Merlion Park Singapore masih menjadi salah satu tempat yang hampir selalu masuk daftar kunjungan wisatawan Indonesia ketika berlibur ke Negeri Singa. Lokasinya berada di kawasan Marina Bay yang mudah dijangkau dengan transportasi umum, tidak memerlukan tiket masuk, serta menawarkan pemandangan kota yang sangat dikenal melalui foto, video perjalanan dan media sosial.
Daya tarik utamanya tentu patung Merlion berkepala singa dengan tubuh menyerupai ikan. Dari mulut patung tersebut keluar semburan air menuju Marina Bay. Pemandangan ini kemudian melahirkan berbagai pose foto yang sudah sangat dikenal wisatawan, mulai dari seolah meminum air Merlion, menangkap aliran air dengan tangan hingga mengambil gambar dengan gedung Marina Bay sebagai latar belakang.
Bagi wisatawan Indonesia yang baru pertama kali datang ke Singapura, berfoto di Merlion Park sering dianggap sebagai salah satu agenda wajib. Tempat ini juga mudah digabungkan dengan kunjungan ke kawasan pusat kota karena lokasinya berada tidak jauh dari berbagai bangunan terkenal di sekitar Marina Bay dan Singapore River.
Keunggulan lainnya adalah waktu kunjungan yang sangat fleksibel. Merlion Park dapat dikunjungi sepanjang hari sehingga wisatawan dapat memilih suasana pagi, sore menjelang matahari terbenam atau malam hari ketika gedung gedung di Marina Bay mulai menyalakan pencahayaan.
Merlion Park Berada di Jantung Kawasan Marina Bay
Merlion Park terletak di 1 Fullerton Road, Singapore 049213. Lokasinya berada di tepi Marina Bay, tidak jauh dari kawasan bisnis Raffles Place dan bangunan bersejarah The Fullerton Hotel.
Letaknya yang berada di pusat kota membuat tempat ini sangat mudah dimasukkan dalam jadwal perjalanan singkat. Wisatawan yang hanya memiliki waktu satu atau dua hari di Singapura tetap dapat mengunjunginya tanpa harus melakukan perjalanan jauh.
Area Merlion Park berbentuk ruang terbuka di tepi air. Pengunjung dapat berdiri cukup dekat dengan patung utama sambil melihat deretan gedung pencakar langit di satu sisi dan kawasan Marina Bay di sisi lainnya.
Dari area tersebut, wisatawan juga bisa melihat Marina Bay Sands dari kejauhan. Tiga menara dengan bagian atas menyerupai kapal tersebut menjadi salah satu latar foto yang paling mudah dikenali.
Kombinasi Merlion, permukaan air dan gedung modern membuat satu lokasi dapat menghasilkan banyak komposisi foto berbeda.
Patung Merlion Memiliki Tinggi 8,6 Meter dan Berat 70 Ton
Ukuran Merlion sebenarnya cukup besar ketika dilihat secara langsung. Patung utama memiliki tinggi sekitar 8,6 meter dengan berat sekitar 70 ton.
Tubuhnya dibuat menyerupai ikan, sementara bagian kepala berbentuk singa. Air keluar terus menerus dari bagian mulut menuju Marina Bay sehingga patung tersebut terlihat seperti air mancur raksasa.
Merlion dibuat oleh pematung lokal Lim Nang Seng berdasarkan rancangan yang disiapkan untuk simbol tersebut. Patung ini diresmikan pada September 1972.
Di sekitar patung utama juga terdapat Merlion berukuran lebih kecil yang sering disebut Merlion Cub. Tingginya sekitar dua meter sehingga tampilannya jauh lebih kecil dibanding patung utama.
Keberadaan dua ukuran Merlion memberikan pilihan berbeda untuk mengambil gambar. Patung utama menawarkan skala besar dengan pemandangan Marina Bay, sedangkan Merlion kecil memungkinkan wisatawan berada lebih dekat dengan objek.
Kepala Singa dan Tubuh Ikan Memiliki Cerita Sejarah Singapura
Bentuk Merlion tidak dibuat secara sembarangan. Kepala singa berkaitan dengan nama Singapura yang dikenal sebagai Lion City atau Kota Singa.
Cerita tersebut berhubungan dengan legenda Sang Nila Utama yang disebut melihat seekor singa setelah tiba di pulau ini. Nama Singapura kemudian digunakan dan terus melekat hingga sekarang.
Sementara tubuh ikan berkaitan dengan sejarah awal wilayah tersebut yang dikenal sebagai Temasek dan mempunyai hubungan kuat dengan laut serta aktivitas perdagangan.
Perpaduan dua bentuk tersebut akhirnya menjadikan Merlion sebagai simbol yang mudah dikenali.
Simbol Merlion sendiri mulai digunakan untuk kepentingan promosi pariwisata Singapura pada dekade 1960 an. Seiring berjalannya waktu, bentuk tersebut semakin identik dengan negara tersebut dan muncul dalam beragam suvenir, ilustrasi, hiasan hingga materi promosi perjalanan.
Bagi wisatawan Indonesia, Merlion bahkan sering menjadi salah satu gambar pertama yang muncul ketika membicarakan liburan ke Singapura.
Merlion Pernah Berdiri di Lokasi yang Berbeda
Patung Merlion yang terlihat sekarang tidak selalu berada tepat di tempat tersebut. Ketika pertama kali diresmikan pada 1972, patung ini ditempatkan di sekitar muara Singapore River.
Perubahan kawasan kota kemudian membuat posisi Merlion perlu dipindahkan.
Setelah Esplanade Bridge selesai dibangun, pandangan menuju patung dari arah waterfront menjadi lebih terbatas. Pemerintah Singapura kemudian memindahkan Merlion ke posisi yang sekarang.
Pemindahan dilakukan pada 2002 dan kawasan Merlion Park diperluas sehingga pengunjung mempunyai ruang lebih nyaman untuk melihat serta memotret patung.
Posisi baru tersebut justru memberikan Merlion latar yang lebih terbuka.
Wisatawan sekarang dapat mengambil gambar dari berbagai sudut dengan Marina Bay berada tepat di belakangnya. Hasil foto juga berubah mengikuti perkembangan gedung di sekeliling teluk.
Foto Seolah Minum Air Merlion Tetap Jadi Pose Favorit
Salah satu pose yang paling sering dilakukan wisatawan adalah berdiri pada posisi tertentu sehingga semburan air dari mulut Merlion terlihat masuk ke mulut orang yang difoto.
Pose sederhana ini sudah dilakukan selama bertahun tahun, tetapi tetap muncul dalam unggahan wisatawan hingga sekarang.
Untuk mendapatkan hasil yang tepat, fotografer perlu mengambil posisi agak menyamping dari Merlion. Orang yang menjadi objek foto kemudian bergeser sampai posisi mulutnya terlihat sejajar dengan aliran air.
Jika sudutnya belum tepat, aliran air bisa terlihat terlalu tinggi atau justru melewati kepala.
Selain pose minum air, ada pula wisatawan yang membuat pose seolah menampung air menggunakan kedua tangan.
Pilihan lain adalah berdiri sedikit lebih jauh agar tubuh Merlion dapat terlihat secara utuh bersama Marina Bay Sands.
Pada waktu yang ramai, pengunjung perlu sedikit bersabar karena banyak orang menggunakan titik foto yang sama.
“Merlion Park memiliki kelebihan yang sulit digantikan tempat lain. Satu foto sederhana sudah cukup membuat orang langsung mengetahui bahwa gambar tersebut diambil di Singapura.”
Datang Pagi Hari untuk Mendapat Area yang Lebih Lengang
Merlion Park dapat dikunjungi 24 jam, tetapi suasana setiap waktu berbeda. Wisatawan yang ingin mendapatkan foto dengan jumlah orang lebih sedikit sebaiknya datang pada pagi hari.
Sekitar pagi setelah matahari terbit, jumlah rombongan wisata biasanya belum sebanyak siang dan sore.
Cahaya pagi juga cukup menarik untuk fotografi karena belum terlalu keras. Suhu udara cenderung terasa lebih nyaman dibanding tengah hari.
Pengunjung dapat berjalan santai di sekitar waterfront sambil menentukan beberapa sudut pengambilan gambar sebelum kawasan mulai lebih ramai.
Keuntungan lainnya adalah jadwal setelah Merlion Park masih panjang.
Wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju kawasan lain di pusat Singapura tanpa menghabiskan terlalu banyak waktu.
Bagi pengguna transportasi umum, kunjungan pagi juga memudahkan perjalanan sebelum kawasan wisata dipadati rombongan.
Sore Hari Menawarkan Perubahan Warna Langit Marina Bay
Jika tujuan utama adalah mendapatkan foto dengan suasana lebih berwarna, sore hari dapat menjadi pilihan yang menarik.
Menjelang matahari terbenam, warna langit berubah perlahan dan cahaya pada gedung sekitar Marina Bay mulai terlihat lebih lembut.
Pada waktu tersebut, wisatawan bisa mengambil dua jenis foto dalam satu kunjungan.
Foto pertama dapat dibuat ketika langit masih terang. Setelah matahari turun, wisatawan dapat menunggu beberapa saat sampai lampu gedung mulai menyala.
Perubahan pencahayaan tersebut membuat Merlion Park terlihat berbeda meskipun posisi foto tidak berubah.
