Pedoman Dasar Video Marketing Untuk Bisnis di Era Digital Marketing

Pedoman Dasar Video Marketing Untuk Bisnis di Era Digital Marketing

Dari sekian banyaknya teori jenis pemasaran, video marketing adalah salah satu strategi pemasaran yang berperan penting dalam meningkatkan penjualan bisnis. Banyak marketer menginvestasikan lebih banyak uang, tenaga, dan pikirannya untuk membuat promosi pemasaran (marketing campaign) khusus berbasis video.

Di Indonesia sendiri, pamor pemasaran berbasis video mulai menanjak ketika semakin banyak masyarakat mengakses internet untuk menonton video online. Hal ini juga didukung oleh bervariasinya platform digital dan channel marketing (multichannel marketing) yang support konten video, salah satunya media sosial.

Menurut hasil penelitian yang dilakukan HubSpot, lebih dari 50% konsumen lebih tertarik untuk melihat konten video milik brand yang disukai melalui internet daripada mengakses konten berbasis teks dan grafis biasa. Misalnya, email newsletter dan artikel SEO pada blog website bisnis, walaupun keduanya masih menjadi andalan sejumlah perusahaan untuk pemasaran secara digital (digital marketing). Sebab, konten video sangat efektif untuk menyalurkan emosi (emotional marketing) antara pelaku bisnis dengan konsumen sehingga mampu meningkatkan brand awareness dan loyalitas konsumen (customer loyalty).

Lantas, seperti apa strategi video marketing yang baik untuk bisnis UMKM maupun perusahaan besar?

Definisi Video Marketing

Seperti namanya, video marketing adalah taktik pemasaran yang menggunakan konten video untuk mempromosikan dan memasarkan produk atau layanan bisnis. Teknik pemasaran yang menggunakan konten video umumnya akan mengkonsepkan cerita (teknik storytelling) dan data bisnis dengan penyajian yang lebih menarik.

Melalui rangkaian grafis dan audio, Anda dapat membantu konsumen untuk bisa lebih terhubung dengan brand Anda (relationship marketing). Dengan begitu, Anda bisa mengkonversi atau mengubah konsumen menjadi pelanggan tetap (lead conversion) yang setia dengan brand Anda (brand loyalty).

Umumnya, video marketing dijalankan melalui berbagai channel marketing yang mendukung konten berformat video. Contohnya, media sosial seperti Instagram, YouTube, TikTok, Telegram, Twitter, dan blog website yang juga merupakan bagian dari social media marketing.

Baca Juga:

digital marketing agency

Manfaat Video Marketing

Manfaat Video Marketing

Video marketing menjadi bagian penting dari content marketing yang menarik untuk mengakuisisi konsumen dengan lebih efektif. Bukan hanya untuk kebutuhan hiburan dan meningkatkan penjualan, konten video juga dapat meningkatkan conversion rates lebih dari 80%.

Sehubungan dengan konten video yang bisa Anda terapkan di blog website, pemasaran berbasis video juga akan membantu traffic website bisnis lebih stabil atau bahkan meningkat secara signifikan. Selain itu, pemasaran video juga dapat meningkatkan engagement konsumen di semua perjalanan pembelian (buying journey), mengedukasi konsumen (educational marketing), dan menjangkau target pasar melalui media yang inovatif.

Perlu Anda pahami bahwa konten video untuk pemasaran tidak hanya mengubah cara bisnis Anda dalam memasarkan produk/layanan dan pola berbelanja konsumen. Tetapi, juga mengubah cara sales force untuk terhubung dengan konsumen, mengubah konsumen menjadi pelanggan potensial (lead generation), dan meningkatkan performa tim untuk menyenangkan pelanggan (customer satisfaction).

Bahkan, video membantu beberapa pelaku bisnis untuk retensi pelanggan (customer retention) dan mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Singkatnya, video sangat berguna dalam seluruh tahapan marketing flywheel — tidak hanya untuk meningkatkan brand awareness.

Jenis-Jenis Konten Video Marketing

Walaupun pada dasarnya konten video merupakan media strategi pemasaran yang efektif, bukan berarti Anda bisa membuat dan menyajikan sembarang video. Anda bisa pertimbangkan untuk membuat satu atau lebih jenis video, bersamaan dengan marketing funnel, berdasarkan beberapa jenis konten video sesuai niche bisnis berikut ini.

1. Video Branding

Video branding biasanya berguna sebagai bagian dari strategi branding kampanye iklan besar yang menampilkan visi, misi, atau deskripsi singkat produk atau layanan yang perusahaan Anda miliki.

Selain itu, jenis pemasaran video ini juga membantu konsumen untuk menilai kebermanfaatan brand (brand value) beserta produk atau layanan. Apakah pesan branding yang perusahaan sampaikan dapat menyelesaikan masalah konsumen atau tidak.

Tujuan dari video branding adalah untuk membangun brand awareness perusahaan dan untuk menarik pangsa pasar target audience.

2. Video Demo

Jenis Pemasaran Video Demo

Apabila Anda menjalankan bisnis retail produk fisik, mungkin perlu untuk membuat jenis video pemasaran yang satu ini. Video demo yang juga disebut video produk mengacu pada klip video singkat yang menunjukkan cara kerja produk sehingga konsumen memiliki gambaran garis besar penggunaan produk beserta kelebihan dan manfaat produk.

Dalam membuat video demo produk, fokuskan pada semua manfaat utama produk Anda. Supaya campaign semakin efektif, berikan fitur call-to-action (CTA) untuk memotivasi konsumen agar membeli produk Anda.

Baca Juga:

3. Video Event

Jenis video event ini berfokus pada pelaku bisnis yang bergerak di bidang konferensi atau bisnis yang kerap membuat acara seminar. Namun, video event juga bisa membantu berbagai niche bisnis yang ingin menyelenggarakan seminar dan kegiatan sosial sebagai bentuk strategi event marketing untuk memperkenalkan brand perusahaan (corporate branding).

Tak hanya menyajikan video depan layar acara, Anda bisa buat video event yang menampilkan aktivitas bisnis Anda di balik layar. Beri konsumen kesempatan untuk “bertemu dan lebih dekat” dengan orang-orang di belakang perusahaan Anda dan memahami bagaimana produk Anda dibuat. Video event adalah cara efektif yang membantu Anda untuk membangun hubungan emosional dengan konsumen.

4. Video Edukasi atau Tutorial

Tidak hanya banyak dimanfaatkan oleh tim marketing, video edukasi juga dapat tim penjualan dan layanan pelanggan (customer service) Anda gunakan saat mereka harus berinteraksi langsung dengan pelanggan. Umumnya, video edukasi menjadi solusi lain saat Anda merasa penjelasan teks tidak cukup efektif untuk menjelaskan langkah-langkah yang kompleks.

Dengan begitu, Anda dapat membantu audiens dalam memahami kerja produk atau layanan baru dengan lebih mudah. Selain itu juga membantu audience dalam membangun pengetahuan dasar untuk lebih mengenal bisnis Anda secara online.

5. Video Penjelasan Naratif

Jenis Pemasaran Video Naratif

Jenis video marketing ini digunakan untuk membantu audiens Anda lebih memahami alasan mengapa mereka membutuhkan produk atau layanan Anda. Banyak video penjelasan naratif berfokus pada perjalanan fiktif dari buyer persona inti perusahaan yang berusaha menyelesaikan permasalahan tertentu menggunakan produk atau layanan brand Anda.

6. Video Studi Kasus dan Testimoni Konsumen

Tak banyak pelaku bisnis menyadari bahwa jenis pemasaran video ini juga bermanfaat sebagai program loyalitas konsumen (customer loyalty program). Hal ini lantaran video testimoni dan studi kasus akan menampilkan beberapa pesan dan kesan pelanggan lama tentang kepuasannya dalam membeli produk atau layanan brand Anda.

Video testimonial adalah cara yang bagus untuk meningkatkan social proof dan mempengaruhi target pasar baru (influencer marketing). Dengan video testimoni, audience dapat memastikan bahwa produk Anda adalah solusi sempurna untuk kebutuhan mereka.

7. Live Video

Berbeda dengan video event yang Anda buat setelah acara selesai, live video merupakan jenis konten video yang memungkinkan Anda menampilkan suatu acara atau aktivitas secara langsung. Menurut hasil survei Livestream, 80% orang lebih suka menonton live video daripada membaca postingan blog pada website bisnis dan 82% orang lebih suka live video daripada postingan media sosial.

Lalu, pihak Facebook mempercayai bahwa live video adalah metrik content marketing yang membuat Anda menerika 3 kali lebih banyak engagement dan 10 kali lebih banyak feedback dari konsumen daripada jenis pemasaran konten lainnya.

8. Video Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality

Jenis video marketing terakhir yang terbilang efektif dan menjadi salah satu tren marketing 5.0 adalah video virtual reality dan augmented reality. Baik virtual reality (VR) dan augmented reality (AR) memungkinkan konsumen untuk menavigasi dan mengontrol pengalaman mereka sendiri (customer experience) dalam menggunakan produk atau layanan Anda. Biasanya, jenis video marketing ini di terapkan oleh pelaku bisnis yang bergelut di bidang retail, game, broadcast, media sosial, dan industri kesehatan.

Demikian sekilas informasi dasar mengenai video marketing yang perlu Anda ketahui. Kami nantinya juga akan menjelaskan bagaimana cara membuat video pemasaran yang baik dan strategi meningkatkannya pada artikel lainnya.

Selain video marketing, Anda juga bisa menerapkan strategi marketing terbaik lainnya yang cocok di era digital seperti sekarang. Misalnya, growth hack marketing, inbound marketing, 360 Digital Marketing, serta data-driven marketing yang akan membuat pertumbuhan perusahaan Anda semakin berkembang pesat. Bagi Anda yang masih bingung dengan penyusunan strategi pemasaran tersebut, Anda bisa menggunakan jasa atau layanan digital marketing agency untuk membantu mengembangkan bisnis.

Baca Juga:

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.