Mengenal SaaS Marketing dan Aspek-Aspek Penting di Dalamnya

SaaS marketing adalah

Dewasa ini, istilah pemasaran software-as-a-service atau SaaS marketing tentu bukan lagi menjadi hal yang asing di telinga. Sebab, SaaS sendiri telah menjadi pokok dari ekonomi berbasis cloud yang baru. Bahkan sejauh ini terdapat lebih dari 10 ribu perusahaan SaaS, dengan total kapitalisasi pasar lebih dari $225 miliar.

Melansir dari Techradar, SaaS adalah perangkat lunak atau layanan aplikasi berbasis komputasi awan (cloud). Software-as-a-service sendiri menjadi pilihan utama untuk mengurangi biaya perawatan dan pemeliharaan perangkat. Pasalnya, teknologi SaaS memungkinkan perusahaan mendapatkan layanan maksimal dari penyedia jasa, alih-alih melakukan semuanya sendiri.

Selain itu, alasan lain kenapa perusahaan menggunakan SaaS adalah karena dapat menghemat waktu, dapat mengurangi biaya operasional (fixed cost) yang harus perusahaan keluarkan, mengurangi kebutuhan tempat karena tidak perlu menyediakan penyimpanan database sendiri, serta kemudahan dalam akses dan proses analisis data.

Lantas, apa peran penting SaaS marketing dan bagaimana cara penerapannya?

Apa Itu SaaS Marketing?

Melansir dari Kinsta.com, SaaS marketing adalah serangkaian aktivitas, taktik, dan strategi pemasaran untuk memposisikan dan menjual produk berbasis layanan kepada pelanggan baru.

Strategi marketing ini bertujuan untuk memastikan bahwa produk SaaS relevan dan mampu memenuhi kebutuhan target pasar Anda. Caranya adalah dengan membuat calon pelanggan atau leads merasa ingin tahu lebih banyak tentang produk Anda. Kemudian mencobanya, dan akhirnya berlangganan.

Teknik ini hampir sama dengan product-led growth, yakni suatu strategi pemasaran yang menonjolkan kualitas produk. Di mana Anda bisa menawarkan pelanggan untuk mencoba produk terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk berlangganan.

Sebab ketika menggunakan model layanan SaaS, Anda hanya perlu menggunakan aplikasi tersebut tanpa harus memahami hal teknis lainnya. Alih-alih setiap pengguna harus menginstal perangkat lunak di komputer, mereka dapat mengakses program melalui internet.

digital marketing agency

Aspek-Aspek Penting dalam SaaS Marketing

aspek penting SaaS marketing

Dalam SaaS marketing, terdapat sejumlah aspek penting yang perlu Anda pahami. Berikut adalah penjelasannya masing-masing:

1. Biaya Akuisisi Pelanggan atau Customer Acquisition Cost (CAC)

Customer acquisition cost atau CAC adalah jumlah biaya yang Anda keluarkan untuk mendapatkan pelanggan baru yang membayar pada saluran pemasaran tertentu. Cara menghitungnya adalah dengan membagi semua pengeluaran pada saluran pemasaran dengan jumlah pelanggan yang membayar / subscribe.

Misalnya, jika Anda mengeluarkan $1.000 dolar untuk Google Ads dan mendapatkan 10 pelanggan yang membayar. Maka CAC Anda adalah $100. Sehingga semakin banyak saluran pemasaran yang Anda gunakan, maka pengukuran CAC pun akan semakin kompleks.

Baca Juga :

2. Customer Lifetime Value (CLV) atau Nilai Seumur Hidup Pelanggan

CLV atau customer lifetime value pada dasarnya adalah berapa nilai rata-rata satu pelanggan yang membayar bagi bisnis Anda. Jika Anda hanya menjual satu langganan dengan satu harga seharga $30/bulan, dan pelanggan Anda tetap berlangganan selama rata-rata 6 bulan, maka customer lifetime value Anda adalah $180.

Perhitungan customer lifetime value ini bisa Anda dapatkan dengan rumus:

Rata-Rata Harga Berlangganan * Rata-Rata CLV (Length of Subscription) / Jumlah Pelanggan.

3. Customer Churn Rate

Aspek yang ketika adalah customer churn rate. Yaitu persentase pelanggan yang membatalkan langganan mereka selama periode waktu apa pun. Misalnya, tingkat churn mingguan akan sangat berbeda dari tingkat churn bulanan.

Untuk menghitung churn rate, Anda cukup menentukan periode waktu tertentu dan menghitung persentase total pengguna yang berhenti berlangganan. Misalnya, jika 100 dari 10.000 pelanggan tersisa dalam sebulan, maka tingkat churn bulanan Anda adalah 1%.

4. NPS atau Net Promoter Score

Net Promoter Score atau NPS menjadi salah satu survei kepuasan pelanggan yang banyak perusahaan SaaS terapkan. Biasanya, NPS ini berguna untuk  mengukur seberapa besar kemungkinan pengguna mempromosikan atau merekomendasikan produk pada orang lain.

Adapun skala yang digunakan untuk melakukan perhitungan ini adalah antara 0 sampai 10. Contohnya, “Dari skala 0-10, seberapa besar kemungkinan Anda akan merekomendasikan produk ini pada kerabat/teman?”

Hasil survei yang menunjukkan angka 7-0 dianggap sebagai promoter. Artinya, angka tersebut menunjukkan bahwa pelanggan merasa puas dan melakukan advocacy atau merekomendasikan pada orang lain. Sebaliknya, nilai 0-6 adalah detractor, yang berarti pelanggan tidak ingin merekomendasikan produk kepada orang lain.

Setelah para pelanggan menjawab pertanyaannya, maka Anda bisa langsung mengolah dan memproses data tersebut. Hasil pengolahan data nantinya menjadi bahan petimbangan untuk perusahaan melakukan evaluasi.

5. Orientasi Pelanggan (Customer Onboarding)

Customer onboarding mengacu pada proses mendapatkan pengguna yang mendaftar uji coba gratis untuk mulai menggunakan layanan Anda. Kemudian pada akhirnya menjadi pelanggan yang membayar. Semakin banyak pelanggan menggunakan layanan Anda, maka akan semakin besar pula kemungkinan mereka menjadi pelanggan yang membayar saat uji coba berakhir.

Dengan demikian, maka akan semakin besar pula kesempatan Anda untuk meningkatkan conversion rate dan mendapatkan pelanggan setia yang loyal terhadap brand (brand loyalty).

6. Pendapatan Bulanan (MRR)

MRR atau monthly recurring revenue merupakan pendapatan total dalam periode 1 bulan. Ini adalah salah satu metrik utama untuk model bisnis berbasis langganan, seperti SaaS. Di mana pelanggan membayar biaya bulanan sebagai imbalan atas layanan atau produk.

Untuk memaksimalkannya, pastikan Anda tidak menyertakan jumlah tetap untuk langganan tahunan/triwulanan selama bulan tersebut. Anda juga harus memastikan untuk mengecualikan pembayaran satu kali.

Baca Juga :

Saluran Pemasaran Terbaik untuk SaaS Marketing

saluran pemasaran SaaS marketing

Kunci keberhasilan marketing campaign atau kampanye pemasaran SaaS adalah dengan memilih saluran pemasaran terbaik. Caranya adalah dengan melakukan riset market guna mengetahui saluran pemasaran mana yang paling tepat sesuai target pasar. Berikut ini adalah beberapa jenis saluran pemasaran yang paling populer untuk SaaS marketing:

1. Pencarian Organik atau SEO

SEO (search engine optimization) adalah salah satu teknik untuk mengoptimasi kata kunci di mesin pencari seperti Google. Anda harus mengoptimalkan SEO untuk website perusahaan guna meningkatkan traffic web dari pencarian organik. Sebab dengan SEO, pelanggan akan lebih mudah menemukan konten Anda.

Mengutip dari Hubspot, Google mempertahankan pangsa pasar global 92,37% untuk lalu lintas pencarian. Di mana 57% pemasar B2B memilih SEO sebagai saluran pemasaran penghasil prospek terbesar mereka.

Jika Anda ingin memanfaatkan SEO sebagai saluran pemasaran SaaS marketing, berikut ini adalah dasar-dasar optimasi yang perlu Anda pahami:

  • Gunakan SEO tools untuk mengidentifikasi kata kunci yang kemungkinan besar akan dicari oleh calon pelanggan Anda.
  • Temukan peluang persaingan rendah di antara kata kunci tersebut.
  • Buat halaman dan artikel yang menargetkan kata kunci yang relevan atau SEO friendly.
  • Bangun tautan atau backlink yang relevan untuk menaikkan domain authority website.

2. Konten Marketing

Mengutip dari Salesforce, rata-rata pelanggan terlibat dengan 11,4 konten marketing sebelum berkonversi. Di mana 70% pelanggan lebih suka mengenal perusahaan melalui artikel yang bersifat educational dan bermanfaat daripada iklan.

Content marketing sendiri pada dasarnya adalah pendekatan di mana Anda fokus untuk mendistribusikan konten berkualitas tinggi melalui berbagai saluran. Di mana setiap konten dapat menjadi awal untuk menjalin relationship dengan prospek dan mengubah mereka menjadi pelanggan potensial.

Biasanya, content marketing berfungsi paling baik ketika Anda mengembangkan strategi yang mencakup berbagai format seperti:

  • Postingan blog
  • White paper
  • Laporan
  • Infografis
  • Video

3. Email Marketing

Berkomunikasi dan membangun hubungan dengan pelanggan yang sudah tertarik dengan produk Anda akan jauh lebih mudah daripada menarik pelanggan baru. Itu sebabnya email marketing dapat mencatat ROI dengan rata-rata $42 per email. Inilah kenapa email marketing masih dinilai sebagai saluran pemasaran paling efektif.

Bagi Anda yang ingin menggunakan email marketing sebagai saluran pemasaran untuk SaaS marketing, berikut adalah beberapa panduan yang bisa Anda terapkan:

4. Social Media Marketing

Melalui berbagai pendekatan postingan organik dan iklan berbayar, banyak perusahaan SaaS melihat kesuksesan melalui pemasaran media sosial (social media marketing). Misalnya melalui Instagram marketing, Facebook marketing, LinkedIn marketing, Twitter marketing, hingga YouTube marketing.

Pasalnya, ada lebih dari 3,48 miliar pengguna media sosial di dunia. Hal ini tentunya membuat media sosial menjadi salah satu saluran pemasaran yang sangat menjanjikan. Terlebih, ada beberapa metrik yang bisa Anda gunakan untuk mengukur efektivitas pemasaran di media sosial. Contohnya dengan social media scoring.

Itulah ulasan mengenai SaaS marketing beserta aspek penting dan saluran pemasaran terbaik untuk menerapkannya. Pada dasarnya, strategi marketing ini merupakan terobosan baru yang membantu kinerja perusahaan. Strategi ini memang perlu Anda terapkan, terutama bagi bisnis yang bergerak di bidang SaaS atau berbasis layanan.

Sementara itu, selain menerapkan SaaS marketing, Anda juga bisa menggunakan layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis. Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.

Baca Juga :

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.