Strategi Menghadapi Persaingan UKM Di Masa Pandemi

strategi pemasaran ukm

Dalam menjalankan bisnis apapun pastinya akan selalu dihadapkan pada persaingan bisnis. Baik itu bisnis besar maupun bisnis kecil. Oleh karena itulah pelaku bisnis UKM harus memiliki strategi menghadapi persaingan UKM yang semakin ketat di era sulit seperti saat ini.

5 Strategi Menghadapi Persaingan UKM

Di bawah ini akan kami berikan strategi menghadapi persaingan UKM yang semakin ketat. Apalagi saat ini yang masih dalam kondisi pandemi yang belum stabil.

1. Perkuat Brand yang Anda Miliki

Untuk strategi pemasaran dalam menghadapi persaingan UKM yang pertama yaitu dengan memperkuat brand yang Anda miliki. Dan yang paling penting yaitu Anda harus mengetahui seberapa besar brand dan produk mempunyai potensi dalam menghasilkan pendapatan dalam jangka panjang.

Apabila nama brand kuat maka bisnis yang Anda jalankan menjadi lebih mudah untuk dikenali. Hal ini secara tidak langsung akan menjadikan konsumen lebih mudah memilih produk Anda dibanding dengan produk lainnya yang serupa.

2. Mengetahui Pesaing Bisnis

Tidak ada hal lain yang lebih sulit selain dengan mencoba serta mengetahui lebih jauh mengenai kompetitor yang merupakan pesaing dari bisnis Anda.

Apabila Anda sudah mengetahui dan memahami kompetitor bisnis Anda maka Anda juga bisa mengetahui mengenai kekurangan dan kelebihan kompetitor. Untuk kekurangan yang ada pada pesaing bisnis maka akan menjadikan kita menjadi lebih waspada agar tidak jatuh pada kegagalan yang sama.

3. Aktif Berpromosi

Melakukan promosi ini maka bisa untuk penguatan brand produk serta peningkatan nilai di mata konsumen. Makin efektif nilai pemasaran serta promosi yang dijalani maka Anda juga akan memiliki peluang pendapatan yang makin besar.

Dalam melakukan promosi produk agar UKM bisa sukses ini tidaklah terlalu sulit. Kita bisa memilih berbagai media promosi yang tersedia serta anggaran yang dimiliki bisnis. Gunakan Google Ads, Facebook Ads Marketing, Instagram Ads Marketing atau 360 Digital Marketing untuk mengoptimalkan campaign promo anda.

4. Kenali Kebiasaan konsumen

Seperti yang kita tahu bahwa ada istilah yang mengatakan bahwa konsumen adalah raja. Mereka seperti udara yang bisa membuat bisnis kita menjadi tetap hidup dan berjalan.

Dan agar bisa memberikan layanan terbaik maka Anda juga perlu mengetahui kebiasaan mereka. Sehingga Anda bisa merangkul konsumen menjadi lebih loyal dan nyaman.

Tentunya hal itu akan menjadikan potensi untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak dan dalam jangka waktu panjang.

5. Gunakan Internet Marketing

Saat ini konsumen lebih memilih berbelanja dengan ruang yang lebih privat dan menghindari keramaian. Dan internet juga membuka pintu lebar terutama bagi Anda yang selalu berinovasi. Anda bisa tampilkan produk di website, blog, facebook dan lain-lain.

Gunakan foto yang menarik dan informasi yang jelas mengenai produk yang Anda jual. Kemudian lakukan interaksi langsung dengan calon konsumen.

Agar kita bisa menentukan strategi pemasaran yang tepat maka sebaiknya Anda juga harus mengelola keuangan dengan baik mulai sekarang. Anda juga bisa menggunakan jasa digital marketing agency untuk membantu perusahaan anda tumbuh lebih cepat.

Baca Juga :

menentukan target pasar ukm umkm

Cara Untuk Menentukan Target Pasar Efektif Bagi Bisnis UKM atau UMKM

Selain Anda harus menerapkan strategi menghadapi persaingan UKM disebutkan diatas. Ada juga cara-cara yang efektif dalam menentukan target pasar bagi bisnis UKM Anda.

1. Tentukan Siapa Konsumen Anda

Apabila Anda sudah mempunyai ide produk yang akan ditawarkan maka langkah berikutnya yaitu dengan menentukan siapa calon konsumen sasarannya.

Dalam penentuan target pasar tersebut maka bisa ditentukan berdasarkan beberapa segmentasi dibawah ini :

  • Geografi
    Geografi ini merupakan pengelompokkan target market yang didasarkan pada lokasi ataupun wilayah.
    Tujuannya yaitu agar bisa mengetahui hubungan target pasar. Ini dikarenakan pada setiap wilayah mempunyai kebutuhan yang berbeda. Oleh karena itulah kita bisa cocokkan dengan produk yang kita miliki. Contohnya yaitu penjualan pupuk pada wilayah perkebunan.
    Segmentasi geografi ini di dalamnya mencakup lingkungan, kodepos, kode area, kota provinsi kemudian wilayah.
  • Demographic
    Dalam pembuatan target pasar ini, segmentasi geographic adalah hal yang paling mendasar dan penting. Demographic bertujuan agar bisa mengetahui produk yang ditawarkan susah sesuai dengan klasifikasi tersebut.
    Misalnya dalam memasarkan produk kosmetik untuk menunda penuaan dini maka tentunya Anda juga tak akan menawarkan pada remaja dengan usia 12-17. Tapi lebih ke wanita yang berumur 30 tahun keatas.
  • Psikologi
    Disini kita bagi target pasar yang didasarkan pada kelas ekonomi, kepribadian ataupun preferensi gaya hidup.
    Dalam menentukan segmentasi pasar ini maka dibagi dengan berdasarkan tingkat pendidikan, tingkat pendapatan kemudian jenis pekerjaan yang dimiliki dan lain-lain. Kemudian untuk klasifikasi gaya hidup melibatkan nilai, kepercayan, minat dan lain-lain. Lalu untuk segmentasi psikografis maka berdasarkan gaya hidup serta kelas sosio ekonomi.

2. Cara Menentukan Target Pasar Dengan Mengetahui Kebutuhan Target Pasar

Apabila Anda sudah bisa menentukan siapa konsumennya maka berikutnya yaitu dengan mencari informasi mengenai kebutuhan konsumen tersebut. Kita bisa melakukannya dengan cara tes produk.

Sehingga Kita bisa mengetahui kebutuhan pasar mengenai produk yang kita tawarkan. Caranya yaitu dengan mengikuti bazar agar kita bisa melakukan tes produk, disamping itu juga digunakan sebagai media dalam mengenalkan produk.

Kita bisa memaksimalkan momen tersebut agar bisa mendapatkan informasi yang banyak mengenai target pasar. Agar anda bisa lebih mengoptimalkan strategi ini gunakan metode inbound marketing strategy agar usaha anda bisa menjadi magnet pelanggan. Pelajari : Pengertian Inbound Marketing dan Perbedaannya Dengan Outbound Marketing

3. Cara Menentukan Target Pasar Dengan Evaluasi Target Pasar

Selanjutnya Anda juga bisa melakukan evaluasi terhadap kebutuhan serta ketertarikan target pasar yang Anda sasar di setiap produknya.
Sebagai UKM maka harus melakukan hal ini karena agar bisa mengetahui ketertarikan konsumen. Jadi jangan sampai saat kita sudah memulai bisnis namun target pasarnya salah.

4. Tentukan Strategi Pemasaran

Apabila Anda sudah melakukan evaluasi target pasar maka sebaiknya tentukan strategi yang tepat dalam melakukan pemasaran produknya. Hal ini dikarenakan pada setiap target pasar ini tentunya memiliki gaya yang berbeda dalam penentuan strategi pemasarannya.

Contohnya jika target pasar remaja berusia 17-20 tahun maka pemasarannya harus dilakukan melalui social media. Hal ini dikarenakan usia tersebut dekat dengan social media misalnya instagram. Ketika anda bisa menentukan salah satu strategi pemasaran yang tepat, manfaatkan growth hack marketing agar kelajuan penetrasi market anda semakin cepat.

5. Evaluasi Respon Pasar

Langkah terakhir yaitu dengan mengevaluasi respon pasar. Evaluasi ini untuk mengetahui apakah strategi yang diterapkan efektif ataukah tidak.
Dan jika tidak efektif maka Anda juga harus mengubah strategi pemasarannya tersebut. Tujuan dari evaluasi respon pasar ini yaitu untuk mempertahankan serta meningkatkan penjualan produk yang kita tawarkan.

Evaluasi ini sebaiknya dilakukan secara berjangka, misalnya 1 bulan sekali dimaksudkan agar bisa lebih efektif. Akan lebih baik apabila anda menggunakan Data-driven marketing untuk melakukan analisa performa. Pelajari : Data Driven Marketing Dan Penerapan Untuk Perusahaan

strategi pemasaran untuk ukm umkm

Strategi Pemasaran Di Masa Sulit Agar Bisnis Tetap Untung

Di masa pandemi ini tentunya banyak bisnis yang terkena dampaknya. Bahkan tak jarang pula yang gulung tikar.
Lalu bagaimana strategi menghadapi persaingan UKM yang harus dilakukan khususnya pada masa sulit ini. Simak caranya dibawah ini.

Baca Juga :

1. Pemasaran dengan biaya rendah

Pada masa sulit sekarang ini hal yang harus dilakukan adalah dengan menekan biaya. Untuk itulah kita bisa memanfaatkan media sosial dalam melakukan promosi yang gratis.

2. Mengubah Menu

Kita bisa menulis daftar menu yang kurang diminati kemudian mengubahnya menjadi ide baru dalam menciptakan menu yang baru. Namun usahakan untuk biaya bahan bakunya rendah. Bisa juga dengan mengurangi produk sangat laku.

3. Hindari Program Diskon adalah Strategi Pemasaran di Masa Sulit

Pada masa sulit sebaiknya hindari membuat diskon karena diskon tersebut bisa berdampak buruk di masa depannya.

Apabila pada masa sulit membuat diskon, maka disaat harga menjadi normal kembali maka pelanggan akan menganggap harga normal tersebut menjadi sangat mahal dan tidak tertarik untuk membeli.

4. Fokus pada Pelayanan Maksimal

Selalu berikan pelayanan yang terbaik meskipun saat itu Anda sedang dipusingkan dengan perusahaan. Hal ini akan menjadikan pelanggan Anda tetap membeli produk yang anda jual.

5. Memberikan Solusi pada Pelanggan

Dalam masa ekonomi yang sulit baik pengusaha maupun masyarakat tetap terkena dampaknya. Oleh karena itu Anda juga bisa menjadikan ini sebagai peluang. Misalnya jika bergerak dibidang makanan dan minuman maka Anda bisa berikan menu pembuka dan penutup gratis. Tentu saja hal itu juga harus memiliki perhitungan biaya yang rendah dalam pembuatannya.