Cara Menerapkan Strategi Proactiv Customer Service

proactive customer service

Apabila hendak meningkatkan kepuasan pelanggan ini, maka perusahaan harus menggunakan strategi proactive customer service. Banyak perusahaan raksasa dunia sejak tahun 2020 yang memperkuat khususnya dalam bidang customer service mereka. Dan kali ini kami akan memberikan penjelasan mengenai serba serbi dari proactive customer service.

Pengertian Proactive Customer Service

Proactive customer service ini yaitu inisiatif dari perusahaan untuk membuat langkah-langkah dalam membantu pelanggan sebelum mereka perlu untuk membuat bantuan. Sehingga dengan kata lainnya mereka akan bersifat proaktif untuk kebutuhan pelanggan mereka.

Dengan menggunakan strategi ini, maka akan lebih mendorong perusahaan agar lebih mengenalkan produk maupun pelayanan yang banyak digemari oleh customer. Selain itu juga bisa mengetahui jika ada kesalahan yang terjadi.

Hal ini bermanfaat meningkatkan pengalaman pelanggan. Dengan menggunakan layanan proaktif tersebut maka tentunya akan membuat pengalaman yang lebih menyenangkan bagi pelanggan.
Antisipasi pada masalah pelanggan juga akan meningkatkan pengalaman pelanggan bisnis.

Jadi perusahaan juga harus memiliki pola pikir memberikan pelayanan yang terbaik dalam melakukan strategi proactive customer service. Dengan ini perusahaan juga akan membuktikan kepercayaan pelanggan serta agar lebih meningkatkan loyalitas mereka. Sehingga perusahaan juga tak ragu lagi untuk menawarkan ke pelanggan semua hal yang mereka butuhkan sehingga akan mendapatkan pengalaman terbaik.

Baca Juga:

Bagaimana Cara Menerapkan Proactive Customer Service?

Strategi proactive customer service ini tidak mudah untuk diaplikasikan Agar bisa melakukan inisiatif tersebut maka perusahaan juga memerlukan banyak waktu dan tenaga tambahan. Namun kenyataannya tidaklah demikian karena perusahaan masih bisa untuk melakukan layanan yang proaktif terhadap pelanggan dengan menggunakan cara tertentu.

Adapun menurut Hubspot cara untuk mengimplementasikan strategi proactive customer service ini yaitu sebagai berikut:

1. Mengirimkan survei

Adapun hal pertama yang harus kamu lakukan dalam menerapkan proactive customer service ini yaitu dengan mengirimkan email ke pelanggan. Salah satu kesalahan yang besar yang perlu diperbaiki perusahaan memiliki asumsi bahwa mereka mengetahui apa yang dibutuhkan pelanggan.

Nah untuk mengatasi hal tersebut maka kamu juga harus mengirimkan survei pada pelanggan mereka. Dengan adanya survei ini maka akan bisa membantu perusahaan untuk memperoleh informasi pelanggan serta cara untuk meningkatkan aspek bisnis mereka.
Perusahaan harus bisa menjawab pertanyaan seperti:

  • Apa yang bisa ditingkatkan oleh bisnismu agar menjadi lebih baik?
  • Bagaimana cara meningkatkan pengalaman berbelanja pelanggan?

2. Mengirimkan newsletter

Ada cara untuk mengimplementasikan proactive customer service selanjutnya yaitu dengan mengirimkan newsletter. Dalam newsletter perusahaan ini bisa mencakup beberapa seperti entri blog, berita industri, pengumuman produk baru dan masih banyak lainnya.

Jadi perusahaan harus bisa menyesuaikan konten dengan peran bisnis mereka di dalam isi newsletter. Dengan adanya newsletter ini maka akan bisa memberikan dukungan proaktif apabila perusahaan akan memberikan yang terbaik. Selain itu, dengan cara ini juga dapat merekomendasikan produk/layanan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

3. Melakukan social media monitoring

Proactive customer service selanjutnya yang dapat perusahaan lakukan adalah melakukan social media monitoring. Apabila kamu tidak melakukan pemantauan di sosial media ini maka perusahaan juga bersiap untuk kehilangan peluang yang berharga dalam memahami pelanggannya.

Jadi langkah terbaik yang harus perusahaan lakukan adalah memanfaatkan banyak saluran media sosial untuk digunakan. Dan melacak setiap postingan untuk dimonitoring dengan baik. Perusahaan bisa melakukan monitoring ini dengan mengikuti keyword serta hashtag yang terdapat pada bisnis mereka. Dan dengan menggunakan strategi ini maka secara tak langsung bisa juga untuk membuka proactive customer service pada media sosial.

Manfaat Proactive Customer Service

customer service

Proactiv customer service seiring dengan makin berkembangnya teknologi maka ini merupakan cara yang terbaik untuk memuaskan hati para pelanggan. Selain bisa memuaskan pelanggan juga perusahaan memiliki manfaat lainnya yaitu mempunyai pelanggan yang proaktif.

Seperti dikutip dari laman Help juice, bahwa dengan memanfaatkan proactive customer service maka perusahaan akan menempatkan manfaat lainnya diantaranya yaitu:

Baca Juga:

Customer loyalty akan lebih meningkat

    • Customer retention angkanya akan meningkat
    • Merupakan cara terbaik untuk saring aspirasi para pelanggan
    • Bisa mengurangi kebutuhan perusahaan untuk saring aspirasi akan support call
  • Mencegah masalah kecil menjadi pain point

Cara Melakukan Konversi Ke Proactive Customer Service

Satukan Tim

Pada kelompok ini memiliki tanggung jawab seperti:

  • Menganalisis dan mengatur data yang sudah dikumpulkan mengenai permintaan layanan pelanggan. Dan apabila kamu belum melakukan hal ini maka ini merupakan langkah yang pertama
  • Dengan melakukan pemantauan terhadap media sosial atau penyebutan yang berbasis web lainnya akan memberikan tambahan informasi. Tentunya hal ini juga harus dilakukan secara berkesinambungan supaya konten yang proaktif dapat terus dibuat.
  • Survei pelanggan ini merupakan salah satu bagian yang penting. Namun sayangnya beberapa perusahaan tidak antusias melakukan hal ini.
  • Menerapkan prioritas perubahan yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Kemudian mengembangkan rencana berurutan agar bisa berubah dari reaktif ke proaktif.

Latih Personil Pendukung yang Ada

Saat layanan aktivitas pelanggan proaktif ini diimplementasikan maka terserah pada personil yang ada. HAl ini dilakukan agar bisa membantu pelanggan dalam menemukan sumber daya tersebut.
Akan tetapi potensi pendukung yang ada juga perlu untuk memahami mengenai sumber daya dimana dan bagaimana bisa diakses. Serta manfaat diterima oleh pengunjung dan pelanggan.

Contoh Layanan Pelanggan proaktif

Beberapa cara ini merupakan contoh untuk memberikan dukungan proaktif pada pelanggan , contohnya:

  • Dengan mengoptimalkan saluran kontak serta pemicu obrolan mu
    Pembaharuan pengiriman bisa membuat pelanggan tetap berada dalam lingkaran serta mengikis pertanyaan yang tidak perlu
  • Kategori produk yang direkomendasikan serta terkait dapat mempercepat kueri penelusuran pelanggan
  • Panduan pembelian bisa membantu pelanggan dalam menemukan informasi penting tanpa keluar dari halaman.
  • Menawarkan permintaan maaf yang tulus untuk menghadapi gangguan layanan pemberitahuan singkat.

Agar kamu bisa mengilustrasikan dengan lebih lanjut maka kita bisa melihat beberapa merek yang bisa mendapatkan layanan pelanggan proaktif dengan benar.

Baca Juga:

Contoh yang bisa kamu gunakan dalam meningkatkan pengalaman layanan pelanggan ini ?

Domino’s pizza bukanlah satu-satunya perusahaan yang menawarkan notifikasi pengiriman dan pelacakan GPS. Walaupun begitu mereka adalah salah satu yang pertama dalam memberikan pelayanan ini. Disamping itu juga sudah menggunakan chatbot layanan pelanggan di tahun 2008.

Dengan mengantisipasi kebutuhan pelanggannya maka mereka juga menggunakan layanan pelanggan proaktif:

  • Membatasi jumlah permintaan pelanggan
  • Meningkatkan penjualan melalui proses checkout yang mudah
  • Meningkatkan keterlibatan pelanggan melalui pengalaman pelanggan yang menyenangkan
  • Jadi apapun industri yang kamu lakukan, pelanggan online juga akan selalu menginginkan
  • pembaharuan atas pesanan mereka.
  • Jadi mengapa membuat mereka menunggu saat kamu bisa menawarkan pemberitahuan layanan pelanggan proaktif.

Demikian ulasan mengenai strategi proactiv customer service. Semoga bermanfaat. Untuk menerapkan Strategi Proactiv Customer Service Anda perlu memanfaatkan layanan digital marketing agency yang dapat membantu Anda dalam mengembanbangkan bisnis. Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.