Mengenal Premium Content dan Jenis-Jenisnya

apa itu premium content

Apakah Anda sering menemui konten atau artikel yang berlabelkan premium content? jika iya, apa maksudnya? berikut ini akan diulas mengenai apa itu premium content, jenis-jenisnya, hingga kelebihan dan kekurangannya.

Apa Itu Premium Content?

Bersumber PCMag, premium content merupakan konten digital yang hanya dapat diakses dengan biaya tertentu. Biaya yang dikeluarkan juga tak selalu uang, Anda dapat meminta kontak audiens sebelum mereka dapat mengakses kontent premium Anda.

Konten premium juga memiliki ciri-ciri:

  • Fokus pada topik yang dibutuhkan audiens dan penting bagi bisnis Anda
  • Menampilkan panduan atau informasi menghadapi isu tertentu

Jenis – Jenis Premium Content

Premium content memiliki beberapa jenis antara lain:

Ebook

e-book

Bersumber Digital Marketing Institute, premium content dengan menggunakan e-book membuat brand Anda semakin dipercaya audiens. E-book tersebut dapat berisi buku panduan, kumpulan data, dan lain-lain. Sebelum membuat e-book, Anda harus cek kompetitor.

Jika kompetitor sudah membuat e-book dengan topik X, usahakan Anda membuat dengan topik lainnya. Anda juga bisa membuat e-book dengan topik yang sama namun lebih lengkap dan update.

Baca Juga:

Konten Interaktif

Kuis

Konten interaktif juga termasuk dalam premium content. Konten ini akan melibatkan audiens secara langsung. Contohnya jika Anda bekerja di perusahaan bimbingan belajar Anda dapat membuat kuis singkat atau pertanyaan minat bakat. Salah satu contoh adalah “Apa jurusan kuliah yang cocok untukmu?”

Terdapat juga pilihan kuis lain seperti pengenalan karakter melalui gambar-gambar khusus. Nantinya audiens akan meminta menjawab beberapa pertanyaan tersebut. Hasilnya dapat disesuaikan dengan jawaban itu.

Video Interaktif

Tahukah Anda jika video interaktif merupakan konten yang paling populer dan diminat saat ini? Yah, video interaktif akan lebih menarik karena memadu padankan visual dan audio. Hal ini diprediksi akan terus berkembang sampai beberapa tahun ke depan.

Menurut sumber Singlegrain, 51,9 persen marketer mengungkapkan bahwa video mempunyai ROI lebih baik daripada jenis konten lainnya. Selain itu 43 persen konsumen juga diketahui menginginkan konten video dari brand yang lebih menarik.

Kalkulator Online

Kalkulator online termasuk premium content. Jika Anda bekerja di perusahaan finansial, buatlah halaman khusus untuk menghitung pajak atau melakukan budgting seperti penghitungan KPR dan bunga.

Infografik Interaktif

Jika Anda ingin menampilkan konten yang berbeda? cobalah dengan membuat infografik interaktif. Nantinya, audiens akan mengklik komponen-komponen pada infografik tersebut. Data-data yang ditampilkan dapat berubah sesuai dengan interaksi audiens dengannya.

Jenis-Jenis Infografik untuk Content Marketing

Berikut ini jenis-jenis infografik yang dapat Anda jadikan pilihan guna strategi content marketing Anda.

  • Timeline Infografik
    Jenis infografik ini cukup populer untuk menampilkan berbagai informasi secara kronologis. Infografik jenis ini akan memberikan informasi yang runut misalnya suatu peristiwa bersejarah. Lewat infografik jenis ini, timeline peristiwa jadi lebih mudah dipahami.
  • Informational Infographic
    merupakan infografik yang juga cukup populer dan sering kita temui di media sosial. Jenis ini akan sangat berguna untuk mengkomunikasikan konseo dengan jelas. Jadi, jika ingin memberikan gambaran yang umum, Anda bisa menggunakan infografik jenis ini. Selain itu, tips agar lebih menarik, tambahkan angka di judulnya dan desain yang menarik agar audiens semakin tertarik.

Survey atau Polling

Kedua jenis ini tentu tak asing lagi bukan? Yah, survey dan polling termasuk pada konten interaktif yang memanfaatkan feedback dari audiens. Selain itu survey dan polling dapat bermanfaat untuk mengetahui informasi lebih banyak dari audiens.

Namun terkadang kedua jenis ini cepat membuat mereka bosan. Untuk mengatasi hal ini buatlah lebih menarik salah satunya dengan desain visual yang sangat menarik mata audiens.

