Multichannel Marketing, Strategi Jitu untuk Jangkau Lebih Banyak Pelanggan

multichannel marketing

Multichannel marketing tentunya menjadi salah satu jenis strategi pemasaran yang tak asing lagi di telinga marketer. Strategi pemasaran yang satu ini wajib untuk Anda pelajari, sebab merupakan strategi jitu untuk menarik lebih banyak leads. Yakni sekumpulan pelanggan yang menunjukkan ketertarikan atau minat pada bisnis Anda.

Bukan cuma itu saja. Kelebihan lain dari strategi marketing ini adalah mudah dalam penerapannya, lebih menghemat waktu dan biaya, efektif meningkatkan angka kepuasan pelanggan atau customer satisfaction score, serta dapat mempertahankan pelanggan lama.

Istilah multichannel marketing sendiri kerap berkaitan dengan omnichannel marketing. Pada dasarnya, keduanya merupakan sistem dukungan pelanggan yang disiapkan oleh perusahaan.

Biasanya, setiap perusahaan akan menyediakan beberapa cara agar pelanggan bisa berinteraksi dengan customer service mereka. Perbedaan multichannel dan omnichanel terletak pada saluran komunikasi yang terintegrasi untuk konsumen.

Lantas, bagaimana cara menerapkan strategi pemasaran multichannel ini?

Apa Itu Multichannel Marketing?

Melansir dari Thepostrecordsmultichannel marketing adalah salah satu bentuk strategi pemasaran yang memanfaatkan banyak saluran komunikasi. Strategi ini bertujuan agar Anda dapat menjalin komunikasi dengan pelanggan secara maksimal.

Semakin banyak channel yang Anda gunakan, maka semakin efektif dan maksimal untuk menarik banyak audiens. Channel alias saluran dari pemasaran multichannel pun bermacam-macam. Di antaranya adalah toko offline, website perusahaan, email marketing, media sosial, saluran telepon, hingga aplikasi.

Sebenarnya, tujuan dari strategi multichannel ini adalah untuk menarik banyak target pasar dari berbagai kalangan tanpa batasan informasi. Di mana, nantinya pelanggan dapat mengakses segala informasi tentang perusahaan atau bisnis Anda dari berbagai channel.

digital marketing agency

Misalnya, ketika pelanggan kurang puas mencari informasi melalui media sosial, maka mereka bisa pindah ke website atau menghubungi customer service secara langsung untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.

Baca Juga :

Mengapa Multichannel Marketing Penting?

Melansir dari Inc, strategi multichannel sangat penting karena mampu menarik banyak leads untuk menjadi pelanggan, serta meningkatkan kesadaran merek (brand awareness).

Bahkan strategi marketing ini juga terbukti dapat meningkatkan angka kepercayaan pelanggan terhadap brand (brand authority). Dengan demikian, maka peluang untuk meningkatnya customer loyalty dan brand loyalty pun akan semakin besar. Hal ini karena semakin banyak channel yang Anda gunakan, maka akan semakin besar pula kesempatan calon pelanggan untuk melihat kampanye pemasaran atau marketing campaign Anda.

Namun, Anda harus ingat bahwa tiap saluran atau channel tersebut tidak saling berkomunikasi. Artinya, apabila Anda memilih satu channel saja, maka hubungan Anda dengan pelanggan di channel lainnya kemungkinan tak akan berjalan dengan maksimal.

Sebagai contoh, seorang pelanggan berlangganan email newsletter. Namun, ia tidak mengikuti media sosial bisnis Anda. Apabila Anda hanya memaksimalkan strategi digital marketing melalui media sosial, maka pemasaran lewat email newsletter pun akan terbengkalai.

Akibatnya, bisa saja Anda kehilangan pelanggan tersebut. Jika Anda membiarkannya secara terus-menerus, bukan hal yang mustahil apabila hal ini dapat meningkatkan risiko customer churn rate.

