Resource Management: Pengertian, Manfaat, dan Teknik Penerapannya

Secara teori dan praktik, perusahaan harus memperhatikan berbagai aspek dalam hal pengelolaan proses bisnis (business process management). Beberapa di antaranya adalah mengelola rantai pasok (supply chain), stakeholder, gudang atau warehouse, peluang risiko bisnis, permintaan pasar (demand management), pelanggan potensial (lead), pemasaran dan penjualan bisnis, kualitas bisnis, pengerjaan proyek, biaya dan aspek keuangan bisnis lain, serta proses distribusi. Akan tetapi, semua aspek itu tidak akan berjalan tanpa adanya upaya pengelolaan sumber daya terlebih dahulu, yang mana lebih dikenal dengan resource management.

Pasalnya, sumber daya merupakan satu dari banyak jenis aset bisnis yang paling berharga dan harus dimanfaatkan secara strategis oleh setiap niche industri. Hal ini dikarenakan proses mengumpulkan sumber daya selalu menghabiskan banyak waktu dan biaya yang bisnis miliki (business cost). Di samping kebutuhan atau tuntutan bisnis untuk menciptakan hingga memasarkan produk (product marketing) atau layanan (services marketing) yang inovatif dan berteknologi canggih dengan menghabiskan sedikit biaya.

Oleh sebab itu, proses manajemen sumber daya telah menjadi bagian integral dari pengelolaan pertumbuhan bisnis (growth strategy) yang harus manajer perhatikan agar tidak kehilangan pangsa pasar dan basis pelanggannya di segmen pasar terbaik. Apalagi saat ini, sebagian besar industri dan kehidupan masyarakat telah mengalami perkembangan tren akibat dari transformasi digital dan teknologi, sebut saja kehadiran era Society 5.0 serta Industry 4.0 menuju Industry 5.0.

Pahami teori dan informasi penting seputar resource management selengkapnya dengan membaca artikel inMarketing di bawah ini!

Apa Itu Resource Management?

Apa Itu Resource Management?

Seperti namanya, resource management adalah aktivitas perusahaan dalam merencanakan, menjadwalkan, dan mengoptimalkan keseluruhan siklus hidup sumber daya yang ada di dalam proyek atau program kerja bisnis secara lebih efektif. Sumber daya yang di maksud di sini mencakup:

  • Sumber daya manusia perusahaan alias karyawan
  • Biaya atau modal bisnis
  • Tempat atau lingkungan kerja
  • Teknologi pendukung yang dibutuhkan dalam pelaksanaan proyek

Baca Juga:

Terlepas dari model bisnis perusahaan, setiap stakeholder bisnis memerlukan visibilitas untuk menyeimbangkan permintaan dan kapasitas sumber daya. Nah, melalui manajemen resource, manajer dapat mengambil keputusan terbaik tentang bagaimana mengatur tim proyek, baik dalam hal jumlah karyawan dan keterampilan yang diperlukan untuk melaksanakan proyek saat ini dan yang akan datang.

Di samping itu, melansir dari situs Planview, hal ini membuat sebagian besar manajer percaya bahwa perusahaan yang berfokus untuk membangun manajemen resource yang baik berkesempatan membuat sumber daya selalu tersedia sesuai dengan permintaan pasar namun tidak overload. Dan pada akhirnya, perusahaan dapat:

digital marketing agency

Apa Peran Penting Resource Management?

Pada intinya, resource management memainkan peran penting dalam meningkatkan profitabilitas dan keberlanjutan pertumbuhan proyek bisnis (sustainable growth). Sehingga, dengan adanya data resource yang terorganisir dengan baik, manajer akan lebih mudah dalam mengendalikan pengerjaan proyek dan mampu:

  1. Meminimalkan pemborosan biaya sumber daya proyek yang bisnis miliki secara signifikan (konsep lean manufacturing)
  2. Merampingkan dan mengotomatisasi proses bisnis
  3. Menilai seberapa banyak keterampilan yang perusahaan perlukan untuk pekerjaan tertentu di samping keterampilan yang telah perusahaan miliki
  4. Mengurangi risiko bisnis serta melihat adanya potensi konflik di dalam sumber daya sejak dini untuk mitigasi yang lebih responsif
  5. Menganalisis kesenjangan (gap analysis) antara kapasitas bisnis dan perkiraan permintaan pelanggan secara proaktif (demand forecasting)
  6. Memantau dan meningkatkan indeks kesehatan operasional perusahaan dengan memberikan peluang pengembangan karir (konsep employee retention) untuk menumbuhkan employee engagement.

