6 Tips Ciptakan Konten Marketing Menarik di Bulan Ramadan

konten marketing ramadan

Menjelang Ramadan, tentunya Anda harus mulai menyusun perencanaan bisnis (business plan) dan menemukan strategi pemasaran yang tepat untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan serta peningkatan penjualan (sales growth). Salah satu strategi marketing bulan Ramadan yang harus Anda maksimalkan adalah dengan membuat konten marketing Ramadan.

Sebagaimana yang kita ketahui, konten memang memegang peran krusial untuk menarik perhatian lead atau calon pelanggan. Bahkan, konten yang bagus juga akan membantu untuk memaksimalkan perencanaan dan strategi marketing Ramadan Anda.

Sebab menjelang bulan Ramadan, hype atau antusiasme audiens cenderung mengalami peningkatan secara signifikan. Maka dari itu, Anda perlu menerapkan tips-tips untuk membuat konten yang menarik. Tujuannya adalah agar strategi marketing campaign atau kampanye pemasaran Anda berjalan dengan efektif dan optimal.

Apa saja tips tersebut? Berikut adalah ulasannya!

Tips Membuat Konten Marketing Ramadan

Pada dasarnya, ada berbagai macam jenis strategi pemasaran yang bisa Anda terapkan untuk menyambut bulan Ramadan. Salah satunya adalah memanfaatkan platform internet dan media sosial.

Anda bisa menggunakan media sosial seperti Instagram, Twitter, Facebook, TikTok untuk memaksimalkan social media marketing, social media branding, hingga social selling. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan email marketing dan website perusahaan, hingga social messaging seperti WhatsApp dan Telegram untuk pemasaran.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa kunci paling penting dari penggunaan berbagai platform pemasaran tersebut terletak pada ide kontennya. Hal ini karena konten yang menarik akan jauh lebih mudah menyita perhatian sales lead ketimbang konten yang “biasa-biasa saja” dan “apa adanya”.

Biasanya, target pasar akan menyukai konten berbeda berdasarkan demografi masing-masing. Namun, survei menunjukkan bahwa mayoritas menyukai konten yang bersifat menghibur, edukatif atau educational, memberikan informasi (informatif), dapat memancing emosional dan empati, serta insightful atau menginspirasi.

digital marketing agency

Anda tidak bisa menyamaratakan semua target pasar Anda dengan jenis konten-konten seperti ini. Sehingga, Anda perlu melakukan riset market, riset pasar di media sosial, dan segmentasi terlebih dahulu untuk mengenali audiens Anda.

Lakukan analisis terhadap jenis konten mana yang sekiranya mendapatkan engagement metrics paling tinggi (engagement rate, SoV, hingga reach dan impression). Dengan demikian, Anda akan mengetahui jenis konten mana yang harus Anda maksimalkan.

Berikut ini adalah tips membuat konten marketing Ramadan yang efektif:

Baca Juga :

1. Konten Marketing Campaign yang Mengandung Unsur Ramadan

Tips pertama yang perlu Anda lakukan adalah membuat konten campaign yang mengandung unsur kegiatan Ramadan. Melansir dari Hyped Haka, memanfaatkan ragam kegiatan dan sifat suci Ramadan adalah tips untuk membuat konten yang jitu.

Hal ini karena mayoritas audiens akan fokus pada kegiatan di bulan Ramadan tersebut. Sehingga, mereka pun akan lebih mudah tertarik pada marketing campaign yang perusahaan Anda lakukan.

Contoh kampanye pemasaran yang mengandung unsur kegiatan selama Ramadan adalah salat tarawih, bersedekah, menyiapkan menu buka puasa, dan lain sebagainya.

2. Pakai Simbol yang Mencerminkan Bulan Ramadan

Tips selanjutnya adalah menggunakan simbol yang identik dengan bulan Ramadan. Misalnya lentera, bulan sabit, masjid, dan lain sebagainya. Simbol ini secara tak langsung berguna untuk mewakili makna dan pesan apa yang ingin Anda sampaikan melalui konten.