Strategi Penerapan Multichannel Marketing

strategi penerapan multichannel marketing

Setelah mengetahui manfaat dan pentingnya multichannel marketing, maka berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan strategi pemasaran tersebut :

1. Tentukan Target Pelanggan Anda

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan siapa target pelanggan Anda. Untuk menentukan target, maka Anda harus melakukan market research dan segmentasi terlebih dahulu. Bila Anda merasa kesulitan, maka gunakanlah buyer persona. Sehingga Anda bisa mendapatkan informasi selengkap mungkin tentang pelanggan dan dapat memberikan produk sesuai kebutuhan mereka.

Buyer persona sendiri merupakan karakter yang muncul dalam pikiran Anda ketika membayangkan pembeli ideal produk Anda. Singkatnya, ia adalah representasi dari calon konsumen Anda yang menggambarkan bagaimana perilaku konsumen tersebut, sifat, daya beli, dan bagaimana ia mengambil keputusan.

Baca Juga :

2. Pilih Channel yang Ingin Anda Gunakan

Setelah menentukan target audiens, maka langkah selanjutnya adalah memilih channel yang ingin Anda gunakan. Tentu saja semakin banyak channel maka akan semakin efektif dan semakin banyak pula target pelanggan yang bisa Anda jangkau.

Anda pun bebas memilih channel manapun yang mau Anda pakai. Namun, ingatlah untuk tetap melihat kemampuan sumber daya Anda. Jika memang masih terbatas, sebaiknya Anda menggunakan channel yang paling sesuai dengan target pelanggan.

3. Padukan Pesan Secara Konsisten

Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan pemasaran multichannel adalah penyampaian pesan yang konsisten. Padukan setiap pesan secara konsisten di semua channel dengan selaras, agar tercipta kekompakan meskipun sebenarnya terdiri dari banyak tim yang tidak saling terhubung.

Sebab, meskipun setiap channel memiliki pesan berbeda, namun penting untuk memadukannya sesuai dengan karakteristik pelanggan. Strategi ini memang sangat efektif dan efisien untuk mendorong fokus tiap anggota tim.

Selain itu, ini juga bertujuan untuk membangun brand voice dari bisnis Anda. Yaitu gaya berkomunikasi sebuah brand dengan pelanggan, untuk menentukan citra brand tersebut. Gaya berkomunikasi ini haruslah sesuai dengan target pelanggan serta kepribadian dari brand itu sendiri.

Karena ketika bisnis Anda sudah memiliki citra brand, maka akan lebih mudah untuk menjalin komunikasi dengan pelanggan. Sehingga tak hanya berguna untuk branding bisnis, brand voice ini juga bisa Anda gunakan untuk meningkatkan customer loyalty.

4. Sesuaikan Pesan Berdasarkan Channel Masing-Masing

Apabila Anda sudah menentukan brand voice dan membuat pesan yang konsisten, ingatlah untuk tidak menyamakan semua pesan tersebut. Misalnya, konten marketing untuk Instagram jelas sangat berbeda dengan konten pemasaran di Twitter.

Contohnya Anda memilih Instagram sebagai channel marketing. Melalui platform yang satu ini, tentunya pesan visual akan tampak lebih menarik daripada caption yang panjang. Berbeda dengan saluran marketing lainnya seperti Twitter. Di media sosial yang satu ini, pesan berupa tulisan lebih efektif dengan memaksimalkan hashtag sebagai strategi untuk menarik lebih banyak pelanggan.

Intinya, meski padu, tapi usahakan untuk tetap menyesuaikan pesan dengan saluran. Dengan demikian, Anda pun bisa memaksimalkan potensi channel yang Anda pilih.

Demikian adalah ulasan tentang multichannel marketing, manfaat, serta cara penerapannya sebagai strategi pemasaran. Pada dasarnya, semua channel marketing harus dapat menciptakan customer experience yang efektif dalam dan perjalanan pelanggan (customer journey) selama berinteraksi dengan bisnis Anda.

Dengan demikian, menguasai strategi pemasaran multichannel ini sangatlah penting. Tidak hanya sekadar branding, namun strategi ini juga dapat menjaring lebih banyak pelanggan baru, bahkan mempertahankan hubungan baik dengan pelanggan lama.

Di sisi lain, menerapkan multichannel marketing saja belum cukup untuk meningkatkan bisnis. Anda juga bisa menggunakan layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis. Beberapa strategi yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.

Baca Juga :

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.