan sejalan dengan keseluruhan pengalaman mengenal dan menggunakan sebuah merek. Brand yang terkenal sangat menekankan pada brand experience.

Contohnya adalah perusahaan Apple. Perusahaan teknologi Apple sangat menekankan brand experience di seluruh aspek, baik di toko ritelnya, pengemasan, sampai antarmuka yang digunakan pada produk Apple menciptakan interaksi yang baik dengan pelanggan (customer retention).

digital marketing agency

Elemen yang Meningkatkan Brand Experience Bagi Strategi Marketing

elemen pengalaman merek

Internet telah merubah cara kita melakukan interaksi dengan sebuah brand. Interaksi kita dengan sebuah brand yang kita cintai dan dengan brand yang baru menjadi lebih kompleks dari sebelumnya. Sebelumnya kita hanya bisa berinteraksi dengan sebuah brand melalui iklan di media cetak, televisi, atau radio dan dengan produknya sendiri.

Baca Juga:

Sekarang, kita dapat berinteraksi dengan brand melalui iklan di media sosial, email marketing, dan di berbagai toko online untuk keperluan digital marketing campaign. Saat ini sebagian besar brand terkenal juga memiliki aplikasi dan akun media sosialnya sendiri.

Brand experience yang baik adalah yang dapat mengubah seluruh pengalaman biasa saja menjadi pengalaman yang berkesan. Karena itu, Anda perlu memastikan bahwa mempertimbangkan elemen yang berbeda dapat membentuk brand bisnis menjadi lebih sukses.

Ada beberapa elemen yang meningkatkan brand experience bagi strategi marketing yang baik, seperti:

Semua elemen yang disebutkan di atas adalah elemen yang penting dari keseluruhan brand experience itu sendiri.

Langkah Meningkatkan Brand Experience Bagi Strategi Marketing

Langkah Meningkatkan Brand Experience Bagi Strategi Marketing

Menekankan pengalaman di atas segalanya merupakan kunci untuk menciptakan brand yang berkesan di mata pelanggan.

Beberapa brand terkenal menciptakan pengalaman yang aspiratif, yang membuat pelanggan yang sudah ada dan pelanggan potensial merasa nyaman menggunakan brand terkenal tersebut. Contohnya adalah Netflix, ketika kita memikirkan layanan streaming untuk menonton sebuah film streaming pastinya kita akan mengingat Netflix.

Netflix telah sukses untuk menghasilkan konten terbaik, kemudahan akses, dan kenyamanan penggunaan. Sehingga membuat pengalaman penggunaan dan penerapan brand experience Netflix sangat sukses.

Jadi jika bisnis Anda ingin seperti Netflix, Anda harus memperhatikan beberapa elemen interaktif yang telah disebutkan di atas. Sehingga brand bisnis Anda akan meninggalkan kesan positif kepada pelanggan.

Baca Juga:

Dan untuk menciptakan brand experience yang berkesan bagi pelanggan, silahkan simak langkah meningkatkan brand experience bagi strategi pemasaran brand yang sukses berikut:

1. Menentukan Tujuan

Siapakah Anda? Mampu menjawab pertanyaan ini sangatlah penting untuk brand experience bisnis Anda miliki saat ini. Menentukan siapa Anda akan menentukan jenis pengalaman yang ingin Anda ciptakan.

Di pasar saat ini sangat banyak produk dari berbagai merek, produk yang memiliki tujuan yang besar akan terlihat lebih menonjol dari produk lainnya. Jadi, dengan menentukan tujuan yang jelas akan memberikan nilai lebih pada brand bisnis (brand value) yang Anda miliki. Jadi mulai sekarang tentukan apa tujuan brand dan bisnis plan Anda!

2. Fokus Pada Storytelling

Beberapa brand experience terbaik adalah brand yang menciptakan pengalaman yang fokus pada storytelling.

Apa saja cerita yang bisa Anda bagikan dari brand bisnismu? Bagaimana Anda bisa menjadi seperti sekarang berkat brand yang Anda bangun? Bagaimana Anda dapat meningkatkan kehidupan dari brand yang Anda bangun?

Dengan membagikan sebuah storytelling brand bisnis akan menciptakan rasa ingin tahu dan menyarankan entitas yang hidup dan berkembang dibandingkan produk statis yang hanya berfokus pada menghasilkan uang. Dengan memanfaatkan media sosial, brand dapat membagikan sebuah cerita yang dapat menginspirasi sekaligus berkomunikasi dengan banyak pelanggan.

3. Konsisten

Sangat penting bahwa brand harus memiliki elemen yang berbeda-beda untuk membentuk brand yang terbaik. Jika sebuah brand tidak konsisten dalam menyajikan pengalaman pengguna, maka hal ini dapat merusak citra merek dan pengalaman pelanggan secara keseluruhan.

Jadi ketika bisnis Anda ingin memiliki brand experience yang baik harus memiliki konsistensi visual. Business asset dan pedoman brand harus konsisten, seperti logo brand, tipografi, dan palet warna brand.

Maka Anda tidak boleh merubah terlalu sering aset merek dan pedoman merek, seperti dukungan pelanggan, komunikasi dan sikap perusahaan terhadap pelanggan, postingan di media sosial dan pendekatan merek secara keseluruhan.

4. Menemukan Peluang

Sebuah pengalaman akan membutuhkan keterlibatan panca indra yang manusia miliki. Apakah brand bisnis Anda menawarkan peluang kepada pelanggan untuk melihat, mendengar, membaca dan membicarakan produk atau layanan bisnis Anda?

Visibilitas, audibilitas, dan aksesibilitas Anda menawarkan banyak peluang untuk keterlibatan. Membuat survei pelanggan hingga membuka stand di mall untuk memberikan sample produk ke pelanggan atau cara lainnya adalah cara yang tepat untuk menciptakan peluang keterlibatan.

5. Mengutamakan Pengalaman di atas Penjualan

Apa yang terjadi sebelum, selama dan setelah penjualan adalah bagian yang paling berkesan dari pengalaman pembelian bagi pelanggan. Pengalaman pelanggan ini digambarkan dengan 3 tahapan yaitu sebelum pembelian atau pra-pembelian, pengenalan, dan tahap pasca-pengenalan.

Pelanggan akan mengingat apakah pengalaman pra-pembelian mudah dan menyenangkan sehingga Anda dapat mengukur nilai kepuasan pelanggan. Kemudian di tahap pasca pengenalan juga apakah memberikan kesan yang baik. Kesan yang baik dan positif dari pengalaman pelanggan ini sangat penting untuk menciptakan brand experience yang sukses.

Contohnya bisnis Anda menjual parfum, maka Anda harus membuat toko parfum yang enak dilihat  melalui penataan rak dan produk. Selain itu Anda juga harus memerintahkan staf penjualan untuk mendekati pelanggan, kemudian sebelum pelanggan membeli produk tawarkanlah untuk mencoba sample beberapa parfum yang dijual. Nah, itulah contoh dari pengalaman yang tidak mengutamakan penjualan kepada pelanggan.

Kita harus selalu mencari informasi dan pengalaman baru setiap harinya. Dengan cara ini brand bisnis yang kita bangun nantinya dapat beradaptasi dengan baik dan mampu memiliki nilai daya saing bisnis karena pastinya akan selalu ada budaya dan trend baru dalam dunia bisnis.

Pelanggan akan memiliki keinginan dan minat yang terus berubah-ubah seiring dengan perubahan trend yang terjadi di pasar. Jadi, jika brand Anda miliki tidak bisa beradaptasi dengan budaya dan trend baru yang diinginkan pelanggan, maka brand Anda akan ketinggalan jaman dan akan ditinggal oleh pelanggan.

Baca Juga:

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.