Tips Mempersiapkan Strategi Business Development

strategi business development

Tahukah kamu bahwa Strategi Business Development dapat meningkatkan keuntungan perusahaan? Jika perusahaanmu belum menerapkan strategi ini, kamu wajib baca pemahaman tentang Strategi Business Development dengan lebih baik.

Namun, hal ini tidaklah mudah untuk dilakukan. Karena tentunya akan membutuhkan banyak divisi yang terlibat agar bisa mencapai tujuan bisnisnya. Lalu bagaimanakah tips untuk mengembangkan strategi business development yang efektif ini?

Pengertian Strategi Business Development

Banyaknya yang masih beranggapan kalau business development ini adalah pekerjaan dari seorang sales. Padahal ini berbeda.

Business Development adalah sebuah proses dalam menciptakan nilai yang digunakan untuk jangka panjang pada suatu perusahaan dengan melalui pelanggan, pasar maupun relasi bisnis.

Jadi pengertian Business development itu adalah orang yang memiliki tanggung jawab dalam mencari cara untuk berinteraksi dengan ketiga saluran tersebut yaitu calon pelanggan, target pasar, serta relasi bisnis. Tujuannya adalah untuk menciptakan peluang perusahaan agar bisa terus tumbuh.

Nilai jangka panjang atau banyak yang mengenalnya dengan log-term-value. Ini sebenarnya adalah uang, keuntungan, image atau apapun itu. Yang dijadikan sebagai tujuan utama dari sebuah perusahaan.

Dan orang yang ahli dalam bidang business development ini tidak hanya mengusahakan keuntungan sebanyak-banyaknya dalam waktu yang cepat. Namun mereka juga diharuskan untuk bisa memikirkan strategi serta taktik jangka panjang. Sehingga perusahaan menjadi semakin tumbuh dan sukses.

Di bawah ini akan kita bahas mengenai tiga unsur dalam mengembangkan suatu perusahaan.

1. Pelanggan

Sebuah perusahaan tidak akan berkembang jika tanpa adanya customer. Akan tetapi produk atau jasa juga tak mungkin cocok bagi semua kalangan.

Lalu bagaimana cara agar produk yang dibuat dapat dinikmati banyak orang? Jawabannya kamu bisa menggunakan business development.

2. Pasar

Target pasar adalah salah satu hal penting untuk sebuah bisnis. Tujuannya agar perusahaan bisa mengetahui produk apa yang akan dijual.

Akan tetapi yang harus kita tahu bahwa target market ini akan terus mengalami perkembangan sehingga tak stagnan hanya di satu titik saja.

Seorang BD ( Business Development ) ini juga harus memikirkan strateginya agar bisa menyasar bisa mendapatkan pasar yang baru.

3. Relasi bisnis

Relasi bisnis ini juga penting bagi perusahaan agar bisa membangun bisnisnya menjadi tahan lama. Hubungan ini bisa dengan pelanggan, sponsor, maupun klien.

Dan tugas seorang BD ini adalah membangun relasi bisnis dengan baik yang berdasarkan kepercayaan, respek serta apresiasi antara yang satu dengan lainnya. Hal ini juga bertujuan agar bisnisnya bisa berkembang dalam waktu yang lama.

Baca Juga :

Tips Mempersiapkan Strategi Business Development

tips menerapkan business development

Untuk mempersiapkan strategi business development, kamu bisa menerapkan tips berikut.

1.   Pahami persaingan di industri

Apabila kamu tidak memahami dengan industri yang kamu geluti maka kamupun tak akan bisa membuat rencana bisnis berjalan dengan lancar. Sehingga tentu saja hal ini membutuhkan strategi pengembangan bisnis agar bisa berjalan lancar.

Dan kamu juga memerlukan pemahaman mengenai persaingan dunia industri.

Selain itu kita juga harus mengetahui tentang target audience. Dan mengetahui permasalahan apa saja yang dapat diselesaikan oleh produk yang kita jual.

