Langkah Mengembangkan Strategi Niche Marketing Dalam Mendorong Pertumbuhan Bisnis

Langkah Mengembangkan Strategi Niche Marketing Dalam Mendorong Pertumbuhan Bisnis

Suatu perusahaan yang sedang mengembangkan bisnisnya tentu saja akan menerapkan strategi pemasaran, produksi, hingga penjualan tertentu (konsep supply chain management) dalam upaya memenuhi kebutuhan target konsumen. Namun, pada kenyataannya, pangsa pasar saat ini mengalami persaingan yang begitu ketat di mana posisi pasar perusahaan besar umumnya lebih unggul daripada bisnis UKM dan UMKM. Nah, bagi Anda yang sedang menjalankan bisnis rintisan, pertimbangkan untuk menerapkan niche marketing agar dapat bertahan di pasar dan memiliki daya saing bisnis setara perusahaan besar.

Melalui jenis pemasaran ini, Anda dapat memenuhi permintaan konsumen (demand management) dengan lebih spesifik di mana Anda merancang produk dan menerapkan marketing mix yang sesuai dengan karakteristik pelanggan. Sehingga nantinya Anda dapat menentukan apakah perusahaan atau bisnis Anda memiliki perencanaan bisnis yang baik.

Selain itu, juga membantu perusahaan Anda dapat merumuskan manajemen proses bisnis yang berfokus pada siklus hidup pelanggan dan profit. Akan tetapi, bagaimana cara terbaik dalam mengembangkan strategi niche marketing bagi usaha kecil dan menengah?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Anda bisa membaca isi artikel di bawah ini sampai habis, ya!

Definisi Niche Marketing

Secara umum, pemasaran ceruk atau niche marketing adalah bentuk strategi pemasaran yang menargetkan segmentasi pasar kecil nan spesifik sesuai dengan kebutuhan, kebiasaan konsumen, dan preferensi target pasar untuk mengidentifikasi rencana pemasaran terbaik.

Berkebalikan dengan mass marketing, pemasaran ini terjadi ketika bisnis berencana membuat produk atau layanan khusus untuk target konsumen berdasarkan karakteristik. Seperti demografis, hobi, pekerjaan, atau minat dalam tujuan sosial atau politik untuk menjangkau (reach) konsumen potensial (leads) dengan optimal. Di mana kemudian perusahaan akan melakukan upaya pemasarannya di sekitar kelompok tersebut menggunakan berbagai jenis saluran pemasaran.

Dengan pemasaran ceruk, setiap niche pasar mendefinisikan pengembangan fitur produk tertentu yang mendukung faktor terjadinya pemasaran niche, mulai dari:

  • Harga, apakah produk bisnis memiliki harga mahal atau promosi.
  • Desain dan kualitas, apakah produk berkualitas premium atau produk buatan tangan (konsep product-led growth).
  • Demografi, seperti gender, tingkat pendapatan, tingkat pendidikan, dan lain-lain).
  • Geografis, seperti penduduk negara atau kota tertentu.

Baca Juga:

Menurut beberapa sumber, salah satunya TechTarget, pemasaran ceruk umum digunakan dan bermanfaat untuk niche pasar bisnis kecil yang memiliki anggaran, sumber daya, dan aset bisnis terbatas serta fokus penawaran hanya untuk kelompok konsumen tertentu. Contohnya, niche aspek lingkungan, industri musik, fashion, tour & travel, bidang kesehatan, komputer dan teknologi, hewan peliharaan, industri game, hingga dekorasi rumah.

Namun, saat ini perusahaan besar yang mana memiliki penawaran yang lebih luas juga bisa menerapkan niche marketing dengan berfokus pada menghasilkan produk untuk pelanggan khusus. Tak jarang mereka memaksimalkan pemasaran yang terkonsentrasinya (concentrated marketing) dengan menerapkan pemasaran digital. Misalnya, video marketing, social media marketing, content marketing dengan SEO, dan mobile marketing yang memanfaatkan teknologi pemasaran tertentu.

Manfaat Menerapkan Niche Marketing

Berdasarkan pemaparan teori di atas, terlihat bahwa pemasaran niche membantu bisnis Anda fokus pada satu bidang niche serta memiliki daya saing bisnis yang membedakannya dengan perusahaan lain. Sehingga perusahaan Anda mampu menghadapi persaingan yang ketat dengan kompetitor. Walaupun bisa jadi bisnis Anda berada dalam posisi yang juga mampu menyediakan produk dan layanan lain untuk audiens yang lebih luas.

Selain itu, Anda juga akan merasakan manfaat lain dari niche marketing, seperti:

1. Mengurangi Biaya Pemasaran

Setelah berhasil memvisualisasikan audiens yang tepat untuk brand bisnis (konsep brand engagement), Anda akan mendapatkan kesempatan untuk membuat daftar target prospek dan mengembangkan pesan dan pendekatan penjualan khusus untuk mereka. Caranya dengan mengidentifikasi persona pembeli atau buyer persona yang mana sangat penting dalam pembuatan konten yang sangat relevan untuk pelanggan. Sehingga nantinya dapat memicu minat dan menghasilkan prospek (lead conversion) dengan waktu dan biaya pemasaran bisnis yang seminimal mungkin.

