Apa Itu SMO dan Perbedaannya dengan SEO

perbedaan smo dan seo

Dalam dunia digital marketing tentu terdapat berbagai strategi dalam mengoptimalkan suatu bisnis. Berbagai strategi ini dipilih berdasarkan pertimbangan karakteristik bisnis, efektivitas, budget, dan lainnya. Beberapa strategi digital marketing yang marak digunakan pebisnis adalah SEO dan SMO. Nah untuk lebih lanjutnya mari simak pembahasan mengenai apa itu SMO dan bagaimana strategi penerapannya.

Apa Itu SMO?

SMO atau social media optimization merupakan penggunaan jaringan media sosial untuk mengelola dan meningkatkan brand exposure dan engagement. Menurut sumber Investopedia menjelaskan bahwa pengoptimalan media sosial dapat meningkatkan kesadaran akan produk dan layanan baru, terhubung dengan pelanggan, dan mengurangi potensi berita yang merusak.

Konsep optimasi tersebut hampir sama dengan SEO. Anda perlu mencari tahu konten apa yang menarik audience, melihat channel media sosial mana yang pas dan cocok untuk brand Anda dan menjalankan strategi marketing yang sesuai. Tujuan optimasi SMO adalah untuk menampilkan konten Anda lebih banyak audience.

Terdapat beberapa keuntungan optimasi untuk brand Anda

  • Menambah visibilitas dan reach konten sehingga menghasilkan engagement yang lebih besar (click, traffic, dan sebagainya)
  • Menilai ROI keseluruhan dan hasil social media marketing Anda seperti penjualan dan brand awareness
  • Mengembangkan proses yang konsisten untuk membuat konten yang siap berperforma baik terhadap brand Anda.

Langkah-Langkah Menerapkan Strategi SMO

Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk menerapkan strategi SMO, antara lain:

Analisis Audience

Untuk menerapkan strategi ini terlebih dahulu menganalisis audiens Anda. Anda harus memilih channel media sosial yang tepat, artinya platform yang paling sering digunakan audiens Anda. Menganalisis audiens Anda bertujuan untuk menemukan platform media sosial apa yang digunakan audiens dan di mana mereka menginginkan brand Anda berada.

Hal ini juga merupakan langkah untuk mencari tahu engagement media sosial yang Anda gunakan saat ini. Channel media sosial apa yang Anda gunakan dan bagaimana kinerjanya. Anda dapat mengevaluasinya seperti beberapa mungkin menghasilkan cukup engagement, sementara yang lain menghasilkan banyak traffic langsung ke website. Anda juga dapat menggunakan tools Alexa untuk melakukan analisis ini.

Baca Juga:

Analisis Kompetitor

Untuk langkah selanjutnya melakukan SMO adalah melakukan analisis kompetitor. Dapat Anda lihat berapa banyak engagement media sosial yang Anda lihat jika dibandingkan dengan kompetitor? jenis konten apa yang efektif atau tidak efektif untuk kompetitor Anda atau brand lainnya di industri Anda? hal ini perlu melakukan riset bagaimana brand Anda menghadapi persaingan. Ini akan memudahkan Anda dalam merancang strategi optimasi yang paling efektif.

Bangun Strategi Berdasarkan Analisis

Setelah memahami audiens dan mendapatkan insight mengenai kompetitor, langkah selanjutnya adalah melakukan merancang strategi. Strategi adalah kunci dari SMO. Rancanglah strategi yang jelas demi membantu Anda mencapai tujuan yang ingin dicapai.

Mengeksekusi Strategi

Setelah merancang strategi dengan baik langkah selanjutnya adalah mengeksekusi strategi tersebut. Strategi SMO dijalankan oleh sebuah tim termasuk tim yang berada di balik SEO marketing dan content marketing. Mereka perlu bekerja sama dengan social media manager dan community manager untuk menjalankan strategi tersebut.

Mengoptimasi media sosial sangat selaras dengan optimasi search engine sehingga tim harus bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama dan memastikan pesan yang disampaikan audiens serupa pada setiap channel media sosial. Saat brand Anda mengunggah sebuah konten di Instagram, Anda dapat mengarahkan audiens ke artikel blog atau landpage website jika mereka menginginkan informasi lebih lanjut.

Analisis Hasil dan Melakukan Penyesuaian

Setelah strategi telah berjalan, langkah selanjutnya adalah hasil harus dianalisis dan melakukan penyesuaian jika diperlukan, Dalam strategi awal, jelaskan seberapa sering Anda akan memeriksa hasilnya. Dengan begitu Anda tidak akan menebak-nebak kapan waktu yang tepat untuk melakukan penyesuaian.

Baca Juga:

Perbedaannya dengan SEO

smo dan seo

Sedangkan SEO atau search engine optimization merupakan teknik untuk mengoptimasi website agar dapat berada di posisi strategis pada halaman mesin pencarian (search engine). Posisi ini sangat penting untuk mendapatkan trafik dan customer. Melalui memaksimalkan konten dengan keyword yang telah diriset maka website bisa saja mendapatkan posisi strategi pada halaman utama pencarian.

Intinya SEO lebih mengoptimalkan pada website agar mendapatkan posisi strategis di halaman utama pencarian, sedangkan SMO mengoptimalkan channel media sosial untuk meraih engagement.

Berikut ini kelebihan dan kekurangan SMO dan SEO

Kelebihan SMO

  • Tidak rumit. SMO Memang tak memerlukan riset keyword dan kode pemrograman website seperti SEO untuk menjalankannya. Anda akan lebih mudah untuk menjalankan teknik SMO
  • Peluang yang lebih besar. Semakin tingginya minat netizen pada media sosial, maka peluang untuk mendapatkan trafik juga semakin tinggi

Kelebihan SEO

  • Hemat biaya. Dengan strategi SEO anda tak perlu mengeluarkan ads atau iklan karena harus rajin mengoptimasinya dengan konten-konten SEO Friendly.
  • Bertahan lama. Dengan SEO website memungkinkan untuk bertahan di halaman utama mesin pencari. Anda perlu mengantisipasi perubahan algoritma dari Google yang bsa mengubah perubahan posisi website.

Kekurangan SMO

  • Sulit menjaring target pasar. Jika dalam SEO dapat dilakukan dengan riset keyword, berbeda dengan SMO yang sedikit sulit menjaring pasar karena tidak ada data keyword yang tepat untuk menarget konsumen
  • Tidak memiliki ukuran yang tepat. SMO tidak memiliki kejelasan yang akurat menentukan keberhasilannya. Jika SEO memiliki tanda penentu keberhasilan pada website tampil di halaman utama, maka SMO hanya bisa diketahui dengan trafik serta conversion rate.

Kekurangan SEO

  • Cukup rumit karena harus melakukan beberapa riset seperti riset keyword, membuat konten, memposting konten, dan memperbaiki website agar SEO friendly
  • Butuh proses. Hasil SEO tidak langsung berhasil. Sebab SEO membutuhkan proses untuk dapat tampil di halaman utama.

Tools Untuk SMO

Untuk menjalankan SMO, Anda memerlukan tools yang tepat. Saat ini terdapat sejumlah tools yang dapat membantu Anda melakukan optimasi di media sosial. Berikut ini beberapa tools yang bisa Anda gunakan.

  • Aplikasi penjadwalan media sosial seperti Buffer, MeetEdgar, Sprout Social, dan Later
  • Audiens dan keyword research tools seperti Alexa
  • Aplikasi optimasi marketing seperti Marketo, HubSpot, dan Salesforce
  • Tools desain grafis seperti Canva

Baca Juga:

Itulah ulasan mengenai apa itu SMO dan perbedaannya dengan SEO untuk menerapkan strategi ini Anda dapat memanfaatkan layanan digital marketing agency untuk merumuskan berbagai strategi digital marketing untuk mengembangkan brand Anda. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis. Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat dan sukses.