6 Karakteristik Unique Value Proposition dan Tips Membuatnya

unique value proposition adalah

Apakah produk Anda memiliki ciri khas atau keunikan yang membuatnya lebih standout atau menonjol dari milik kompetitor? Jika tidak, maka artinya Anda perlu memahami apa itu unique value proposition!

Berbisnis di era serba canggih dengan perkembangan teknologi dan tren marketing yang kian pesat memanglah bukan hal yang mudah. Dengan banyaknya persaingan di dunia bisnis, terutama digital marketing, maka penting bagi Anda untuk membedakan produk dengan milik kompetitor. Inilah pentingnya menambahkan proporsi nilai unik atau unique value proposition (UVP).

Tujuannya adalah agar lead atau calon pelanggan lebih mudah tertarik pada produk yang Anda tawarkan. Sebab apabila produk Anda berbeda dan memiliki unique selling point, maka Anda pun akan lebih mudah membangun branding dan mendapatkan posisi di pasar (market positioning).

Sehingga tak heran apabila saat ini UVP menjadi salah satu aspek yang perlu Anda kuasai dalam strategi pemasaran modern seperti saat ini. Lantas, bagaimana cara membuat UVP yang menarik dan efektif menarik perhatian sales lead?

Apa Itu Unique Value Proposition (UVP)?

Melansir dari Harvard Business School, UVP atau unique value proposition adalah nilai unik yang sebuah brand ciptakan untuk target pasar. Sesuai dengan definisinya, tentu UVP setiap perusahaan haruslah berbeda dan unik. Sehingga tidak ada format atau patokan tertentu yang harus brand Anda ikuti. Kendati demikian, perlu Anda ingat bahwa UVP harus dapat menggambarkan citra brand dan brand value.

UVP sendiri terdiri dari tiga komponen utama, yaitu diferensiasi, kuantifikasi, dan relevansi. Artinya, sebuah produk harus berbeda dari produk lainnya (memiliki nilai unik), namun tetap relevan dengan kebutuhan konsumen maupun citra brand itu sendiri. Sehingga setelah membaca value proposition, sales lead bisa segera mendapatkan gambaran jelas mengapa mereka harus memilih produk Anda ketimbang milik kompetitor.

Menilik dari hal tersebut, jelas bahwa UVP menjadi komponen penting dari strategi marketing perusahaan. Sebab UVP akan menjadi hal pertama yang lead perhatikan saat melihat marketing campaign di berbagai saluran pemasaran. Entah itu social media, website, blog perusahaan, email dan social messaging, atau bahkan pemasaran tradisional (televisi, radio, baliho). Bahkan, survei menyebutkan bahwa perusahaan hanya memiliki waktu sekitar lima detik untuk mempertahankan perhatian pembaca di situs website.

Untuk dapat membuat UVP yang menarik, ada tiga pertanyaan yang perlu Anda siapkan:

digital marketing agency
  • Siapa target pasar atau audiens yang ingin Anda sasar?
  • Kebutuhan apa yang akan Anda penuhi?
  • Berapa pricing atau harga terbaik yang menghasilkan profit untuk perusahaan namun juga affordable untuk konsumen?

Sehingga dalam membuat UVP, Anda perlu melakukan segmentasi pasar (STP), menganalisis kompetitor dan market temperature, mengerti kondisi market share saat ini, dan mengikuti tren yang sedang berkembang di kalangan konsumen.

Baca Juga :

Manfaat Unique Value Proposition

Sebagaimana penjabaran di atas, UVP adalah salah satu komponen yang sangat penting dalam strategi marketing perusahaan. UVP menjadi komponen yang memberikan gambaran besar mengapa konsumen harus memilih produk Anda melalui informasi yang Anda sampaikan.

Apabila Anda bisa membuat UVP yang meyakinkan, maka tingkat kepercayaan konsumen pada brand (brand authority) akan meningkat. Sehingga, pada akhirnya Anda dapat mengkonversi lead menjadi konsumen sesungguhnya. Selain itu, beberapa manfaat lain yang bisa Anda dapatkan dari UVP antara lain:

6 Karakteristik Unique Value Proposition (UVP)

 

karakteristik unique value proposition

Melansir dari Investopedia, ada enam karakteristik UVP yang perlu Anda ketahui. Karakteristik UVP ini akan membantu brand Anda untuk lebih mudah menarik perhatian calon pelanggan. Berikut adalah keenam karakteristik tersebut:

1. Daya Tarik Visual

80% pelanggan mengaku bahwa visual menjadi daya tarik utama dalam marketing campaign atau kampanye pemasaran suatu brand. Oleh sebab itu, salah satu karakteristik utama dalam UVP adalah dengan menambahkan visual pada statement agar lebih menarik perhatian. Namun, jangan lupa pula untuk melakukan market research atau riset pasar terlebih dahulu guna menentukan apa yang cocok sesuai dengan target pasar atau konsumen Anda.

Baca Juga :

2. Tujuan yang Jelas

Semua perusahaan pasti memiliki target dan tujuan bisnis masing-masing. Nah, unique value proposition juga harus Anda gunakan untuk menunjukkan tujuan tersebut secara jelas. Gambarkan dengan jelas alasan utama kenapa brand Anda cocok dengan kebutuhan target pasar.

