15 Jenis Pemasaran yang Dapat Diterapkan Merek Anda

jenis pemasaran

Kita tahu bahwa digital marketing mulai lahir pada tahun 1990-an. Sejak saat itu industri ini berkembang dengan cepat pesat sehingga berkembang menjadi berbagai jenis pemasaran. Jenis-jenis pemasaran ini yang saat ini mulai digunakan berbagai bisnis untuk menarik target audiens dan menghasilkan banyak pendapatan. Berikut ini beberapa jenis pemasaran yang perlu Anda ketahui untuk dapat Anda pilih sebagai metode terbaik strategi bisnis Anda.

Tradisional Marketing

Tradisional marketing biasanya mengacu pada promosi merek secara offline. Mayoritas tradisional marketing digunakan sebelum munculnya internet. Contoh tradisional marketing seperti papan reklame, brosur, maupun radio.

Sebagian besar tradisional marketing akan mengandalkan beberapa media promosi offlinenya seperti iklan televisi, papan reklame, media cetak brosur seperti brosur, pamflet, poster, dan lain sebagainya,

Baca Juga:

 

Outbound Marketing

Outbound marketing biasanya mengacu pada kegiatan pemasaran atau promosi yang sedikit menganggu seperti melakuan panggilan, mengirim email ke pelanggan secara meluap, dan iklan cetak. Metode ini melibatkan penyampaian pesan kepada konsumen untuk meningkatkan kesadaran akan produk atau layanan Anda terlepas dari minat konsumen.

Inbound Marketing

Inbound marketing merupakan jenis pemasaran yang memanfaatkan pembuatan konten dan interaksi yang relevan dan solutif yang bertujuan untuk membuat brand atau merek Anda ditemukan oleh pelanggan. Dalam hal ini, konsumen yang mendekatkan diri pada prodouk atau layanan yang Anda miliki.

Digital Marketing

Digital marketing merupakan kebalikan dari tradisional marketing. Pada jenis marketing ini kita tahu bahwa digital marketing sangat memanfaatkan teknologi untuk menjangkau audiens. Jenis pemasaran ini akan mencakup segala upaya pemasaran yang dilakukan secara online. Bisnis akan memanfaatkan berbagai channel marketing seperti website, media sosial, email, dan lain sebagainya untuk menjangkau calon pelanggan.

SEM

Dengan menggunakan SEM, Anda bisa menempatkan bisnis Anda di tempat nomor satu saat pengguna mencari kata kunci tertentu. Dua jenis SEM adalah optimasi mesin pencari (SEO) untuk menghasilkan pencarian organik dan iklan bayar per klik (PPC).

Untuk memulai SEO Anda harus membiasakan diri dengan faktor peringkat mesin pencari dan menghasilkan konten yang terindeks mesin pencari. Sedangkan SEM merupakan metode berbayar yang melibatkan penawaran pada kata kunci untuk menempatkan iklan Anda melalui platform seperti Google Ads. Terdapat juga alat manajemen iklan untuk membuat dan mengelola kampanye PPC jadi lebih mudah.

Content Marketing

jenis jenis pemasaran

Tipe pemasaran content marketing merupakan instrumen utama dalam inbound dan digital marketing karena salah satu cara terbaik untuk menarik target audiens Anda. Content marketing akan melibatkan pembuatan, penerbitan, dan distribusi konten ke target audiens Anda melalui saluran gratis dan terjaga keamanannya, seperti platform media sosial, blog, video, ebook, dan webinar. Buat kalender editorial untuk membantu Anda membuat dan mengelola konten. Hal ini akan membantu Anda untuk memiliki sistem manajemen konten (CMS) untuk mempermudah penerbitan.

SMM (Social Media Marketing)

Social media marketing akan terhubung dengan berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, LinkedIn, dan Twitter untuk mempromosikan bisnis mereka. Ada dua kunci sukses menerapkan social media marketing yaitu konten yang relevan dengan target audiens dan konsistensi menerbitkan konten Anda. Buatlah konten semenarik mungkin yang mendorong audiens Anda agar menyukai, berbagi, dan berkomentar sehingga akan membawa merek Anda lebih dekat dengan pelanggan.

Selanjutnya, buatlah konten secara konsisten agar pelanggan mengetahui bahwa Anda aktif dan sering muncul di timeline mereka. Untuk membuat konten yang konsisten walaupun terlihat susah namun saat ini sudah ada beberapa tool yang membantu Anda menerbitkan konten secara otomatis sesuai jadwal jadi Anda tak perlu menerbitkannya secara manual.

Video Marketing

Menurut studi Wyzowl 2021, 87% marketer mengatakan menggunakan video dalam strategi pemasaran mereka memiliki ROI positif. Baik pada situs web Anda, saluran YouTube, daftar email, atau pengikut di media sosial. Video dapat meningkatkan kesadaran merek dan menghasilkan konversi.

Email Marketing

Email marketing menghubungkan merek dengan prospek, prospek, dan pelanggan melalui email. Kampanye pemasaran melalui email dapat berguna untuk meningkatkan kesadaran merek, mempromosikan produk atau layanan, dan memelihara prospek menuju pembelian.

Influencer Marketing

Jenis ini memanfaatkan komunitas follower yang terlibat di media sosial. Influencer memiliki keahlian dalam membangun loyalitas dan kepercayaan audiens yang mungkin Anda coba jangkau. Untuk memulai marketing influencer, Anda harus terlebih dahulu membangun strategi Anda dan menentukan jenis influencer yang Anda targetkan.

Kemudian, Anda ingin membuat kriteria untuk influencer Anda untuk memastikan mereka selaras dengan strategi dan anggaran Anda. Faktor yang perlu Anda pertimbangka termasuk niche mereka, ukuran audiens mereka, dan metrik mereka saat ini. Dari sana, Anda dapat menemukan influencer dan menjangkau mereka denga menjangkau media sosial secara manual dan menggunakan platform pemasaran influencer.

Baca Juga:

 

Contextual Marketing

Jenis marketing ini menargetkan pengguna online dengan berbagai iklan di situs web dan jaringan media sosial berdasarkan perilaku penjelajahan online mereka. Salah satu cara utama untuk membuat upaya contextual marketing menjadi kuat adalah melalui personalisasi. Contextual marketing membutuhkan strategi dan perencanaan yang matang.

Brand Marketing

Brand marketing akan membentuk persepsi publik merek Anda menjalin hubungan emosional dengan target audiens Anda melalui penceritaan, kreativitas, humor, dan inspirasi. Untuk memulai brand marketing Anda perlu memahami persona pembeli secara mendalam dan apa yang sesuai dengan mereka. Anda juga perlu mempertimbangkan posisi Anda di pasar dan apa yang membuat merek Anda unik dari pesaing Anda.

Partner Marketing

Partner marketing adalah kolaborasi pemasaran antara merek di mana mereka bermitra dalam kampanye pemasaran dan membagikan hasilnya. Agar berhasl, merek harus menyelaraskan tujuan mereka, memiliki produk atau layanan yang saling melengkapi dan persona pengguna yang serupa.

Product Marketing

Bertujuan untuk mendorong permintaan akan suatu produk dan penerapannya melalui penentuan posisi, pengiriman pesan, dan riset pasar. Product marketer akan bekerja sama dengan tim pemberdayaan penjualan dan menyelaraskan strategi pemasaran.

Customer Marketing

Customer marketing akan berfokus untuk mempertahankan pelanggan yang telah ada. Tujuan akhirnya adalah menyenangkan pelanggan Anda dengan produk atau layanan Anda. Cara sederhana untuk melalukan customer marketing adalah berusaha menghilangkan gesekan dalam proses layanan pelanggan dan menyediakan sumber daya yang cukup seperti basis pengetahuan online, dan menggunakan software khusus untuk mengelola dan mengoptimasi interaksi pelanggan.

Itulah lima belas jenis pemasaran yang dapat Anda aplikasikan pada bisnis Anda. Selain itu Anda dan tim juga harus merumuskan strategi terbaik untuk menggunakan beberapa jenis marketing seperti di atas.

Untuk menerapkan strategi digital marketing Anda perlu memanfaatkan layanan digital marketing agency yang dapat membantu Anda dalam mengembanbangkan bisnis. Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.

Baca Juga: