Jenis dan Cara Beriklan di TikTok Ads Untuk Digital Marketing 2023

Sejak tahun 2020, strategi pemasaran digital (digital marketing) berbasis media sosial TikTok atau TikTok marketing menjadi andalan para marketer profesional untuk memasarkan brand (branding) sekaligus memasarkan produk (product marketing) atau layanan yang dimiliki (services marketing). Sebab, TikTok menjadi saluran pemasaran yang populer di kalangan masyarakat hingga berhasil memiliki pengguna bulanan global lebih dari 1 miliar sejak dirilis pada tahun 2016 lalu (menurut data statistik SproutSocial). Namun, salah satu strategi social media marketing ini tak akan maksimal tanpa menggunakan TikTok Ads.

Mengapa Harus Beriklan di TikTok Ads?

TikTok Ads adalah tools lead generation yang TikTok buat untuk membantu brand bisnis mendapatkan banyak pelanggan potensial atau prospek (prospecting). Jenis teknik pengiklanan di platform TikTok pada dasarnya mengacu pada sistem penawaran atau cost-per-click (CPC) yang mana menyerupai konsep Facebook Ads dan Instagram Ads.

Marketer atau advertiser TikTok dapat mempromosikan produk atau layanan bisnisnya dengan mengemas banyak detail informasi produk atau layanan tersebut (product classification) ke dalam klip video pendek (konsep video marketing). Format seperti itulah yang menarik minat kalangan anak muda pada rentang usia 10-19 tahun untuk menggunakan aplikasi TikTok (menurut data analitik Statista untuk TikTok marketing 2022).

Selain itu, TikTok menjadi platform media sosial berikutnya (selain Instagram) dengan reach, impression, dan engagement dari pengguna yang cukup tinggi. Sehingga, pengiklan yang memutuskan beriklan di TikTok akan berkesempatan meraih engagement rate yang maksimal dari para audiens.

Untuk menggunakan iklan TikTok, brand bisnis harus mengalokasikan sebagian marketing budget untuk kampanye iklan media sosial (social advertising) khusus iklan TikTok. Sehingga, perusahaan bisnis dapat berkesempatan menjangkau audiens dan pangsa pasar yang lebih luas (konsep brand extension).

Baca Juga:

Jenis Iklan di TikTok Ads

Jenis Iklan di TikTok Ads

Tidak hanya menyediakan berbagai macam fitur pendukung fungsi pengiklanan, TikTok juga memberi banyak opsi bentuk iklan, lho. Sehingga, marketer sekaligus advertiser dapat memilih jenis iklan yang paling efektif dalam menjangkau audiens target dan mendukung brand messaging perusahaan.

Berikut adalah beberapa jenis iklan yang dapat Anda jalankan dengan platform TikTok Ads.

digital marketing agency

1. In-Feed Ads

Iklan in-feed adalah iklan yang muncul dan berbaur di antara konten TikTok di halaman FYP atau For You Page. Walaupun berbentuk iklan, konten tersebut dapat audiens beri like, comment, atau dibagikan ke orang lain.

Menurut LeadsBridge, iklan in-feed yang juga diberi audio musik dapat meningkatkan pangsa pasar bisnis dan brand recognition atau brand awareness dari pada target audiens.

2. Brand Takeover

Biasanya, jenis iklan brand takeover akan muncul sesaat setelah pengguna membuka aplikasi TikTok. Iklan ini akan ditampilkan dalam mode full screen dan memiliki durasi sekitar 3 sampai 5 detik. Lalu akan berubah secara otomatis menjadi iklan in-feed.

Jenis iklan ini juga muncul di FYP audiens sebagai image, video, atau gif dengan tautan atau link internal yang dapat diklik yang mana mengarah ke landing page akun TikTok bisnis. Penggunaan iklan brand takeover ini secara efektif menciptakan brand awareness pada audiens dan meningkatkan volume penjualan atau sales growth karena iklan akan muncul di depan audiens yang tepat.

Oleh sebab itu, pengiklan harus mampu membuat pembuka iklan dengan menyampaikan pesan singkat dan jelas. Bila perlu, pasang tautan atau link yang mengarah ke website, e-commerce atau online marketplace, atau media manapun (konsep eksternal link) yang disesuaikan dengan tujuan iklannya.

Baca Juga:

3. TopView Ads

Iklan TopView pada TikTok hampir mirip dengan jenis iklan brand takeover yang mana juga bertujuan untuk meningkatkan brand image bisnis.

Hanya saja, tampilan iklan TopView tidak menutupi layar sesaat setelah pengguna masuk ke aplikasi TikTok. Melainkan menempati posisi iklan in-feed pertama setelah 3 detik. Setelah itu, ia menampilkan video full-screen hingga 60 detik secara otomatis.

4. Branded Hashtag Ads

Iklan branded hashtag ini mencerminkan gaya penggunaan TikTok itu sendiri, di mana memanfaatkan tren hashtag challenge. Singkatnya, hashtag challenge adalah tantangan yang TikTok berikan kepada para penggunanya untuk membuat video tentang tema tertentu.

Namun, berbeda dengan jenis iklan lainnya yang akan muncul di FYP, iklan branded hashtag ini akan muncul di halaman Discovery. Di mana umumnya akan terletak di bagian teratas atau setidaknya hampir di paling atas halaman.

5. Branded Effects / Augmented Reality (AR)

Jenis iklan yang satu ini juga menjadi keunggulan lain dari TikTok di mana pengiklan dapat memasang iklan yang menawarkan filter dan stiker buatan brand sendiri. Cara tersebut secara tak langsung akan mendukung branding perusahaan karena pengguna TikTok dapat menggunakan filter tersebut, lalu di posting di akun TikToknya.

Cara Menggunakan TikTok Ads

Beberapa marketer profesional berpendapat bahwa teknik kampanye pemasaran via media sosial ini mungkin akan sangat ideal bagi brand perusahaan B2C (business-to-customer) yang ingin beralih dari iklan advertising biasa dan ingin menyajikan konten brand yang menarik. Nah, apabila brand Anda salah satunya, maka segera gunakan TikTok Ads dengan langkah-langkah efektif berikut ini.

1. Buat Akun TikTok Ads Manager

Cara menggunakan TikTok Ads

Pertama-tama, pastinya Anda harus membuat akun di TikTok Ads Manager dengan mendaftarkan email aktif dan password atau menggunakan nomor telepon. Nantinya, TikTok akan mengirimkan kode verifikasi ke email atau nomor telepon yang Anda daftarkan.

Lalu, isilah data-data yang dibutuhkan seperti negara atau wilayah domisili, jenis industri, nama perusahaan, dan nomor telepon bisnis yang aktif.

Pilih metode pembayaran iklan sesuai keinginan Anda, antara pembayaran otomatis atau pembayaran manual. Apabila data-data di atas sudah terisi dengan lengkap, maka Anda akan diarahkan ke dashboard pengaturan TikTok Ads.

2. Instal TikTok Pixel

Eits, sebelum mulai membuat iklan di TikTok, Anda perlu download dan install TikTok Pixel. Bagi yang belum tahu, TikTok Pixel adalah bagian dari kode snippet yang dapat pengiklan tempatkan di websitenya yang memungkinkan ia bisa mengumpulkan hingga membagikan site event pengguna ke TikTok melalui browser. Mulai dari data bagaimana pengguna tiba di situs Anda, perangkat apa yang mereka gunakan, dan di mana mereka berada.

Anda bisa mengaktifkan TikTok Pixel dengan login ke dashboard TikTok Ads Manager > pilih menu Assets > pilih submenu Event.

Setelah itu, pilih Web Event dan tekan tombol Manage. Anda bisa buat Pixel sesuai kebutuhan iklan brand Anda.

3. Buat Campaign Iklan dan Ad Group

Nah, selanjutnya Anda bisa langsung buat campaign iklan Tiktok pada menu Campaign, lalu tekan tombol Create. Nantinya, segala kebutuhan pembuatan iklan akan berada di dalam dashboard berikut.

TikTok Ads Group

Setelah itu, isikan data-data terkait iklan bisnis yang akan Anda promosikan pada form yang telah TikTok sediakan.

Selain mengatur pembuatan iklan utama, Anda juga perlu membuat Ad Group yang berguna untuk menentukan audiens, budget kampanye pemasaran, dan placements atau penempatan untuk iklan bisnis. Ikuti langkah-langkah yang ada dan isikan data iklan sesuai dengan format yang TikTok berikan.

Baca Juga:

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.