Sehingga simbol yang identik dengan Ramadan akan membuat konten Anda terlihat lebih segar dan menarik. Maka dari itu, pastikan Anda memasukkan simbol Ramadan ini dalam brand guideline selama bulan puasa.

3. Memperbanyak Konten Visual

ide konten marketing ramadan

Menurut data Google, lebih dari 41% pengguna internet lebih senang menikmati konten visual di bulan Ramadan. Ini karena audiens memiliki banyak waktu luang dan menggunakan momen untuk bersantai agar tidak cepat lelah di bulan Ramadan.

Tak hanya itu, audiens juga cenderung akan memanfaatkan waktu luang selama Ramadan untuk membuka media sosial dan menikmati konten foto atau video. Oleh sebab itu, buatlah konten visual berupa gambar atau video marketing yang menarik.

Tips ini juga terbukti ampuh untuk menaikkan engagement rate Anda.

Baca Juga :

4. Perhatikan Keyword yang Anda Gunakan

Berikutnya, Anda tidak bisa mengabaikan penggunaan keyword. Pastikan Anda melakukan riset keyword atau kata kunci terlebih dahulu. Anda bisa melakukan riset dengan tools gratis maupun menggunakan ubersuggest.

Pastikan bahwa keyword yang Anda gunakan telah sesuai dengan kebutuhan target pasar. Ini karena melansir dari Criteo, mayoritas audiens cenderung mencari konten dan produk via search engine selama Ramadan.

Maka dari itu, marketer harus bisa menerapkan keyword yang tepat untuk menampilkan kualitas produk.

5. Ciptakan Konten yang Mobile-Friendly

Poin ini sangat penting untuk Anda perhatikan. Sebab berdasarkan survei dari CNN, kebiasaan audiens di bulan Ramadan adalah berbelanja dan menyaksikan konten melalui perangkat mobile.

Terdapat peningkatan sebanyak 82% pada pembelian online melalui aplikasi di bulan Ramadan. Bukan cuma itu saja, hampir 63% audiens memilih berbelanja lewat ponsel dan hanya 9% yang melalui laptop selama Ramadan.

Ini menunjukkan bahwa Anda perlu membuat konten yang mobile-friendly, atau mengutamakan mobile first. Tujuannya adalah agar konten Anda membuat pengguna merasa nyaman saat menggunakannya, serta menciptakan user experience yang efektif.

6. Membuat Konten yang Membangkitkan Emosional dan Insightful

Anda juga bisa membuat konten yang membangkitkan emosional (emotional marketing) sebagai strategi pemasaran di bulan Ramadan. Cobalah membuat konten bertema story telling. Bangun kepercayaan terhadap brand (brand authority) melalui sebuah cerita yang sekiranya dapat menarik perhatian audiens yang Anda miliki.

Kenapa strategi ini perlu Anda pertimbangkan? Sebab, emosi dan empati pelanggan merupakan salah satu faktor yang paling memengaruhi keputusan pembelian dalam tahapan pemasaran (marketing funnel).

Selain membangkitkan emosional pelanggan, saat ini content marketing yang dapat mengedukasi sekaligus insightful akan lebih efektif dalam pemasaran. Inilah sebabnya, 70% pelanggan cenderung tertarik untuk melakukan pembelian setelah melihat konten yang edukatif dan menginspirasi selama melalui customer journey.

Demikian adalah tips membuat konten marketing yang bisa Anda terapkan di bulan Ramadan. Perilaku konsumen yang cenderung konsumtif saat bulan Ramadan dapat menjadi kesempatan besar bagi Anda untuk mempromosikan produk dan meningkatkan penjualan.

Baca Juga :

inMarketing adalah Digital Transformation Consultant dan Digital Marketing Strategy yang fokus pada Leads Conversion, Data-Driven dan Digital Analytics. Kami membantu korporasi untuk tumbuh lebih cepat dengan Marketing Technology Strategy. Konsultasi dengan kami? Contact.