2. Meningkatkan ROI dan Keuntungan Bisnis

Dari poin pertama, dapat diperoleh bahwa bisnis Anda akan lebih mudah meningkatkan penjualan produk atau layanan kepada pelanggan yang berniat membelinya. Ketertarikan pelanggan tersebut akan memberi Anda konversi dibandingkan dengan pelanggan yang tidak tertarik untuk membeli produk Anda. Jadi, jika brand Anda berfokus pada penjualan kepada pelanggan yang tertarget, maka bisnis Anda memiliki peluang untuk meningkatkan margin keuntungan penjualan (incremental sales) dan ROI secara keseluruhan.

3. Memenuhi Kepercayaan dan Kredibilitas Bisnis

Setelah brand Anda memperoleh pengalaman (brand experience) dalam niche pemasaran tertentu, brand Anda akan mengembangkan reputasi (brand reputation) sebagai ahli di bidangnya. Sehingga, tanpa sadar konsumen akan meyakini pendapat dan feedback Anda sebagai trendsetter dalam industri tertentu.

Baca Juga:

4. Peningkatan Operasi Pemasaran

Manfaat lain yang paling spesifik dari niche marketing adalah fleksibilitas operasi pemasaran. Pemasaran niche akan membantu Anda mengetahui dengan siapa bisnis Anda berbicara (corporate communication) dan data apa yang dikumpulkan untuk membangun saluran penjualan dan rencana bisnis.

5. Membangun Loyalitas Pelanggan

Selain itu, pemasaran ceruk memainkan peran krusial dalam menghasilkan loyalitas pelanggan dan memberikan keunggulan atas kompetitor dengan berfokus pada Unique Selling Proposition (USP) Anda. Pasalnya, pelanggan akan merasa bahwa mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan dan siap untuk membeli produk atau layanan bisnis Anda.

Langkah Mengembangkan Strategi Niche Marketing

Setelah mengetahui beberapa manfaat pemasaran niche, kini saatnya menerapkan langkah strategis untuk membuat pemasaran niche yang dapat membantu Anda menjangkau, menarik, dan mengonversi audiens. Berikut ini penjelasannya.

1. Riset Audiens Dengan Menyeluruh

Langkah Mengembangkan Strategi Niche Marketing

Karena niche marketing secara langsung berfokus pada satu kelompok audiens tertentu, brand Anda perlu melakukan riset pasar secara menyeluruh yang melibatkan:

Riset pasar audiens juga dapat membantu Anda memahami titik kesulitan pelanggan (customer pain point) dan memberi Anda cara untuk memulai percakapan dengan pelanggan melalui pemenuhan kebutuhan dan preferensi mereka (marketing communication).

2. Pahami Strategi Kompetitor

Setelah itu, pahami sumber daya dan strategi kompetitor yang nantinya juga Anda gunakan untuk brand Anda. Ingat, bukan berarti Anda meniru cara mereka, tetapi untuk tujuan mendapatkan wawasan tentang target pelanggan, pasar, serta kekuatan dan kelemahan kompetitor. Dengan melakukan analisis kompetitor, bisnis Anda dapat memahami seperti apa distribusi konten dan platform media sosial yang digunakan untuk pemasaran (social media branding).

3. Bangun Hubungan Dengan Pelanggan dan Partnership

Strategi selanjutnya yang paling efektif untuk menonjol dalam niche marketing adalah membangun hubungan dengan pelanggan (konsep relationship marketing) dan membina hubungan dengan mitra bisnis (partnership marketing). Dengan begitu, Anda dapat dengan mudah mempertahankan pelanggan dan mengakuisis pelanggan baru.

4. Membuat Kampanye Word of Mouth

Membuat kampanye pemasaran dan percakapan mencolok di antara pelanggan (konsep word of mouth) dapat meningkatkan citra brand secara tidak langsung. Biasanya, kampanye tersebut melibatkan hadiah dan sponsorship untuk menjangkau audiens secara tidak langsung namun relatif terlihat. Cara ini akan membawa banyak dampak positif dalam meningkatkan brand awareness oleh pelanggan.

5. Pilih Platform Pemasaran Terbaik

Ketika sebuah brand akan menjangkau kelompok kecil pelanggan, Anda harus memilih platform media sosial yang tepat sesuai karakteristik atau kebiasaan pelanggan. Apakah pelanggan Anda lebih sering terhubung dengan brand melalui media berbayar atau media kepemilikan pribadi (owned media), seperti Instagram, Meta, website, atau email newsletter.

6. Bangun Brand Loyalty

Membangun loyalitas brand atau brand loyalty adalah salah satu strategi niche marketing yang paling kuat di mana pelanggan Anda menjadi brand ambassador untuk mempromosikan brand secara cuma-cuma. Sehingga memberi Anda banyak prospek penjualan dan konversi bisnis.

Dalam rangka menghasilkan loyalitas brand, Anda perlu menciptakan pengalaman pelanggan yang luar biasa, mengantisipasi kebutuhan, dan terlibat dengan audiens Anda secara teratur (customer engagement).

Baca Juga: