Tips Menerapkan Referral Marketing, Strategi yang Ampuh Jaring Pelanggan Baru

tips menerapkan referral marketing

Ada berbagai macam jenis strategi pemasaran yang bisa perusahaan terapkan untuk menjaring lebih banyak pelanggan baru. Namun, di antara berbagai macam strategi pemasaran tersebut, salah satu yang cukup ampuh menarik perhatian para leads adalah referral marketing.

Hal ini lantaran referral marketing erat kaitannya dengan strategi word of mouth. Sehingga tak keran apabila strategi ini cukup efektif untuk menjangkau lebih banyak leads baru. Leads adalah sekumpulan calon pelanggan yang menunjukkan ketertarikan pada suatu produk/jasa setelah melihat kampanye pemasaran.

Tak hanya menguntungkan perusahaan karena mampu menjangkau lebih banyak leads, strategi marketing yang saat ini juga memberikan dampak positif bagi pelanggan. Seperti apa?

Untuk lebih jelasnya, simak ulasan selengkapnya berikut ini!

Apa Itu Referral Marketing?

Melansir dari Shopifyreferral marketing adalah strategi promosi yang mendorong pelanggan untuk mengajak pelanggan baru di sekitarnya. Baik itu teman, keluarga, atau koneksi di media sosial. Ajakan tersebut dapat berupa tindakan untuk membeli atau membagikan konten promosi.

Strategi ini mirip seperti advocacy marketing, di mana pelanggan cenderung memengaruhi orang lain untuk menggunakan produk yang sama dengannya setelah mengetahui kualitas produk tersebut. Bedanya, referral marketing ini memiliki output berupa ajakan secara langsung.

Mengutip dari Nielsen, strategi ini sangat efektif lantaran 92% pelanggan memercayai rekomendasi dari orang-orang yang mereka kenal. Bahkan peluang seseorang membeli barang akan menjadi empat kali lebih besar jika kenalannya lah yang merekomendasikannya. Hal ini terjadi karena kebanyakan orang lebih percaya pada orang yang mereka kenal daripada klaim dari brand yang bersangkutan.

Pasalnya, sebuah brand tentu saja akan menyampaikan segala hal baik tentang produk atau jasa mereka. Namun, orang yang Anda kenal akan memberi tahu sisi positif dan negatif dari brand tersebut, bukan? Oleh sebab itu, tak heran apabila opini pelanggan menjadi salah satu hal yang sangat berpengaruh dalam referral marketing.

digital marketing agency

Selain itu, menurut riset Annex Cloud, strategi pemasaran ini dapat menghasilkan 3 hingga 5 kali lipat conversion rate, bahkan berpeluang meningkatkan customer retention 37% lebih tinggi daripada strategi lainnya.

Tak cuma itu. Strategi marketing ini juga memberikan keuntungan untuk kedua belah pihak, baik perusahaan atau pelanggan. Menurut Oberlo, perusahaan akan mendapat hasil marketing secara gratis dari pelanggan yang merekomendasikan brand mereka. Sedangkan pelanggan juga akan mendapat bonus atau keuntungan dengan merekomendasikan produk atau jasa tersebut.

Keuntungan Menerapkan Referral Marketing

Selain memberikan “win-win solution” bagi perusahaan dan pelanggan, berikut ini adalah beberapa keuntungan lain yang bisa Anda dapatkan jika menerapkan strategi pemasaran referral:

1. Menghasilkan Reach yang Tinggi

Keuntungan pertama dari menerapkan strategi pemasaran referral adalah menghasilkan reach yang tinggi. Hal ini ditunjang dengan adanya website, media sosial, dan e-commerce yang membuat reach referral marketing menjadi semakin tinggi. Sebab, kini setiap orang bisa merekomendasikan produk atau jasa kepada ratusan bahkan ribuan orang sekaligus.

Contohnya adalah user generated content (UGC). Dengan menggunakan media sosial sebagai sarana untuk mereview sebuah produk/jasa secara jujur, maka akan sangat mudah untuk memengaruhi lebih banyak orang sekaligus.

Baca Juga :

2. Target Pasar yang Jelas

Referral sejatinya adalah suatu proses di mana seseorang merekomendasikan produk/jasa kepada orang lain yang memiliki ketertarikan sama dengannya. Dengan demikian, maka sudah pasti Anda akan mendapatkan target pasar yang lebih jelas.

Misalnya, seorang pelanggan berusia remaja merekomendasikan sebuah brand pakaian kekinian pada teman sekelasnya. Ia tidak mungkin merekomendasikan produk tersebut pada orangtua atau orang dewasa lainnya, sebab tidak sesuai dengan target pasar.

3. Tingkat Kepercayaan yang Tinggi

Sudah tentu referral akan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi pada pelanggan daripada iklan yang dibuat oleh brand bersangkutan. Sebab, biasanya rekomendasi dari orang terdekat lebih dipercaya.

Namun, sebenarnya referral marketing tidak hanya terjadi antara pelanggan dengan kenalannya. Seseorang bisa saja memercayai orang yang tidak ia kenal. Contohnya, seorang pelanggan biasanya akan melihat testimoni dan review di platform e-commerce sebelum membeli sebuah barang.

4. Gratis

keuntungan menerapkan referral marketing

Rata-rata strategi pemasaran memang membutuhkan biaya tak tak sedikit. Misalnya saja paid marketing, event marketing, experiental marketing, bahkan influencer marketing. Namun, dengan referral marketing, Anda tak perlu mengeluarkan budget berlebih untuk menjaring pelanggan baru.

Sebab, referral bekerja layaknya virus. Artinya, jika brand Anda berhasil menarik hati satu pelanggan, maka mereka akan merekomendasikan brand tersebut pada orang lain. Begitu pun pelanggan baru akan melakukan hal serupa pada pelanggan lainnya. Dengan demikian, salah satu keuntungan menerapkan strategi ini adalah Anda tak perlu mengeluarkan biaya alias gratis.

5. Menghasilkan Customer Loyalty

Semua bisnis tentunya ingin memiliki pelanggan yang loyal dan setia pada brand mereka. Inilah yang kita kenal dengan istilah customer loyalty. Jika Anda memiliki pelanggan yang merekomendasikan brand Anda pada orang lain, maka sudah pasti pelanggan tersebut merasa puas dengan produk/jasa yang Anda tawarkan.

Kepuasan pelanggan inilah yang nantinya akan menghasilkan customer loyalty, di mana pelanggan tersebut akan setia berlangganan produk dari brand Anda.

Baca Juga :

Tips Menerapkan Referral Marketing

Menilik dari banyaknya keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari referral marketing, berikut ini adalah tips yang bisa Anda coba untuk menerapkan strategi pemasaran tersebut :

1. Bangun Program Referral yang Sederhana

Salah satu alasan mengapa referral marketing kurang berhasil adalah prosesnya yang rumit. Jadi, buatlah sebuah sistem yang sangat mudah agar program tersebut bisa berjalan lebih efektif. Sebagai contoh, siapkan link atau kode khusus untuk setiap pelanggan, yang mudah mereka bagikan ke orang-orang lain melalui media sosial atau platform lainnya.

Begitupun dengan pemberian reward, kurangi prosedur berbelit dan buatlah secara otomatis. Misalnya, dengan memberikan reward langsung di aplikasi yang digunakan referrer atau referred. Anda tak perlu khawatir karena saat ini sudah banyak kok referral software, dimana Anda bisa mengatur sistem, kode unik, hingga mengukur seberapa berhasil referral yang Anda lakukan.

2. Manfaatkan Momentum

Tips selanjutnya adalah memanfaatkan momen-momen khusus untuk menggelar program referral marketing. Taktik ini disebut juga dengan strategi marketing seasonal, yang hanya berlangsung di waktu tertentu. Sehingga, ada banyak orang yang menantikan momen tersebut.

Anda bisa memanfaatkan momen keagamaan seperti Hari Raya Idulfitri, Natal dan lainnya. Atau, Anda bisa menggelar program ini saat event belanja seperti Black Friday, Harbolnas dan lainnya.

Jangan lupa tentukan strategi untuk event tersebut. Misalnya dengan diskon 10%, promo untuk upgrade layanan premium, dan berbagai strategi lain sesuai jenis bisnis dan tipe konsumen Anda.

3. Kolaborasi dengan Influencer dan Brand Ambassador

Pada dasarnya, referral marketing memang dilakukan oleh pelanggan yang merekomendasikan produk pada pelanggan lainnya. Kendati demikian, bukan berarti Anda hanya memanfaatkan strategi tersebut untuk menjaring pelanggan.

Anda bisa mendongkrak penjualan dan menjangkau lebih banyak pelanggan dengan menggunakan jasa brand ambassador atau influencer. Namun, pastikan bahwa Anda memilih seorang brand ambassador atau influencer yang sesuai dengan strategi branding dan jenis bisnis Anda.

Dengan bantuan brand ambassador dan influencer, akan semakin banyak calon konsumen yang bisa Anda dapatkan melalui program tersebut, bukan?

Itulah ulasan terkait referral marketing, manfaat, dan cara menerapkannya untuk menjaring lebih banyak pelanggan baru. Strategi ini sangat ampuh untuk meningkatkan customer retention. Maka dari itu, Anda dapat menerapkan beberapa tips di atas agar strategi marketing Anda semakin sukses.

Akan tetapi, referral marketing saja belum cukup untuk meningkatkan bisnis. Anda juga bisa menggunakan layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis. Beberapa strategi yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.

Baca Juga :

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.