Mengenal Push dan Pull Marketing Dan Contohnya

push pull marketing adalah

Dalam dunia pemasaran sebagai pebisnis kita harus mengenal push dan pull marketing, karena teknik pemasaran ini tidak boleh kita lewatkan untuk meningkatkan penjualan. Tapi apa itu push dan pull marketing?

Kita contohkan sebagai berikut, ketika kita akan membeli sebuah hp baru, sebelum memutuskan hp mana yang tepat, kita akan membaca ulasan beberapa hp secara online yang ingin kita beli. Setelah kita mempersempit pencarian merek dan model, kita akan mengunjungi toko hp untuk memastikan spesifikasi hp tersebut secara langsung sebelum melakukan pembelian.

Tapi sesampainya di toko HP, kita akan ditawarkan untuk mempertimbangkan membeli hp merek tertentu karena disana ada beberapa sales hp. Seles tersebut memperlihatkan secara langsung hp tersebut dan mereka mengajak untuk merasakan spesifikasi dan fitur hp tersebut.

Contoh tersebut adalah bagaimana push dan pull marketing bekerja dengan baik. Untuk lebih mengenal push dan pull marketing lebih detail kami akan menjelaskan satu per satu.

Pengertian Push Marketing

Push marketing adalah strategi pemasaran yang menarik pelanggan dengan memotivasi distributor, agen dan ritel untuk mendistribusikan produk perusahaan ke pasar. Biasanya, untuk memastikan bahwa perantara aktif dalam mendistribusikan produk bisnismu, Kamu perlu menawarkan diskon atau bonus berdasarkan penjualan. Selain itu kamu juga membantu anggota pemasaran mengatasi masalah mereka hadapi dan memberikan tips untuk meningkatkan penjualan.

Tingkat diskonto dapat bervariasi dari satu tingkat ke tingkat lainnya dan dari bisnis ke bisnis, tetapi biasanya tingkat diskonto pengecer harus lebih tinggi daripada grosir untuk menghindari persaingan harga di antara perantara pemasaran.

Selain itu, bisnis harus fokus membangun tim manajemen penjualan profesional untuk menawarkan produk, mengontrol pengiriman, mengsurvei, dan mengumpulkan data pasar. Untuk bisnis yang menggunakan distribusi langsung, mereka perlu mendirikan cabang distribusi terpisah di lokasi yang menjadi fokus pelanggan tertarget dan membuat tata letak yang seragam sesuai dengan citra merek untuk meningkatkan kesadaran merek. Strategi ini sering muncul pada tahap awal bisnis, saat meluncurkan produk baru, atau saat menargetkan ceruk pasar.

Baca Juga:

Pengertian Pull Marketing

Berlawanan dengan strategi push marketing, strategi pull marketing dalam Pemasaran berfokus pada penggunaan alat promosi dan komunikasi untuk menarik pelanggan agar membeli produk.

Untuk menerapkan Pull Marketing sebuah bisnis dapat menggunakan alat berikut:

  • Biarkan pelanggan mencoba produk dengan menempatkan bilik sampel di supermarket, toko ritel, sekolah, dll. Bergantung pada target audiens perusahaan.
  • Iklankan produk secara agresif di jejaring sosial, TV, Radio atau lainnya.
  • Luncurkan promosi menarik: misalnya, diskon untuk 10 pelanggan pertama, kupon hadiah dengan produk, tebus murah atau lainnya.
  • Membuat acara, festival musik, kontes untuk menarik pelanggan agar berpartisipasi.
  • Press Release untuk produk dengan mensponsori program dan acara yang bergengsi, menerbitkan artikel Press Release ke media massa, menggunakan KOL untuk mempromosikan produk.

Puncak dari strategi pull marketing adalah kemampuan untuk secara cepat meningkatkan pengenalan produk dan membangun citra merek di benak konsumen. Dari situ, meskipun penjual tidak merekomendasikannya, konsumen juga akan menemukan produk jika mereka menyukainya dan tertarik. Sementara itu, strategi push adalah mendorong penjualan secara real time melalui referensi penjual.

Oleh karena itu, strategi pull marketing sering tertuju untuk produk dalam industri atau pasar yang sangat kompetitif, yang perlu ditonjolkan agar pelanggan mengetahui dan memilih produk bisnismu daripada produk pesaing.

Kedua strategi push dan pull marketing secara teratur digunakan oleh bisnis dalam proses bisnis dengan bentuk yang berbeda tergantung pada waktu, pasar dan karakteristik produk masing-masing bisnis.

Baca Juga:

Apa Itu Guerilla Marketing dan Seperti Apa Contohnya
Manfaat Direct Marketing Untuk Pemasaran

Push Marketing atau Pull Marketing Yang Lebih Efektif?

Untuk memutuskan metode mana antara push dan pull marketing yang paling sesuai dengan bisnis Kamu, pikirkan tentang bagaimana Kamu ingin mendekati konsumen. Jika Kamu mencoba untuk menyebarkan informasi tentang bisnis mu, push marketing kemungkinan besar akan menjadi cara yang harus kamu terapkan. Jika Kamu seorang pemasar yang membangun buzz merek di pasar, mungkin tentang produk atau layanan tertentu pull marketing mungkin akan menjadi pilihan yang terbaik.

Ada beberapa kontra untuk push marketing terutama membagi biaya dan mempertahankan pelanggan jangka panjang. Jika perusahaan kamu bekerja dengan pemasok untuk menerapkan strategi push marketing. Kamu harus membagi keuntungan dengan pemasok, yang berarti akan lebih sedikit pendapatan yang Kamu dapatkan. Karena push marketing berfokus pada penjualan jangka pendek, membangun loyalitas merek sulit dilakukan dengan strategi outbound marketing.

Sementara itu, kelemahan dari pull marketing adalah Kamu mungkin tidak memenuhi target audiens yang tepat. Untuk terhubung dengan konsumen bisnismu, Kamu perlu tahu siapa mereka dan apa yang mereka ingin cari. Misalnya, seorang atlet yang berbelanja sepatu lari pastinya mereka tidak tertarik dengan iklan sepatu hak tinggi.

Cara efektif untuk memastikan Kamu mencakup semua pangsa pasar dengan baik adalah menerapkan strategi pemasaran push dan pull marketing. Kamu dapat menggabungkan kedua strategi ini untuk mendapatkan hasil pemasaran yang maksimal.

contoh push pull marketing

Contoh Push dan Pull Marketing

Berikut ini adalah beberapa contoh push dan pull marketing yang bisa kamu gunakan dalam pemasaran:

Contoh Push Marketing

1. Display Ads

Display Ads muncul di area yang secara khusus didedikasikan untuk iklan berbayar dan dapat diformat dalam berbagai cara, seperti iklan banner. Ada juga iklan bergambar di platform media sosial, seperti Instagram, yang dapat Kamu buat dan bagikan.

2. Billboards

Billboard adalah cara efektif untuk membangun kesadaran merek dan memperkenalkan bisnis, produk, layanan, atau kampanye iklan bisnis ke lebih banyak orang. Iklan ini akan ditempatkan secara strategis di area lalu lintas tinggi untuk mendapatkan perhatian dari banyak orang setiap harinya.

3. Direct Marketing

Direct Marketing dan direct advertising juga merupakan bentuk push marketing. Cara ini dapat diterapkan di sebuah showroom, di pameran dagang, atau di toko fisik.

Contoh Pull Marketing

1. Media Sosial Marketing

Terlepas dari iklan berbayar media sosial, seperti penjelasan pada push marketing sebelumnya, ada beberapa cara yang dapat Kamu gunakan untuk pemasaran media sosial sebagai bentuk pull marketing.

Contohnya adalah dengan membuat video panduan, konten influencer (misalnya influencer membagikan demo tentang cara mereka menggunakan produk mu), gambar dan video produk yang menarik, dan kampanye iklan di media sosial.

2. SEO

Search engine optimization (SEO) adalah strategi yang memungkinkan Kamu menampilkan konten atau halaman website kepada seseorang yang mencari kata kunci, frasa, dan istilah yang relevan.

Saat mengoptimalkan konten atau halaman website dengan teknik SEO, usahakan isi konten di dalamnya ditulis dengan konten marketing yang baik agar dapat meningkatkan kesadaran merek dan penjualan produk. Dan usahakan untuk tidak membuat konten yang membuat pembaca merasa terganggu atau terkesan memaksa.

3. Blog

Blogging adalah cara yang efektif untuk memberi pengetahuan kepada audiens target bisnis mu sebelum mereka membuat keputusan pembelian. Selain itu dengan membuat blog juga dapat menjelaskan cara menggunakan produk atau layanan bisnis mu, mendapatkan wawasan tentang perubahan dalam bisnis seperti peluncuran produk baru dan lainnya.

Baca Juga: