Manfaat Sales Force Automation Untuk Penjualan

sales force automation adalah

Tim Sales perusahaan Kamu sibuk mengurus data pelanggan? Jangan khawatir karena sekarang ada Sales Force Automation.

Apakah kamu sudah mengenal Sales Force Automation atau SFA? Jika kamu belum mengetahui proses lengkap dari SFA, yuk simak artikel ini sampai selesai!

Apa Itu Sales Force Automation?

Sales Force Automation merupakan proses otomatisasi dalam proses penjualan. Proses ini fokus pada sebuah pekerjaan administratif dan bersifat berulang.

Tim sales sering membutuhkan waktu yang banyak untuk mengolah data penjualan. Tetapi berkat adanya SFA ini semua pekerjaan tersebut lebih menghemat waktu.

Saat ini banyak tools, kecerdasan buatan dan software yang dapat membantu tim sales untuk meningkatkan penjualan dengan lebih efisien.

Banyak yang beranggapan bahwa Sales Force Automation akan menggantikan peran tim penjualan. Tapi kenyataannya tidak demikian.

Tim sales menggunakan aplikasi SFA hanya sebagai penunjang. Sehingga aplikasi ini hanya untuk mengotomatisasi beberapa pekerjaan saja.

Pentingkah Sales Force Automation?

Kamu sudah mengenal definisi Sales Force Automation. Lalu pentingkah Sales Force Automation dalam suatu bisnis?

digital marketing agency

Fakta membuktikan bahwa rata-rata dua pertiga waktu tim sales dihabiskan untuk melakukan tugas yang tidak menghasilkan pendapatan.

Dengan bantuan SFA, beberapa tugas Sales bisa lebih efisien. Sehingga membuat tim sales dapat menggunakan waktu yang terbuang tersebut untuk melakukan pekerjaan yang lebih produktif.

Berikut ini adalah poin yang membuat SFA penting bagi suatu bisnis.

1. Meningkatkan Fokus Tim Penjualan

Manfaat penting pertama dari SFA adalah meningkatkan fokus tim penjualan. Dengan bantuan software ini, tugas dari tim penjualan akan berkurang.

Sehingga membuat tim penjualan dapat lebih fokus pada tugas yang lebih penting. Contohnya adalah mengatur strategi penjualan, menghubungi client yang prospek dan pekerjaan lainnya.

2. Membantu Tim Penjualan

Karena pastinya manusia memiliki sifat salah dan lupa, dengan bantuan SFA ini kasus salah dan lupa tersebut dapat teratasi dengan mudah.

Contohnya terkadang tim penjualan bisa lupa kapan pemasaran email harus dilakukan pada pelanggan A. Kapan tim penjualan harus menghubungi pelanggan B.

Dengan tools SFA, semua pekerjaan ini tidak akan terlupakan. Karena kamu cukup menggunakan fitur penjadwalan dan pengiriman otomatis pesan kepada pelanggan.

3. Mengklasifikasi Data

Tim sales dalam perusahaan pastinya tidak hanya satu orang saja. Bisa lebih dari 2 orang sales marketing. Mereka semua memiliki data pelanggan yang berbeda-beda.

Data yang terkumpul akan sangat banyak. Tugas sales manager harus mengevaluasi performa data penjualan tersebut satu persatu.

Pekerjaan ini akan menghabiskan banyak waktu. Jadi melalui software Sales Force Automation. Semua pekerjaan sales manager akan menjadi lebih efektif dan efisien.

Baca Juga :

Manfaat Sales Force Automation

manfaat sales force automation

Semua pekerjaan tim penjualan bisa berjalan otomatis ketika kita menggunakan Sales Force Automation.

Berikut ini adalah manfaat menggunakan Sales Force Automation.

1. Menentukan Client Prospek

Proses otomatisasi tools ini dapat membantu tim penjualan untuk menemukan client prospek. Karena data yang telah terkumpul akan diseleksi dan dinilai.

Sehingga software akan dengan mudah menentukan manakan client prospek yang tepat untuk bisnismu.

2. Penilaian dan Pelacakan Lead

Tools SFA bisa melakukan otomatisasi untuk menentukan client prospek. Selain itu, SFA juga dapat menilai kapan waktu terbaik untuk bisa menghubungi client tersebut.

Tools ini juga dapat memberikan informasi menghubungi client melalui apa yang terbaik. Dan terpenting adalah dapat menilai siapa orang yang paling mudah untuk dijadikan pelanggan.

3. Menentukan Jadwal Email, Telepon dan Rapat

Otomatisasi yang dapat dilakukan juga oleh tools ini adalah menentukan jadwal email, telepon dan rapat dengan client.

Client dapat mengetahui kapan waktu luangmu melalui kalender digital, dan mereka bisa memilih kapan waktu yang tepat untuk melakukan rapat denganmu.

Dengan menjadwalkan telepon pada prospek, membuat kegagalan mendapatkan pelanggan berkurang. Karena tidak ada lagi kata lupa untuk menghubungi prospek.

Selain itu pengiriman email juga bisa dibuat secara otomatis. Isi dari setiap pesan juga dapat menyesuaikan dengan preferensi setiap pelanggan.

4. Otomatisasi proses penjualan

Dengan menggunakan SFA, bisnis dapat menjaga proses penjualan tetap berjalan tanpa campur tangan tim sales.

Misalnya, bisnis mungkin membutuhkan otomatisasi email baru untuk dikirim dalam dua hari. Jika email untuk pelanggan tidak dibuka.

Selain itu, jika email sudah dibuka dan formulir online telah diisi, tim Sales akan diberitahu oleh software untuk segera menghubungi prospek.

5. Membuat Laporan Pembaruan

Dengan membuat laporan secara otomatis berdasarkan metrik realtime, Tools SFA memungkinkan manajer menghemat waktu saat menganalisis kinerja tim.

Metrik ini sering kali dapat dibagikan ke seluruh perusahaan, memungkinkan atasan untuk merencanakan berdasarkan prediksi yang akurat tentang kinerja perusahaan.

Laporan bisa dibuat dari matrik dari kinerja perwakilan individu, pendapatan, dan prediksi penjualan.

Fokus pada Prospek yang tepat

Cara efektif untuk meningkatkan penjualan dan produktivitas adalah dengan berfokus para prospek.

Jika sebuah bisnis ingin mengetahui prospek yang tepat, bisnis dapat menggunakan tools SFA untuk menganalisis prospek secara otomatis dan menentukan seberapa berkualitas mereka.

Baca Juga :

Perbedaan Sales Force Automation dengan Customer Relationship Management

perbedaan sfa dan crm

Seperti yang disebutkan di atas, Sales Force Automation dapat membantu penjualan dengan maksimal. Tetapi Customer Relationship Management juga dapat melakukan hal tersebut? Apakah perbedaan dari keduanya?

SFA melakukan otomatisasi pada client yang sudah ada dan masih dalam tahap prospek. Tujuan penggunaan tools ini yaitu meningkatkan penjualan.

Sedangkan untuk CRM lebih fokus pada hubungan dengan konsumen. Dengan memperkuat hubungan ini, diharapkan bisa membuat penjualan bisnis terus berkelanjutan.

SFA digunakan sebelum audiens menjadi pelanggan bisnis, dan CRM lebih fokus kepada tahapan audiens menjadi pelanggan.

Rekomendasi Aplikasi Sales Force Automation Terbaik

Tergantung pada ukuran dan kebutuhan tim sales pada perusahaan. Software SFA biasanya dalam bentuk aplikasi khusus SFA, software berbasis cloud ataupun bagian dari software CRM.

Berikut ini ada beberapa rekomendasi aplikasi sales force automation terbaik yang bisa kamu gunakan.

1. Microsoft Dynamics

Rekomendasi aplikasi sales force automation terbaik pertama ada dari Microsoft. Aplikasi ini bernama Microsoft Dynamics.

Ini merupakan aplikasi Enterprise Resource Planning yang digunakan untuk perusahaan keuangan, lembaga pemerintah dan perusahaan retail.

Aplikasi ini memiliki fitur CRM dan SFA. Sehingga kita bisa menggunakannya untuk memasukan dan melihat data billing, serta merekam data customer.

2. Sales Force Indonesia

Jika kamu ingin membutuhkan aplikasi SFA terbaik lainnya bisa menggunakan Sales Force Indonesia.

Ini merupakan aplikasi terbaik yang bisa digunakan sebagai aplikasi CRM ataupun SFA. Layanan utama yang bisa kita gunakan di aplikasi ini adalah :

  • Sales Cloud
  • Marketing Cloud.
  • Service Cloud
  • Salesforce Chatter

3. Pipedrive

Pipedrive didirikan dari tahun 2010 yang sudah memiliki banyak pelanggan dan memiliki 10 kantor cabang di seluruh dunia.

Sama seperti kedua aplikasi di atas, Pipedrive juga bisa kita gunakan sebagai aplikasi CRM ataupun SFA.

Aplikasi ini cocok digunakan untuk bisnis kecil dan menengah untuk mengelola data penjualan. Keunggulan dari aplikasi ini adalah dapat digunakan di smartphone. Sehingga memudahkan akses data keuangan perusahaan dimana saja dan kapan saja.

Selain ketiga aplikasi sales force automation di atas, kamu juga bisa menggunakan beberapa aplikasi berikut :

  • Indo SFA
  • Freshsales
  • GoSales App
  • EDOT Partner
  • Robi SFA
  • Sarvius
  • SimpliDOTS

Dengan ulasan ini, kamu bisa menemnukan mana aplikasi SFA yang paling cocok untuk bisnismu. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis.

Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.

Baca Juga :

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.