Baca Juga:

Teknik Resource Management

Teknik Resource Management

Berdasarkan penjelasan di atas, bisa terlihat bahwa sumber daya mencakup beberapa kategori. Akan tetapi, sumber daya manusia adalah jenis resource yang paling susah untuk perusahaan kelola dengan maksimal. Sebab, pada dasarnya ada begitu banyak elemen yang berperan dalam mengoptimalkan performa mereka, mulai dari keahlian, ketersediaan, lokasi, dan biaya.

Oleh sebab itu, ahli bisnis membagi proses manajemen resource ke dalam beberapa teknik untuk memaksimalkan efisiensi sumber daya. Adapun teknik utama resource management adalah sebagai berikut.

1. Resource Allocation

Resource allocation atau alokasi sumber daya mengacu pada upaya mengidentifikasi dan mempertimbangkan keterampilan pada setiap tim proyek dengan ketersediaan sumber daya manusia perusahaan.

Laporan alokasi resource ini akan memungkinkan manajer untuk memfilter sumber daya berdasarkan keterampilan dan kapasitas. Sehingga manajer tidak hanya dapat melihat siapa karyawan yang bisa bekerja, tetapi juga memudahkan manajer untuk menyebarkan sumber daya yang kompeten ke pekerjaan yang tepat untuk menyelesaikan proyek sesuai anggaran dan waktu (employee relation).

2. Resource Utilization

Teknik selanjutnya yang juga penting dalam manajemen resource adalah resource utilization atau pemanfaatan sumber daya yang mana memungkinkan manajer untuk mengukur jumlah waktu yang dihabiskan oleh karyawan pada tugas-tugas proyek yang berbeda selama periode waktu tertentu.

Teknik ini adalah KPI terbaik dalam landscape bisnis modern (metrik bisnis) karena secara langsung memengaruhi laba perusahaan yang mana dapat mendeteksi apakah sumber daya telah digunakan secara berlebihan sehingga mengalami burnout.

Dengan laporan resource utilization, perusahaan dapat mengetahui mana kinerja sumber daya yang paling banyak menghabiskan waktu. Sehingga, manajer dapat melihat peluang untuk meningkatkan efektivitas, produktivitas, dan kinerjanya sambil menjaga beban kerja perusahaan tetap dapat dikelola dengan optimal.

3. Resource Planning

Resource planning atau perencanaan sumber daya adalah sekumpulan proses komprehensif dari perencanaan, peramalan, pengalokasian, dan pemanfaatan tenaga kerja yang paling efisien.

Teknik ini sangat penting untuk memastikan bahwa tidak ada kesenjangan proyek yang tidak terisi atau kelebihan kapasitas yang nantinya terbuang percuma. Sederhananya, perencanaan sumber daya ini akan memaksimalkan segala upaya pemanfaatan yang lebih optimal dan pengiriman proyek tepat waktu.

4. Resource Leveling

Resource leveling atau pemerataan sumber daya adalah proses yang paling penting dalam memaksimalkan sumber daya di satu atau lebih proyek berdasarkan keterampilan bisnis.

Sebab, resource leveling berguna untuk menyeimbangkan permintaan (demand) dan penawaran (supply). Serta membantu perusahaan untuk memahami semua keterampilan yang karyawan perusahaan miliki. Sehingga, perusahaan dapat mengisi kesenjangan (gap) untuk bisa meminimalkan pengeluaran sumber daya bisnis.

5. Resource Forecasting

Sama pentingnya dengan keseluruhan konsep manajemen resource, resource forecasting berguna untuk memastikan apakah proyek saat ini berjalan lancar dengan sumber daya yang sesuai.

Teknik forecasting bisnis pada aspek sumber daya ini memungkinkan manajer perusahaan dapat membuat prediksi, mengidentifikasi potensi konflik, dan memprioritaskan sumber daya pada timeline bisnis tertentu.

Demikian sejumlah teori dasar mengenai resource management yang perlu Anda pahami. Anda bisa menemukan informasi lainnya seputar dunia bisnis dan manajemen pemasaran digital dengan mengakses blog inMarketing.

Selain itu, apabila Anda sedang berencana mengembangkan proses pemasaran bisnis yang lebih terdigital, gunakan layanan inMarketing yang mana menawarkan strategi pemasaran berbasis digital. Mulai dari inbound marketing, social media marketing, 360 digital marketing, growth hack marketing, dan data driven marketing. Bila tertarik, silakan hubungi kontak dukungan pelanggan kami di sini.

Baca Juga:

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.