Baca Juga:

Manfaat Konten Interaktif

Terdapat beberapa manfaat membuat konten interaktif antara lain:

Meningkatkan Traffic Website

Tentu memiliki traffic yang tinggi dan stabil merupakan impian dari setiap brand. Salah satu yang dapat meningkatkan traffic website Anda adalah dengan membuat konten interaktif. Hal ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi audiens.

Apalagi jika konten interaktif yang Anda sajikan bermacam-macam, pengunjung akan lebih betah berada pada website Anda. Audiens juga berpotensi untuk selalu kembali lagi ke website Anda untuk mencoba setiap konten yang menurut mereka sangat menarik dan layak dicoba.

Meningkatkan Brand Awareness

Konten interaktif juga dapat meningkatkan brand awareness. Terlebih lagi jika konten-konten interaktif yang Anda buat di website menarik sehingga berpeluang semakin dikenal dan viral oleh audiens yang luas. Jika sudah terkenal, jangan lupa untuk tetap meningkatkan kualitas konten yang telah Anda buat untuk mempertahankan audiens lama agar bisa menjadi pengunjung setia.

Rekaman Webinar

Anda pernah mengadakan webinar? kemudian merekamnya? nah rekaman tersebut dapat Anda jual kembali sebagai premium content. Tentu hal tersebut harus sesuai dengan persetujuan pihak dalam webinar ya terutama persetujuan pemateri.

Template

Template merupakan dokumen yang memiliki pola tertentu. Nantinya pengguna template akan mengisi bagian kosong dari dokumen tersebut. Beberapa contoh template yang bisa menjadi premium content antara lan:

– planner tahunan
– presentasi
marketing plan

Konten-konten tersebut harus di-download oleh audiens. Sebagai syarat download, Anda pun dapat meminta alamat email atau beberapa biaya tertentu.

Kelebihan dan Kekurangan Premium Content

kelebihan dan kekurangan premium content

Premium content juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan antara lain:

Kelebihan

  • Meningkatkan Revenue

Anda dapat menjual konten premium sehingga hal ini dapat meningkatkan revenue perusahaan.

  • Meningkatkan Traffic

Premium content dapat meningkatkan traffic. Agar tercapai, Anda dapat membuat konten dengan topik yang cocok dan pas untuk para audiens Anda. Untuk menentukan topik, Anda dapat membuat buyer persona. Bersumber Hootsuite, buyer persona merupakan gambaran detail dari seseorang yang merupakan audiens Anda.

Gambaran tersebut berupa

  1. Keinginan
  2. Perilaku
  3. Tujuan
  4. Pain Point(masalah yang dihadapi saat meraih tujuan)
  5. Kebiasaan Membeli
  6. Dan lain sebagainya

Dengan memahami hal tersebut, Anda bisa merancang konten yang benar-benar audiens butuhkan. Premium content yang Anda buat pun akan tepat sesuai target audiens dan berpotensi untuk mendatangkan traffic yang tinggi.

  • Mengembangkan Email List

Premium content tak melulu dibeli dengan uang. Anda juga bsa meminta email para audiens. Hal tersebut dapat mengembangkan email list sehingga lead Anda juga semakin banyak.

Kekurangan

  • Memuatnya Butuh SKill Khusus

Agar premium content semakin berkualitas salah satunya jika Anda membuat infografi atau e-book, buatlah dengan desain yang bagus. Untuk membuat premium content berkualitas tentu hal tersebut harus membutuhkan waktu yang tak sedikit dann memiliki skill khusus. Salah satunya Anda harus meminta bantuan dari para desainer.

  • Membutuhkan Banyak Waktu

Agar yang Anda berikan berkualitas dan tidak mengecewakan, tentu membuat yang terbaik selalu membutuhkan waktu. Sebab, Anda harus mengumpulkan lebih banyak informasi dari biasanya. Untuk mendesain infografik atau e-book pun harus berkualitas dan bagus tentu saja hal tersebut pasti membutuhkan waktu yang tak sedikit.

Baca Juga:

 

Itulah informasi mengenai apa itu premium content dan beberapa jenis-jenisnya yang dapat Anda manfaatkan sebagai strategi content marketing. Untuk menerapkan strategi marketing lain, Anda perlu memanfaatkan layanan digital marketing agency yang dapat membantu Anda dalam mengembanbangkan bisnis. Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketinginbound marketing360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.