Apa Itu Newsjacking dan Manfaatnya untuk Branding Bisnis

newsjacking adalah

Istilah newsjacking (pembajakan berita) bukan hal baru di dunia digital marketing. Namun, apakah Anda sudah mengetahui pentingnya newsjacking untuk branding bisnis?

Newsjacking sendiri merupakan gabungan dua kata: news (berita) dan hijacking (pembajakan), yang secara praktis berarti memanfaatkan isu yang sedang viral untuk promosi produk, jasa, atau meningkatkan awareness suatu brand melalui pemasaran media sosial (Instagram marketing, Facebook marketing, Twitter marketing), atau blog marketing hingga YouTube marketing.

Lantas, bagaimana cara menggunakan newsjacking untuk branding sebuah bisnis? Simak penjelasannya berikut ini!

Apa Itu Newsjacking?

Menurut pakar strategi marketing, David Meerman Scott, newsjacking atau pembajakan berita adalah proses menyuntikkan ide atau sudut pandang dalam berita, secara real time, untuk menghasilkan liputan media dengan tujuan mendapatkan efek positif untuk diri sendiri atau bisnis.

Newsjacking sendiri memang menjadi salah satu strategi marketing yang cukup ampuh untuk meningkatkan awareness calon pelanggan pada suatu bisnis dengan memanfaatkan tren yang sedang hangat dibicarakan. Melalui momen tersebut, Anda bisa turut ambil bagian untuk turut memperkenalkan produk Anda.

Tujuannya adalah agar Anda dapat turut mendapat perhatian dari audiens yang sedang membicarakan dan mengikuti topik viral tersebut. Newsjacking sendiri akan memberikan pengaruh pada performa SEO dan content marketing bisnis Anda.

Jika Anda mampu melakukan strategi ini dan berhasil memanfaatkan berita viral tersebut, maka cara ini akan membantu dalam meningkatkan awareness dari brand bisnis Anda.

Keuntungan Newsjacking

Menurut Sprout Social, terdapat beberapa keuntungan dari newsjacking untuk pertumbuhan bisnis Anda. Di antaranya adalah sebagai berikut :

1. Memperkenalkan brand pada audiens yang lebih luas

Sesuai dengan pengertiannya, newsjacking akan mendongkrak sebuah peristiwa viral yang sedang menjadi perbincangan publik.

Dengan berhasil masuk dan menjadi bagian dari percakapan tersebut, maka bukan yang mustahil jika audiens juga akan membicarakan brand Anda. Namun, ingat untuk selalu membangun narasi dan konten yang positif agar brand memiliki citra baik di mata audiens.

Sehingga jika Anda tetap bisa mengarahkan narasi positif dari topik viral yang berkonotasi buruk, maka strategi newsjacking Anda pasti berhasil. Hal ini pun akan membuat Anda bisa menggaet calon konsumen baru.

2. Meningkatkan Brand Awareness

meningkatkan brand awareness

Tujuan dari newsjacking tentunya adalah untuk meningkatkan brand awareness produk Anda. Dengan demikian, produk Anda akan semakin dikenal luas dan dapat mengkonversi lebih banyak calon pelanggan untuk menjadi pelanggan potensial.

Ingat, setelah Anda berhasil menarik perhatian audiens dan membuat mereka membicarakan soal brand milik Anda, maka tahap selanjutnya adalah meninggalkan kesan positif dalam pikiran audiens. Hal ini otomatis akan menjadi faktor dalam meningkatan brand awareness.

Baca Juga :

3. Meningkatkan engagement di media sosial

Keuntungan dari melakukan newsjacking tidak hanya terbatas pada meningkatnya brand awareness dan produk yang semakin terkenal.

Dengan menjadi pembicaraan dan dikenal oleh audiens yang luas, maka hal ini juga berdampak pada meningkatnya engagement atau pun traffic brand Anda di media sosial. Dan sudah tentu, dengan ini maka brand Anda akan lebih mudah melakukan campaign melalui media sosial ke depannya.

4. Menumbuhkan kedekatan dengan audiens

Keuntungan lain dari melakukan newsjacking adalah membuka pintu komunikasi dan menjalin hubungan dekat dengan audiens.

Karena dengan strategi ini, brand Anda akan dianggap peka dengan keadaan dan isu terkini, bahkan berhasil masuk dan menyesuaikan diri dalam situasi yang tengah viral di masyarakat.

Selain itu, Audiens juga akan merasa bahwa brand Anda tidak hanya menampilkan komunikasi satu arah dengan iklan hard selling dan promosi yang berlebihan.

Tips Memulai Newsjacking

Apakah Anda tertarik melakukan newsjacking sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan branding bisnis Anda? Jika iya, berikut ini adalah sejumlah tips yang bisa Anda lakukan untuk memulai newsjacking dengan benar, sebagaimana dikutip dari Hubspot :

1. Ikut tren di internet

ikuti tren di internet

Hal pertama yang harus Anda lakukan untuk menerapkan strategi newsjacking adalah memahami tren yang berlangsung dan riset pasar

Dengan demikian, Anda dituntut untuk peka dengan apa yang ramai dibicarakan di media sosial. Jika misalnya tren tersebut bisa Anda manfaatkan untuk branding produk Anda, maka segeralah ambil kesempatan.

Namun, tetap ingat untuk memberikan citra positif agar produk Anda tidak terkena imbas jika berita yang sedang viral berkonotasi negatif.

2. Ketahui keyword yang akan Anda gunakan

Setelah menganalisa topik apa yang sedang menjadi tren dan ramai di masyarakat, selanjutnya Anda harus mengetahui keyword apa yang akan Anda gunakan.

Maka dari itu, Anda perlu melakukan riset keyword untuk memaksimalkan jangkauan konten yang nantinya akan Anda buat. Manfaatkan juga tool-tool untuk mencari kata kunci yang relevan untuk memudahkan pekerjaan Anda.

3. Pahami mendalam tren tersebut

Jangan hanya asal mengikuti tren yang sedang viral, Anda juga harus benar-benar menganalisanya agar tidak terjadi salah tafsir dan malah seakan “memaksakan” diri untuk masuk ke dalam topik tersebut. Oleh sebab itu, Anda harus memahami :

  • Mengapa tren tersebut terjadi?
  • Siapa yang memiliki peranan besar dari tren tersebut?
  • Apakah tren tersebut sesuai dan layak untuk newsjacking brand Anda?

Baca Juga :

4. Bedakan konten Anda dari yang lain

Setelah mendalami tren dan memahaminya dari berbagai sudut pandang, maka selanjutnya Anda harus membedakan konten Anda dengan brand lainnya. Artinya, buatlah ide kreatif yang berbeda dari brand lainnya yang juga menggunakan newsjacking untuk memanfaatkan momen yang sedang viral.

Hal ini harus Anda lakukan agar brand Anda memiliki keunikan dan ciri khas dari brand kompetitor lainnya, sekaligus supaya audiens lebih mudah mengingatnya.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukan Newsjacking?

Untuk dapat menentukan kapan Anda harus melakukan newsjacking, maka pahamilah dahulu bagaimana siklus sebuah berita berlangsung.

Ada kalanya sebuah berita berada di posisi puncak, yang berarti berita dan informasi ini sedang viral dan dapat banyak perhatian. Tepat pada saat puncak tersebut, lakukanlah newsjacking.

Denga strategi ini, maka Anda tidak akan ketinggalan tren di tengah audiens. Namun, perlu Anda catat bahwa siklus tren dapat berlangsung dalam hitungan jam, hari, bahkan minggu tergantung jenis informasi yang viral.

Maka dari itu, Anda juga harus memiliki kepekaan terhadap isu yang sedang hangat.

Contoh Newsjacking

Jika Anda sudah memahami pengertian newsjacking serta mengetahui tips dan kapan waktu yang tepat untuk melakukannya, maka Anda bisa menerapkannya sendiri. Namun sebelum itu, perhatikan contoh newsjacking berikut ini agar pemahaman Anda lebih matang :

Charmin

contoh newsjacking

Charmin adalah salah satu merek kertas toilet asal Amerika yang terkenal selalu memiliki ide-ide kreatif di balik sebuah momen viral. Misalnya saat perhelatan acara penghargaan Oscar. Charmin pun tak mau ketinggalan untuk memanfaatkan momen tersebut dengan menyelipkan humor yang sebenarnya relatif tabu untuk dibicarakan, namun inheren dengan produk mereka.

Kala itu, Charmin mengunggah foto bagian bawah gaun dengan kertas toilet yang mengekor di belakangnya. Brand ini menyelipkan humor, “Semoga sukses untuk semua nomine malam ini. Jangan lupa untuk melihat ke bawah sebelum memberikan pidato kemenangan.”

Sebenarnya, tidak ada korelasi langsung antara Oscar dengan kertas toilet, bukan? Namun Charmin mampu memanfaatkan tren tersebut dengan amat baik hingga mencuri atensi dari audiens.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang newsjacking. Menerapkannya memang tidak mudah karena harus berkesinambungan dengan tren yang sedang viral di masyarakat. Namun strategi ini mampu meningkatkan brand awareness produk Anda serta menjangkau lebih banyak audiens.

Selain menggunakan Newsjacking, Anda juga bisa menggunakan layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis Anda. Beberapa strategi marketing yang bisa diimplementasikan adalah growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta Data-driven marketing agar perusahaan semakin berkembang pesat.