Pentingnya Conversational Marketing Untuk Efisiensi Marketing

Pentingnya Conversational Marketing Untuk Efisiensi Marketing

Conversational marketing menjadi strategi pemasaran penting yang berpusat pada pelanggan yang didukung oleh faktor komunikasi pada tren marketing 2022. Ini menjadi salah satu strategi yang dapat mensupport keterlibatan pelanggan, meningkatkan pengalaman pelanggan (customer experience), dan meningkatkan pendapatan bisnis.

Karena itu, Anda sebagai pebisnis harus mengenal lebih jauh tentang istilah conversational marketing. Karena hal ini sangat berpengaruh pada strategi pemasaran di tahun 2022. Ketahui selengkapnya pada artikel ini.

Apa itu Conversational Marketing?

Conversational marketing adalah pemasaran yang menggunakan teknik berkomunikasi dengan konsumen. Strategi pemasaran ini didasarkan pemasaran pada one-to-one interactions secara real-time di berbagai channel marketing. Sehingga akan memungkinkan bisnis yang Anda miliki untuk menjalin hubungan baik dengan pelanggan dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

Conversational marketing dapat kita lakukan melalui channel chat marketing seperti live chat, chatbots, voice assistants, atau conversational AI lainnya. Strategi marketing ini dapat diterapkan di website, media sosial, iklan berbayar pay-per-click, dan bahkan di toko fisik yang terhubung dengan smart speakers.

Dengan menggunakan chatbots, Anda dapat membuat bentuk pemasaran conversational yang lebih mudah diterapkan. Karena dengan bantuan chatbots, Anda bisa tetap melakukan komunikasi dengan pelanggan, ketika customer server Anda sedang sibuk ataupun offline. Karena chatbots bisa secara otomatis mendeteksi pertanyaan dan menemukan jawaban yang telah kita buat template jawabannya.

Selain itu, kita juga tidak boleh mengabaikan bentuk komunikasi dua arah lainnya seperti via chatting, email, ataupun telepon untuk mensukseskan conversational marketing. Dengan kata lain, teknik pemasaran ini mendukung omnichannel dan multichannel support.

Karena saat ini masih banyak pelanggan yang suka mengobrol dan menginginkan jawaban langsung. Jadi tidak heran jika masih banyak konsumen yang lebih nyaman menghubungi customer service melalui aplikasi pesan seperti Whatsapp.

Kunci kesuksesan dari conversational marketing adalah dengan menilai dan memahami media komunikasi mana yang sesuai dengan pelanggan bisnis Anda saat ini. Karena tidak semua pelanggan menyukai balasan dari chatbots dan lebih suka berkomunikasi melalui obrolan langsung.

digital marketing agency

Setelah Anda mengetahui tentang pengertian conversational marketing, selanjutnya Anda harus mengetahui tentang manfaat conversational marketing untuk Anda terapkan pada marketing 2022 ini.

Baca Juga:

Manfaat Conversational Marketing

Manfaat Conversational Marketing

Saat Anda dapat melakukan conversational marketing dengan tepat, maka ada banyak manfaat conversational marketing yang bisa Anda dapatkan untuk bisnis, seperti:

1. Memberikan Pengalaman Pelanggan Yang Lebih Baik

Manfaat conversational marketing yang pertama adalah kita bisa memberikan pengalaman pelanggan lebih baik. Ketika kita melakukan percakapan dengan pengunjung website, maka kita dapat mempelajari lebih dalam tentang kebutuhan dan masalah pelanggan. Serta kita juga dapat mengumpulkan beragam informasi penting yang bisnis butuhkan dari pelanggan.

Berdasarkan apa yang pelanggan inginkan dan dimana pelanggan dalam perjalanan pembelian mereka, Anda dapat menyesuaikan komunikasi dengan mereka. Contohnya dengan mengirimkan pesan yang tertarget dan relevan serta berinteraksi dengan pelanggan sesuai apa yang mereka butuhkan.

Menerapkan conversational marketing dalam sebuah website untuk mendapatkan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Anda dapat menerapkan conversation selama 24/7 untuk membangun kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan.

2. Merubah Calon Pelanggan Menjadi Leads

Manfaat conversational marketing lainnya yang bisa bisnis Anda dapatkan adalah dapat menjadikan calon pelanggan menjadi pelanggan prospek (leads). Karena dengan menerapkan strategi ini, perusahaan dapat membujuk calon pelanggan untuk membuat mereka lebih tertarik dengan produk atau layanan yang dijual.

Sehingga mereka yang tadinya mungkin baru ingin bertanya-tanya atau sekedar ingin mengetahui informasi tentang produk atau jasa bisnis Anda, setelah Anda menerapkan komunikasi dengan pelanggan yang baik, Anda bisa merubah calon pelanggan tersebut menjadi leads yang bersedia membeli produk atau layanan yang bisnis Anda tawarkan.

3. Lebih Cepat Memindahkan Pembeli Ke Tim Penjualan

Ketika aktivitas pemasaran Anda terhubung dengan tim penjualan, Anda dapat yakin bahwa Anda dapat memindahkan pembeli Anda dari saluran pemasaran ke penjualan dengan cara efektif dan lebih cepat.

Baca Juga:

Strategi Conversational Marketing Pada Marketing 2022

Memilih strategi conversational marketing harus Anda dasarkan pada tujuan bisnis perusahaan yang Anda miliki. Dengan menentukan tujuan bisnis, maka Anda dapat mengetahui apa yang ingin Anda capai dari menerapkan strategi ini.

Jadi untuk memulai mengevaluasi percakapan, seperti apa yang ingin Anda lakukan dengan audiens bisnis Anda dan apa masalah yang ingin Anda selesaikan dengan strategi ini. Silahkan simak beberapa strategi conversational marketing terbaik berikut ini.

1. Pilih Channel dan Menentukan Q&A

Mengetahui audiens bisnis dan kebutuhan mereka dapat membantu Anda untuk menentukan jenis channel komunikasi mana yang Anda butuhkan dan untuk tujuan apa. Apakah untuk menjawab FAQ secara umum untuk memberikan informasi terkait produk dan layanan bisnis atau untuk membantu menyelesaikan pembelian ataupun untuk mempromosikan konten atau demo produk.

Untuk menentukan jenis pertanyaan dan jawaban apa yang harus dimasukan dalam bot conversational, Anda harus tentukan berdasarkan informasi yang dibutuhkan oleh tim sales untuk memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai leads. Sifat pertanyaan tergantung dari tujuan bisnis dan harus disesuaikan dengan berbagai tahapan perjalanan pelanggan (cusomer journey).

2. Personalisasi dan Pengoptimalan

Personalisasi percakapan bisnis berdasarkan perilaku pelanggan dan tahap customer journey dapat memungkinkan Anda untuk menunjukkan kepada mereka konten yang tepat di channel yang tepat pada waktu yang tepat.

Pelanggan akan merasa dihargai ketika mereka melihat informasi yang relevan dan tepat waktu dan dapat memiliki interaksi yang otentik. Hasilnya, Anda dapat memperkuat hubungan pelanggan bisnis dengan lebih baik.

Jika Anda ingin mendapatkan hasil yang maksimal dari strategi ini, maka harus mengoptimalkan conversational marketing bisnis Anda. Setelah Anda menjalankan chatbot, lakukanlah pengujian chatbot. Setelah itu, Anda harus menganalisis data percakapan, customer journey, dan tingkat keterlibatan dan mengubah alur percakapan jika hasilnya kurang memuaskan.

3. Mintalah Umpan Balik

Mengumpulkan umpan balik dari pelanggan dan leads bisnis memainkan peran penting dalam mengembangkan strategi conversational lebih lanjut. Dengan cara ini, Anda dapat mengetahui titik kelemahan dan kelebihan bisnis. Sehingga Anda dapat menciptakan interaksi yang lebih bermakna dan meningkatkan pengalaman pelanggan setelah mengetahui umpan balik yang didapatkan dari pelanggan.

Bagaimana Cara Menggunakan Conversational Marketing?

Cara Menggunakan Conversational Marketing

Dengan menerapkan pemasaran conversational pada bisnis, Anda dapat memperoleh wawasan yang berguna tentang cara terbaik menggunakan strategi pemasaran dan praktik terbaik tentang cara memulainya. Berikut adalah beberapa tips kami untuk membantu Anda jika Anda ingin memulai percakapan dengan pengunjung website bisnis.

1. Putuskan Dimana Ingin Percakapan Berlangsung

Menerapkan strategi conversational pada pemasaran dapat dimulai dengan memilih halaman website mana yang ingin bot conversational Anda letakkan untuk dapat terlibat dengan pengunjung website.
Untuk memaksimalkan jumlah interaksi dan hasil yang terbaik, pilihlah halaman website yang memiliki traffic terbanyak dan memiliki pengunjung dengan minat membeli yang tinggi.

2. Merencanakan Alur Percakapan

Kemudian setelah Anda tahu di mana Anda ingin menempatkan bot, setelah itu Anda harus merencanakan alur percakapan bot. Berdasarkan strategi conversational marketing dan tahapan customer journey dari pengunjung halaman, tentukan jenis informasi yang perlu Anda tanyakan dan berapa banyak pertanyaan yang Anda butuhkan.

Untuk pengalaman pelanggan yang baik, cobalah untuk membuat percakapan sederhana di semua alur percakapan yang berbeda. Audiens mengharapkan interaksi bisnis dengan lancar dan ingin mendapatkan jawaban dan konsultasi dengan cepat.

Itulah tadi manfaat, strategi, dan cara menggunakan conversational marketing untuk tren marketing 2022 yang bisa Anda terapkan untuk bisnis Anda miliki saat ini. Selain conversational marketing, Anda juga perlu mempertimbangkan cara kerja jenis marketing lain agar mendapatkan hasil pemasaran bisnis dan produk yang maksimal. Mulai dari pemanfaatan marketing melalui banyak jenis channel (omnichannel marketing), referral marketing, social media marketing, dan jenis digital marketing lainnya. Sesuaikan dengan target pasar dan jenis bisnis yang Anda jalankan, apakah mendukung conversational marketing itu sendiri atau digital marketing lainnya.

Baca Juga:

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.