Mengoptimalkan Demand Generation untuk Meningkatkan Penjualan

demand generation adalah

Ada berbagai macam jenis strategi pemasaran dalam dunia marketing. Namun, demand generation menjadi salah satu strategi yang paling penting untuk Anda kuasai.

Kenapa? Bayangkan, bagaimana jika tidak ada orang yang menginginkan produk atau brand Anda, pasti tidak akan ada penjualan, kan?

Maka dari itu, Anda harus menciptakan ketertarikan atau permintaan pelanggan terhadap produk atau jasa yang Anda jual.

Ingat, semua strategi pemasaran bertujuan untuk meningkatkan permintaan pasar terhadap sebuah produk, sekaligus membantu branding bisnis Anda. Branding adalah kumpulan kegiatan komunikasi dari perusahaan untuk membangun dan membesarkan brand.

Maka dari itu, demand generation menjadi prioritas dalam strategi marketing, baik itu digital atau tradisional marketing. Selain meningkatkan branding, strategi ini juga mampu meningkatkan return of investment (ROI) dalam strategi marketing.

Return on investment adalah rasio yang menunjukkan hasil dari jumlah aktiva yang digunakan dalam perusahaan atau suatu ukuran tentang efisiensi manajemen. Dengan begitu, bisa diketahui dengan jelas tingkat profitabilitas dari suatu investasi.

Oleh sebab itu, tanpa adanya demand generation, sebuah bisnis akan sulit untuk mencapai kesuksesan.

Apa Itu Demand Generation?

Menurut HubSpot, demand generation adalah bagian dari upaya marketing yang bertujuan untuk meningkatkan ketertarikan pelanggan akan suatu produk atau jasa.

Dengan strategi ini, perusahaan bisa meningkatkan penjualan, memperluas jangkauan pemasaran, membuat brand lebih terkenal, serta menarik lebih banyak leads yang bisa Anda konversi.

Leads adalah sekumpulan pelanggan yang menanggapi atau menunjukkan minat pada produk bisnis, yang bisa menjadi pelanggan potensial dan berpotensi untuk membeli produk atau layanan yang Anda tawarkan.

Selain itu, demand generation juga bisa menarik kembali pelanggan yang sudah pernah melakukan pembelian dan meningkatkan brand authority. Yaitu kekuatan brand atau produk dalam menarik target pasar dan mendapatkan kepercayaan pelanggan.

Melansir New Breed Marketing, demand generation merupakan program yang mencakup setiap tahap dari marketing funnel. Yaitu tahapan yang telah pelanggan lalui sebelum melakukan pembelian. Tahapan ini mulai dari awareness, interest, consideration, hingga action.

Oleh karenanya, demand generation juga harus diikuti dengan strategi lead nurturing yang baik. Jadi, demand generation mencakup mulai dari proses mendapatkan traffic hingga konversi dan pembelian terjadi.

Baca Juga :

Aspek Penting untuk Demand Generation

Untuk bisa menghasilkan demand, maka ada dasar-dasar yang wajib Anda pertimbangkan saat menyusun strategi marketing, yaitu brand awareness, inbound marketing, sales enablement, serta customer retention.

Berikut adalah penjelasan dari masing-masing aspek atau tahapan tersebut:

1. Brand Awareness

Brand awareness adalah hal yang paling penting untuk menciptakan demand generation.

Artinya, jika tidak ada orang yang mengetahui tentang brand Anda, maka siapa yang akan menginginkan produk tersebut?

Oleh sebab itu, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membangun brand awareness atau identitas brand. Jika brand awareness meningkat, maka akan ada lebih besar pula kesempatan untuk dapat mengkonversi lebih banyak calon pelanggan menjadi pelanggan potensial.

Pada tahap ini, Anda bisa memanfaatkan berbagai kanal marketing, terutama digital marketing. Contoh digital marketing yang paling diminati adalah strategi pemasaran melalui media sosial.

Hal ini karena di era sekarang, membangun brand awareness melalui media digital dapat mempercepat dan meningkatkan konversi untuk bisnis. Misalnya saja Instagram marketing, Facebook marketing, hingga Twitter marketing.

2. Inbound Marketing

inbound marketing aspek penting demand generation

Inbound marketing adalah salah satu cara pemasaran yang membantu calon konsumen agar dengan mudah menemukan bisnis atau perusahaan yang Anda miliki. Jadi dengan teknik marketing ini, bukan perusahaan yang mencari konsumen, tapi nantinya konsumen lah yang akan mencari bisnis atau perusahaan Anda.

Dengan demikian, inbound marketing menjadi salah satu metode yang tak kalah penting untuk demand generation. Strategi ini penting untuk mendatangkan pengunjung dan menjelaskan solusi yang produk Anda tawarkan terhadap masalah yang mereka punya.

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menerapkan inbound marketing, di antaranya:

Baca Juga :

3. Sales Enablement

Sudah menjadi aturan baku bahwa sales dan kegiatan marketing harus bersinergi untuk membuat demand generation tercipta. Tanpa kerja sama antara kedua fungsi bisnis ini, maka kesuksesan suatu bisnis tidak akan tercapai.

Metode-metode yang bisa digunakan untuk sales enablement adalah testimonial marketing, case study, FAQ, dan discount calculator. Strategi tersebut bermanfaat untuk meningkatkan keyakinan calon pelanggan untuk melakukan pembelian.

Pasalnya, dengan adanya testimonial dan case study, orang bisa melihat bukti nyata tentang produk maupun jasa yang Anda tawarkan. Selain itu, FAQ atau frequently asked question yang menjelaskan produk Anda lebih jauh bisa memberi informasi lengkap pada pelanggan yang masih bingung atau kurang yakin.

Kemudian mereka bisa juga membandingkan produk tersebut dengan kompetitornya. Hal ini bisa didukung lebih jauh dengan diskon yang Anda berikan sehingga ada nilai kompetitif lebih yang bisa Anda tawarkan.

4. Customer Retention

Customer retention adalah strategi mempertahankan pelanggan yang sudah Anda miliki saat ini agar terus menggunakan produk atau layanan bisnis Anda. Karena pelanggan terus bertahan dengan bisnis, penjualan dan keuntungan juga akan meningkat.

Maka dari itu, customer retention menjadi bagian dari demand generation yang tak kalah penting dari aspek yang lainnya.

Jika Anda tidak menjalin hubungan baik (relationship marketing) dengan pelanggan yang sudah Anda miliki, maka demand terhadap produk akan rendah. Hal ini karena pada umumnya tingkat penjualan produk yang tinggi ada di pembelian berulang.

Maka dari itu, penting untuk mempertahankan pelanggan yang Anda miliki saat ini untuk meningkatkan angka penjualan sekaligus demand. Strategi yang bisa Anda lakukan misalnya adalah proactiv customer service, serta memberikan sejumlah penawaran khusus seperti diskon, dan lain sebagainya.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang demand generation. Dengan mengetahui aspek penting serta strategi menerapkannya, maka Anda dapat meningkatkan penjualan guna mencapai kesuksesan bisnis.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis. Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.

Baca Juga :