Kelebihan dan Kekurangan Stealth Marketing, Strategi Pemasaran Unik yang Hemat Biaya

stealh marketing adalah

Ada banyak sekali jenis strategi marketing yang bisa marketer gunakan untuk mendukung proses pemasaran dan sales process. Namun, bagi Anda yang ingin memanfaatkan strategi pemasaran yang hemat biaya alias ramah budget, maka stealth marketing adalah pilihan yang tepat.

Sebab metode yang satu ini cenderung tidak menghabiskan banyak biaya, namun efektif untuk mendongkrak penjualan dan sales growth. Selain itu, strategi marketing campaign yang satu ini juga cukup ampuh untuk meningkatkan brand awareness dan brand identity. Sehingga, sales lead atau calon pelanggan akan lebih mudah mengenali produk Anda.

Lantas, bagaimana cara menerapkan strategi stealth marketing ini secara efektif?

Apa Itu Stealth Marketing?

Melansir dari My Customerstealth marketing adalah salah satu strategi pemasaran di mana target pasar tidak sadar bahwa mereka sedang menjadi sasaran. Ini merupakan strategi yang memakan biaya rendah, namun bisa menjadi metode yang jitu bagi pertumbuhan bisnis.

Bukan tanpa alasan. Pasalnya, strategi stealth ini terbukti efektif untuk meningkatkan brand popularity dan brand loyalty. Sehingga sangat cocok sebagai strategi branding bisnis. Strategi ini juga bisa diterapkan di berbagai jenis niche bisnis dan ukuran perusahaan. Baik perusahaan besar, startup, maupun UMKM sekalipun.

Kendati demikian, hingga kini masih sedikit perusahaan yang menerapkan strategi ini lantaran terkesan kurang etis. Sebabnya adalah karena konsumen tidak mengenali iklan (advertising campaign) dengan apa adanya. Serta tidak mendapatkan kesempatan untuk mengabaikan iklan tersebut. Bahkan mereka pun tidak sadar menjadi sasaran target pemasaran.

Meski begitu, sejumlah perusahaan besar menggunakan strategi marketing yang satu ini sebagai metode pemasaran utama setelah membuktikan efektivitasnya.

Baca Juga :

Jenis Stealth Marketing

jenis stealth marketing

Selayaknya strategi pemasaran lainnya, stealth marketing juga memiliki beberapa jenis yang bisa marketer manfaatkan. Setiap jenisnya pun bisa memberikan keuntungan atau profit yang berbeda-beda bagi perusahaan.

Namun, marketer harus tetap memilihnya berdasarkan kebutuhan dan sumber daya yang perusahaan miliki. Gunanya adalah agar strategi ini mampu memberikan hasil yang maksimal, serta mencapai tujuan dan target bisnis.

Berikut ini adalah jenis-jenis strategi stealth yang perlu Anda pahami:

1. Product Placement

Jenis yang pertama adalah product placement. Strategi ini merujuk saat referensi mengenai produk masuk ke dalam film, acara televisi, mapun media lainnya. Menurut Sales Loves Marketing, metode ini juga terkenal dengan nama embedded marketing.

Apabila Anda melihat sebuah produk atau brand yang muncul dalam sebuah acara tv, maka brand tersebut membayar agar produk mereka dimunculkan. Misalnya, ketika Anda sedang menonton sinetron favorit, lalu pemeran dalam sinetron tersebut menyebutkan merek suatu produk dan merekomendasikannya pada pemeran lainnya di tengah akting.

2. Undercover Marketing

Jenis selanjutnya adalah undercover marketing. Yaitu strategi pemasaran di mana produk atau layanan dipromosikan dengan cara yang tidak seperti iklan formal seperti biasanya. Bahkan, penempatan iklannya pun tampak sangat halus seperti native advertising, sehingga kerap terlewatkan oleh audiens.

Contoh undercover marketing adalah ulasan atau testimoni dari orang-orang tentang produk baru yang mereka coba. Nama produk pun biasanya menyebar dengan cepat dari word of mouth, sehingga menimbulkan rasa ingin tahu dari orang lain untuk ikut mencobanya juga.

3. Podcasting

Study menjelaskan bahwa podcasting merupakan salah satu bentuk stealth marketing yang paling populer. Sebab mayoritas audiens tak menyadari bahwa mereka menjadi target pasar dari jenis strategi pemasaran yang satu ini.

Podcasting sendiri terus mengalami peningkatan popularitas yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Inilah sebabnya, memasarkan produk melalui podcast cukup menjanjikan. Seorang podcaster bisa membicarakan tentang suatu produk di tengah podcastnya yang berdurasi panjang tanpa orang lain merasa terganggu.

4. Subliminal Messages

Merupakan teknik yang berguna untuk mempengaruhi opini dan pilihan produk dari konsumen. Umumnya, strategi ini berupa penyematan gambar, teks, atau pesan tersembunyi tertentu dalam waktu sepersekian detik yang tujuannya adalah untuk memengaruhi konsumen di bawah kesadaran mereka.

Salah satu contoh subliminal messages adalah menyematkan pesan dalam lagu saat gambar produk muncul.

Baca Juga :

Kelebihan dan Kekurangan Stealth Marketing

Seperti strategi-strategi lainnya, teknik pemasaran yang satu ini juga memiliki kekurangan dan kelebihan. Kendati begitu, stealth tetap menjadi salah satu strategi pemasaran hemat biaya yang terbaik saat ini. Karena tanpa mengeluarkan budget berlebih, perusahaan tetap dapat meningkatkan popularitas dan awareness dalam waktu singkat.

Mengutip dari Marketing Schools dan Sales Loves Marketing, berikut adalah kelebihan dan kekurangan strategi pemasaran stealth yang perlu Anda ketahui:

Kelebihan

Beberapa kelebihan yang akan Anda dapatkan dari penerapan stealth marketing antara lain:

  • Memperkuat brand image, brand reputation, dan identitas brand
  • Cenderung low budget atau hemat biaya. Sehingga sangat efisien bagi Anda yang tidak memiliki dana lebih untuk melakukan marketing campaign namun tetap memberikan hasil maksimal
  • Strategi promosi yang lebih kuat, sehingga popularitas brand bisa melejit atau meningkat dengan pesat
  • Meningkatkan brand awareness dengan cepat
  • Dapat mengiklankan produk bahkan sebelum produk launch
  • Bisa menjadi lead magnet yang efektif karena membangun minat pra penjualan
  • Meningkatkan demand terhadap produk

Kekurangan

Sementara itu, di sisi lain, strategi pemasaran yang satu ini juga memiliki sejumlah kekurangan. Di antaranya adalah:

  • Berisiko merusak brand image atau citra merek apabila pemasarannya terlalu tidak etis
  • Sering terlewatkan atau tidak disadari oleh beberapa audiens
  • Cenderung dipaksakan kepada orang-orang tanpa sepengetahuan mereka
  • Hasil penjualan dan lead conversion yang tidak pasti

Demikian adalah ulasan mengenai strategi stealth marketing, jenis, kelebihan dan kekurangannya. Pada intinya, strategi pemasaran ini merupakan salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan popularitas brand dengan biaya yang murah. Bahkan, banyak perusahaan besar yang memanfaatkan strategi ini sebagai teknik marketing mereka.

Selain menerapkan strategi ini, Anda juga bisa menggunakan layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis. Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketinginbound marketing360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.

Baca Juga :