Namun, sore termasuk periode yang sering lebih ramai. Banyak pengunjung datang setelah menyelesaikan kegiatan di tempat lain dan sengaja menunggu suasana malam.
Karena itu, siapkan waktu sedikit lebih panjang jika ingin mengambil foto dari beberapa sudut.
Merlion Park pada Malam Hari Punya Karakter yang Berbeda
Malam hari menjadi waktu favorit bagi wisatawan yang menyukai fotografi kota. Marina Bay berubah menjadi kawasan dengan cahaya gedung, pantulan air dan pencahayaan dari berbagai bangunan.
Patung Merlion tetap menjadi objek utama, tetapi latarnya terlihat lebih hidup.
Permukaan air dapat memantulkan warna dari gedung sekitar sehingga foto terlihat berbeda dibanding siang hari.
Kamera ponsel keluaran terbaru umumnya sudah mempunyai kemampuan foto malam yang cukup baik. Namun, tangan perlu dibuat stabil agar detail patung dan gedung tidak terlihat kabur.
Wisatawan yang membawa tripod kecil juga perlu memperhatikan ruang karena jalur pejalan kaki dapat cukup ramai.
Mengambil foto sedikit lebih jauh dari kerumunan kadang menghasilkan komposisi lebih menarik dibanding berdiri tepat di depan Merlion.
Naik MRT ke Raffles Place Menjadi Cara Termudah
Transportasi umum menjadi pilihan yang sangat nyaman untuk menuju Merlion Park.
Raffles Place MRT merupakan stasiun terdekat. Stasiun tersebut dilayani North South Line dan East West Line sehingga mudah dicapai dari berbagai kawasan Singapura.
Setelah keluar dari stasiun, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Fullerton Road dan kawasan waterfront.
Waktu berjalan kaki berada di kisaran beberapa menit, tergantung pintu keluar dan kecepatan berjalan.
Wisatawan yang baru pertama kali menggunakan MRT Singapura sebaiknya memperhatikan petunjuk pintu keluar karena stasiun Raffles Place cukup besar.
Selain Raffles Place, kawasan Merlion juga dapat dicapai dengan berjalan kaki dari City Hall atau Esplanade, tetapi jaraknya lebih jauh.
Menggunakan MRT membuat wisatawan tidak harus memikirkan tempat parkir atau menghadapi kepadatan kendaraan di pusat kota.
Masuk Merlion Park Tidak Dipungut Biaya
Salah satu alasan Merlion Park selalu ramai adalah tidak adanya biaya tiket masuk.
Wisatawan dapat datang, berfoto dan berjalan di area waterfront tanpa perlu membeli tiket.
Hal tersebut membuat Merlion Park cocok dimasukkan ke dalam perjalanan dengan anggaran terbatas.
Wisatawan hanya perlu memperhitungkan biaya transportasi serta makanan atau minuman apabila membelinya di kawasan sekitar.
Tidak adanya tiket juga memungkinkan pengunjung datang lebih dari sekali.
Jika foto pagi hari belum sesuai keinginan, wisatawan yang masih berada di kawasan pusat kota dapat kembali pada malam hari untuk mendapatkan suasana berbeda.
Kondisi ini berbeda dengan objek wisata bertiket yang biasanya membutuhkan biaya tambahan untuk kunjungan kedua.
Area Sekitar Merlion Cocok Dijelajahi dengan Berjalan Kaki
Setelah selesai mengambil foto, wisatawan tidak harus langsung meninggalkan kawasan tersebut. Posisi Merlion Park memungkinkan perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri waterfront.
Pemandangan berubah perlahan dari gedung bisnis menuju kawasan hiburan dan ruang publik Marina Bay.
Jalur pejalan kaki relatif nyaman dan memberikan banyak kesempatan untuk berhenti mengambil foto.
Wisatawan dapat melihat arsitektur lama dan baru berada dalam jarak yang cukup dekat.
The Fullerton Hotel berada tidak jauh dari area Merlion, sedangkan Esplanade dapat dicapai melalui jalur di sekitar teluk.
Bagi yang memiliki waktu lebih panjang, perjalanan dapat diteruskan menuju sisi Marina Bay lainnya.
Aktivitas berjalan kaki seperti ini juga memberi pengalaman berbeda dibanding berpindah lokasi menggunakan kendaraan setiap beberapa menit.
Cuaca Panas dan Hujan Perlu Diperhitungkan
Merlion Park merupakan ruang terbuka sehingga cuaca sangat berpengaruh terhadap kenyamanan kunjungan.
Siang hari dapat terasa panas, terutama ketika matahari sedang kuat. Topi, kacamata hitam dan air minum cukup membantu jika wisatawan berencana berada di luar ruangan dalam waktu lama.
Hujan juga dapat datang dengan cepat.
Membawa payung lipat menjadi pilihan yang berguna karena selain untuk hujan, payung dapat digunakan ketika matahari terasa terlalu terik.
Jika hujan cukup deras, wisatawan sebaiknya mencari tempat berteduh dan menunggu sebelum kembali ke area terbuka.
Lantai yang basah juga perlu diperhatikan ketika berjalan mendekati waterfront.
Meskipun hujan dapat mengganggu jadwal foto, permukaan jalan yang basah pada malam hari terkadang menghasilkan pantulan cahaya yang menarik untuk fotografi.
Pakaian Nyaman Lebih Cocok untuk Berkeliling Marina Bay
Kunjungan ke Merlion Park biasanya tidak berhenti pada satu titik. Banyak wisatawan kemudian berjalan cukup jauh mengelilingi Marina Bay.
Karena itu, alas kaki yang nyaman lebih berguna dibanding memilih sepatu yang hanya bagus untuk foto tetapi sulit digunakan berjalan.
Pakaian berbahan ringan juga lebih sesuai dengan cuaca Singapura yang hangat dan lembap.
Jika ingin menghasilkan foto yang menonjol, warna pakaian dapat dipilih agar berbeda dari warna putih Merlion serta latar gedung abu abu dan biru.
Pengunjung yang datang pada malam hari dapat memilih pakaian yang tetap terlihat jelas ketika pencahayaan mulai berkurang.
Tas sebaiknya tidak terlalu berat karena wisatawan berpeluang berjalan cukup lama sebelum kembali ke stasiun MRT.
Merlion Park Tetap Menjadi Simbol Liburan ke Singapura
Singapura saat ini memiliki banyak objek wisata modern, taman besar, pusat hiburan dan kawasan belanja. Namun, Merlion Park tetap mempunyai posisi tersendiri bagi wisatawan Indonesia.
Lokasinya mudah dicapai, gratis dan dapat dikunjungi tanpa persiapan khusus.
Selain itu, bentuk Merlion sudah sangat akrab dengan wisatawan sejak lama. Foto di depan patung tersebut sering berfungsi seperti penanda bahwa seseorang telah berkunjung ke Singapura.
Generasi wisatawan terus berubah, tetapi pose di depan Merlion tetap bertahan.
Perbedaannya sekarang berada pada cara foto dibuat. Jika dahulu foto perjalanan lebih banyak disimpan dalam album keluarga, sekarang gambar dapat langsung dibagikan melalui media sosial beberapa menit setelah diambil.
Jangan Hanya Memotret dari Satu Titik
Area Merlion Park sebenarnya menyediakan cukup banyak sudut yang dapat dicoba. Berdiri tepat di depan patung memang menghasilkan foto klasik, tetapi komposisi lain sering memberikan hasil yang lebih menarik.
Cobalah mengambil gambar dari posisi lebih rendah untuk membuat Merlion terlihat lebih tinggi.
Wisatawan juga dapat bergerak ke sisi waterfront agar aliran air terlihat memanjang dengan gedung di belakangnya.
Sudut lain dapat dibuat dengan menempatkan Merlion di salah satu sisi foto dan membiarkan Marina Bay mengisi sebagian besar bidang gambar.
Untuk foto kelompok, posisi sedikit lebih jauh biasanya lebih baik karena patung dapat masuk seluruhnya tanpa memotong bagian kepala atau ekor.
“Foto terbaik di Merlion Park sering diperoleh setelah pengunjung bergeser beberapa meter dari titik yang paling ramai dan mulai melihat hubungan antara patung, air serta gedung di sekelilingnya.”
Wisatawan Indonesia Bisa Memasukkannya pada Hari Pertama
Bagi wisatawan Indonesia yang baru tiba di Singapura dan menginap di sekitar pusat kota, Merlion Park dapat ditempatkan pada hari pertama perjalanan.
Kunjungannya tidak membutuhkan waktu terlalu lama jika hanya ingin berfoto.
Sekitar 30 menit sampai satu jam sudah cukup bagi wisatawan yang ingin melihat Merlion, mengambil beberapa gambar dan menikmati pemandangan Marina Bay.
Waktu dapat diperpanjang jika ingin berjalan di tepi teluk atau menunggu perubahan cahaya dari sore menuju malam.
Pengaturan seperti ini membuat Merlion Park mudah ditempatkan di sela jadwal lain.
Wisatawan tidak harus menyediakan satu hari penuh hanya untuk berkunjung ke sini.
Karena lokasinya berada di pusat kota dan akses MRT sangat mudah, Merlion Park tetap menjadi salah satu lokasi paling sederhana untuk dikunjungi sekaligus salah satu yang paling mudah dikenali dalam album perjalanan dari Singapura.


Comment