Mengenal Subscription Business Model Dari Cara Kerja dan Manfaatnya

subscribtion business model adalah

Bagi anda yang menyukai dunia bisnis, pasti anda sudah mengenal Subscription Business Model. Model bisnis digital ini sudah banyak diterapkan oleh perusahaan kelas dunia.

Namun, bagi anda yang belum mengetahui apa itu Subscription Business Model, anda bisa memperoleh informasi lengkap mengenai model bisnis tersebut melalui artikel ini.

Pengertian Subscription Business Model

Anda perlu mengenal subscription business model agar bisa mengadaptasi strategi bisnis ini. Siapa tahu model bisnis ini bisa anda terapkan pada usaha anda.

Subscription Business Model adalah suatu model bisnis dimana para pelanggan diminta untuk membayar biaya di depan untuk bisa mengakses suatu produk atau layanan. Biasanya pelanggan bisa membayar biaya langganan per bulan.

Metode subscription atau langganan ini dianggap sebagai salah satu cara untuk membuat pelanggan anda tetap setia pada produk anda. Dengan membayar biaya di awal, pelanggan tidak akan beralih pada produk atau layanan lainnya.

Bisnis subscription ini sudah diterapkan oleh banyak perusahaan raksasa baik di Indonesia maupun di dunia. Misalnya, untuk bisa menonton film di Netflix, anda harus membayar biaya langganan terlebih dahulu.

Begitu pula dengan platform Spotify dan juga Amazon Prime. Perusahaan ini menerapkan biaya langganan kepada pelanggan.

Perusahaan ojek online Grab juga menawarkan program berlangganan. Melalui program ini, pelanggan bisa mendapatkan bundling kupon diskon yang lebih murah.

Model bisnis subscription ini memiliki fokus pada nilai, prediktabilitas, dan juga hubungan dengan pelanggan. Bisnis ini memperoleh pendapatan dari pembayaran biaya langganan. Bisnis ini juga bisa dibilang sukses karena semakin banyak perusahaan yang menerapkan model bisnis ini.

Fokus dari Subscription Business Model

Setelah mengenal Subscription Business Model, anda perlu mengetahui apa menjadi fokus utama dari model bisnis ini. Prioritas utama bisnis ini tentu berbeda dengan jenis bisnis lainnya. Dengan mengetahui niche bisnis, anda bisa membuat usaha yang bisa meraup banyak untung.

Nilai

Metode bisnis berlangganan secara tidak langsung bisa meningkatkan kesetiaan konsumen. Tak heran, perusahaan yang menerapkan model bisnis ini mampu membangun hubungan yang erat dengan konsumen secara jangka panjang melalui customer retention marketing.

Sebagai hasilnya, komunikasi dan hubungan yang berkelanjutan bisa membuat pelanggan untuk terus menerus menggunakan layanan atau produk dari perusahaan tersebut.

Prediktabilitas

Model bisnis berlangganan ini dapat membuat alur permintaan pelanggan menjadi lancar. Dengan begitu, perusahaan bisa menjalankan bisnisnya dengan lebih efektif sesuai dengan bisnis plan.

Perusahaan sudah bisa memperkirakan jumlah pelanggan yang dimiliki setiap bulannya. Sehingga, mereka juga bisa menghitung pendapatan yang diperoleh secara pasti.

Baca Juga :

Hubungan dengan pelanggan

Fokus utama di model bisnis ini adalah hubungan pelanggan. Perusahaan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berinteraksi dengan pelanggan melalui strategi relationship marketing. Selain itu, perusahaan bisa mendapatkan feedback dari pelanggan setiap bulannya.

Dengan adanya feedback ini, perusahaan bisa melakukan evaluasi tentang kekurangan dan juga kelebihan produk mereka. Jika masih banyak kekurangan, perusahaan bisa memperbaiki masalah tersebut agar kebutuhan pelanggan bisa terpenuhi.

Keunggulan Subscription Business Model

Semakin banyak perusahaan yang beralih menggunakan model bisnis berlangganan ini. Hal ini karena bisnis berlangganan terbukti bisa meningkatkan loyalitas pelanggan dan juga menaikkan pendapatan.

Berikut ini adalah kelebihan dari model bisnis berlangganan jika dibandingkan dengan model bisnis yang lain.

Memperoleh pendapatan yang pasti

Sistem bisnis berlangganan bisa mengunci pelanggan selama jangka waktu tertentu, katakanlah dalam satu bulan. Dengan begitu, perusahaan bisa mendapatkan penghasilan yang pasti selama periode tersebut dan telah memprediksinya.

Saat perusahaan bisa memperkirakan pendapatan yang diperoleh, hal ini tentu bisa membantu kegiatan penjualan dan operasional bisnis mereka.

Mengurangi budget untuk Customer Retention

Salah satu anggaran yang besar untuk sebuah bisnis adalah untuk mempertahankan loyalitas pelanggan. Namun dengan menjalankan model bisnis berlangganan ini, anda tidak memerlukan budget yang banyak untuk mempertahankan pelanggan.

Pelanggan akan otomatis membayar biaya langganan agar bisa menikmati produk atau layanan yang anda tawarkan. Anda juga akan lebih mudah berkomunikasi dengan pelanggan. Misalnya, anda bisa menginformasikan kepada pelanggan tentang produk baru.

Peluang menambah pendapatan

Saat pelanggan sudah memutuskan untuk berlangganan, anda akan memiliki waktu yang cukup panjang untuk membuat pelanggan merasa puas dengan layanan yang anda berikan dan menigkatkan customer satisfaction score.

Anda bisa memberikan penawaran lain seperti upgrade ke layanan premium dll. Dengan begitu, kesempatan untuk meningkatkan pendapatan menjadi terbuka.

Cara Kerja Model Bisnis Berlangganan

cara kerja subscribtion business model

Mengenal Subscription business model berarti juga harus paham arus cash flow pada model bisnis ini. Perhitungan pendapatan akan lebih mudah karena adanya pelanggan setia. Namun, model kerja bisnis ini tentu sangat berbeda dengan bisnis konvensional lainnya.

Berikut ini adalah bagaimana model bisnis ini bekerja.

SAC

SAC merupakan biaya untuk memperoleh pelanggan. Biaya ini terdiri dari biaya outsourcing, biaya pemasaran, serta biaya komisi penjualan. Biaya ini dihitung per pelanggan yang didapatkan.

Baca Juga :

MRR

MRR merupakan pendapatan bulanan dari hasil biaya berlangganan yang dibayarkan oleh pelanggan. Untuk menghitung MRR, anda bisa mengalikan jumlah pelanggan dengan besar biaya langganan per bulan.

Churn

Aspek ini mengacu pada penghasilan yang hilang karena pelanggan yang tidak meneruskan sistem langganan (customer churn rate). Cara menghitungnya adalah dengan mengalikan sisa pelanggan dengan biaya langganan.

MRC

MRC merupakan biaya bulanan yang berulang. Biaya ini termasuk biaya operasional dan juga biaya untuk menangani keluhan pelanggan.

LVT

Nilai seumur hidup ini merupakan total pendapatan yang diperoleh dari setiap pelanggan. Inilah cara untuk menghitung LVT.

LVT = (Pendapatan bulanan – Biaya bulanan) x (1:Churn) – biaya akuisisi

Manfaat Bisnis Model Berlangganan

Bisnis dengan sistem pembayaran berlangganan sebenarnya tidak hanya menguntungkan pihak perusahaan. Namun, pelanggan juga bisa merasakan manfaat dari sistem ini.

Manfaat bagi pelanggan

Pelanggan tidak perlu memesan lagi ketika mereka menginginkan sebuah layanan. Selain itu, pelanggan juga akan dengan mudah merencanakan anggaran bulanan yang konsisten.

Beberapa perusahaan memberikan diskon untuk sistem berlangganan. Tentunya hal ini sangat disukai pelanggan karena mereka bisa menghemat budget.

Manfaat bagi perusahaan

Perusahaan akan lebih mudah mempertahankan loyalitas pelanggan. Mereka bahkan tidak perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk mengakuisisi pelanggan baru setiap bulannya.

Perusahaan juga bisa memperoleh penghasilan pasti dan tetap memiliki kesempatan untuk menaikkan pendapatan mereka. Selain itu, hubungan antara perusahaan dan pelanggan akan menjadi lebih intens.

Itulah pembahasan lengkap untuk mengenal Subscription Business Model. Dengan mempertimbangkan semua keunggulan dan manfaat model bisnis ini, anda bisa menerapkan sistem ini untuk perusahaan anda.

Bahkan Gartner memperkirakan bahwa di tahun 2023 nanti, hampir 75% perusahaan akan menggunakan model bisnis berlangganan ini untuk menjual produk dan layanan mereka.

Hal ini karena sistem berlangganan telah terbukti dapat meningkatkan loyalitas konsumen dan juga pendapatan perusahaan. Namun sebaiknya, rencanakan semua model bisnis secara tepat dan akurat sehingga bisa memperoleh hasil yang optimal.

Baca Juga :