Kita juga harus mengetahui produk dari kompetitor. Cari apa perbedaannya dengan produk kita miliki.

Dengan mengetahui persaingan didunia industri. Kita akan menjadi lebih mudah menetapkan strategi business development .

2.   Membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan

Dengan memiliki pelanggan yang loyal tentunya akan sangat menguntungkan karena ini merupakan salah satu cara agar bisnis bisa bertahan.

Agar bisa mendapatkan hubungan yang seperti itu dengan pelanggan. Maka kita juga harus membutuhkan strategi terbaik agar bisa menjalin hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

Saat kamu menjual produk ke pelanggan baru maka akan memerlukan upaya yang lebih besar. Jadi manfaatkan pelanggan lama untuk dijadikan pelanggan loyal.

3. Perbanyak riset soal tren bisnis

Seperti yang kita tahu bahwa tren bisnis ini memiliki perubahan yang cepat. Hal inilah yang menjadikan perlunya pengamatan pada tren di dalam dunia bisnis.

Terdapat beberapa alasan mengapa kita juga perlu untuk mengamati tren di dunia bisnis menurut Retailnext.

Seperti, ide baru untuk mengembangkan produk kita bisa mengetahui perubahan terhadap kepuasan pelanggan sampai dengan memahami dalam persaingan bisnis.

Ada banyak cara agar bisa terus memperbaharui trend bisnis. Misalnya dengan membaca berita, berdiskusi komunitas sampai dengan mengikuti event.

Baca Juga :

4.   Berikan respon yang cepat pada Pelanggan

Kamu juga harus menggunakan strategi ini karena bisa membuat bisnis yang kamu jalankan akan menjadi lebih maju jika pelanggan puas dengan pelayanan yang diberikan.

Jadi makin cepat tanggapan yang diberikan pada pelanggan, maka akan membuat pelanggan menjadi makin puas.

Akan tetapi kamu juga jangan lupa untuk selalu mendengarkan semua keluhan dan saran yang disampaikan oleh mereka.

Saat kamu bisa mengetahui apa yang mereka pikirkan maka bisa dijadikan sebagai insight bagi perusahaan. Dengan insight ini maka kamu juga membutuhkan agar bisa menyiapkan strategi business development yang baru.

5.   Gunakan iklan dengan efektif

Agar brand menjadi terkenal terutama bagi bisnis yang sedang mulai berjalan tentunya akan membutuhkan iklan. Namun kamu juga harus memilih jenis iklan yang bisa lebih menarik perhatian dari pelanggan.

Untuk saat ini dengan menggunakan iklan digital maka akan lebih efektif untuk lebih menggaet pelanggan baru. Selain itu kita juga harus menyesuaikan dengan target pasar.

Walaupun iklan digital atau online ini terdengar mudah akan tetapi kita juga harus merencanakan dengan matang. Mulai dari budget sampai dengan memilih konten.

Perbedaan Strategi Business Development dan Sales

Banyak yang mengira bahwa BD ini sama seperti dengan sales. Tapi pada kenyataannya kedua hal ini tentunya berbeda. Jika orang dalam business development ini tugasnya yaitu memajukan sebuah perusahaan dengan menggunakan strategi pengembangan bisnisnya.

Contohnya yaitu dengan mengembangkan market baru kemudian menjual anak perusahaan pada perusahaan lain dan sebagainya.

Sedangkan untuk pekerjaan sales development ini meskipun tujuannya sama yaitu meningkatkan keuntungan perusahaan, akan tetapi ia bertanggung jawab dengan kontrak kerja sama atau pembelian, kemudian menangani prospek serta memberikan demonstrasi produk.

Jadi fokus dari sales development ini yaitu pada produk yang kamu jual serta untuk mendapatkan keuntungan dari produk yang dijualnya tersebut.

Meskipun kedua pekerjaan tersebut memiliki perbedaan, akan tetapi saling berkaitan antar satu dengan lainnya. Sehingga sales juga bisa masuk kedalam bagian business development.

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis. Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.

Baca Juga :