Sebab UVP yang berhasil  akan membuat konsumen langsung mengerti nilai sebuah bisnis tanpa membutuhkan penjelasan lebih lanjut.

3. Kesederhanaan

Survei menunjukkan bahwa UVP yang sukses biasanya memiliki statement atau headline yang sederhana dan jelas. Statement tersebut sebaiknya hanya berisikan satu kalimat atau frasa atau mungkin hanya sekadar tagline yang sederhana, namun mudah diingat oleh pembaca.

4. Tunjukkan Keunggulan

Karakteristik keempat adalah UVP harus bisa menunjukkan keunggulan brand Anda. Meskipun sederhana, namun pastikan bahwa UVP menunjukkan kelebihan brand Anda dan manfaat apa yang akan konsumen dapatkan (customer value). Selain itu, Anda juga harus dapat memberikan gambaran apa perbedaan produk Anda dengan kompetitor.

5. Nilai Produk

Unique value proposition yang bagus adalah yang dapat menunjukkan nilai produk pada konsumen. Biasanya, UVP memuat headline dan subheadline untuk menjelaskan lebih lanjut tentang nilai apa saja yang ada pada produk Anda. Subheadline ini adalah cara untuk menjelaskan fitur atau keuntungan dari menggunakan produk (product value) dan detail penting lainnya.

6. Call to Action (CTA)

Karakteristik UVP yang terakhir adalah CTA atau Call to Action. Sebab unique value proposition yang efektif mampu mengubah calon pelanggan menjadi pelanggan sesungguhnya yang menghasilkan keuntungan dan revenue untuk perusahaan. Sehingga dengan menggunakan CTA yang menarik, Anda akan lebih mudah memengaruhi calon pelanggan untuk melakukan aksi pembelian dalam tahapan pemasaran yang Anda lakukan.

Baca Juga :

Tips Menulis Unique Value Proposition (UVP) yang Efektif

tips menulis unique value proposition

Setelah mengetahui karakteristik unique value proposition, kini Anda bisa menerapkan langkah-langkah untuk menulis UVP yang efektif:

1. Berikan Judul yang Menarik

Langkah pertama adalah menulis judul yang menarik, yang merefleksikan produk Anda secara komprehensif. Cantumkan dengan jelas semua manfaat yang brand Anda berikan (brand value) dalam judul tersebut. Ingat, judul tersebut tidak sama dengan slogan atau tagline perusahaan Anda, namun harus menunjukkan apa yang Anda berikan.

2. Hubungkan Manfaat Produk dengan Pelanggan

Langkah selanjutnya adalah menghubungkan manfaat produk dengan kebutuhan pelanggan. Sebab, pelanggan tentu menginginkan produk yang bisa menjadi solusi atas permasalahan mereka. Oleh sebab itu, pastikan Anda menyasar target yang tepat dan berorientasi pada kebutuhan pasar (market orientation).

Misalnya, target pasar Anda adalah para pekerja yang memelihara hewan piaraan di rumah. Mereka mengalami kesulitan untuk meninggalkan hewan piaraan sendiri ketika sedang beraktivitas di luar rumah. Dengan demikian, Anda bisa menawarkan jasa penitipan hewan piaraan untuk memecahkan masalah tersebut.

Dari contoh di atas, maka Anda perlu menghubungkan antara pelanggan dengan manfaat produk atau jasa yang Anda tawarkan. Tunjukkan bagaimana produk atau jasa Anda dapat memecahkan masalah pelanggan melalui UVP

3. Tunjukkan Kenapa Produk Anda adalah yang Terbaik

Tunjukkan bagaimana produk Anda lebih baik ketimbang pesaing. Berikan informasi seputar kelebihan apa saja yang membuat produk tersebut lebih unggul. Seperti contoh sebelumnya, misalnya Anda memiliki jasa penitipan hewan piaraan.

Keunggulan bisnis Anda adalah menjamin hewan piaraan aman, memberikan makanan 2 kali, serta menyediakan jasa grooming. Inilah yang membuat bisnis Anda lebih unggul ketimbang jasa penitipan hewan lainnya.

4. Gunakan Gambar yang Menarik

Tips terakhir adalah menggunakan gambar yang menarik dan catchy. Elemen visual lain yang perlu Anda pertimbangkan adalah pilihan warna yang sesuai dengan produk Anda, serta logo yang menarik. Agar lebih konsisten, Anda bisa membuat brand guideline untuk semua kampanye pemasaran produk Anda. Sehingga selain menarik perhatian, brand guideline juga akan membuat brand Anda memiliki ciri khas, unik, dan mudah diingat.

Itulah ulasan mengenai karakteristis unique value proposition, manfaat, serta tips untuk membuatnya. UVP sendiri merupakan salah satu elemen penting yang tidak bisa Anda abaikan untuk kesuksesan branding dan strategi pemasaran. Dengan UVP yang menarik, peluang Anda untuk dapat mengkonversi lebih banyak lead dan meningkatkan profit pun juga akan makin meningkat.

Baca Juga :

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.