Manfaat dan Penggunan Ad Hoc Reporting

ad hoc reporting

Ketika berada dalam suatu bisnis, maka seseorang akan sangat familiar dengan laporan. Ada beberapa jenis laporan yang bisa digunakan dalam bisnis. Salah satu laporan yang bisa di gunakan adalah Ad Hoc Reporting. Untuk pengertian Ad Hoc Reporting dan penggunaannya, silahkan simak penjelasan berikut.

Pengertian Ad Hoc Reporting

Ad Hoc Reporting adalah salah satu kegiatan dalam bisnis yang fungsinya untuk membuat laporan dalam waktu yang cepat sesuai kebutuhan.

Penggunaan jenis laporan ini biasanya hanya dibuat sekali untuk menjawab pertanyaan bisnis.
laporan jumlah panggilan pemasaran dalam satu minggu adalah contoh Ad Hoc Reporting. Format yang di gunakan dalam Ad Hoc Reporting biasanya berbentuk visual untuk memudahkan pengumpulan.

Melalui Ad Hoc Reporting, karyawan diharuskan untuk dapat menemukan jawaban-jawaban terkait pertanyaan pada bisnis pada waktu tertentu. Tanpa harus menyampaikan tugas tersebut ke anggota lain.

Saat membuat laporan umumnya tidak ada informasi bentuk statis. Solusinya adalah dengan membuat Ad Hoc Reporting. Sehingga dapat membuat set data yang sesuai dengan masalah yang dialami perusahaan.

Baca Juga:

Manfaat Ad Hoc Reporting

Ad Hoc Reporting juga mempunyai beberapa manfaat dalam pengembangan business intelligence. Apa saja manfaatnya ? Berikut penjelasannya.

1. Penyampaian data Akan Cepat dan Tepat Waktu

Manfaat Ad Hoc Reporting pertama yang bisa di dapatkan dalam melakukan Ad Hoc Reporting adalah kecepatannya dalam menyampaikan data.

Hal tersebut dikarenakan memang jenis laporan ini didesain untuk menjawab suatu persoalan dalam bisnis.

Karena sifatnya yang khusus, maka dalam membuat Ad Hoc Reporting bisa berfokus pada satu tujuan saha. Hal itulah yang membuat proses pembuatannya relatif lebih singkat dari laporan tradisional.

Apabila suatu laporan dapat selesai dalam waktu singkat, isi laporan tersebut dapat berguna sebagai bahan pengambilan keputusan, untuk hal-hal yang memang memerlukan waktu singkat untuk segera di putuskan.

2. Pelaksanaan Fleksibel

Ad Hoc Reporting bisa menjadi solusi untuk menghadapi kedinamisan dalam dunia bisnis. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa permasalahan dalam bisnis tentu cepat sekali terjadi perubahan.

Permasalahan- permasalahan tersebut juga tentunya harus diselesaikan sesegera mungkin. Maka, Ad Hoc Reporting bisa menjadi solusi untuk menjawab permasalahan tersebut secara fleksibel.

3. Efisiensi Biaya Perusahaan

Sebuah tools dibutuhkan dalam membuat laporan Ad Hoc Reporting. Tools ini bernama business intelligent. Tool ini sangat efisien dan sangat cepat dalam menganalisis suatu permasalahan.

Melalui bantuan alat tersebut, menjadikan perusahaan dapat meminimalisir biaya untuk pelatihan karyawan tentang pembuatan laporan. Hal tersebutlah yang akhirnya bisa meminimalisir pengeluaran perusahaan.

4. Informasi Jadi Mudah di Bagikan

Selain bermanfaat untuk membuat laporan dengan cepat. Informasi tersebut juga bisa dengan mudah dibagikan kepada pihak lain. Hal tersebut karena mengingat hasil laporan Ad Hoc Reporting dalam bentuk visual.

Semua orang jadi lebih mudah memahami data. Karena dihadirkan dalam bentuk visual. Selain itu, karena cepatnya proses pelaporan, memungkinkan hasil laporan akan cepat dan mudah didistribusikan kepada pihak yang berkepentingan.

Baca Juga:

Penggunaan Ad Hoc Reporting

ad hoc reporting

Saat ini banyak perusahaan yang akhirnya menggunakan Ad Hoc Reporting untuk efisiensi waktu dan biaya. Berikut ini adalah penggunan Ad Hoc reporting dengan lebih detail.

