Society 5.0 vs Industry 4.0, Apa Bedanya?

society 5.0 industry 4.0

Istilah masyarakat 5.0 atau society 5.0 kini sedang ramai menjadi perbincangan. Terutama seiring dengan perkembangan teknologi dan maraknya transformasi digital di berbagai bidang dalam kehidupan masyarakat. Kendati demikian, tak sedikit yang masih bingung dalam membedakan konsep ini dengan revolusi 4.0 (industri 4.0). Lantas, apa yang membedakan society 5.0 dan industry 4.0?

Sebagaimana kita ketahui, masyarakat 5.0 adalah konsep di mana masyarakat telah beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Serta memanfaatkan teknologi tersebut untuk memudahkan kehidupan sehari-hari. Misalnya dengan penggunaan Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IOT), Data Science, hingga pengolahan Big Data.

Konsep ini hampir serupa dengan industri 4.0, yang menekankan pada pemanfaatan teknologi komputer dan digitalisasi di bidang industri, manufaktur, maupun kehidupan secara umum. Hal ini tampak dari kemunculan berbagai teknologi manufaktur yang telah terintegrasi dengan sistem komputer dan internet guna memudahkan proses produksi.

Sekilas, konsep masyarakat 5.0 maupun industri 4.0 memang hampir sama. Keduanya sama-sama memanfaatkan teknologi untuk memudahkan pekerjaan manusia. Kendati demikian, perlu Anda ketahui bahwa society 5.0 pada dasarnya adalah tahapan lanjutan yang menyempurnakan industry 4.0 itu sendiri.

Agar lebih jelas, simak penjelasan selengkapnya melalui artikel berikut ini.

Society 5.0 vs Industry 4.0

Melansir dari laman resmi CAO Japan, pada dasarnya society 5.0 adalah masyarakat yang dapat menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan memanfaatkan beragam inovasi yang lahir di era revolusi industri 4.0. Misalnya dengan pemanfaatan AI, IOT, machine learning, robot, data management, dan lain sebagainya.

Society 5.0 adalah perkembangan dari konsep-konsep society sebelumnya. Yakni Society 1.0 ketika manusia berada di era berburu dan mengenal tulisan. Lalu Society 2.0 yang kita sebut sebagai era pertanian, yaitu ketika masyarakat mulai bercocok tanam.

Society 3.0 yang merupakan era industri, yakni ketika manusia sudah memanfaatkan mesin untuk membantu aktivitas. Kemudian Society 4.0 atau revolusi industri 4.0, di mana manusia sudah mengenal teknologi komputer hingga internet. Inilah yang menyebabkan kehadiran society 5.0 dianggap sama saja dengan industri 4.0.

digital marketing agency

Namun, CAO Japan menegaskan bahwa society 5.0 berbeda dari industri 4.0. Meskipun konsepnya tak memiliki banyak perbedaan, namun keduanya mempunyai fokus yang berbeda. Sebab, pada hakikatnya society 5.0 adalah perkembangan dari industri 4.0 itu sendiri.

Konsep industri 4.0 cenderung fokus pada memudahkan kehidupan manusia dengan hadirnya AI sebagai komponen utama. Di sisi lain, konsep society 5.0 adalah pemanfaatan teknologi modern, tetapi masih mengandalkan manusia sebagai komponen utamanya.

Society 5.0 menekankan bahwa hadirnya teknologi adalah bagian dari manusia itu sendiri. Artinya, internet tidak hanya berguna untuk memudahkan proses bisnis, berbagi informasi, hingga menganalisis data, melainkan juga untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Berangkat dari konsep inilah, society 5.0 memiliki tujuan dan target untuk menciptakan keseimbangan antara peranan masyarakat dalam pemanfaatan teknologi secara tepat. Dengan peranan manusia dan masyarakat sebagai komponen utama, konsep ini akan menciptakan perkembangan teknologi yang mampu mengikis kesenjangan antara manusia dan teknologi.

Konsep serupa juga kita temui dalam Marketing 5.0, yang mengombinasikan teknologi dan humanity atau peran manusia dalam proses marketing guna menciptakan customer experience yang lebih efektif.

Baca Juga :

Latar Belakang Society 5.0 dan Industry 4.0

Dari penjelasan di atas, secara garis besar dapat kita simpulkan bahwa society 5.0 hadir untuk menyempurnakan industri 4.0. Terlebih dengan adanya kemajuan teknologi yang semakin berkembang dengan pesat. Melalui society 5.0, batasan-batasan antara pemanfaatan teknologi dan peran manusia akan tetap terjaga.

Hal ini sekaligus menjawab berbagai macam permasalahan utama dalam industri 4.0. Di mana sistem yang pertama kali muncul pada tahun 2011 ini memunculkan kesenjangan antara manusia dan teknologi. Sebab, perkembangan teknologi justru tidak seimbang dengan kesejahteraan masyarakat.

Guna menyelesaikan masalah tersebut, pada tahun 2019 muncullah istilah society 5.0, yang bertujuan untuk menyeimbangkan peran masyarakat di tengah perkembangan teknologi yang semakin masif. Sehingga, masih ada jarak atau batasan antara manusia dan teknologi.

Fokus utamanya adalah menyejajarkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dengan perkembangan teknologi. Namun, bukan hanya untuk kemakmuran sekelompok masyarakat saja, melainkan secara menyeluruh. Sehingga, penerapan society 5.0 akan sangat berpengaruh pada SDGs (Sustainable Development Goals).

Karakteristik Society 5.0 dan Industry 4.0

Society 5.0 fokus pada terciptanya human-centric society, di mana perkembangan teknologi harus seimbang dengan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Sehingga, masyarakat dapat menikmati kehidupan dengan lebih nyaman namun tetap berkelanjutan (sustainability).

Beda halnya dengan industry 4.0 yang cenderung fokus pada aspek-aspek untuk memudahkan kehidupan manusia dengan pemanfaatan teknologi. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah perbedaan karakteristik antara society 5.0 dan industri 4.0:

Industri 4.0

Society 5.0:

  • Fokus pada sisi sosial dari perkembangan teknologi
  • Kemajuan teknologi berasal dari inovasi manusia
  • Manusia mengendalikan pemanfaatan sistem komputer
  • Adanya kesempatan untuk semua masyarakat agar dapat meningkatkan kualitas hidupnya
  • Tidak memprioritaskan kemajuan teknologi, tapi kemajuan seluruh bidang dalam kehidupan masyarakat

Kesimpulan

Dari ulasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa society 5.0 merupakan perkembangan dari industry 4.0. Di mana society 5.0 berfokus pada upaya manusia untuk membuat kemajuan ekonomi dan teknologi, namun tetap mempertimbangkan aspek sosial. Sementara itu, industri 4.0 lebih condong pada pemanfaatan teknologi untuk memudahkan kehidupan manusia.

society 5.0 adalah sebuah solusi yang akan membawa masyarakat menjadi lebih berdaya dalam pemanfaatan teknologi di era transformasi digital. Nantinya, konsep ini akan dapat memudahkan berbagai macam aktivitas manusia dalam beragam bidang. Sehingga pembangunan ekonomi akan semakin efisien dengan minimnya masalah sosial.

Baca Juga :

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.