7 Tren B2C Marketing 2022 yang Harus Marketer Ketahui

7 Tren B2C Marketing 2022 yang Harus Marketer Ketahui

Apakah proses pengembangan bisnis Anda, baik dari segi pemasaran hingga penjualan, belum mengalami peningkatan hingga bulan kedua di tahun 2022 ini? Sepertinya Anda belum sepenuhnya mempersiapkan diri untuk menyambut dan mengaplikasikan tren B2C marketing terbaru 2022.

Hampir setiap tahun, strategi marketing yang melibatkan komunikasi antara bisnis dengan konsumen akan mengalami pembaruan dan peningkatan akibat dari perkembangan perilaku konsumen (consumer behavior). Bukan tanpa alasan, perilaku konsumen bisa berubah karena berbagai kondisi, misalnya kemajuan teknologi (faktor tren digital marketing) hingga kondisi lingkungan sekitar (wabah penyakit atau kondisi negara).

Dan sebagai pemilik bisnis atau marketer, Anda harus mengikuti tren dan memahaminya untuk berbagai tujuan pasti. Misalnya, untuk penyebaran brand awareness, mendapatkan banyak konsumen baru, peningkatan penjualan (sales growth), hingga mempertahankan konsumen yang sudah ada.

Lantas, seperti apa tren B2C marketing terbaru dan terbaik bagi proses pemasaran dan penjualan produk bisnis yang lebih optimal? Ketahui selengkapnya dengan membaca artikel di bawah ini.

1. Konten Video Marketing Semakin Berkembang

Semenjak fenomena pandemi COVID-19 merebak ke seluruh penjuru dunia sejak awal tahun 2020 lalu, konten pemasaran berbasis video semakin menunjukkan eksistensinya. Bahkan, hingga awal tahun 2022 ini, konten video masih menjadi pilihan andalan dan terbaik bagi banyak marketer.

Hal ini terlihat pada adanya peningkatan popularitas berbagai platform media sosial berbagi video pendek, seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts. Dengan begitu, penerapan konten video untuk urusan konten promosi bisnis juga akan meningkatkan efektivitas strategi social media marketing.

Sebab, marketer mampu membuat berbagai jenis dan bentuk marketing campaign yang lebih organik dan personal untuk mendapatkan minat konsumen serta meningkatkan ROI (return on investment) bisnis. Selain itu, konten video juga efektif meningkatkan brand awareness, kegiatan pengiklanan produk, dan meningkatkan pendapatan (revenue) bisnis.

Baca Juga:

digital marketing agency

2. Konten Audio Tak Mau Ketinggalan Sebagai Tren B2C Marketing 2022

Konten Audio Tak Mau Ketinggalan Sebagai Tren B2C Marketing 2022

Meskipun konten video membuat strategi promosi produk bisnis lebih menarik, marketer harus bekerja lebih ekstra untuk membuat tiap konten promosi yang menghasilkan engagement terbaik. Sebagai alternatif, marketer memanfaatkan konten audio sebagai salah satu teknik pemasaran produk yang cukup efektif sejak beberapa tahun yang lalu.

Dan pada tahun 2022, konten audio untuk promosi bisnis diprediksi menapaki popularitasnya dengan teknik podcasting yang lebih dekat dengan konsumen.  Terlebih kini sudah ada banyak channel marketing (multichannel marketing) yang bisa mencantumkan format audio disamping konten utama, salah satunya adalah blog dan media sosial.

Agar konten audio tetap terasa menarik, pastikan Anda membuat draft conversational copywriting podcast dengan penggunaan kata-kata yang menarik (clickbait) dan persuasif. Tapi, tetap utamakan fakta dan keunggulan sebenarnya dari produk yang Anda pasarkan.

3. Influencer Marketing Semakin Efektif Mendorong Pertumbuhan Konsumen Potensial

Pada tahun 2021, influencer marketing membuat banyak pelaku bisnis dan marketer mendapatkan keuntungan yang cukup bagus. Baik untuk pendapatan bisnis dalam hal balik modal dan peningkatan brand value di mata konsumen.

Untungnya, strategi pemasaran kekinian yang menguntungkan ini rencananya akan berlanjut hingga akhir tahun 2022 dan menjadi prioritas banyak pelaku bisnis. Karena influencer marketing melibatkan seseorang yang memiliki pengaruh di kalangan masyarakat tertentu (influencer) dalam mempromosikan produk, tingkat kredibilitas dan popularitas produk dapat tersampaikan dengan lebih efektif.

Selain itu, Anda juga bisa memasarkan dan menjual produk ke target pasar dengan lebih akurat karena pangsa pasar influencer yang Anda pilih dan niche bisnis Anda memiliki kecocokan. Berbeda dengan tren 2021 lalu, influencer marketing di tahun 2022 memandang bahwa micro-influencer atau influencer yang masih memiliki followers di bawah 100 ribu akan menjadi pilihan pemasaran media sosial yang lebih efektif.

Baca Juga:

4. Corporate Social Responsibility Semakin Penting Untuk Keberlangsungan Bisnis

Menurut salah satu survey, tren B2C marketing yang juga akan naik pamor di tahun 2022 ini berkaitan dengan pengalaman konsumen dalam memandang suatu brand selama keputusan pembelian (brand experience). Corporate Social Responsibility (CSR) mengacu pada praktik dan kebijakan terbuka yang perusahaan lakukan untuk memberikan pengaruh positif dan bermanfaat pada pihak-pihak yang terlibat dengan perusahaan dan kalangan luas.

Hal ini disebabkan oleh banyaknya konsumen yang menginginkan dan mengharapkan sebuah brand dapat berbisnis secara transparan dan terbuka melalui  penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi mendalam antara bisnis dan konsumen (relationship marketing). Dengan mempraktikkan CSR, perusahaan dapat menyadari dampak setiap kegiatan operasional yang mereka timbulkan terhadap aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan masyarakat. Apabila berhasil, upaya-upaya corporate social responsibility dapat meningkatkan kepercayaan (brand authority) dan loyalitas konsumen terhadap bisnis (customer loyalty).

5. Inbound Marketing Masih Jadi Andalan Bisnis UMKM

Inbound Marketing Masih Jadi Andalan Bisnis UMKM

Bisa dibilang, inbound marketing adalah jenis strategi pemasaran yang sangat krusial untuk proses bisnis semua lini perusahaan. Sebab, inbound marketing dapat membantu konsumen dalam menemukan bisnis Anda dengan lebih mudah. Alih-alih perusahaan Anda mencari konsumen, konsumen lah yang akan mencari brand Anda sehingga mempengaruhi loyalitas mereka terhadap bisnis Anda.

Jika Anda sedang mempertimbangkan atau ingin memperbarui teknik strategi, Anda dapat melakukannya dengan mengikuti model “Attract, Delight, Engage”. Model tersebut akan memanfaatkan pemasaran konten, SEO, marketing automation, dan social media marketing untuk memelihara konsumen (lead nurturing) di setiap tahap customer journey.

6. Prioritaskan User Experience Dalam Tren B2C Marketing 2022

Berkaitan dengan inbound marketing yang memanfaatkan content marketing dan SEO untuk menjaring banyak pelanggan potensial (lead generation), tren B2C marketing pada 2022 juga akan memprioritaskan pengalaman pengguna (UX). Terlebih saat ini fungsi personalisasi menjadi kunci dasar pemasaran masa depan yang lebih modern dan praktis.

Di samping itu, algoritma pencarian pada mesin pencari (contohnya Google) menjadi lebih kontekstual dan konversasional. Dengan begitu, digital marketer hanya perlu menghabiskan lebih sedikit waktu untuk fokus pada penyematan keyword yang relevan ke dalam konten. Dan mereka juga punya lebih banyak waktu untuk menyesuaikan konten yang sesuai dengan target audience-nya. Semakin baik usaha Anda dalam memaksimalkan website bisnis untuk konsumen, maka semakin banyak klik dan konversi yang mungkin Anda dapatkan.

7. Tren B2C Marketing Melibatkan Artificial Intelligence (AI) Marketing

Semenjak kemunculan teori digital marketing 5.0 pada awal tahun 2021 lalu, peran serta AI marketing mulai dilirik banyak marketer. Dan kemungkinan besar tahun 2022 akan menjadi tahun yang besar bagi AI. Sebab, pemanfaatan teknologi termutakhir akan menjawab segala masalah dan pertanyaan konsumen terkait proses pembelian produk secara lebih efektif dan cepat.

Selain AI, machine learning, data-driven marketing, agile marketing, predictive marketing, contextual marketing, dan augmented marketing akan terus berkembang. Sejatinya, cukup sulit untuk memprediksi fitur mana yang akan menjadi tren B2C marketing pada sudut pandang artificial intelligent pada 2022. Namun, banyak marketer bergantung pada pencarian audio, mesin pencari yang dipersonalisasi, tools bahasa, virtual assistants, chatbots, dan lain-lain.

Itulah ketujuh tren B2C marketing yang harus marketer pahami dan praktikkan pada tahun 2022 ini. Dengan perencanaan bisnis dan kerja sama tim terbaik, Anda akan lebih mudah meraih kesuksesan pemasaran bisnis dan menghasilkan profit sebesar-besarnya.

Anda sebagai pelaku bisnis belum terlalu familiar bagaimana strategi terbaik dalam penerapan teknik-teknik pemasaran di atas? Tenang saja, Anda bisa memanfaatkan layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis Anda.

Anda akan mendapatkan pilihan teknik marketing lain yang tak kalah powerful. Seperti growth hack marketing, 360 digital marketing, digital analytics, customer leads strategy, Instagram digital marketing, dan Facebook digital marketing.

Baca Juga:

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.