1. Bagian Keuangan

Ketika menyusun laporan keuangan, biasanya tim akuntansi akan menggunakan angka AP dan AR, Indikator Kinerja Utama (KPI), metriks dan data lainnya. Ketika menggunakan Ad Hoc Reporting, tim akuntansi bisa mudah dalam membuat laporan.

Menggunakan Ad Hoc Reporting memungkinkan tim akuntansi untuk dapat menganalisis kombinasi keuangan apa saja. Hal tersebut dapat berfungsi melihat kelebihan produk baru, menganalisis pengeluaran dan lainnya.

2. Bagian Kesehatan

Layanan kesehatan merupakan salah satu sektor yang memerlukan data dalam jumlah banyak. Di sektor ini, pekerja di sektor kesehatan di butuhkan laporan dan analisis data yang sesuai.
Meskipun tenaga kesehatan memang bukan seorang analis data.

Tetapi mereka dituntut untuk melakukan pekerjaannya dengan efektif yaitu dengan membuat laporan yang cepat dan akurat.

Penggunaan Ad Hoc Reporting di rumah sakit memiliki fungsi tersendiri. Seperti mengetahui masalah medis yang pada pasien. Dengan menerapkan Ad Hoc Reporting, proses analisa akan lebih cepat dan akurat. Sehingga pasien bisa dirawat dengan baik.

3. Bagian SDM

Selama proses berjalannya perusahaan, mereka akan mengumpulkan data tentang absen, gaji pegawai, informasi sumber daya manusia dan informasi lainnya.

Melalui Ad Hoc Reporting, laporan terkait hal tersebut dapat dilakukan dengan cepat. Selain itu, dengan Ad Hoc Reporting, bagian Sumber Daya Manusia perusahaan dapat juga dengan mudah menemukan kekurangan. Sehingga mencari solusi kekurangan tersebut menjadi lebih mudah.

Melalui Ad Hoc Reporting, bagian Sumber Daya Manusia dapat melakukan analisis terhadap penjadwalan shift dalam satu minggu. Fungsinya untuk meliha apakah sudah sesuai dengan variabel lainnya atau belum.

4. Bagian Penjualan

Bagian penjualan dalam perusahaan juga dapat menggunakan Ad Hoc Reporting. Dengan membuat laporan ini, manajer penjualan dapat dengan mudah memanfaatkan sebuah data.

Laporan yang bisa di analisis melalui Ad Hoc Reporting adalah untuk mengetahui jumlah produk yang terjual. Secara lebih lengkapnya laporan tersebut juga bisa melihat hasil penjualan sesuai lokasi, jenis kelamin, usia pembeli dan lainnya.

5. Bagian Ritel

Laporan Ad Hoc dapat membantu bagian ritel dalam banyak hal. Salah satunya untuk memahami terkait volume penjualan. Melalui laporan ini, dapat di analisis faktor apa yang mempengaruhi kenaikan maupun penurunan penjualan.

Hal tersebut sangat membantu perusahaan untuk memberikan keputusan dengan cepat. Terutama memutuskan langkah selanjutnya yang harus diterapkan. Misalnya terdapat peningkatan penjualan, perusahaan dapat mengoptimalkan dalam segi inventaris.

Perbedaan Ad Hoc Reporting dan Classical Reporting

Dalam dunia bisnis, Ad Hoc Reporting dan Classical Reporting (laporan biasa) adalah hal yang berbeda satu sama lain. Ad Hoc bertujuan untuk menganalisis data tertentu dengan cepat. Sedangkan classical untuk menganalisis data yang sifatnya umum.

Proses pembuatan laporan dalam Ad Hoc, tidak harus menunggu dari bagian IT ketika membutuhkan data laporan, sedangkan Classical Reporting harus menunggu dari bagian IT sehingga tidak dapat langsung memperolehnya pada saat itu juga.

Hasil laporan Ad Hoc Reporting bentuknya visual. Classical Reporting hasilnya berupa teks atau numbering. Karena berbentuk visual Ad Hoc Reporting mudah dipahami. Sedangkan classical lebih susah dipahami dan dibagikan.

Demikian pembahasan tentang Ad Hoc Reporting. Semoga artikel ini dapat menambah ilmu bisnis terutama yang berhubungan dengan Ad Hoc Reporting. Sehingga perusahaan dapat membuat laporan dengan lebih cepat.

Untuk menerapkan relationship marketing Anda perlu memanfaatkan layanan digital marketing agency yang dapat membantu Anda dalam mengembanbangkan bisnis. Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketinginbound marketing360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.

Baca Juga: